cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Komunikasi
ISSN : 20873123     EISSN : -     DOI : -
Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Komunikasii adalah jurnal yang memuat makalah ilmiah bidang penelitian informatika dan informasi. Jurnal ini di terbitkan oleh Puslitbang Aptika dan IKP, Badan Litbang SDM, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI. Volume pertama Vol.1 No.1 Jurnal Masyarakat Telematia dan Informasi ini terbit pada tahun 2010. sampai dengan sekarang setiap terbitan memuat enam makalah ilmiah dari bidang Informatika dan Ilmu Komunikasi Sosial . Pada Edisi tahun 2016 Jurnal Masyarakat Telematika dan Informasi memfokuskan penerbitan pada naskah ilmiah di bidang teknologi informatika. Meskipun fokus jurnal Masyarakat Telematika dan Informasi mengedepankan bidang keilmuan teknik informatika , pembaca mungkin akan tetap menemukan beberapa naskah ilmiah yang terdiri dari bidang ilmu komunikasi dan sosial pada halaman back issue mulai edisi vol.1 no.1 tahun 2010 sampai dengan vol.6 no.2 tahun 2015.
Arjuna Subject : -
Articles 135 Documents
INFORMATION SYSTEM FILE DELIVERY USING BLOWFISH ALGORITHM AND CRYPTOGRAPHY AES ANDROID-BASED ( CASE STUDY : LPPPTK KPTK DISTRICT GOWA ) Rismayani, Rismayani
Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 10, No 1 (2019): Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan
Publisher : Kementerian Komunikasi dan Informatika R.I.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (746.496 KB) | DOI: 10.17933/mti.v10i1.140

Abstract

Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Tenaga Pendidik Bidang Kelautan, Perikanan, Teknologi Informasi dan Komunikasi (LPPPTK KPTK) merupakan salah satu unit pelaksana teknis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dibidang pengembangan dan pemberdayaan pendidik dan tenaga kerja pendidik dibidang kelautan, perikanan, teknologi informasi dan komunikasi yang terletak di kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan. Adapun masalah pada penelitian ini adalah bagaimana agar file-file berupa soal untuk uji kompetensi guru dan surat tugas pegawai dalam bentuk word dan excel tidak mudah terbaca oleh pihak yang berkepentingan, bagaimana menerapkan algoritma bowfish untuk file word dan kriptografi AES pada file excel. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat sistem yang dapat memberikan keamanan data terhadap proses pengiriman file-file word dan excel pada LPPPTK KPTK dari pihak yang tidak berkepentingan. Adapun metode yang digunakan adalah metode algoritma Blowfish dan kriptografi AES, algoritma Blowfish adalah Blowfish merupakan metoda enkripsi yang mirip dengan DES (DES-like cipher) dan kriptografi AES adalah algoritma simetri yaitu mengunakan kunci yang sama untuk proses enkripsi dan deskripsi. Hasil dari penilitian ini adalah dengan adanya sistem informasi berbasis android dan menerapkan algoritma blowfish pada pengiriman file word maka data-data file data word telah di enkripsi begitu pula dengan menerapkan kritografi AES untuk pengiriman data excel telah di enkripsi sehingga terhinndar dari gangguan pihak-pihak yang tidak berkrpentingan dan proses pengiriman file pada LPPPTK KPTK Gowa keamanan datanya lebih terjamin.
pemanfaatan QR Code dalam Memudahkan proses absensi siswa berbasis aplikasi mobile Pulungan, Akhiruddin
Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 10, No 1 (2019): Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan
Publisher : Kementerian Komunikasi dan Informatika R.I.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1592.719 KB) | DOI: 10.17933/mti.v10i1.148

Abstract

Absensi dapat dikatakan suatu tanda kehadiran yang merupakan bagian dari aktifitas pelaporan yang ada dalam sebuah institusi. Tidak terkecuali pada sistem absensi sekolah untuk menandaai kehadiran siswa umumnya masih dilakukan secara manual, dimana  hal ini sangat tidak efisien karena informasi tentang kehadiran bisa saja terjadi kecurangan baik dari pihak murid ataupun guru yang salah dalam menandai kehadiran siswa. Oleh sebab itu sangat perlu untuk diterapkan sebuah teknologi yang dapat membantu proses absensi di sekolah. Sehingga dapat meningkatkan kualitas sistem pada layanan kehadiran siswa. Dalam penelitian ini akan dirancang sebuah sistem absensi yang dapat dilakukan menggunakan smartphone android dengan memanfaatkan sistem kamera untuk membaca QR Code. QR merupakan singkatan dari quick response atau respons cepat, yang sesuai dengan tujuannya adalah untuk menyampaikan informasi dengan cepat dan mendapatkan respons yang cepat pula. Jadi Android yang dimiliki siswa dapat dipergunakan untuk membaca QR Code yang ditampilkan guru untuk melakukan proses absensi
Artificial Intelligence Sebagai Penggerak Industri 4.0 dan Tantangannya Bagi Sektor Pemerintah dan Swasta Yogaswara, Reza
Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 10, No 1 (2019): Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan
Publisher : Kementerian Komunikasi dan Informatika R.I.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.917 KB) | DOI: 10.17933/mti.v10i1.144

Abstract

Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan menjadi penggerak revolusi industri 4.0 yang menjanjikan banyak kemudahan bagi sektor pemerintah maupun industri. Internet of Things (IoT) dan big data contohnya dimana AI dapat diimplementasikan, teknologi yang telah banyak diadopsi di era industri 4.0 ini mampu menghubungkan setiap perangkat, seseorang dapat mengotomatisasi semua perangkat tanpa harus berada di lokasi, lebih dari itu, saat ini telah banyak mesin yang dapat menginterprestasi suatu kondisi atau kejadian tertentu dengan bantuan AI, sebagaimana telah kamera cerdas pendeteksi kepadatan volume kendaraan di jalan raya menggunakan teknologi Deep Learning Neural Network, yang telah diimplementasikan pada beberapa Pemerintah Daerah Kabupaten dan Kota dalam mendukung program Smart City yang telah dicanangkan. Pada sektor industri, banyak juga dari mereka yang telah mengotomatisasi mesin produksi dan manufaktur menggunakan robot dan Artificial Intelligence, sehingga Industri 4.0 akan meningkatkan daya saing melalui perangkat cerdas, setiap entitas yang mampu menguasai teknologi ini disitulah keunggulan kompetitifnya (competitive advantage). Namun ditengah perkembangan industri 4.0 yang cukup masif pemerintah harus bergerak cepat dalam mengadopsi platform ini, jika tidak, mereka akan menurunkan efisiensi proses bisnis untuk menjaga stabilitas layanan publik. Oleh sebab itu diperlukan keilmuan dan pemahaman yang benar bagi pemerintah dalam menghadapai era Industri 4.0, dimana Chief Information Officer (CIO) dapat mengambil peranan penting dalam memberikan dukungan yang didasari atas keilmuan mereka terkait tren teknologi industri 4.0, khususnya AI yang telah banyak diadopsi di berbagai sektor.
PENERAPAN METODE SMARTER DALAM SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN MENENTUKAN KUALITAS GETAH KARET (STUDI KASUS : PTPN III MEDAN) Simarmata, Mawati
Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 10, No 1 (2019): Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan
Publisher : Kementerian Komunikasi dan Informatika R.I.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (749.428 KB) | DOI: 10.17933/mti.v10i1.146

Abstract

PT Perkebunan Nusantara III (PTPN III) Medan merupakan salah satu perusahaan BUMN perkebunan yang menghasilkan getah karet terbesar di Indonesia. PTPN III Medan juga sebagai pemasok getah karet untuk beberapa pabrik ban ternama seperti Bridgestone, Good Year, Firestone, Han Kook dan lainnya, sehingga PTPN III Medan harus menjaga kualitas hasil getah karet untuk dapat memenuhi pasokan getah karet yang dibutuhkan oleh pabrik-pabrik ban tersebut. Getah karet adalah salah satu komoditas unggulan di Indonesia, oleh karena itu pengembangan kualitas karet merupakan suatu hal yang sangat penting. Karena mutu yang baik akan menghasilkan produk yang baik juga. Proses penentuan getah karet berkualitas masih sangat lambat dikarenakan belum adanya sistem terkomputerisasi yang membantu memudahkan proses penentuan tersebut. Pada penelitian ini akan dilakukan pengujian dengan menggunakan salah satu metode sistem pendukung keputusan yaitu Metode SMARTER, di mana hasil pengujian metode tersebut akan dijadikan referensi untuk mengembangkan sistem yang memudahkan perusahaan dalam menentukan kualitas getah karet.
ANALYSIS OF DATA LOCALIZATION IN DIGITAL MARKET INTEGRATION IN SOUTH EAST ASIAN REGION Sitinjak, Posman Krismanto; Wahab, Riva'atul Adaniah
Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 10, No 1 (2019): Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan
Publisher : Kementerian Komunikasi dan Informatika R.I.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (735.03 KB) | DOI: 10.17933/mti.v10i1.147

Abstract

The development of information and communication technology (ICT) has influenced various human life sectors, including trade. On November, Association of South East Asian Nation (ASEAN) member countries signed a cooperation framework for digital market integration as manifestation of member willingness to facilitate cross border e-commerce transaction within region. One of its concerns is trade barrier originating from digital data protection schemes applied by ASEAN states particularly data localization policy. Using the descriptive qualitative approach through literature study, this research aims to 1) introduce existing status and rationales behind digital data localization law in ASEAN countries, 2) describe possible economic implication by allowing data exchange across borders among ASEAN countries, 3) propose mechanism to address cross border data transfer issues in the perspective of regional integration theory. Results show that localization law in ASEAN member states particularly in Indonesia, Malaysia, and Singapore have different attitude but same economic motives towards cross border data transfer. Besides having positive influence on economic performance, trans-border data transfer may result in capital concentration within business-friendly territory in the condition of development disparity and may harm the existing ICT business. Thus, ASEAN could jointly established commission to develop new single regulation framework. ASEAN countries also must develop more mature ICT infrastructure and business environment in order to support the implementation of existing law. In this conditions, the role of international relation in addressing data localization issues considering various political regimes within ASEAN is needed.
FINANCIAL TECHNOLOGY (FINTECH) DALAM PERSPEKTIF AKSIOLOGI Suryono, Ryan Randy
Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 10, No 1 (2019): Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan
Publisher : Kementerian Komunikasi dan Informatika R.I.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (840.724 KB) | DOI: 10.17933/mti.v10i1.138

Abstract

A technology is generated from the development of science which is then implemented in society. Changes in science to technology are inseparable from scientists. A scientist will be confronted with personal interests or interests of the general public which bring to the issue of scientific ethics and value-free problems. Likewise with the progress of e-finance and mobile technology for financial companies. This prompted Fintech's innovation to emerge after the global financial crisis in 2008 by combining e-finance, internet technology, social networking services, social media, artificial intelligence, and Big Data analytics. In addition, with the development of the digital economy, Fintech is present as an innovation. But in its development, there are still positive and negative issues from the application of Fintech that provide many new perspectives that lead to moral and ethical issues. By adopting the Kitchenham Systematic Literature Review (SLR) approach, this study identifies what problems occur in the development of Fintech. Using three databases, including SCOPUS, ScienceDirect, and IEEE Xplore and Mendeley devices for journal database management, this study attempts to formulate an understanding of Fintech, Fintech variety, trends and Fintech innovations, what problems arise from Fintech innovation and how solutions are implemented Fintech
PROGRAM DESA BERDERING DI "DESA KARAMPUANG" KABUPATEN MAMUJU Eko, Bambang Riawan
Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 3, No 2 (2012): Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan
Publisher : Kementerian Komunikasi dan Informatika R.I.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1137.202 KB) | DOI: 10.17933/mti.v3i2.42

Abstract

This reseach seeks to answer the emering issue of what are factor led to the failure of Program Desa Berdering at Karampuang Village, Mamuju District. This evaluative study attempts to describe the contributing factors of the failure of the program at the village. According, there are 3 sources in this study, i.e. Head ofKarampuang village, villagers whose land are occupied by public telepohone infrastructure as well as the Rhead of Communication and Technology Office ofDepartement of Transportation, Communication and Information Technology Office ofMamuju Regency. It can be concluded from the results that there are lack of coordination among Rural Telecommunications and Information Technology Center, local government and managing partners led to the emergence of problems. The low participation ofKarampyang village toward this project was due to the fact that the public expectation did not conform with the provision of the government, therefore the people werw being apathetic in addressing the issue. In addition, the technology provided by the government are not as good as the current one used by Karampuang villagers.
PENGGUNAAN INTERNET DAN BUDAYA POPULER DALAM KAMPANYE POLITIK DI INDONESIA Subiakto, Henri; Ida, Rachmah
Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 7, No 2 (2016): Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan
Publisher : Kementerian Komunikasi dan Informatika R.I.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.377 KB) | DOI: 10.17933/mti.v7i2.92

Abstract

Kemunculan internet di era digital juga dimanfaatkan oleh politisi untuk melakukan kampanye model baru. Di masa paska era rejim Orde Baru, kehadiran media internet menjadi alternatif baru cara berkampanye. Ditambah lagi dengan popularitas media dan budaya popular yang lebih memudahkan politisi untuk meraih suara para konstituennya menjadi medium baru bagi politisi melakukan kampanye politik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat penggunaan internet dan budaya popular yang digunakan oleh politisi Indonesia untuk mempengaruhi sikap dan opini publik di tanah air. Bagaimana cara-cara politisi ini memperngaruhi konstituennya dan model-model kampanye apa saja yang digunakan dan bagaimana budaya popular dipakai untuk menarik massa adalah masalah-masalah yang dikaji dalam penelitian ini.Dengan menggunakan metode analisis tekstual, penelitian ini mengkaji 10 politisi nasional dan daerah yang menggunakan internet dan konvergensi media untuk kampanye politiknya selama tahun 2014 dan 2015. Lima politisi nasional dan lima politisi daerah dipakai sebagai sampel untuk analisis penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa politisi menempatkan dirinya sebagai selebritas politik dengan menampilkan dirinya sebagai pemain utama atau pemeran tunggal dalam berbagai model budaya atau tayangan visual dan audio visual yang diproduksinya. Kesemua politisi yang diteliti menggunakan berbagai macam model kampanye, dan memanfaatkan internet mulai dari media sosial dan blog-blog pribadi yang kesemuanya diisi penuh dengan berbagai pesan politik mereka dan kampanye untuk meraih massa terbanyak.
STRATEGI PEMBELAJARAN TIK OLEH E-KOMUNITAS TERHADAPPELAKU INDUSTRI KREATIFDIYOGYAKARTA Ardianto, Noor Indra
Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 3, No 1 (2012): Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan
Publisher : Kementerian Komunikasi dan Informatika R.I.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1760.506 KB) | DOI: 10.17933/mti.v3i1.36

Abstract

"As the rapid spread of Internet in Indonesia, proliferation of communities begin to show up in cyberspace. This is one form of actualization of the community as a form of internet use. The use of ICT inevitably also formed a distinct community among the creative industries, here we can see the e-communities comes into play. However, the development of ICT utilization has not been followed by a good learning about ICT itself, therefore instructional strategy for ICT education committed to the community is urgently needed, especially for the the creative industry players so that the education of ICT can be delivered more systematic, effective and efficient. Also the intended learning objectives can be achieved and new information provided from these e-communities can be absorbed well by the creative industries"
FRAMING PEMBERITAAN JATUHNYA PESAWAT HERCULES TNI AU A1310 PADA MEDIA ONLINE THE JAKARTA POST EDISI JUNI - JULI 2015 Nugroho, Ari Cahyo
Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 6, No 1 (2015): Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan
Publisher : Kementerian Komunikasi dan Informatika R.I.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.064 KB) | DOI: 10.17933/mti.v6i1.73

Abstract

The crash of Hercules plane with flight number A1310, has preached various media. The Jakarta Post online, is Indonesia?s largest english version online media, accessible by 4.7 million users. This framinganalysis the crash of Hercules plane with flight number A1310 on Online Media The June edition of The Jakarta Post-July 2015 with Framing model Robert N Etmant. The results showed that Jakarta Post news framing refers to selection issues, aspects of issues, defining problem, estimate problem or source of problem, and moral decision making.In selection of issues, Jakarta Post concerning humane aspects, the feelings of events. Jakarta Post didn?t browse further ?conspiracy? in Hercules seat sale, it seem TNI AU is the symbol of a government that does not seek profit. In a particular aspect of Jakarta Postissue, it appears the majority of interviewees obtain TNI (AU). The problem show in the existence of technical problems of the plane (its old fleet of aircraft used). In terms of estimating problem or the source of problem, Jakarta Post seem not to write in depth. Jakarta Post just wrote from the surface. The final decision about making a moral, Jakarta Post writings no moral decision making in news.

Page 11 of 14 | Total Record : 135


Filter by Year

2010 2020


Filter By Issues
All Issue Vol 11, No 2 (2020): Masyarakat Telematika & Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan K Vol 11, No 1 (2020): Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Vol 10, No 2 (2019): Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Vol 10, No 1 (2019): Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Vol 9, No 2 (2018): Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Vol 9, No 1 (2018): Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Vol 8, No 2 (2017): Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Vol 8, No 1 (2017): Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Vol 7, No 2 (2016): Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Vol 7, No 2 (2016): Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Vol 7, No 1 (2016): Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Vol 7, No 1 (2016): Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Vol 6, No 2 (2015): Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Vol 6, No 1 (2015): Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Vol 6, No 1 (2015): Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Vol 5, No 2 (2014): Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Vol 5, No 2 (2014): Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Vol 5, No 1 (2014): Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Vol 5, No 1 (2014): Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Vol 4, No 2 (2013): Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Vol 4, No 2 (2013): Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Vol 4, No 1 (2013): Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Vol 4, No 1 (2013): Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Vol 3, No 2 (2012): Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Vol 3, No 2 (2012): Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Vol 3, No 1 (2012): Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Vol 3, No 1 (2012): Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Vol 2, No 2 (2011): Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Vol 2, No 1 (2011): Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Vol 2, No 1 (2011): Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Vol 1, No 2 (2010): Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Vol 1, No 1 (2010): Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan More Issue