cover
Contact Name
I Ketut Sudarsana
Contact Email
ulakan82@gmail.com
Phone
+6287823334582
Journal Mail Official
ganaya.jurnalilmusoshum@gmail.com
Editorial Address
Jalan Antasura Gang Dewi Madri I Blok A / 3, Peguyangan Kangin, Kec. Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali 80115
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Published by Jayapangus Press
ISSN : -     EISSN : 26150913     DOI : -
Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora is a journal published by Jayapangus Press which contains the results of research in the field of social sciences and humanities. The purpose of this journal is to publish and disseminate writings in the social sciences and humanities that can contribute to the development of science. Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora published twice a year in March and September. Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora accepts writings in the form of quantitative and qualitative research from academics, practitioners, researchers, and students relevant to the topic of social science and humanities.
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2-1 (2019)" : 13 Documents clear
Penerapan Pendekatan Elaborasi Untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Hindu Dalam Menyusun Silabus Dan RPP Ni Kadek Juliantari
Ganaya : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 2 No 2-1 (2019)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru Pendidikan Agama Hindu dalam menyusun silabus dan RPP setelah diterapkan pendekatan elaborasi dalam proses pembinaan. Data dikumpulkan dengan observasi dengan cara mencermati atau mengamati silabus dan RPP yang disusun oleh guru setelah kegiatan pembinaan dengan pendekatan elaborasi dilaksanakan. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif sehingga diperoleh kategori kompetensi guru dalam menyusun silabus dan RPP. Hasilnya menunjukkan bahwa bahwa persentase jumlah guru yang berkompeten dalam menyusun silabus mengalami peningkatan sebesar 22,22%; sedangkan persentase jumlah guru yang berkompeten dalam menyusun RPP mengalami 33,33%. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa penerapan pendekatan elaborasi dapat meningkatkan kompetensi guru Pendidikan Agama Hindu dalam menyusun silabus dan RPP.
Analisis Tindak Tutur Masyarakat Hindu-Islam Dalam Proses Upacara Di Pura Bhur Bwah Swah, Karangasem Putu Andyka Putra Gotama
Ganaya : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 2 No 2-1 (2019)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa sebagai wahana komunikasi digunakan setiap saat. Dengan demikian, kajian mengenai bahasa menjadi suatu kajian yang tidak pernah habis untuk dibicarakan. Salah satu yang menarik untuk dikaji adalah mengenai tindak tutur. Penelitian ini akan mengkaji fenomena bahasa yaitu tindak tutur yang dapat dikatakan cukup unik. Hal ini disebabkan karena peneliti akan mencoba mengkaji tuturan yang terjadi dalam situasi lintas agama. Diketahui bersama bahwa Indonesia sedang dilanda oleh konflik sara. Di sisi lain, ada wilayah di Bali, tepatnya di Desa Seraya, Kabupaten Karangasem, hidup sekelompok masyarakat yang memiliki latar belakang Agama yang berbeda yaitu Hindu dan Muslim, namun dapat hidup rukun bahkan masyarakat Muslim juga terlibat dalam serangkaian Upacara di Pura Bhur Bwah Swah. Kerukunan tersebut tentu disebabkan oleh salah satu faktor, yaitu komunikasi yang baik. Berdasarkan hal tersebut, timbul ketertarikan untuk menganalisis Tindak Tutur Masyarakat Hindu-Islam dalam Proses Upacara di Pura Bhur Bwah Swah, Karangasem. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana lokusi, ilokusi, dan perlokusi dalam komunikasi Masyarakat Hindu-Islam pada Proses Upacara di Pura Bhur Bwah Swah di Karangasem. Subjek dari penelitian ini adalah masyarakat Hindu- Muslim yang terlibat dalam proses upacara di Pura Bur Bwah Swah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data observasi yang dibantu dengan teknik pencatatan dan perekaman. Kemudian, data yang dikumpulkan dalam penelitian ini dianalisis secara kualitatif. Berdasarkan hasil dan pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa ternyata kutipan komunikasi masyarakat Hindu dan Muslim pada persiapan dan pelaksanaan upacara di Pura Bhur Bwah Swah mengandung tindak tutur baik lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Dari sisi lokusi, seluruh kutipan komunikasi di atas memiliki makna yang tersirat jelas dalam ujaran. Kemudian, ilokusi setiap kutipan komunikasi memiliki daya atau makna yang memuat pemberitahuan, pengingat, perintah atau anjuran yang jelas sehingga berdampak pada perlokusi. Artinya, mitra tutur dapat melaksanakan apa yang diminta oleh penutur sesuai dengan ilokusi yang terkandung di masing-masing kutipan komunikasi. Hal tersebut tentunya dapat mewujudkan komunikasi yang baik sehingga bermuara pada hubungan individu dengan individu, individu dengan kelompok, serta kelompok dengan kelompok yang baik pula. Kejelasan komunikasi inilah yang menjaga kerukunan masyarakat Hindu dan Muslim di daerah tersebut, baik pada saat melaksanakan kegiatan upacara maupun pada kehidupan sehari-hari. Berorientasi dari hasil penelitian di atas, disarankan kepada umat Hindu di Seraya, Karangasem disarankan untuk tetap menjaga komunikasi yang baik sehingga dapat tercipta kerukunan hidup antarumat beragama, lembaga pencetak tenaga guru Agama Hindu diharapkan dapat membuat program kegiatan yang berorientasi lapangan sehingga dapat memberikan pengalaman langsung bagi mahasiswa dalam mengenal Pura Kahyangan Jagat dan kehidupan masyarakat di sekitarnya, tenaga guru atau dosen bahasa Indonesia kejelasan tindak tutur sangat penting untuk diajarkan karena dengan hal tersebut dapat menciptakan komunikasi yang baik, tenaga guru atau dosen Pendidikan Agama Hindu diharapkan dapat memberikan contoh-contoh nyata ketika menjelaskan materi Pura Kahyangan Jagat termasuk kehidupan masyarakat sekitarnya, dan peneliti lain diharapkan tetap untuk meneliti keragaman bahasa dan budaya yang nantinya akan berujung pada pemertahanan eksistensinya
Tradisi Masatua Pada Keluarga Hindu Kade Restika Dewi
Ganaya : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 2 No 2-1 (2019)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The existence of masatua tradition has been increasingly marginalized in this modern era. Even though the tradition has enormous benefits for the growth and development of children, especially for building character. Therefore, research that examines the existence of masatua tradition especially in Hindu families is important to do. The purpose of this study was to describe the existence of masatua tradition in Hindu families in Amlapura City, describing the constraints faced by Hindu families in Amlapura City in masatua, and describing the efforts made by Hindu Families in Amlapura City to maintain the existence of masatua Tradition. This research will be conducted in Amlapura City by taking samples in the housing area (perumnas) of Karangasem Regency. The data collection method used in this study there are 3 (three) namely the questionnaire method, observation and interview. The collected data will then be analyzed. The data in this study will be analyzed using a qualitative description approach. The technique used in data analysis in this study is inductive and argumentative techniques with steps: (1) data reduction, (2) data presentation, and (3) conclusions.

Page 2 of 2 | Total Record : 13