cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Dinamika Sosial Budaya
Published by Universitas Semarang
ISSN : 14109859     EISSN : 25808524     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal Dinamika Sosial Budaya (JDSB) adalah jurnal ilmiah yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Semarang (LPPM USM), jurnal ini melingkupi bidang ilmu ekonomi, bidang ilmu manajemen, akuntansi, bidang ilmu hukung dan bidang ilmu psikologi.
Arjuna Subject : -
Articles 370 Documents
TRADISI KEMBAR MAYANG DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT JAWA DI DESA GULUREJO Ika Rahmawati Saputri
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol 24, No 1 (2022): Juni (2022)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v24i1.3529

Abstract

Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui mengenai tradisi Kembang Mayang yang masih berkembang dalam kehidupan masyarakat Jawa. Istilah Kembar Mayang sering dipakai dalam berbagai upacara tradisional di Jawa. Misalnya digunakan pada upacara perkawinan di Jawa.Upacara ini adalah upacara saat bertemunya mempelai pria dan mempelai wanita, yang diselenggarakan ditempat kediaman mempelai wanita. Dalam prosesi temu manten disertakan berbagai simbol yangsarat akan makna. Kembar Mayang sering disebut megar mayang atau gagar mayang. Kembang mayang dikenal dalam bentuk janur ( daun kelapa muda ) yang dihias dengan bunga dan daun dengan sedemikian rupa pada batang pisang.Peneliatian ini bertujuan untuk mengetahui penyertaan kembar mayang dalam uapacara adat perkawinan Jawa dan mengetahui makna yang terkandung dari simbol-simbol kembarr mayang.Kata Kunci : Kembar Mayang, pernikahan, simbol dan makna.
“Examining Multicultural Representation in Lepus Songket of Palembang” Dicky Maryoga Hutadjulu
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol 24, No 1 (2022): Juni (2022)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v24i1.3336

Abstract

             Sriwijaya in the 7th century well known as Svarnadwipa that means island of gold. The Richness of gold made the kingdom produce woven fabric with golden thread called, songket.             Lepus Songket is the ultimate songket in Palembang. Lepus has meaning “covering”, all the gold threads covered the whole fabrics.             This article explains about the multicultural representation of Lepus Palembang songket. The examination of multicultural that influenced Lepus Songket would be presented. Lepus history is interesting, since the origin of it came from royalty family. The conclusion of this article suggest Lepus songket of Palembang is the precious multicultural legacy. The young generation should be the preserver of Lepus. 
ANALISIS PARTISIPASI DAN KEAKTIFAN ANGGOTA DALAM KOMUNITAS ONLINE KONTRIBUTOR BRISIK ID Daniel Kalis Jati Mukti
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol 24, No 1 (2022): Juni (2022)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v24i1.3591

Abstract

Abstrak: Dewasa ini, informasi berbasis teknologi dan media internet melaju dengan cepat sehingga menciptakan berbagai komunitas virtual. Salah satu komunitas virtual yang ada di Indonesia adalah Komunitas Kontributor Brisik ID. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui partisipasi dan keaktifan dari Komunitas Kontributor Brisik ID. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan Participatory Action Research. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Ada tujuh aspek yang menjadi bahan analisis yakni aspek geografis, demografis, mata pencaharian, struktural, stakeholder, sejarah, dan masalah serta tujuan komunitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan analisis pada ketujuh aspek tersebut, masalah utama komunitas ini adalah partisipasi kontributor yang rendah.
SELOKO ADAT ULUR ANTAR SERAH TERIMA ADAT PADA PERNIKAHAN ADAT MELAYU JAMBI: KAJIAN BENTUK DAN FUNGSI isna rahmatullaili; rini syahdiana putri
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol 24, No 1 (2022): Juni (2022)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v24i1.3495

Abstract

The purpose of this study is to describe the form and function of Jambi Malay customs seloko. Seloko adat here is a custom seloko contained in the procession of customary stir between custom handover at the traditional marriage of Jambi Malay. The method used in this research is descriptive-qualitative. The data of this research are word unit, phrase, clause, sentence, text of the ceremony of repetition between the handover of customary marriage of Fortuna Mazka and the text of seloko in the Customary Principles of Sepucuk Jambi Sembilan Lurah (2001). The two texts are reconstructed philologically (critical edition) as the study material.The results of this study indicate that seloko adat ulur between handover of Jambi Malay custom has five forms: (1) kato adat or kato undang (2) kias word (3) kato penyelo (4) petatah- petitih and (5) pantun. Each form has a typology of rhyme, array, stanza, and conventional formulas. Seloko adat ular between the hand-over of Jambi Malay customary has various functions: (1) informational, (2) expressive, (3) directive, (4) aesthetic, and (5) fatik. These functions are firmly attached to each form of the shell, with Jambi's diction and local ideology
ANALISIS KOMUNITAS ONLINE RELIGI KSATRIAK2I.GRAM samuel perdana
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol 24, No 1 (2022): Juni (2022)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v24i1.3606

Abstract

In the era of industry 4.0 as it is today, technology is rampant and has affected various aspects of life, including the way we communicate. Nowadays, the community does not have to do conventional methods, such as direct contact and doing kopdar or ground coffee once a week. A community can be born and develop online on various social media platforms. The community that we discuss in this journal is the religious community of knights2i.gram which was born on Instagram and already has more than 3 thousand followers and 300 people in its discord and wa groups. This community is engaged in the field of Christianity and fights for the rights of Christians as a minority community in Indonesia. This is a challenge for us because we analyze an online-based community as we are curious about how this community can develop while the members and the management have never met in person.
ANALISIS KOMUNITAS ONLINE KITA MENGABDI SUMSEL Saputri, Cindy
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 24 No. 2 (2022): Desember (2022)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v24i2.3656

Abstract

The Kita Mengabdi Sumsel Community is a community founded on September 24, 2020 online. This community has a vision and mission to develop remote areas in the South Sumatra region. Initially, the Kita Mengabdi Sumsel community was only founded by three administrators, until now this community has 23 members consisting of various professions and regions of origin. What makes this community unique and different from other communities is that the Kita Mengabdi Sumsel community only consists of administrators and does not have members in it. In addition, this community stands online so that in its implementation, as well as meetings, it also runs online so sometimes it causes some problems internally.
ANALISIS MASALAH KOMERSIALISASI ECO ENZYME PADA KOMUNITAS ECO ENZYME NUSANTARA Lagunsad, Keisha Mei; Bremanda, Marsha; Susanto, Sheila Serena
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 24 No. 2 (2022): Desember (2022)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v24i2.3607

Abstract

AbstractThe Nusantara Eco Enzyme Online Community is a community that established since 2019. This community is engaged in the environmental field by inviting people to process organic waste into eco enzyme. Coordination and community communication activities are being carried out online. This is due to the pandemic which causes limitations for the community to meet in person on doing community activities. This study analyzes the problems the community faced. The problem were found when the researchers conducted data collection. The problem is the commercialization of eco enzyme which is a product of processed organic waste. The research method used is a qualitative research method. This study conducted an analysis by collecting data first. Data were collected through PAR and observation methods. The results of the research data are then analyzed through aspects of the community. Problems in the community analyzed through aspects by looking at how it influences community problems.  Keywords: Commercialization, Eco Enzyme, Online CommunityAbstrak  Komunitas Online Eco Enzyme Nusantara adalah komunitas yang sudah berdiri semenjak tahun 2019. Komunitas ini merupakan komunitas yang bergerak dalam bidang lingkungan dengan mengajak masyarakat untuk mengolah sampah organik menjadi eco enzyme. Kegiatan koordinasi dan komunikasi komunitas dilaksanakan secara online pada saat ini. Hal ini dikarenakan oleh pandemi yang menyebabkan keterbatasan bagi komunitas untuk bertemu secara langsung dalam melaksanakan kegiatan komunitas. Penelitian ini menganalisis masalah yang sedang dihadapi oleh komunitas. Masalah komunitas ditemukan saat peneliti melakukan pengumpulan data. Masalah yang ditemukan dari komunitas adalah komersialisasi eco enzyme yang merupakan produk hasil olahan sampah organik.   Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Penelitian ini melakukan analisis dengan mengumpulkan data terlebih dahulu. Data dikumpulkan melalui metode PAR dan observasi. Hasil dari data penelitian kemudian dianalisis melalui aspek-aspek dalam komunitas. Masalah dalam komunitas dianalisis juga melalui aspek-aspek yang ada dengan melihat bagaimana pengaruh dari aspek-aspek ini kepada permasalahan komunitas.  Kata Kunci: Komersialisasi, Eco Enzyme, Komunitas Online
PENGARUH BUDAYA POPULER KOREA SELATAN TERHADAP BUDAYA KONSUMTIF PADA GENERASI MILENIAL DI JAKARTA Pradnya, Rifqi Setiyawan
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 24 No. 2 (2022): Desember (2022)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v24i2.3734

Abstract

artikel ini memfokuskan kepada perkembangan pengaruh budaya korea terhadap budaya konsumtif pada generasi milenial yang ada di Jakarta akibat pengaruh globalisasi. perkembangan budaya korea melalui berbagai media seperti televisi maupun media sosial sangat memperngaruhi generasi milenial di Jakarta sehingga budaya Korea semakin populer di Jakarta. pada tahun 2000 dengan cara film Korea dibarengi oleh, fashion, musik serta makanan. Artikel ini mencoba mengulas hal tersebut dengan penelitiannya melalui cara mensurvei yaitu menyebar angket. instumen penelitian yang disebar kepada generasi milenial di Jakarta. atrikel ini menunjukan budaya kpop Korea yang ada di Jakarta menjadi budaya baru bagi generasi milenial. didalam budaya kpop Korea tersebut memiliki nilai kebaharuan bagi mereka. mereka mendapatkan budaya kpop dengan cara internet ataupun televisi. Globalisasi media membuat budaya kpop semakin populer dari segi film, music, fashion makanan sehingga membuat negara Korea tersebut semakin dikenal dimata dunia serta identitasnya berhasil disebarkan dengan melalu cara budaya populer.kata kunci : budaya kpop korea, globalisasi media.
ANALISIS SOSIAL KOMUNITAS ONLINE KOMSEL JUNIOR GKKA-I BALIKPAPAN Ang, William Geraldo Amos
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 24 No. 2 (2022): Desember (2022)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v24i2.3662

Abstract

Pandemi Covid-19 yang melanda di dunia tentunya membawa berbagai dampak negatif kepada kehidupan masyarakat. Banyak aktivitas masyarakat yang terganggu karena adanya pandemi Covid-19 seperti dalam pekerjaan, kesehatan, ekonomi, dan masih banyak lagi lainnya. Salah satu aktivitas masyarakat yang terkena dampak Covid-19 adalah Komsel Junior GKKA-I Balikpapan yang aktivitasnya menjadi terganggu. Adanya perkembangan teknologi yang pesat pada saat ini membuat Komsel Junior GKKA-I Balikpapan menggunakan media Zoom sebagai alternatif untuk mengatasi pandemi Covid-19 yang membuat pertemuan secara offline tidak bisa dijalankan. Namun seiring berjalannya waktu Komsel Junior juga berjalan setengah offline supaya jalannya pertemuan lebih efektif. Analisis ini menggunakan pendekatan Participation Action Research. Hasil dari analisis ini terbagi menjadi beberapa analisis yaitu analisis geografi, analisis demografi, sejarah, struktur, mata pencaharian, stakeholder, masalah, dan tujuan. yang bertujuan untuk memahami komunitas ini secara lebih baik.
JURNAL ANALISIS KOMUNITAS ONLINE DIME POR QUE Engelbertha, Teressa
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 24 No. 2 (2022): Desember (2022)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v24i2.3644

Abstract

 Abstrak    Komunitas Dime Por Que merupakan komunitas online yang fokus utamanya terdapat pada bahasa dan kebudayaan spanyol, komunitas ini didirikan pada tahun 2018 di Jakarta dan memiliki empat orang pengurus yang diantaranya memiliki tugas di bidangnya masing-masing. Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengkaji sebuah komunitas online dari kacamata analisis sosial yang dijabarkan seperti analisis sejarah, analisis geografis, analisis demografis dan mata pencaharian, analisis struktural, analisis stakeholder, analisis masalah dan tujuan dari komunitas tersebut. Dalam penulisannya, artikel menggunakan metode participatory action research dengan turut serta bergabung dan mengikuti berbagai aktivitas kegiatan Komunitas Online Dime Por Que, mulai dari kegiatan yang sifatnya tatap muka online hingga   melalui media chat pribadi dan room chat. Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data dengan observasi atau pemantauan terhadap media dan grup Komunitas Online Dime Por Que di platform media, seperti Zoom Meeting, Line Square, dan Instagram. Selanjutnya, lebih jauh peneliti menggunakan teknik wawancara secara virtual kepada pengurus komunitas agar memperoleh data yang maksimal.    Kata kunci: Komunitas Online, Dime Por Que, PAR  Abstract  The Dime Por Que community is an online community whose main focus is on the Spanish language and culture, this community was founded in 2018 in Jakarta and has four administrators, some of whom have duties in their respective fields. Writing this article aims to examine an online community from the perspective of social analysis that is described as historical analysis, geographical analysis, demographic and livelihood analysis, structural analysis, stakeholder analysis, problem analysis and the goals of the community. In writing, the article uses a participatory action research method by joining and participating in various activities of the Dime Por Que Online Community, ranging from face-to-face online activities to private chat media and chat rooms. Researchers used data collection techniques by observing or monitoring the media and Dime Por Que Online Community groups on media platforms, such as Zoom Meeting, Line Square, and Instagram. Furthermore, the researchers used a virtual interview technique with community administrators in order to obtain maximum data.  Keyword :Community Online,   Dime Por Que, PAR