cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Dinamika Sosial Budaya
Published by Universitas Semarang
ISSN : 14109859     EISSN : 25808524     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal Dinamika Sosial Budaya (JDSB) adalah jurnal ilmiah yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Semarang (LPPM USM), jurnal ini melingkupi bidang ilmu ekonomi, bidang ilmu manajemen, akuntansi, bidang ilmu hukung dan bidang ilmu psikologi.
Arjuna Subject : -
Articles 370 Documents
Understanding The Importance of Strengthening Character Education in Millennial Generations through Pancasila Education Learning Adinda Elmira Hafiz
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol 24, No 1 (2022): Juni (2022)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v24i1.3598

Abstract

Character education in this millennial era often becomes a reasonably complex problem because it involves the participation of teachers and parents as parties in the environment around millennials. Therefore, it takes several ways or more strategies so that this character education can arrive and become a science that can control their attitudes and behavior from all ethics contrary to the norms in society. Several fields of science are also present to support the realization of this strategy, one of which is Pancasila Education. The purpose of writing this article is to analyze and study more deeply about the importance of strengthening character education, which can impact the self-sustainability of millennial generation children in welcoming their lives and futures. This study uses a library research method or literature review. The selection of this method is considered appropriate because it is influenced by several reasons, one of which is the ease of collecting data sources during the Covid-19 pandemic situation that is currently engulfing our country. There are three main discussion on this article and inside that three main points of the discussion, it was concluded that there is a need for creative and innovative ways to attract the millennial generation's attention so that they can like learning Pancasila Education.
Kearifan Lokal ; Sesaji; Dusun Sade Mansur S
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol 24, No 1 (2022): Juni (2022)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v24i1.3506

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kearifan lokal sesaji di masyarakat Suku Sasak Dusun Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat dalam menjaga kelestarian lingkungan. Metode penelitian menggunakan penelitian kualitatif, untuk mengembangkan teori yang dibangun melalui data yang diperoleh di lapangan. Untuk memastikan kebenaran data digunakan teknik pengumpulan data. Metode kualitatif digunakan untuk memperoleh data bersifat deskriptif. Data deskriptif berasal dari hasil observasi dan wawancara peneliti kepada masyarakat Suku Sasak Dusun Sade. Hasil penelitian tentang kearifan lokal sesaji yaitu, memberikan persembahan dalam bentuk makanan kepada arwah leluhur. Sesaji ini dibuat dengan menggunakan bahan yang terdapat di sekitar dusun sade seperti, Pare bulu dan daun pisang tanduk sebagai bahan pembuatan sesaji, yang dibuat tidak boleh menggunakan bumbu atau mencampur dengan bahan-bahan yang lain, karena menurut kepercayaan masyarakat di Dusun Sade ketika sesaji itu dimakan akan menyebabkan pengendalian emosi pada saat marah atau pada saat emosi. Pada masyarakat Suku Sasak Dusun Sade, tradisi  yang menggunakan sesaji seperti, ziarah hutan adat gunung Kiyangan, ziarah makam deside wali nyatoq, dan adat istiadat lainnya
Pembentukan karakter remaja melalui pembinaan remaja islam masjid al-cholid singocandi kudus khobli arofad ashif az zafi
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol 24, No 1 (2022): Juni (2022)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v24i1.3558

Abstract

Karakter adalah sifat-sifat kewajiban, akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang dari yang lain, tabiat, watak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: bagaimana proses pembentukan karakter melalui pembinaan Remaja Islam Masjid (RISMA) Aththahirin Dusun Bandar Setia Bandar Agung Kecamatan Bandar Negeri Suoh Lampung Barat dan untuk mendeskripsikan apa saja yang menjadi kendala Pembentukan Karakter Melalui Pembinaan Remaja Islam Masjid (RISMA) Aththahirin Dusun Bandar Setia Bandar Agung Kecamatan Bandar Negeri Suoh Lampung Barat.
Tradisi Nyadran Saat Pandemi Covid 19 Di Desa Tegalan Dk X Pedak, Kelurahan Trimurti, Kecamatan Srandakan, Kabupaten Bantul Umi Sa'adah
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol 24, No 1 (2022): Juni (2022)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v24i1.3479

Abstract

This research was conducted to find out the nyadran tradition during the COVID-19 pandemic in Tegalan Village Dk X Pedak, Trimurti Village, Srandakan District, Bantul Regency. This research used a descriptive qualitative approach using a single embedded case study type of research. Sources of data obtained from sources and documentation.  The sampling technique was taken by purposive sampling technique.  Collecting data using interviews and documentation to find the validity of the data using source triangulation and method triangulation.  The data analysis technique uses an interactive analysis model. Based on the results of the study, it can be concluded that the nyadran tradition in Tegalan Village Dk X Pedak is a hereditary culture from ancient times which is a Javanese culture that is still preserved.  This tradition is important, this tradition is used to honor the ancestors as well as a form of gratitude and forgiveness for the ancestors.  Nyadran comes from the Hindu-Buddhist tradition.  Since the 15th century the Walisongo combined this tradition with their da'wah, so that Islam could be easily accepted.  Activities carried out by the community in the village of Tegalan Dk X Pedak are usually the day before the implementation of the nyadran tradition, the villagers work together to clean the graves and the tomb environment.  Then in the evening held muqodaman (recitation of the Qur'an 30 Juz) and recitation and remembrance of tahlil sending prayers for the ancestors.  On the day of the event, a ritual prior to the COVID-19 pandemic was held by making offerings, the village residents gathered on the terrace of the tomb.  The offerings and thanksgiving feasts are contained and each umbarampe used has its own philosophical meaning.  This nyadran tradition has many cultural and educational values so it needs to be preserved so that it does not become extinct and the younger generation can continue it. ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tradisi nyadran pada saat pandemi covid 19 di Desa Tegalan Dk X Pedak. Penellitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, jenis penelitian studi kasus tungal terpancang. Sumber data diperoleh dari narasumber dan dokumentasi. Teknik sampling diambil dengan Teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi untuk mencari validitas data menggunakan trianggulasi sumber dan trianggulasi metode. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa tradisi nyadran di Desa Tegalan Dk X Pedak merupakan budaya turun-temurun dari zaman dahulu. Tradisi ini digunakan untuk menghormati leluhur, wujud syukur dan permohonan ampun untuk leluhur. Sejak abad ke-15 Walisongo menggabungkan tradisi dengan dakwahnya, agar agama Islam dapat mudah diterima. Aktivitas masyarakat Desa Tegalan sehari sebelum pelaksanaan tradisi nyadran warga desa bergotong-royong membersihkan makam. Malam harinya diadakan muqodaman (pembacaan Al-Quran 30 Juz), pengajian, dzikir tahlil, doa untuk leluhur. Pada hari acara sebelum adanya pandemi covid 19 diadakan dengan membuat sesaji, keduri warga desa berkumpul di teras makam.. Tradisi nyadran ini terdapat nilai budaya maupun Pendidikan sehingga perlu dilestarikan.
Analisis Komunitas Online Sinergi Solutif Chabelita Kheryn; Bernarda Dita Arumningtyas; Yipta Ari Wibowo
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol 24, No 1 (2022): Juni (2022)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v24i1.3599

Abstract

Situasi pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia kini menjadi salah satu faktor yang melahirkan berbagai macam komunitas berbasis online. Salah satunya adalah komunitas Sinergi Solutif yang merupakan komunitas sosial berbasis online yang berkecimpung di bidang pendidikan, ekonomi, dan politik di Indonesia. Pada analisis ini, analis memilih Sinergi Solutif karena ketertarikan analis terhadap fokus dari komunitas Sinergi Solutif. Tujuan analis meneliti komunitas Sinergi Solutif adalah untuk mengetahui bagaimana berjalannya komunikasi dalam komunitas yang berjalan dengan basis online. Dalam menganalisis digunakan metode Participatory Action Research (PAR), dimana analis berpartisipasi langsung dengan bergabung menjadi anggota volunteer komunitas. Analisis ini mencakup analisis geografis, demografis, mata pencaharian, sejarah, struktur, stakeholder, serta analisis masalah dan tujuan.Abstrak: Situasi pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia kini menjadi salah satu faktor yang melahirkan berbagai macam komunitas berbasis online. Salah satunya adalah komunitas Sinergi Solutif yang merupakan komunitas sosial berbasis online yang berkecimpung di bidang pendidikan, ekonomi, dan politik di Indonesia. Pada analisis ini, analis memilih Sinergi Solutif karena ketertarikan analis terhadap fokus dari komunitas Sinergi Solutif. Tujuan analis meneliti komunitas Sinergi Solutif adalah untuk mengetahui bagaimana berjalannya komunikasi dalam komunitas yang berjalan dengan basis online. Dalam menganalisis digunakan metode Participatory Action Research (PAR), dimana analis berpartisipasi langsung dengan bergabung menjadi anggota volunteer komunitas. Analisis ini mencakup analisis geografis, demografis, mata pencaharian, sejarah, struktur, stakeholder, serta analisis masalah dan tujuan. Kata Kunci: Komunitas Online, Sinergi Solutif, Anggota KomunitasAbstrak: Situasi pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia kini menjadi salah satu faktor yang melahirkan berbagai macam komunitas berbasis online. Salah satunya adalah komunitas Sinergi Solutif yang merupakan komunitas sosial berbasis online yang berkecimpung di bidang pendidikan, ekonomi, dan politik di Indonesia. Pada analisis ini, analis memilih Sinergi Solutif karena ketertarikan analis terhadap fokus dari komunitas Sinergi Solutif. Tujuan analis meneliti komunitas Sinergi Solutif adalah untuk mengetahui bagaimana berjalannya komunikasi dalam komunitas yang berjalan dengan basis online. Dalam menganalisis digunakan metode Participatory Action Research (PAR), dimana analis berpartisipasi langsung dengan bergabung menjadi anggota volunteer komunitas. Analisis ini mencakup analisis geografis, demografis, mata pencaharian, sejarah, struktur, stakeholder, serta analisis masalah dan tujuan. Kata Kunci: Komunitas Online, Sinergi Solutif, Anggota KomunitasAbstrak: Situasi pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia kini menjadi salah satu faktor yang melahirkan berbagai macam komunitas berbasis online. Salah satunya adalah komunitas Sinergi Solutif yang merupakan komunitas sosial berbasis online yang berkecimpung di bidang pendidikan, ekonomi, dan politik di Indonesia. Pada analisis ini, analis memilih Sinergi Solutif karena ketertarikan analis terhadap fokus dari komunitas Sinergi Solutif. Tujuan analis meneliti komunitas Sinergi Solutif adalah untuk mengetahui bagaimana berjalannya komunikasi dalam komunitas yang berjalan dengan basis online. Dalam menganalisis digunakan metode Participatory Action Research (PAR), dimana analis berpartisipasi langsung dengan bergabung menjadi anggota volunteer komunitas. Analisis ini mencakup analisis geografis, demografis, mata pencaharian, sejarah, struktur, stakeholder, serta analisis masalah dan tujuan. Kata Kunci: Komunitas Online, Sinergi Solutif, Anggota KomunitasAbstrak: Situasi pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia kini menjadi salah satu faktor yang melahirkan berbagai macam komunitas berbasis online. Salah satunya adalah komunitas Sinergi Solutif yang merupakan komunitas sosial berbasis online yang berkecimpung di bidang pendidikan, ekonomi, dan politik di Indonesia. Pada analisis ini, analis memilih Sinergi Solutif karena ketertarikan analis terhadap fokus dari komunitas Sinergi Solutif. Tujuan analis meneliti komunitas Sinergi Solutif adalah untuk mengetahui bagaimana berjalannya komunikasi dalam komunitas yang berjalan dengan basis online. Dalam menganalisis digunakan metode Participatory Action Research (PAR), dimana analis berpartisipasi langsung dengan bergabung menjadi anggota volunteer komunitas. Analisis ini mencakup analisis geografis, demografis, mata pencaharian, sejarah, struktur, stakeholder, serta analisis masalah dan tujuan. Kata Kunci: Komunitas Online, Sinergi Solutif, Anggota Komunitas   
BUDAYA DAN PERNIKAHAN DINI DI INDONESIA Yudho Bawono; Setyaningsih Setyaningsih; Lailatul Muarofah Hanim; Masrifah Masrifah; Jayaning Sila Astuti
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol 24, No 1 (2022): Juni (2022)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v24i1.3508

Abstract

Kajian Pernikahan dini cukup banyak terjadi di Indonesia. Hal ini salah satunya disebabkan karena faktor budaya yang sangat kuat di beberapa wilayah di Indonesia yang masih memegang tradisi pernikahan dini. Beberapa wilayah di Indonesia itu misalnya di Tana Toraja, di mana masyarakatnya memiliki budaya yang mengharuskan anak perempuan yang sudah menstruasi dan laki-laki yang sudah bekerja untuk menikah karena dianggap sudah dewasa. Jika orang tua tidak segera menikahkan anaknya maka dianggap sebagai aib keluarga. Di Madura bahkan masyarakatnya menganggap jika pernikahan pada usia muda (nikah ngodheh) adalah tradisi yang harus dijaga dan dilestarikan karena merupakan warisan turun temurun dari nenek moyang. Tulisan ini akan menguraikan tentang faktor budaya sebagai salah satu faktor yang perlu dipertimbangkan dalam mengambil kebijakan terkait masih terjadinya pernikahan dini di Indonesia.
PENGARUH KEPUASAN KERJA, KOMITMEN ORGANISASI, DAN KOMPENSASI TERHADAP TURNOVER INTENTION Urania Heptanti; Rischa Agustia Imaningtyas; Ryani Putri
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol 23, No 1 (2021): Juni (2021)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v23i1.5053

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Hotel Quirin Semarang yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepuasankerja, komitmen organisasi, kompensasi terhadap turnover intention. Data penelitian diperoleh melalui angket dan dokumen. Sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 45 responden. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pimpinan maupun pegawai. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistic kuantitatif. Analisis kuantitatif menggunakan analisis regresi berganda untuk mengetahui pengaruh variabel independent terhadapvariabel dependent, namun sebelum dilakukan uji tersebut dilakukan dahulu uji validitas dan uji reliabilitas serta uji persyaratan. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa kepuasan kerja, komitmen organisasi, dan kompensasi secara bersama – sama berpengaruh terhadap turnover intention karyawan di Hotel Quirin Semarang.
Perkembangan Pondok Pesantren Darussakinah Dalam Upaya Meningkatkan Kualitas SDM Bagi Masyarakat Batu Bersurat Kec.XIII Koto Kampar Kabupaten Kampar-Riau (1992-2019) Eliska Fazira
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol 24, No 1 (2022): Juni (2022)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v24i1.3580

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan dari Pondok Pesantren Darussakinah dalam upaya meningkatkan kualitas SDM nya di Batu Bersurat XIII Koto Kampar. Pesantren atau yang lebih dikenal dengan pondok pesantren merupakan salah satu pendidikan yang mengajarkan tentang ke Islaman. Keberadaan pondok pesantren serta lembaga kemasyarakatan yang telah memberikan warna pada daerah dimana ia berdiri. Pondok Pesantren Darussakinah didirikan setelah pemindahan Pondok Pesantren Darussalam ke Saran Kabun Rokan Hulu pada tahun 1992. Pondok Pesantren darussakinah memberikan dampak sosial bagi masyarakat Batu Bersurat serta mampu mengembangkan potensinya untuk bersaing dengan pesantren-pesantren besar lainnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah dengan pendekatan kualitatif yaitu cara untuk mengkaji suatu peristiwa, tokoh atau permasalahan yang dianggap layak dan penting yang terjadi pada masa lampau secara deskriptif, kritis, dan analitis. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa Pondok Pesantren Darussakinah mengalami perkembangan yang cukup signifikan dari yang sebelumnya, hal ini dapat dilihat dari program-program yang telah dilaksanakan oleh Pondok Pesantren Darussakinah seperti telah dibuatnya kelas Thahosus (Khusus) untuk santri lebih mendalami pemahaman terhadap kitab-kitab kuning, serta penghafalan Al-Qur’an dan Hadist. Serta pandangan masyarakat terhadap Pondok Pesantren Darussakinah mampu mendidik anak-anak mereka menjadi individualis yang baik dan paham akan agama yang berbudi pekerti luhur. Kata Kunci : Perkembangan, Pesantren, SDM
Pemaknaan dan Nilai dalam Upacara Adat Maras Taun di Kabupaten Belitung tri rahma juniarti
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol 24, No 1 (2022): Juni (2022)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v24i1.3489

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengulas tentang Makna Dan Nilai Tradisi Upacara adat Maras taun di Kabupaten Belitung. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuali-tatif dengan pendekatan sosiologi dan antropologi budaya. Maras taun merupakan salah satu upacara adat yang dilaksanakan secara turun-temurun oleh masyarakat di Kabupaten Belitung. Maras taun tidak meluncurkan sebuah peluncuran setiap tahun oleh setiap desa di Pulau Belitung, namun dalam acara tersebut setidaknya terdapat tiga dimensi, yakni makna, dan nilai. maras taun merupakan upacara syukuran padi yang dilaksanakan setahun sekali pascapanen padi, karena sebagian besar masyara-kat bermata panen pendapatan petani ladang.Pada perkembangan selanjutnya, upacara ini ber-transformasi menjadi selamatan kampung karena masyarakat sudah jarang bertani di ladang karena adanya perubahan sosial. Namun, hal tersebut tidak mengurangi kesakralan dari upacara adat tersebut. Hasil kajian ini menemukan bahwasanya setiap tahapan dalam upacara upacara maras taun kaya akan simbol-simbol, pemaknaan, dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.  
Analisis Dampak Banjir Tahunan di Desa Sirau, Kec. Kemranjen Nurani Firda Amalia; Laelatul Nikmah; Auliana Nurhidayah; Ibnu Aldi Fariz
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol 24, No 1 (2022): Juni (2022)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v24i1.3605

Abstract

Sirau merupakan salah satu desa di Kecamatan Kemranjen, yang mana di desa tersebut terdapat palung sungai (aliran air) yang cukup lebar, namun antara kondisi ketinggian palung sungai dan permukiman warga serta lahan penghasilan warga hampir rata dengan sungai tersebut. Sehingga kondisi tersebut sangat memicu untuk terjadinya banjir ketika curah hujan naik. Ketika hujan turun dengan intensitas tinggi maka akan terjadi luapan air dari palung sungai tersebut. Hal tersebut terjadi karena sungai tidak mampu menampung debit air. Kemudia air meluap dan masuk ke pemukiman warga. Sehingga peneliti bermaksud melakukan penelitian di Desa Sirau Kecamatan Kemranjen terkait banjir  tahunan tersebut. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencari tahu penyebab dari banjir tahunan dan mencari solusi terkait masalah banjir tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian lapangan (Field Research), yaitu dengan melakukan tinjauan ke lokasi penelitian secara langsung untuk melihat keadaan dari Desa Sirau. Kemudian pengumpulan datanya dilakukan dengan metode kualitatif dengan melakukan wawancara terhadap Kaur Desa Sirau untuk mengetahui pasti penyebab dari banjir di Desa Sirau.