cover
Contact Name
Y.B. Agung Prasaja
Contact Email
jurnalparafrase@untag-sby.ac.id
Phone
+6281331550744
Journal Mail Official
jurnalparafrase@untag-sby.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Budaya Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Jl. Semolowaru 45 Surabaya 60118 Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Parafrase: Jurnal Kajian Kebahasaan dan Kesastraan
ISSN : 14126206     EISSN : 25805886     DOI : https://doi.org/10.30996/parafrase.v23i1
Parafrase: Jurnal Kebahasaan dan Kesastraan is an international scientific journal which is devoted to social and humanity studies. Parafrase: Jurnal Kebahasaan dan Kesastraan is a double blind peer-reviewed international journal published online and in printed form. Parafrase: Jurnal Kebahasaan dan Kesastraan publishes original, previously unpublished research and opinion papers written in English. Paper topics include the following: Literature, Language, History, Philosophy, Arts, Cultural studies, and Anthropology.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 12 No 01 (2012)" : 7 Documents clear
SNOWas A TRAGEDY Tri Pramesti
PARAFRASE : Jurnal Kajian Kebahasaan & Kesastraan Vol 12 No 01 (2012)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.078 KB) | DOI: 10.30996/parafrase.v12i01.203

Abstract

Abstrak. Genre sastra roman, tragedy, ironi/satire dan komedi menampilkan struktur yang oleh Frey disebut “total quest-myth.” Semua karya narasi secara struktur berkaitan karena merupakan versi tertentu dari bagian formula “quest”. Artikel ini akan mencoba menerapkan teori arketaipal Frey pada novel Snow karya Orhan Pamuk. Kata kunci: literarygenre, narrative structure, tragedy
MASYARAKAT PULAU RAAS KONTEKS STRUKTURAL-ANTROPOLOGI C. LÉVI-STRAUSS Anas Ahmadi
PARAFRASE : Jurnal Kajian Kebahasaan & Kesastraan Vol 12 No 01 (2012)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.02 KB) | DOI: 10.30996/parafrase.v12i01.204

Abstract

Abstract. This  research is about the structural-antropology of Raas island C. In Levi-Strauss’ structural-antrophology point of view. Levi-Strauss’ structural-antropology include: (1) structural-ecology, (2) structural-economy, (3) structural-sociology, and (4) structural-cosmology. The analysis shows that there is a binary opposition of ocean-land (diadic) based on structural-ecological analysis. In structural-economic analysis, Raas people shows farmer-fisher binary opposition (diadic). Structural-sociologically, Raas people perform triadic opposition: lower, middle, and upper. Cosmologically, Raas people perform triadic opposition: black-liminal-white type of humans. Key Words:  People of Raas Island, structural-antrophology C. Lévi-Strauss, structural ecology
TEORI TRANSFER DAN TEORI INTERFERENSI DALAM PEMEROLEHAN BAHASA KEDUA ATAU BAHASA TARGET Anik Cahyaning Rahayu
PARAFRASE : Jurnal Kajian Kebahasaan & Kesastraan Vol 12 No 01 (2012)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.769 KB) | DOI: 10.30996/parafrase.v12i01.210

Abstract

Abstract. The Prosess of transfer and interference will always follow the second language acquisition. This happens especially at the beginning of acquisition process. Transfer and interference relate to the influence of the first or previous language to the second or target language. Transfer is divided into positive and negative transfer. Positive transfer will happen it there are similarities between the first and the second language. This first will support the process of the second language acquisition. On the other wny around if there are differences between the structure of the first language and the structure of the second one, the negative transfer will happen. This kind of transfer is called interference. Interference will interfere or not support the process of the second language acquisition. Key words: Tranfer, interference, the second language acquisition
ANALISIS FRAMING BERITA PEMBUNUHAN DALAM ASAHI SHINBUN DAN YOMIURI SHINBUN Wahyu Setiorini
PARAFRASE : Jurnal Kajian Kebahasaan & Kesastraan Vol 12 No 01 (2012)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.537 KB) | DOI: 10.30996/parafrase.v12i01.205

Abstract

Abstract. General focus of this research is the difference of murder news framing between Asahi Shinbun  and Yomiuri Shinbun daily news. Especially, it will analyze framing through: (a) diction (symbol) and emphasis or reality minimalization in title, preliminary and news body; (b) motif  being background of incident framing of both newspapers. Research data about news of murder to a woman contained in Asahi Shinbun  and Yomiuri Shinbun daily news are studied with framing analysis as one of Critical Discourse Analysis. Foundings of the research are: Asahi fades murder suspect and as if it blames victims, while Yomiuri expresses fact of suspicious persons doing the murder and takes side  with victims. Asahi takes firm on objectivity in positivism tradition and descriptive linguistic, while Yomiuri keeps participatory ethic which takes side with victims, subalternans and weak as well as weakened groups by unfair social structure, especially in a capitalistic society. Kata Kunci: analisis framing, minimalisasi, pembingkaian peristiwa, critical discourse analysis, participatory ethic
SYNTACTIC AND SEMANTIC ANALYSIS OF NOMINALIZATION IN ENGLISH ACADEMIC WRITING Susie Chrismalia Garnida
PARAFRASE : Jurnal Kajian Kebahasaan & Kesastraan Vol 12 No 01 (2012)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.633 KB) | DOI: 10.30996/parafrase.v12i01.200

Abstract

Abstrak. Salah satu ciri bahasa ilmiah adalah penggunaan “tatabahasa teknis” yang bentuknya ditandai dengan penominalan atau nominalisasi. Bahasa ilmiah yang mengandung banyak penominalisasian akan sulit dipahami karena makna kongruen situasi dinyatakan secara inkongruen atau pilihan linguistik lain (Eggins, 1994: 63; Thompson, 1996: 165), yang menyebabkan  teks menjadi semakin padat. Ciri bahasa ilmiah ini memenuhi kebutuhan untuk “memperlebar domain intelektual” (Wilkins, dikutip dari Halliday and Martin, 1993: 6). Melalui proses ini, pengetahuan umum (folk knowledge)—yang menyatakan pengetahuan dari peristiwa atau proses dinamis diubah menjadi sintesa atau hasil dari kegiatan. Dengan demikian, pengemasan isi klausa ke dalam kelompok kata benda, atau penominalan cenderung menjadi “technicalized” (Halliday and Martin, 1993: 8). Nominalisasi memiliki tiga fungsi dalam bahasa ilmiah: (1) menawarkan keringkasan (conciseness), (2)  menawarkan aliran informasi secara dinamis karena informasi lama dinyatakan dalam kelompok nominal yang langsung dapat diikuti oleh informasi baru, dan (3) menjadi sarana efektif  bagi kategorisasi, pelabelan dan deskripsi fenomena (Eggins, 1994, Lock, 1996). Di sisi lain, nominalisasi memberi masalah dalam pemahaman bagi pelajar EFL karena mereka harus mengetahui bagaimana mengurai kelompok nomina yang padat dan menghindarkan makna ganda. Tujuan penelitian ini adalah membahas analisis nominalisasi secara sintaksis dan semantik. Data diambil dari 20 kalimat dalam artikel dari Jurnal Language Learning & Technology. Hasil penelitian menunjukkan empat (4) struktur nominalisasi dan variasi kombinasi klausal tertentu dalam penguraiannya. Penelitian ini menunjukkan bahwa nominalisasi meningkatkan makna tekstual, memaksimalkan potensi informasi, menghilangkan makna eksperiensial, abstraksi aktivitas dan perubahan dari aktivitas menjadi entitas. Kata kunci: academic writing, penominalan, analisis sintaksis dan semantik
AN ANALYSIS OF RACISM PRESENTED IN MILDRED D. TAYLOR’S ROLL OF THUNDER, HEAR MY CRY Susie Chrismalia Garnid
PARAFRASE : Jurnal Kajian Kebahasaan & Kesastraan Vol 12 No 01 (2012)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.276 KB) | DOI: 10.30996/parafrase.v12i01.207

Abstract

Abstrak. Rasisme dapat didefinisikan sebagai keyakinan bahwa ras adalah penentu utama dari kapasitas manusia yang bermakna ras tertentu secara inheren lebih unggul atau lebih rendah daripada orang lain, dan atau orang-orang harus diperlakukan berbeda sesuai dengan sebutan rasial mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan rasisme dalam Roll of Thunder, Hear My Cry karya Mildred D. Taylor. Artikel ini menemukan bahwa tujuan dari rasisme bukan untuk menghilangkan seluruh orang kulit hitam tetapi hanya untuk menundukkan mereka, untuk menciptakan ketakutan di antara mereka, dan tentu saja untuk membuat orang Hitam tunduk pada keunggulan orang kulit putih. Kata kunci: analisis tematik, rasisme, diskriminasi, dominasi
THE POST-COLONIAL READING ON KIRAN DESAI’S THE INHERITANCE OF LOSS Endang Sriwahyuni
PARAFRASE : Jurnal Kajian Kebahasaan & Kesastraan Vol 12 No 01 (2012)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.422 KB) | DOI: 10.30996/parafrase.v12i01.201

Abstract

Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui identitas post kolonial dalam karakter Sai dalam The In heritance of Loss karya Kiran Desai. Identitas post kolonial dalam novel, yaitu identitas  budaya yang mewakili sisa efek dominasi kolonial pada budaya masyarakat, meliputi beberapa isu: Eurosentrisme, unhomeliness, dan mimikri. Studi ini mengadopsi kualitatif, metode ekstrinsik, dan pendekatan post kolonial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel ini mencerminkan Euro sentrisme, unhomeliness dan mimikri dalam karakter Sai, dalam pikiran dan perasaannya tentang agama Kristen sebagai nilai-nilai Barat (Eurosentrisme), berhentinya praktek Hindunya (unhomeliness) dan peniruannya pada nilai-nilai Barat dalam cara, aksen, dan gaya hidup. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa pengalaman post kolonial Sai adalah warisan nilai dari biara dan kakeknya. Kata kunci: postcolonial literature, postcolonial identity, Eurocentrism, unhomeliness, mimicry

Page 1 of 1 | Total Record : 7