cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pertanian Agros
Published by Universitas Janabadra
ISSN : 14110172     EISSN : 25281488     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Pertanian Agros (JPA) is published by Faculty of Agriculture, Janabadra University and the Agribusiness Association of Indonesia (AAI). It available online supported by Directorate General of Higher Education - Ministry of Research, Technology, and Higher Education- Republic of Indonesia JPA is a peer-reviewed and open access journal that publishes significant and important research from all area of agriculture science fields such as crops, horticulture, fisheries, animal husbandary, and forestry.
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 21, No 2 (2019): edisi Juli" : 20 Documents clear
PHYTOCHEMICAL CONTENT TEST OF WILD TALAS BENENG LEAF (Xanthosoma undipes K.KOCH) AT GUNUNG KARANG, BANTEN Nuniek Hermita; Andi Apriany Fatmawaty; Dewi Hastuti
Agros Journal of Agriculture Science Vol 21, No 2 (2019): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.4 KB)

Abstract

Talas beneng (Xanthasoma undipes K. koch) is a local plant typical of Mount Karang, Banten Province, which belongs to the family Araceae and is perennial herbaceous. At present there has been a lot of development of products made from talas beneng into local food sources. However, there are other parts of the talas beneng plant that have not been utilized, namely the talas beneng leaves. This study aims to determine the chemical content of the talas beneng leaves as raw materials for vegetable pesticides towards environmentally friendly agriculture. The study was conducted from June to September 2018. Samples of talas beneng leaves were taken in the Gunung Karang area, Pandeglang Regency. Then do a laboratory test. This study uses a quantitative descriptive method approach. The parameters observed included phytochemical analysis in the form of alkaloids, flavonoids, saponins, tannins, and oxalic acid. The test results showed negative found in flavonoids, alkaloids, and saponins. While the test results showed positive found in tannin content with the results of 2337.90 mg / kg and oxalic acid with the results of 7430.52 mg per kg
PENGARUH BERBAGAI JARAK TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI KEDELAI DI KALIMANTAN BARAT Muhammad Syahri Mubarok; Dina Omayani Dewi
Agros Journal of Agriculture Science Vol 21, No 2 (2019): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.237 KB)

Abstract

Dalam budidaya kedelai, sebagian besar petani Kalimantan Barat menerapkan jarak tanam bervariasi. Jarak terlalu renggang atau sangat rapat menyebabkan kurang optimalnya produktivitas. Untuk meningkatkan produktivitas, perlu jarak tanam tepat. Tujuan penelitian untuk mengetahui jarak tanam terbaik untuk meningkatkan hasil kedelai Kalimantan Barat. Kajian dilakukan di lahan petani, Mei hingga Agustus 2018, menggunakan rancangan acak kelompok lengkap tujuh perlakuan, yaitu 40 cm x 30 cm, 40 cm x 25 cm, 40 cm x 20 cm, 40 cm x 15 cm, 30 cm x 25 cm, 30 cm x 20 cm, dan 30 cm x 15 cm, tiga ulangan. Varietas kedelai yang digunakan adalah Mutiara, ditanam dua hingga tiga biji per lubang tanam. Pupuk yang digunakan adalah NPK Phonska (15:15:15) 250 kg per ha, KCl 75 kg per ha, dan pupuk kandang ayam tiga ton per ha. Aplikasi pupuk NPK dilakukan saat tanaman berumur tujuh hst, KCl umur 35 hst, dan pupuk kandang saat tanam sebagai penutup lubang tanaman. Data meliputi tinggi tanaman, jumlah polong per tanaman, umur berbunga, umur panen, berat polong kering panen, dan biji kering jemur. Uji signifikansi menggunakan anova dan Uji Tukey lima persen. Hasil: perlakuan jarak tanam 40 cm x 20 cm adalah jarak terbaik (1,94 ton per ha kering jemur) dalam meningkatkan produktivitas kedelai di Kalimantan Barat.
DETERMINAN KEPUASAN PENGUNJUNG WISATA PT. HIDROPONIK AGROFARM BANDUNGAN Yulita Yulita; Mary Tinjung Prihtanti
Agros Journal of Agriculture Science Vol 21, No 2 (2019): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.577 KB)

Abstract

Lokasi wisata adalah kebun utama PT. Hidroponik Agrofarm Bandungan merupakan tempat produksi dari setiap produk yang dihasilkan, kebun memiliki delapan green house menghasilkan produk seperti sayur oriental (sawi, selada, kangkung), tomat cherry, tomat, beef, melon, paprika dan produk olahan seperti mix salad dengan luas area green house adalah 1.000 m dan 20.000 titik tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan, kualitas objek wisata, fasilitas penunjang dan persepsi harga terhadap kepuasan pengunjung wisata PT.Hidroponik Agrofarm Bandungan. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan dan signifikan antara kualitas pekayanan terhadap kepuasan pengunjung sebesar 0,556, adanya hubungan dan signifikan kualitas objek wisata terhadap kepuasan pengunjung sebesar 0,589, adanya hubungan dan signifikan fasilitas penunjang terhadap kepuasan pengunjung sebesar 0,593, adanya hubungan dan signifikan persepsi harga terhadap kepuasan pengunjung sebesar 0,715
SUSUT HASIL BERBAGAI VARIETAS UNGGUL PADI DI SENTRA PRODUKSI PADI DI KALIMANTAN BARAT Jhon David
Agros Journal of Agriculture Science Vol 21, No 2 (2019): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.705 KB)

Abstract

Besaran susut hasil pada berbagai varitas unggul baru (VUB) sangat bervariasi dan dipengaruhi oleh faktor agroekosistem, tingkat kematangan padi,  alat perontokan, dan sebagainya. Inovasi teknologi turut serta berperan dalam menurunkan susut hasil sehingga produktivitas padi dapat meningkat. Penelitian dilakukan pada bulan Maret hingga Juni 2017 dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kehilangan susut hasil berbagai vaietas di sentra produksi pada lima kabupaten, yaitu Sambas, Kubu Raya, Mempawah, Sanggau, dan Bengkayang. Komponen susut hasil yang diukur mulai dari susut panen sampai dengan susut penggilingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata angka susut di lima kabupaten di Kalimantan Barat  adalah 1,80 persen (susut panen),  1,62 persen (susut perontokan), dan 2,24 persen (susut penggilingan).
KERAGAAN PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI VARIETAS UNGGUL BARU PADI DI LAHAN PASANG SURUT KABUPATEN SAMBAS Sari Nurita
Agros Journal of Agriculture Science Vol 21, No 2 (2019): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.701 KB)

Abstract

Lahan pasang surut merupakan lahan marginal yang memiliki kendala untuk pengembangan tanaman pangan, sehingga tidak mengherankan produktivitas padi di lahan ini masih rendah. Introduksi varietas unggul merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan produksi di lahan pasang surut. Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan produksi beberapa varietas unggul baru padi di lahan pasang surut Kabupaten Sambas. Kegiatan ini dilaksanakan pada lahan pasang surut dengan tipe luapan C Desa Lonam, Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas pada musim kemarau dari bulan Mei hingga September 2016. Pengkajian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat varietas yang diuji (Inpara 6, Inpari 30, Inpara 8, dan lokal) dengan lima ulangan. Variabel yang diamati meliputi: pertumbuhan, komponen hasil, dan Produksi. Hasil pengkajian menunjukkan varietas unggul baru memiliki keragaan dan produksi yang baik dan berbeda nyata dibandingkan dengan varietas lokal. Produksi Inpara 6 (5,61 ton per ha), Inpari 30 (5,40 ton per ha), Inpara 8 (5,14 ton per ha), sedangkan lokal hanya 3,73 ton per ha.
JAMUR ENDOFITIK Hendersonia sp: AGEN BIOLOGI ALTERNATIF PENGENDALI Ganoderma PADA KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) Donatus Dahang; Kiki Pagar Sinalsal Mangatasi Munthe
Agros Journal of Agriculture Science Vol 21, No 2 (2019): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.146 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui pertumbuhan kolonisasi Hendersonia pada bibit kelapa sawit yang berfungsi sebagai agen penghambat perkembangan Ganoderma, sehingga tanaman terhindar dari serangan penyakit Ganorderma. Penelitian dilakukan di PTPN 3 Deli Serdang, Sumatera Utara berupa aplikasi lapangan (2018) dan pengambilan sampel serta pemeriksaan laboratorium  (2019). Aplikasi dilakukan pada 420 bibit, dibagi tiga kelompok perlakuan atau 140 tanaman per kelompok. Pemberian pertama pada bibit umur tiga bulan. Pemberian kedua, ketiga, dan pemeriksaan sampel akar di main nursery umur enam dan sembilan. Data dianalisis secara deskriptif, dengan menghitung persentase kolonisasi pada potongan akar, Uji-t untuk mengetahui perbedaan kolonisasi Hendersonia. Hasil:   terdapat kolonisasi Hendersonia 40 hingga 93.3 persen pada bibit yang diberi perlakuan dan sama sekali tidak ditemukan pada tanaman kontrol. Rata-rata kolonisasi Hendersonia aplikasi ke-3 (150 g per tanaman) sebesar 9,33 lebih tinggi daripada aplikasi ke-2 (100 g per tanaman) 8,33.  Terdapat hubungan signifikan aplikasi ke-2 dengan ke-3 dengan sig 0,032 < 0,05 dan keofisien korelasi 85,1 persen. Namun karena nilai Sig. (2-tailed) > 0.05 maka tidak terdapat perbedaan signifikan antara rata-rata kolonisasi Hendersonia pada aplikasi ke-2 dan ke-3.
PENGGUNAAN PUPUK ORGANIK CAIR DARI LIMBAH DAPUR DALAM BUDIDAYA KEDELAI SECARA HIDROPONIK Sulistiya Sulistiya
Agros Journal of Agriculture Science Vol 21, No 2 (2019): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (652.547 KB)

Abstract

Penggunaan pupuk organik cair berbahan dasar limbah organik dapur akan dapat menekan biaya nutrisi dalam budidaya hidroponik dan ramah lingkungan. Tujuan Penelitian ini mengetahui: (1) proses pembuatan pupuk organik cair dari limbah dapur; (2) komposisi tepat pupuk organic cair dari limbah dapur; (3) pengaruh pupuk organic cair limbah dapur terhadap pertumbuhan kedelai hidroponik. Penelitian disusun dalam Rancangan Acak Lengkap dua faktor, diulang tiga kali. Komponen pertumbuhan yang diamati: tinggi tanaman, jumlah cabang, umur berbunga, umur panen, jumlah polong per tanaman, jumlah biji per tanaman, bobot 100 biji kering per tanaman. Data dianalisis dengan analisis sidik ragam pada jenjang 5%. Jika ada beda nyata antar-perlakuan, dilanjutkan dengan Uji Duncan Jarak Berganda jenjang 5%. Hasil penelitian: pupuk organic cair dengan konsentrasi 8 cc/l berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah cabang, umur berbunga, umur panen, jumlah polong per tanaman, jumlah biji per tanaman, dan bobot 100 biji kering. Jenis substrat pupuk kandang berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah cabang, dan umur panen. Interaksi konsentrasi pupuk organic cair dengan macam substrat memberikan pengaruh nyata terhadap jumlah cabang dan umur panen
PEMANFAATAN LIMBAH ZAT WARNA ALAM BATIK PASTA INDIGO (Stobilanthes cusia) UNTUK PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR DENGAN BIOAKTIVATOR EM-4 (Effective Microorganism- 4) Lilin Indrayani; Mutiara Triwiswara; Dwi ri Wiji Lestari
Agros Journal of Agriculture Science Vol 21, No 2 (2019): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.456 KB)

Abstract

Dewasa ini muncul konsep pemikiran untuk melihat limbah sebagai suatu “nutrisi”. Dalam konsep ini, keberadaan limbah suatu industri tertentu dapat dimanfaatkan lagi sebagai bahan baku bagi industri lain. Makalah ini menyajikan hasil penelitian pemanfaatan limbah sisaan proses industri pembuatan zat warna alam batik pasta indigo (Strobilanthes cusia) pada industri pasta indigo, untuk pembuatan pupuk cair organik melalui proses pengomposan dengan penambahan EM-4 sebagai bioaktivator. Metode yang digunakan adalah pengomposan secara anaerobik dan aerobik. Hasilnya, diketahui bahwa proses pengomposan secara aerob lebih cepat dibandingkan dengan proses anaerob. Hasil pengujian laboratorium terhadap unsur makro pada pupuk cair organik, yaitu Nitrogen (N), Phosfor (P2O2), dan Kalium (K2O) berturut-turut 0,11 persen, 8,47 ppm, dan 556,30 mg per liter untuk proses anaerob dan 0,16 persen, 8.49 ppm, dan 2137 mg per liter untuk proses aerob. Kesimpulan: kualitas pupuk cair organik dari limbah sisaan pembuatan zat warna alam batik pasta indigo memenuhi standar sesuai Permentan Nomor 02/Pert/HK.060/2/2006 tentang Pupuk Organik dan Pembenah Tanah.
Endophytic Fungus of Hendersonia sp: An alternative Biological Agent to Control Ganoderma in Oil Palm (Elaeisguineensis Jacq) Dahang, Donatus
Agros Journal of Agriculture Science Vol 21, No 2 (2019): edisi juli 2019
Publisher : Faculty of Agriculture, Janabadra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.208 KB)

Abstract

The research of using endophytic fungus of Hendersonia sp to prevent of Ganoderma (Ganoderma boniense) attacking oil palm (Elaeis guineensis Jacq) on seeds stadium had accomplished. The purpose of the research was to know the colonization of the Hendersonia in seedlings of oil palm that functions as a defensive agent of Ganoderma, so that the seedlings can be evaded of Ganoderma disease along their life. The beneficial of the research was to enhance knowledge of biological control of Ganoderma disease, particularly in oil palm seedlings, and also as sources of information in repairing the way of cultivations. The research was carried out in PTPN 3, Deli Serdang, North Sumatra, in two stages i. e application of Hendersonia in the field since Jun 2018 and samples checked in the Laboratory of Soil Science of North Sumatra University in February 2019. The Hendersonia was applied to 420 seeds in three different groups, 140 plants per group i.e 50gr G + 0gr R to each plant in group A, 50gr G + 40gr R to each plant in group B, and 0gr G + 40gr R for each plant in group C. The first application was in seedlings of three months old when they were transferred from pre-nursery to the main one on Jun 2018. The second and the third application were in the main nursery to the seedlings of six and nine months old. The Data of the research were analysed by descriptive way by account of the percentages of colonization in roots sections that were checked in the Laboratory, and Test-t to know the difference of colonization of Hendersonia in between the applications. Results shown, the average of Hendersonia colonization of application 3 (150 gr/ plant) was 9,33 which was higher than the application 2 (100 gr/ plant) 8,33.  There was a significant correlation in application 2 and 3 with the value of sig 0,032 &lt; 0,05 and coefficient of correlate was 85,1%. However, because of the value of Sig. (2-tailed) &gt; 0.05, so that there were no significant differences colonization of Hendersonia between applications 2 and 3. Therefore, the application 3 might used in the future.
ADAPTASI VARIETAS UNGGUL BARU DAN UMUR SEMAI TERHADAP PRODUKTIVITAS PADI SAWAH TADAH HUJAN BUKAAN BARU Sution Sution; Serom Serom
Agros Journal of Agriculture Science Vol 21, No 2 (2019): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.516 KB)

Abstract

Salah satu upaya peningkatan produksi padi melalui perluasaan areal tanam baru, yaitu dengan cetak sawah. Pada tahun 2016, telah dilakukan cetak sawah di lokasi kegiatan seluas 203 ha. Produktivitas padi pada lokasi cetak sawah tersebut masih rendah 0,8 hingga 1,2 t ha-1, oleh sebab itu perlu dilakukan kajian untuk meningkatkan titik ungkit peningkatan produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan varietas unggul baru yang adaptif pada lahan sawah bukaan baru dan mendapatkan umur bibit yang sesuai sehingga dapat meningkatkan produktivitas padi sawah pada lahan bukaan baru. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri atas dua faktor, yaitu faktor pertama varietas terdiri atas Inpari 30, Inpara 2, Inpago 8, dan Cibogo. Faktor kedua umur bibit yang terdiri atas 14 hari setelah semai (hss), 21 hss, dan 28 hss. Kombinasi keduannya sebanyak 12 perlakuan, diulang tiga kali. Secara keseluruhan terdapat 36 petak percobaan. Hasil: produktivitas padi varietas Inpara 2 memberikan hasil tertinggi 4,37 t ha-1 sedangkan produksi terendah varietas Cibogo 2,92 t ha-1. Produksi berdasarkan umur semai tertinggi pada umur 14 hss sebesar 4,32 t ha-1dan produktivitas terendah umur semai 28 hss sebesar 2,85 t ha-1.

Page 1 of 2 | Total Record : 20