cover
Contact Name
Irma Antasionasti
Contact Email
irmaantasionasti07@unsrat.ac.id
Phone
+6282197285302
Journal Mail Official
irmaantasionasti07@unsrat.ac.id
Editorial Address
PS. Farmasi FMIPA Universitas Sam Ratulangi
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Farmasi Medica (Pharmacy Medical Journal) PMJ
ISSN : 26229463     EISSN : 2654640X     DOI : https://doi.org/10.35799/pmj.v4i1
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Farmasi Medika merupakan jurnal yang diterbitkan oleh PS. Farmasi FMIPA Universitas Sam Ratulangi dengan frekuensi terbit 2 kali dalam setahun di bulan Juni dan Desember. Tujuan pernebitan jurnal ini adalah untuk memberikan sarana bagi para akademisi, peneliti maupun praktisi untuk mempublikasikan artikel penelitian atau telaah artikel. Jurnal ini menyediakan isi yang dapat diakses secara bebas dan terbuka untuk umum sehingga dapat mendukung pertukaran pengetahuan
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2021)" : 5 Documents clear
REVIEW ARTIKEL: FORMULASI DAUN JERUK PURUT DAN SERAI SEBAGAI TABLET ANTIFEEDANT Pongsapan, Abdul David; Prayoga, Deshanda Kurniawan; Hisan, Annisa Khoirotun; Rambi, Salfa Efata Glory; Edy, Hosea Jaya
Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal (PMJ) Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pmj.v4i2.37789

Abstract

Penyimpanan padi didalam gudang rentan terhadap serangan hama seperti kutu beras (Sitophilus oryzae) yang menyebabkan kualitas beras buruk karena remuknya butiran beras. Sebagai insektisida nabati yang berefek antifeedant, minyak atsiri yang terdapat pada daun jeruk serta serai memiliki kandungan sitronellol dan citronella yang bersifat repellent terhadap serangga. Aktifitas antifeedant daun jeruk dapat menolak rayap tanah (Coptotermes sp.) paling tinggi pada konsentrasi 20% dan 25% dalam waktu uji selama kurang dari 5 hari. Serai mampu mengendalikan beberapa hama, diantaranya Helicoverpa armigera, Plutella xylostella, nyamuk Aedes (Anopheles dan Culex), Dasynus piperis (hama penghisap buah lada), Helopeltis antonii (hama penghisap buah kakao), Noorda albizonalis (hama penggerek buah mangga), lalat buah, dan kutu putih pada daun papaya. Perpaduan daun jeruk dan serai dibuat dalam sediaan tablet yang berfungsi sebagai antifeedant kutu beras karena mengandung senyawa citronella dan geraniol. Konsentrasi minyak atsiri daun jeruk purut dibuat 4 ml/g, 8 ml/g, 12 ml/g, dan 16 ml/g yang berpengaruh nyata terhadap mortalitas S. oryzae. Indeks Repellent bertahan pada rentang waktu 3 jam dan setelah waktu 24 jam, Indeks Repellent menurun.
Kajian Literatur Uji Aktivitas Antikanker Payudara Tanaman Ranti (Solanum nigrum Linn.) Secara in vitro dan in vivo Nurmaulawati, Rina
Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal (PMJ) Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pmj.v4i2.36759

Abstract

Pengujian in vitro dan in vivo adalah serangkaian uji yang dilakukan untuk menentukan apakah suatu produk layak, berkhasiat, dan aman digunakan sebagai obat. Kajian literatur ini bertujuan memberikan sistematik review aktivitas antikanker payudara (Solanum nigrum L.) meliputi bagian tanaman, pelarut, cara ekstraksi, serta mekanisme molekuler zat aktif secara in vitro dan in vivo. Metode kajian literatur adalah metode prisma dengan tahapan penentuan topik, penentuan rumusan masalah, pengumpulan data dari jurnal penelitian hasil penelusuran melalui google scholar dengan kata kunci cytotoxicity Solanum nigrum L. as anti-breast cancer in vitro and in vivo, menganalisis data dalam bentuk kelompok tabel, mengekstraksi data sesuai kriteria inklusi dan menarik kesimpulan sesuai rumusan masalah. Daun, batang, buah matang, buah mentah dengan ekstraksi, perkolasi, dan shokletasi menggunakan pelarut air, etanol, n-heksan, dan etil asetat memiliki aktivitas antikanker payudara. Senyawa dan golongan senyawa aktif yang berperan sebagai antikanker payudara pada Solanum nigrum L. adalah alkaloid, steroid, flavonoid, tanin, karbohidrat, dan saponin, polisakarida rhamnosa, glukosa dan galaktosa, fenolik, kumarin, asam gentisik, luteolin, apigenin, kaempferol, m- asam kumarat, antosianidin, alfa solanin. Mekanisme molekuler zat aktif ekstrak Solanum nigrum L. sebagai agen kemoterapi diantaranya sebagai antioksidan, menginduksi apoptosis, menginhibisi proliferasi, dan menstimulasi respon imun, menginduksi aktivitas fagositosis. Kata kunci : Antikanker payudara, Solanum nigrum L., in vitro in vivo.
TINGKAT PENGETAHUAN DAN PERILAKU MASYARAKAT TERHADAP PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DI BEBERAPA APOTEK DI KOTA TERNATE Marsudi, Ardiyanto
Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal (PMJ) Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pmj.v4i2.34766

Abstract

ABSTRAKAntibiotik merupakan zat kimiawi yang dihasilkan oleh mikroorganisme yang mempunyai kemampuan untuk menghambat pertumbuhan atau membunuh mikroorganisme lainnya. Penggunaan antibiotik secara swamedikasi dipengaruhi oleh pengetahuan seseorang, sehingga apabila pengetahuan seseorang tidak tepat dapat menyebabkan kesalahan dalam penggunaan. Ketidaktepatan penggunaan antibiotik banyak ditemukan di masyarakat luas, hal ini dapat menjadi penyebab resiko buruk seperti resistensi antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan antibiotik dan penggunaan antibiotik pada masyarakat di Kota Ternate. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bersifat observasional terhadap 305 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu tingkat pengetahuan antibiotik pada masyarakat di Kota Ternate yang termasuk kategori baik (18%), cukup (43%) dan kurang (39%); untuk tingkat perilaku penggunaan antibiotik pada masyarakat di Kota Ternate yang termasuk kategori baik (19%), cukup (52%) dan kurang (29%). Mayoritas tingkat pengetahuan dan perilaku terkait penggunaan antibiotik pada masyarakat di Kota Ternate termasuk kategori cukup. Kata kunci: Antibiotik, swamedikasi, pengetahuan, perilaku penggunaan
Uji Sitotoksik Ekstrak Daun Murbei (Morul Alba L) Terhadap Sel Kanker Mcf-7 Dan Selektifitasnya lukman, Lukman; Marwati, Marwati; Mus, Suwahyuni; Syahruni, Reny
Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal (PMJ) Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pmj.v4i2.37665

Abstract

Mulberry, Morus alba L., is traditionally used to treat various diseases such as bacterial, fungal, and protozoal. In addition, the society in South Sulawesi uses mulberry leaves as an anti-cancer. The present study aimed to investigate the cytotoxic effect of mulberry leaf extract on breast cancer cells MCF-7 and their selectivity against Vero normal cells. The dried mulberry leaves were extracted by maceration using 96% ethanol. The cytotoxic activity was determined using MTT method, while the selectivity index (SI) was calculated by comparing IC50 of MCF-7 cells against Vero cells. The results showed that the ethanol extract of mulberry leaves was toxic to MCF-7 cells with an IC50 of 75.32±2.78 µg/mL and also toxic to Vero cells (71.73±4.39 µg/mL). However, ethanol extract of mulberry leaves was not selective on MCF-7 cells with an SI value of 0.95. Our study indicates that mulberry could be considered an effective agent in the prevention of cancer, but further studies are necessary needed for safety assessment.
KAJIAN LITERATUR AKTIVITAS ANTIKANKER TANAMAN BUNGA MATAHARI (HELIANTHUS ANNUS L) TERHADAP BERBAGAI KULTUR SEL KANKER Ulfa, Ana Maria Ana
Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal (PMJ) Vol 4, No 2 (2021)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pmj.v4i2.37480

Abstract

Penyakit kanker merupakan penyakit yang sangat kompleks dan menduduki peringkat pertama di dunia. Bagian tanaman yang  mempunyai efek sitotoksik pada kultur sel kanker yang sudah diteliti  yaitu batang, daun, bunga dan biji. Kajian literatur ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas sitotoksik terhadap kultur sel kanker, kandungan senyawa aktif yang berperan dan mekanisme aksi.Kajian literatur ini menggunakan metode naratif review dengan cara mengumpulkan data dari berbagai sumber dan pustaka dengan  beberapa jurnal dan artikel ilmiah. Jurnal yang diperoleh sebanyak 20 jurnal yang sesuai dengan aktivitas antikanker pada tanaman bunga matahariHasil yang didapatkan diketahui bahwa tanaman bunga matahari mempunyai aktivitas sitotoksik pada berbagai kultur sel kanker berupa Sel A549, Caco -2, RD, limfosit B, Raji, A375, MDA –AMB 231, HCT 116, T98G, Hela dan Neuroblastoma. Kandungan senyawa aktif yang berperan berupa 5-pentildihidrofuran-2(3H)-satu, (Z)-metil 4-(isobutiriloksi) but-3-enoat, dan asam 2-fenilasetat, Flavonid, asam palimitat, asam linolenat, asam -Linoleat dan asam Stearidonic, Terpenoid, sesquiterpen dan steroid, asam palimitat, asam linolenat, asam -Linoleat dan asam Stearidonic, terpinene, terpinolene dan linalool alkaloid, glikosida. Mekanisme aksi pada tanaman ini menghambat  apoptosis, proliferasi sel, transformasi sel, metastasis, viabilitas sel, mempengaruhi jalur apoptosis terhadap siklus sel pada fase G1, fase S, dan fase G2 / M. 

Page 1 of 1 | Total Record : 5