cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
ADMINISTRASI PUBLIK
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal ILmu Hukum dan Sosial
Arjuna Subject : -
Articles 67 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2020)" : 67 Documents clear
PENGARUH BUDAYA KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Mayang Sariyanida Pradita
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

            The purpose of this research is to know the magnitude of Work culture on employee performance at East Borneo district office. Type of research or explanation used is quantitative used to analyze the influence between research variables. Types of data used are kusioner, observation, interview, and documentation.of r count 0,404> r table 0,256 for 5% significance hence can be concluded that there is positive and significant influence between Work Culture with Performance of Employee at Sekretariat Daerah Provinsi East Borneo District..Office..of..East.Regency.Thus 40% of employee performance variation can be explained by Work Culture variables while the rest is explained by other variables not proposed in this research.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR TERHADAP TINGKAT KEPUASAN MASYARAKAT PADA KANTOR SAMSAT KOTA SAMARINDA Fhadilah Fhadilah
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

FADHILAH. Hubungan kualitas pelayanan pajak kendaraan bermotor terhadap tingkat kepuasan masyarakat pada kantor samsat kota samarinda yang Berlokasi di Jl. Wahid Hasyim 1, Kelurahan sempaja.Penelitian ini dilatarbelakangi untuk melihat presentase kepuasan masyarakat terhadap kualitas pelayanan pajak kendaraan bermotor di kantor samsat kota Samarinda sehingga memberikan gambaran kepada instasi terhadap presentase kepuasan masyarakat yang mendapatkan pelayanan tersebut. kepuasan masyarakat merupakan hal yang sangat penting bagi kantor samsat kota samarinda, oleh karena itu instansi membutuhkan penilaian dari masyarakat terhadap kualitas pelayanan yang mereka berikan..Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk mencari hubungan kualitas pelayanan pajak kendaraan bermotor terhadap tingkat kepuasan masyarakat pada kantor samsat kota Samarinda. Dalam penelitian ini digunakan metode deskriptif kuantitatif dengan metode pengumpulan data melalui angket/kuesioner dan wawancara. Subjek penelitian ini adalah masyarakat yang berjumlah 30 orang responden. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0,418 yang berarti nilai korelasi (r) berada 0,40 – 0,599  yang artinya terdapat hubungan yang cukup antara variable kualitas  pelayanan (X) dengan variable kepuasan masyarakat (Y). dan tingkat signifikan sebesar 0,021 lebih kecil daripada level significance sebesar 0,05, sehingga dapat disimpulkan kualitas pelayanan pajak kendaraan bermotor memiliki hubungan yang cukup terhadap tingkat kepuasan masyarat dan kualitas pelayanan pajak kendaraan bermotor berhubungan secara signifikan terhadap kepuasan masyarakat.
KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DI UPT. PUSKESMAS LINGGANG BIGUNG KECAMATAN LINGGANG BIGUNG KABUPATEN KUTAI BARAT Supanto Supanto
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Supanto, Kualitas  Pelayanan  Kesehatan di UPT. Puskesmas  di Kecamatan Linggang Bigung  Kabupaten Kutai Barat. Dalam Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 menjelaskan bahwa kesehatan adalah keadaan sehat, baik secara fisik, mental, spritual maupun sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Dan juga telah ditetapkan bahwa setiap orang berhak memperoleh pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, setiap elemen masyarakat baik individu, keluarga, berhak memperoleh pelayanan atas kesehatannya dan pemerintah bertanggung jawab mencanangkan, mengatur menyelenggarakan dan mengawasi penyelenggaraan kesehatan secara merata dan terjangkau oleh masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahu tingkat kualitas pelayanan  di UPT. Puskesmas Linggang Bigung  Kecamatan   Linggang Bigung   Kabupaten   Kutai Barat.   pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, unit analisis dalam penelitian ini adalah individu. Dengan metode kuantitatif  yang bersifat deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner kepada pasien dan survey langsung untuk memperoleh data-data yang diperlukan tentang bagaimana kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas. Hasil   Penelitian   terhadap   kualitas   pelayanan   kesehatan di UPT. Puskesmas  Linggang Bigung di Kecamatan   Linggang Bigung   Kabupaten   Kutai Barat diukur dengan menggunakan 5 dimensi kualitas pelayanan publik yakni Bukti Langsung (Tangibles), Kehandalan (Reliability), Daya Tanggap (ResponsivEness), Jaminan (Assurance), dan Empati (Empaty). Pelayanan yang dilakukan oleh Puskesmas telah efektif karena telah mendapatkan penilaian yang baik oleh masyarakat berdasarkan kelima indikator peniaian yang digunakan, hal ini ditunjukan dengan rekapitulasi kelima indikator kualitas pelayanan sudah berada diatas 60%,   hal   ini   menunjukan   bahwa kualitas pelayanan  kesehatan yang diberikan sudah baik. 
PERAN PEMIMPIN DALAM MENINGKATKAN KOMITMEN ORGANISASIONAL DI PT. LSS (LEMBAH SAWIT SUBUR) KECAMATAN LINGGANG BINGUNG KABUPATEN KUTAI BARAT KALIMANTAN TIMUR Dede Leonardo
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dede Leonardo, "The Role of Leaders in Increasing Organizational Commitment in PT. LSS (Lembah Sawit Subur), Linggang Bingung District, West Kutai Regency, East Kalimantan "Human resources are a very important factor in an organization both large and small scale organizations. In large-scale organizations, human resources are seen as a very decisive element in the business development process, the role of human resources is becoming increasingly important. The development of government will be realized if it is supported by a qualified state apparatus.In public organizations, subordinates work always depends on the leader. If the leader does not have the ability to lead, then very complex tasks cannot be done well. If managers are able to carry out their functions properly, it is very likely that the organization can achieve its goals. An organization needs effective leaders, who have the ability to influence the behavior of their members or subordinates. So, a leader or head of an organization will be recognized as a leader if he can exert influence and be able to direct his subordinates towards the goals of the organization.Nearly most of the definitions of leadership have a common point of the keyword "a process of influence". But we find that the conceptualization of leadership is different in many ways. The difference in "who uses the influence, the purpose of the effort to influence, how to use that influence".Stephen P. Robbins (Badeni, 2014) argues, leadership as the ability to influence a group toward the achievement of goals that leadership can be defined as the ability of someone to influence a group towards the achievement of goals.The leadership elements according to Stogdill are:• The involvement of organizational members as followers• Distribution of power between leaders and members of the organization• Legitimacy is given to followers• Leaders influence followers in a variety of ways.Leadership is an activity to influence the behavior of others so that they want to be directed to achieve certain goals. Leadership is defined as the ability to move or motivate a number of people to simultaneously do the same activities and aim at achieving their goals. Leadership is also a process of moving a group or groups in the same direction without coercion.
PENGARUH KOORDINASI TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA PEGAWAI KANTOR SATUAN POLISI PAMONG PRAJA (SATPOL PP) KOTA SAMARINDA Heny Ernawati
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Heny Ernawati, skripsi dengan judul Pengaruh  Koordinasi Terhadap Efektivitas Kerja Pegawai pada Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Samarinda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menggambarkan pengaruh koordinasi terhadap efektivitas kerja. Analisa data menggunakan instrumen analisis koefisien korelasi pearsons, perhitungan analisa menggunakan program SPSS.            Populasi penelitian adalah sebanyak 89 orang PNS, dengan pertimbangan pegawai tersebut sebagian menduduki jabatan struktural dan intensif melakukan koordinasi baik vertikal maupun komunikasi horizontal pada lembaga tersebut. Karena populasi terlalu besar, terbatas waktu, dana, tenaga penulis mengambil sampel sebanyak 35% dari populasi sebanyak 89 orang PNS yaitu sebanyak 30 orang responden. Teknik penarikan sampling menggunakan porposive rendom sampling.            Berdasarakan perhitungan output  pearson corelation, bahwa nilai signifikansi hubungan koordinasi  (X) dengan efektivitas kerja (Y) adalah 0,000. Karena nilai signifikansinya kurang dari 5%, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara koordinasi (X) dengan efektivitas kerja (Y). Besar hubungan antara koordinasi (X) dengan efektivitas kerja (Y) adalah 0,685 (68,5%), dengan arah hubungan positif. Artinya semakin tinggi nilai koordinasi akan semakin  tinggi nilai efektivitas kerja yang dapat diraih, begitu juga sebaliknya. Korelasi ini tergolong kategori kuat.            Berdasarkan tabel pedoman untuk memberikan interpretasi terhadap koefisien korelasi Product Moment, besar hubungan antara variabel koordinasi (X) dengan variabel efektivtas kerja (Y) adalah 0,685 (68,5%) korelasi ini tergolong kategori kuat,  menunjukkan adanya korelasi yang diantara 0,600 – 0,799, maknanya adalah bahwa hubungan antara koordinasi terhadap efektivitas kerja berada pada level  katagori korelasi kuat, artinya faktor koordinasi berpengaruh kuat terhadap efektivitas kerja.            Berdasarkan perhitungan  koefisiensi determinan, diperoleh nilai  Adjusted R square (R2) adalah 0,443 yang berarti bahwa adanya pengaruh sebesar 44,3% yang terjadi terhadap tinggi atau rendahnya efektivitas kerja yang disebabkan oleh variabel koordinasi di mana sisanya adalah 55,7% adalah variabel-variabel lainnya yang tidak dapat diukur atau dihitung dalam penelitian ini.
PENGARUH IMPLEMENTASI PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI DESA KENYAYAN KECAMATAN SILUQ NGURAI KUTAI BARAT KALIMANTAN TIMUR Ana Maria
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu program pemerintah pusat dan daerah dalam memanfaatkan semua sumber daya yang ada di daerah atau suatu wilayah agar dapat berkembang serta dapat membantu proses kemajuan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh signifikan implementasi program pemberdayaan masyarakat desa Terhadap Tingkat Kesejahteraan Masyarakat Kecamatan Siluq Ngurai Kutai Barat. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif, populasi penelitian ini yaitu masyarakat yang telah mengikuti kegiatan pemberdayaan masyarakat desa Kenyayan di Kecamatan Siluq Ngurai Kutai Barat  berjumlah 89 orang dengan jumlah sampel 47  orang. Pada penelitian ini pengujian validasi yang dilakukan menggunakan Product Moment. Kemudian analisis data menggunakan aplikasi SPSS 24. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang positif dan signifikan variabel implementasi program pemberdayaan masyarakat (X) terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat (Y) Kecamatan Siluq Ngurai, Kabupaten Kutai Barat. Pengaruh yang dihasilkan adalah pengaruh positif dan signifikan, dapat dilihat dari data hasil uji T (Parsila), menunjukkan nilai t-hitung 6,310 > 2,021 dengan nilai sig 0,000 <  dari 0,05. Dari hasil Uji F juga menyatakan bahwa secara bersama-sama (simultan) variabel independen memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen, karena nilai F-hitung 39,811 > 4,06 nilai F-tabel dengan nilai signifikansi (sig) 0,000.
ANALISIS KEPEMIMPINAN KEPALA UPT DINAS PENDIDIKAN DALAM PENINGKATAN KINERJA KEPALA SEKOLAH & PEGAWAI UPT DINAS PENDIDIKAN DI KECAMATAN BENGALON Christiani Irawati Datulangi
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Christiani Irawati Datulangi NPM : 16.11.1001.3509.021, Program studi Ilmu Administrasi Negara, Jurusan Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Dibawah bimbingan bapak H. Marsuq, S. Sos M.Si dan bapak Drs. Jamil Bazarah, M.Si.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kepemimpinan yang dilakukan kepala UPT Dinas Pendidikan dalam meningkatkan kinerja kepala sekolah dan pegawai UPT Dinas Pendidikan pada Kecamatan Bengalon.Fokus penelitian ini adalah cara kepemimpinan kepala UPT Dinas Pendidikan untuk dapat meningkatkan kinerja Kepaloa Sekolah dan pegawai dikantor UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Bengalon.Metode penelitian ini adalah metode penelitian deskrifptif kualitatif, yang menjadi informan dalam penelitian yaitu kepala UPT Dinas Pendidikan  sebagai informan kunci dan kepala sekolah dan pegawai UPT Dinas Pendidikan sebagai informan pendukung. Dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan studi dokumentasi,dengan teknik analisa data dilakukan dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penyimpulan data.Penelitian ini menunjukkan analisis dari gaya kepemimpinan kepala UPT Dinas pendidikan dalam upaya untuk meningkatkan kinerja kepala sekolah dan pegawai UPT Dinas Pendidikan. yang dianalisis menggunakan dua indikator yaitu kepemimpinan dan kinerja pegawai. indikator kepemimpinan berdasarkan (1)Kemampuan untuk membina kerjasama dan hubungan yang baik, (2)Kemampuan yang efektivitas, (3) Kepemimpinan yang partisipati, (4)Kemampuan dalam mendelegasikan tugas atau waktu, (5)Kemampuan dalam mendelegasikan tugas atau wewenang. serta indikator kinerja pegawai berdasarkan (1) Kualitas pekerjaan, (2) Kuantitas pekerjaan, (3)Tanggung jawab, (4)Kemampuan bekerjasama, (5)Inisiatif.
PERAN KEPEMIMPINAN LURAH DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT DI KELURAHAN RAWA MAKMUR KECAMATAN PALARAN KOTA SAMARINDA Sukrin Sukrin
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat Peran Kepemimpinan Lurah dalam meningkatkan partisipasi masyarakat, serta mengetahui apa saja yang menjadi faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Rawa Makmur Kecamatan Palaran Kota Samarinda, dalam mengumpulan data dilakukan dengan penelitian kepustakaan, observasi dan wawancara mendalam. Narasumber meliputi Lurah Rawa Makmur, Ketua RT, serta masyarakat. Data-data yang diperoleh dikumpulkan, dibandingkan dan dianalisis secara kualitatif. Didalam meningkatkan partisipasi masyarakat Lurah Rawa Makmur menggunakan fungsi kepemimpinannya diantaranya inisiatif atau prakasa, mengambil keputusan, komunikasi, motivasi dan mengembangkan anggota. Fungsi kepemimpinan ini diterapkan agar masyarakat lebih meningkatkan partisipasinya didalam membangun Kelurahan yang bersih, sejuk serta terbebas dari segala permasalahan lingkungan.
PENGARUH KEPEMIMPINAN TERHADAP DISIPLIN KERJA PEGAWAI PADA DINAS KESEHATAN PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA KABUPATEN MAHAKAM ULU Natalia Mega Inuq
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Natalia Mega Inuq, skripsi dengan judul Pengaruh Kepemimpinan Terhadap Disiplin Kerja Pegawai Pada Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Mahakam Ulu Kalimantan TimurPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menggambarkan pengaruh Kepemimpinan Terhadap Disiplin Kerja Pegawai Pada Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Mahakam Ulu. Analisa data yang digunakan untuk menguji hubungan atau pengaruh antar variabel menggunakan instrument analisis koefisiensi korelasi product moment, perhitungan analisa menggunakan program SPSS 17,0 for windows.Populasi dalam penelitian ini sebanyak 91 orang, dengan rincian sebanyak 29 orang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan sebanyak 62 orang pegawai honor dan TK2D dijadikan responden. seluruh populasi dijadikan responden penelitian dengan menggunakan metode sensus untuk mendapatkan dara primer penelitian.Berdasarkan hasil perhitungan analisa data diperoleh harga r hitung sebesar 0,609 kemudian dibandingkan dengan harga kritik pada tabel r Produk Moment pada N = 91 dengan taraf signifikansi 95 % diperoleh harga kritik = 0,202. Hal ini terbukti dengan : r hitung = 0,609 > r tabel = 0,202 pada σ = 95 %, Dengan demikian dapat dinyatakan terdapat pengaruh positif antara variabel kepemimpinan terhadap disiplin kerja pegawai Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Mahakam Ulu.Berdasarkan tabel interpretasi nilai (r) sebesar 0,609 terletak antara 0,600 sampai dengan 0,799 yang termasuk dalam kategori kuat. Dengan demikian hipotesis kerja (hi) diterima kebenarannya dan menolak hipotesis nol (ho). Hal ini berarti bahrwa terdapat pengaruh kepemimpinan terhadap disiplin kerja pegawai Dinas Kesehata Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Mahakam Ulu.Berdasarkan hasil perhitungan uji t hitung sebesar 4.240 hasil tersebut kalau dibandingkan dengan t table maka didapat t hitung> t tabel (4.240 >1.688), dengan demikian dapat dikatakan bahwa variabel kepemimpinan berpengaruh positif dan siginifikan terhadap disiplin kerja pegawai pada Dinas KesehataProvinsi Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Mahakam Ulu Kalimantan Timur.Berdasarkan hasil perhitunggan koefisiensi determinasi, diperoleh R Square atau r2 sebesar 65%. dapat diketahui bahwa besarnya pengaruh kepemimpinan dipengaruhi oleh faktor kepemimpinan seperti : wibawa, keteladanan pimpinan, ketegasan pimpinan dalam sikap dan tindakan, komunikasi dan koordinasi serta pengawasan yang dilakukan oleh pimpinan pada saat melaksanakan pekerjaan, dan sebesar 35 % disiplin kerja pegawai dipengaruhi oleh faktor lainnya yang di ukur dalam penelitian ini, dan dilanjutkan oleh penelitian yang akan datang.
PENGARUH MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH (DPRD) KABUPATEN MAHAKAM ULU Magdalena Bulan
ADMINISTRASI PUBLIK Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : ADMINISTRASI PUBLIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Magdalena Bulan, skripsi dengan judul Pengaruh Motivasi Terhadap Kinerja Pegawai pada  Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mahakam Ulu.            Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui dan menggambarkan pengaruh motivasi terhadap kinerja pegawai pada Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mahakam Ulu. Analisa data yang digunakan untuk menguji hubungan atau pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja pegawai, menggunakan instrumen analisis koefisien korelasi product moment.            Populasi dalam penelitian sebanyak 104 orang pegawai. Sesuai dengan lokasi penelitian dan karaktersitik responden, maka yang menjadi sampel penelitian ini adalah pegawai berstatus PNS sebanyak 15 orang dan pegawai  TNP yang akan diangkat menjadi CPNS sebanyak 20 orang jumlah responden penelitaian, jumlah sampel sebanyak 35 orang. Teknik penarikan sampel menggunakan porposive sampling.                Berdasarkan hasil perhitungan koefisien korelasi Product Moment (Pearson) diperoleh    rhit  0,412, hasil rhit  tersebut lebih besar jika dibandingkan dengan tabel harga-harga kritis dari koefisien korelasi Product Moment (Pearson) untuk n = 35 pada tingkat signifikansi 5%, yaitu 0,316. atau dapat dikatakan pula bahwa rhit = 0,412 > rtab = 0,316, hal ini menunjukkan  bahwa  motivasi berpengaruh positif terhadap kinerja pegawai pada  Sekretariat   DPRD  Kabupaten  Mahakam  Ulu.                        Berdasarkan hasil perhitungan hasil uji-t diperoleh thit sebesar 4,623. Hasil tersebut jika dibandingkan dengan nilai pada tabel harga-harga kritis t-student ternyata lebih besar, yaitu thit = 4,623 > ttab = 1,701 pada tingkat signifikasi 0,05 untuk n – 2 = 33 (35 – 2 = 33).  hal ini berarti bahwa terdapat hubungan dan pengaruh yang signifikan antara variabel  motivasi kerja dengan variabel kinerja.              Berdasarkan hasil perhitungan koefisiensi determinasi, diperoleh nilai R Square atau r2 sebesar 30%. dapat diketahui bahwa besarnya pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja pegawai pada   Sekretariat   DPRD  Kabupaten  Mahakam  Ulu adalah sebesar 30%, dan sebesar 70% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diukur dalam penelitian ini.  Maknanya adalah bahwa sebesar 30%  kinerja pegawai  pegawai di pengaruhi oleh faktor dominan yaitu kuantitas dan kualitas pekerjaan, kehandalan dalam bekerja dan tanggungjawab terhadap jabatan yang diemban seorang pegawai, dan sisanya sebesar 70%  pelayanan dipengaruhi oleh faktor lainnya yang tiadk di ukur dalam penelitian ini, seperti gaji dan insentif yang diterima pegawai, perhatian pimpinan, training, kerjasama dan lainnya.