cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
DHARMA EKONOMI
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 17, No 32 (2010)" : 9 Documents clear
LOYALITAS PELANGGAN Konsep, Evolusi dan Implikasi Darsono -
DHARMA EKONOMI Vol 17, No 32 (2010)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.078 KB)

Abstract

Loyalitas pelanggan dapat diibaratkan sebagai perkawinan antara perusahaan dan publik. Jalinan relasi ini akan langgeng bila diikuti langkah berikut.  Kemitraan yang didasarkan pada etika dan integritas utuh. Nilai tambah dalam kemitraan antara pelanggan dan pemasok. Saling percaya antara manajer dan karyawan, serta antara perusahaan dan pelanggan inti. Keterbukaan  antara pelanggan dan pemasok. Saling membantu secara aktif dan kongkrit. Konsumen industrial wajib melatih atau mendampingi pemasok dalam penerapan berbagai alat dan tehnik perbaikan kualitas , reduksi biaya, dan reduksi waktu siklus. Sebaliknya pemasok harus pula membantu pelanggan dalam hal desain, value engineering ideas, penetapan target biaya, dan penentuan spesifikasi produk dan jasa.Bertindak berdasarkan semua unsur  Custmer Enthusiasm. Berfokus pada faktor-faktor tak terduga (unexpected) yang dapat menghasilkan customer Delight. Kedekatan dengan pelanggan internal dan eksternal. Tetap membina relasi dengan pelanggan pada tahap purna beli. Antisipasi kebutuhan dan harapan pelanggan di masa datang.Kata kunci: Nilai tambah, saling percaya, keterbukaan
AKUNTANSI KEPERILAKUAN TERHADAP PENGEMBANGAN AKUNTANSI MANAJEMEN Putu Sulastri
DHARMA EKONOMI Vol 17, No 32 (2010)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.713 KB)

Abstract

Masyarakat modern tidak dapat terlepas dari apa yang dinamakan akuntansi. Namun, akuntansi yang telah diterapkan sekarang, baik di perusahaan profit oriented maupun non profit oriented, sebenarnya telah mengalami evolusi.            Tonggak sejarah yang masih tertulis dan dikatakan sebagai awal dan cikal bakal akuntansi adalah zaman Luca Pacioli.  Pacioli memperkenalkan system pembukuan berpasangan, yang disebut double entry bookkeeping system.            Dalam perkembangan akuntansi, bidang yang paling awal berkembang adalah akuntansi keuangan.  Seiring dengan perkembangan industri yang sangat pesat maka kebutuhan akan informasi dibidang lain juga akan berkembang, antara lain seperti akuntansi biaya, akuntansi manajemen, auditing, akuntansi perpajakan, akuntansi sektor public, system informasi akuntansi, akuntansi keperilakuan dan perkembangan terakhir khususnya di Indonesia adalah adanya konsep akuntansi syariah. Bidang akuntansi dapat dipandang dari berbagai sudut sehingga dapat memperkaya bidang akuntansi. Akuntansi manajemen adalah disiplin ilmu yang berkenaan dengan penggunaan informasi akuntansi oleh para manajemen dan pihak-pihak internal lainnya untuk keperluan penghitungan biaya produk, perencanaan, pengendalian dan evaluasi, serta pengambilan keputusan.            Akuntansi manajemen merupakan suatu system informasi karena proses dari akuntansi manajemen akan menghasilkan informasi. Pembuat informasi atau pengguna system informasi adalah manusia (bias para manajer, investor, pemerintah dan pemakai lainnya yang berkepentingan akan informasi tersebut). Keberhasilan suatu system informasi tak lepas dari perilaku manusianya.  Perkembangan akuntansi tak lepas dari perilaku. Mendesaknya kebutuhan akuntansi dan pentingnya pernana manusia dalam bidang akuntansi maka dengan mengabdosi bidang-bidang ilmu lainnya, seperti ilmu psikologi dan social, lahirlah akuntansi perilaku. Akuntansi keperilakuan akhirnya diakui keberadaannya dan banyak bukti yang dihasikan oleh para peneliti yang ikut memperkuat bidang akuntansi keperilakuan.               Akuntansi keperilakuan (behavioral accounting) merupakan bidang yang sangat luas. Dalam perkembangannya diawali dari bidang akuntansi manajemen dan kemudian berkembang yang didukung oleh disiplin ilmu yang lainnya. Suatu hal yang menarik dalam mengkaji bidang akuntansi manajemen (manajemen accounting). Riset akuntansi keperilakuan ini adalah mengkaitkannya dengan akuntansi manajemen yang pertama kali berkembang adalah isu budgeting.            Untuk lebih memahami mengenai akuntansi keprilakuan terhadap pengembangan akuntansi manajemen, bahasan akan dimulai dari perkembangan akuntansi keprilakuan, akuntansi manajemen, akuntansi keperilakuan dalam akuntansi manajemen, seperti budgeting, balanced scorecard (BSC), just in time (JIT), total quality management, dan activity based costing system (ABC system).
HUBUNGAN INVESTASI DAN PAJAK DENGAN KESENJANGAN PENDAPATAN DAN PERTUMBUHAN EKONOMI Wachid Fuady Rahmat
DHARMA EKONOMI Vol 17, No 32 (2010)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.67 KB)

Abstract

Pemerataan pendapatan yang lebih adil di negara-negara sedang berkembang merupakan syarat yang harus dipenuhi guna menunjang pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi akan menurunkan tingkat kesenjangan pendapatan melalui Tricle Down Effect.Kemampuan investasi baik dalam arti kapital maupun investasi SDM diharapkan dapat menaikkan produksi nasional, sehingga akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Ketiadaan biaya untuk menyekolahkan anak menyebabkan skill rendah, produktivitas juga rendah sehingga mengakibatkan produktivitas nasional juga rendah.Hubungan antara Pajak dan Kesenjangan Pendapatan merupakan hubungan langsung melalui Tricle Down Effect melalui program perpajakan dan subsidi. Dengan pajak pemerintah dapat memperoleh pendapatan untuk membiayai kegiatan pemerintah dan pembangunan untuk kesejahteraan. Kata kunci : Investasi, Pertumbuhan Ekonomi, Kesenjangan Pendapatan
MANAJEMEN LANGIT (CELESTIAL MANAGEMENT) SEBAGAI PENDEKATAN SPIRITUAL DALAM PRAKTIK BISNIS Siti Hidayah
DHARMA EKONOMI Vol 17, No 32 (2010)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.701 KB)

Abstract

AbstractAt this ke-21 century, business life, in this case the emulation in business sector increasingly sharply, so that every practice of business which wish to win the emulation, must have certain competitive advantage compared to the competitors. Competitive advantage of company organization can be formed through various means. One of ways to have the competitive advantage is by applying ethics values and spirituality (celestial values/celestial management) in practice of business. The values are values referring to principle 3 W, namely Worship, Wealth, and Warfare. Keywords: celestial management, spiritual approach, practice of business
PERLUNYA MANAJEMEN MUTU PENDIDIKAN TERPADU DALAM MENCAPAI KEBERHASILAN PENDIDIKAN DI INDONESIA subchan - -; sudarman - -
DHARMA EKONOMI Vol 17, No 32 (2010)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.468 KB)

Abstract

          Pendidikan  merupakan salah satu  proses  kehidupan yang masalahnya sangat kompleks dan  tetap  ada   sepanjang  manusia   membentuk   peradabannya  di  muka  bumi  ini.  Namun   dalam prosesnya pendidikan  tetap  memerlukan  pembenahan   sesuai   dengan  masalah  yang  di  hadapi  pada  zamannya. Dari  beberapa  masalah   yang  ada    setidaknya   terdapat   tiga  persoalan penting di dalam pendidikan nasional  yang dapat  dipelajari dalam  sebuah  konsep pemikiran  atau  dapat menjadi  acuhan  dalam  mengatasi  berbagai  anomaly  dalam  bidang pendidikan,  antara  lain; 1. pemerataan  dan   perluasan   akses   pendidikan,  2.  Peningkatan  mutu,  relevansi dan daya saing, 3. penguatan tata kelola, akuntabilitas dan pencitraan publik.          Untuk   mewujudkan  tiga   hal  tersebut  di  atas  maka   sangat   diperlukan   penerapan manajemen  mutu  pendidikan  terpadu   dalam  setiap  lembaga   pendidikan.  Karena  dengan penerapan  manajemen  mutu  pendidikan  terpadu  maka   , mutu pendidikan standar  nasional  pendidikan  akan dapat dicapai.Kata Kunci: Manajemen mutu pendidikan, manajemen mutu terpadu.  
KAJIAN MODAL SOSIAL DALAM PENGENTASAN KEMISKINAN Sunyoto, Yonatan
DHARMA EKONOMI Vol 17, No 32 (2010)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.249 KB)

Abstract

Aliran  New Intstitutional Economiss (NIE) dimulai tahun-tahun 1930-an dari Cabang-cabang NIE yaitu sejarah ekonomi baru, pilihan publik & ekonomi politik, ekonomi sosial baru, ekonomi biaya transaksi, theori tindakan kolektif dan ekonomi & hukum yang nantinya menghasilkan cabang-cabang modal sosial , teori hak dan ekonomi informasi. Modal sosial yang merupakan cabang ilmu dari NIE menekankan pentingnya transformasi dari hubungan sosial sesaat dan rapuh, seperti pertetanggaan, pertemanan, atau kekeluargaan; menjadi hubungan bersifat jangka panjang yang diwarnai munculnya kewajiban terhadap orang lain. Pertanian identik dengan kemiskinan, oleh karena pemerintah perlu memprioritaskan peningkatan ekonomi rakyat khususnya dibidang pertanian, mendorong produktivitas pertanian yang dapat bersaing dengan produk pertanian lua negeri, sehingga tidak terjadi impor beras, gula, kedelai dll.. Pemberdayaan masyarakat perlu dikembangkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi pedesaan.Kata kunci: NIE, modal sosial, pemberdayaan masyarakat.
PEER REVIEW KANTOR AKUNTAN PUBLIK HS, Endah Winarti; susilo, heru -
DHARMA EKONOMI Vol 17, No 32 (2010)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (21.544 KB)

Abstract

Akuntan sebagai industri jasa pemeriksa selalu dituntut mengedepankan mutu pekerjaan. Salah satu upaya dalam mencapai hal tersebut dapat ditempuh dengan telaah/review oleh rekan sejawat. Namun demikian tidak semulus yang dibayangkan dalam pelaksanaan, karena menyangkut independensi, loyalitas profesi dan subjektifitas yang tendensius dan pihak-pihak yang berkepentingan. Hasil review dapat berdampak pada citra kantor akuntan publik semakin melambung maupun jatuh, atas dasar hal ini, maka peer review juga merupakan mekanisme kendali dan pembelajaran bagi mutu pekerjaan akuntan, jika hal ini dipublikasikan dan mempunyai sanksi yang tegas, namun jika sebaliknya, maka akan tidak ada artinya. ( Kata kunci: peer review, mutu pekerjaan, kantor akuntan publik ) 
DAMPAK MODEL IKLAN DENGAN ENDORSER SELEBRITIS DAN NON SELEBRITIS TERHADAP IMAGE KONSUMEN Fasochah -
DHARMA EKONOMI Vol 17, No 32 (2010)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.27 KB)

Abstract

Salah satu cara untuk mengenal konsumen adalah mengetahui sikap konsumen, karena sikap akan berdampak padaperilaku. Dengan diketahuinya sikap maka produsen dapat mengetahui prospek produknya.Konsumen sasaran atau audience memiliki keterbatasan memori untuk mengingat keseluruhan dari penayangan iklan pada saat audience menyaksikan acara di televisi, piluhan iklan ikut ditampilkandi sela-sela acara, namun hanya beberapa produk atau merek yang terekam oleh audience, sehingga seorang pembuat iklan dituntut untuk memodifikasi ide kreatif dan untuk menampilkan karakter dan image produk yang terdeferensiasi yang dapat diingat oleh konsumen sasaran.Kesukaan audience pada sebuah iklan tidak lepas dari pendukung iklan itu sendiri yaitu model (endoser). Dua teknik yang digunakan pembuat iklan (advertising agency) yaitu menggunakan selebritis dan non-selebritis sebagai endoser.Hal yang menarik dari dua strategi komunikasu yang dilakukan yaitu menggunakan dan tidak menggunakan endoser dari kalangan selebritis adalah keduanya memiliki kekhasan dalam membawa image produk atau perusahaan.Namun tidak menjadi jaminan dari ketertarikan sehingga iklan yang menggunakan endorser selebritis kan efektif tergantung pula apabila pesan iklan yang disampaiakan sebagai pembahasan terhadap public.Kata kunci : Iklan (advertising), Model (Endorser), sikap merek (brand attitude), minat beli (purchase intention)
RELEVANSI POSTMODERNISME DALAM PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DI ERA GLOBAL Endah Winarti HS; heru - susilo
DHARMA EKONOMI Vol 17, No 32 (2010)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.899 KB)

Abstract

Federic Jameson mengartikan postmodernisme adalah logika cultural yang membawa transformasi dalam suasana kebudayaan umumnya. Ia mengaitkan tahapan-tahapan modernisme dengan kapitalis monopoli, sedang postmodernisme dengan kapitalisme pasca perang dunia kedua. Menurutnya, postmodernisme muncul berdasarkan dominasi teknologi reproduksi dalam jaringan global kapitalisme multinasional kini. Dengan demikian, istilah postmodernisme dipahami sebagai segala bentuk refleksi kritis atas paradigma-paradigma modern dan atas metafisika pada umumnya.Peran utama MSDM di perusahaan multinasional tipikal adalah untuk mendukung aktivitas-aktivitas perusahaan (dan fungsi SDM lokal) di setiap pasar domestik di mana perusahaan induk berada. Fungsi MSDM mungkin lebih baik didesentralisasi. Ketika perusahaan terlibat dalam industri global dan melaksanakan strategi bisnis mendunia, kebutuhan koordinasi dan sentralisasi untuk konsistensi kebijaksanaan dan praktik SDM mendunia akan menjadi lebih penting.(Kata Kunci: Postmodernisme, Sumber Daya Manusia)Federic Jameson mengartikan postmodernisme adalah logika cultural yang membawa transformasi dalam suasana kebudayaan umumnya. Ia mengaitkan tahapan-tahapan modernisme dengan kapitalis monopoli, sedang postmodernisme dengan kapitalisme pasca perang dunia kedua. Menurutnya, postmodernisme muncul berdasarkan dominasi teknologi reproduksi dalam jaringan global kapitalisme multinasional kini. Dengan demikian, istilah postmodernisme dipahami sebagai segala bentuk refleksi kritis atas paradigma-paradigma modern dan atas metafisika pada umumnya.Peran utama MSDM di perusahaan multinasional tipikal adalah untuk mendukung aktivitas-aktivitas perusahaan (dan fungsi SDM lokal) di setiap pasar domestik di mana perusahaan induk berada. Fungsi MSDM mungkin lebih baik didesentralisasi. Ketika perusahaan terlibat dalam industri global dan melaksanakan strategi bisnis mendunia, kebutuhan koordinasi dan sentralisasi untuk konsistensi kebijaksanaan dan praktik SDM mendunia akan menjadi lebih penting.(Kata Kunci: Postmodernisme, Sumber Daya Manusia)Federic Jameson mengartikan postmodernisme adalah logika cultural yang membawa transformasi dalam suasana kebudayaan umumnya. Ia mengaitkan tahapan-tahapan modernisme dengan kapitalis monopoli, sedang postmodernisme dengan kapitalisme pasca perang dunia kedua. Menurutnya, postmodernisme muncul berdasarkan dominasi teknologi reproduksi dalam jaringan global kapitalisme multinasional kini. Dengan demikian, istilah postmodernisme dipahami sebagai segala bentuk refleksi kritis atas paradigma-paradigma modern dan atas metafisika pada umumnya.Peran utama MSDM di perusahaan multinasional tipikal adalah untuk mendukung aktivitas-aktivitas perusahaan (dan fungsi SDM lokal) di setiap pasar domestik di mana perusahaan induk berada. Fungsi MSDM mungkin lebih baik didesentralisasi. Ketika perusahaan terlibat dalam industri global dan melaksanakan strategi bisnis mendunia, kebutuhan koordinasi dan sentralisasi untuk konsistensi kebijaksanaan dan praktik SDM mendunia akan menjadi lebih penting.(Kata Kunci: Postmodernisme, Sumber Daya Manusia)Federic Jameson mengartikan postmodernisme adalah logika cultural yang membawa transformasi dalam suasana kebudayaan umumnya. Ia mengaitkan tahapan-tahapan modernisme dengan kapitalis monopoli, sedang postmodernisme dengan kapitalisme pasca perang dunia kedua. Menurutnya, postmodernisme muncul berdasarkan dominasi teknologi reproduksi dalam jaringan global kapitalisme multinasional kini. Dengan demikian, istilah postmodernisme dipahami sebagai segala bentuk refleksi kritis atas paradigma-paradigma modern dan atas metafisika pada umumnya.Peran utama MSDM di perusahaan multinasional tipikal adalah untuk mendukung aktivitas-aktivitas perusahaan (dan fungsi SDM lokal) di setiap pasar domestik di mana perusahaan induk berada. Fungsi MSDM mungkin lebih baik didesentralisasi. Ketika perusahaan terlibat dalam industri global dan melaksanakan strategi bisnis mendunia, kebutuhan koordinasi dan sentralisasi untuk konsistensi kebijaksanaan dan praktik SDM mendunia akan menjadi lebih penting.(Kata Kunci: Postmodernisme, Sumber Daya Manusia)Federic Jameson mengartikan postmodernisme adalah logika cultural yang membawa transformasi dalam suasana kebudayaan umumnya. Ia mengaitkan tahapan-tahapan modernisme dengan kapitalis monopoli, sedang postmodernisme dengan kapitalisme pasca perang dunia kedua. Menurutnya, postmodernisme muncul berdasarkan dominasi teknologi reproduksi dalam jaringan global kapitalisme multinasional kini. Dengan demikian, istilah postmodernisme dipahami sebagai segala bentuk refleksi kritis atas paradigma-paradigma modern dan atas metafisika pada umumnya.Peran utama MSDM di perusahaan multinasional tipikal adalah untuk mendukung aktivitas-aktivitas perusahaan (dan fungsi SDM lokal) di setiap pasar domestik di mana perusahaan induk berada. Fungsi MSDM mungkin lebih baik didesentralisasi. Ketika perusahaan terlibat dalam industri global dan melaksanakan strategi bisnis mendunia, kebutuhan koordinasi dan sentralisasi untuk konsistensi kebijaksanaan dan praktik SDM mendunia akan menjadi lebih penting.(Kata Kunci: Postmodernisme, Sumber Daya Manusia)Federic Jameson mengartikan postmodernisme adalah logika cultural yang membawa transformasi dalam suasana kebudayaan umumnya. Ia mengaitkan tahapan-tahapan modernisme dengan kapitalis monopoli, sedang postmodernisme dengan kapitalisme pasca perang dunia kedua. Menurutnya, postmodernisme muncul berdasarkan dominasi teknologi reproduksi dalam jaringan global kapitalisme multinasional kini. Dengan demikian, istilah postmodernisme dipahami sebagai segala bentuk refleksi kritis atas paradigma-paradigma modern dan atas metafisika pada umumnya.Peran utama MSDM di perusahaan multinasional tipikal adalah untuk mendukung aktivitas-aktivitas perusahaan (dan fungsi SDM lokal) di setiap pasar domestik di mana perusahaan induk berada. Fungsi MSDM mungkin lebih baik didesentralisasi. Ketika perusahaan terlibat dalam industri global dan melaksanakan strategi bisnis mendunia, kebutuhan koordinasi dan sentralisasi untuk konsistensi kebijaksanaan dan praktik SDM mendunia akan menjadi lebih penting.(Kata Kunci: Postmodernisme, Sumber Daya Manusia)Federic Jameson mengartikan postmodernisme adalah logika cultural yang membawa transformasi dalam suasana kebudayaan umumnya. Ia mengaitkan tahapan-tahapan modernisme dengan kapitalis monopoli, sedang postmodernisme dengan kapitalisme pasca perang dunia kedua. Menurutnya, postmodernisme muncul berdasarkan dominasi teknologi reproduksi dalam jaringan global kapitalisme multinasional kini. Dengan demikian, istilah postmodernisme dipahami sebagai segala bentuk refleksi kritis atas paradigma-paradigma modern dan atas metafisika pada umumnya.Peran utama MSDM di perusahaan multinasional tipikal adalah untuk mendukung aktivitas-aktivitas perusahaan (dan fungsi SDM lokal) di setiap pasar domestik di mana perusahaan induk berada. Fungsi MSDM mungkin lebih baik didesentralisasi. Ketika perusahaan terlibat dalam industri global dan melaksanakan strategi bisnis mendunia, kebutuhan koordinasi dan sentralisasi untuk konsistensi kebijaksanaan dan praktik SDM mendunia akan menjadi lebih penting.(Kata Kunci: Postmodernisme, Sumber Daya Manusia)Federic Jameson mengartikan postmodernisme adalah logika cultural yang membawa transformasi dalam suasana kebudayaan umumnya. Ia mengaitkan tahapan-tahapan modernisme dengan kapitalis monopoli, sedang postmodernisme dengan kapitalisme pasca perang dunia kedua. Menurutnya, postmodernisme muncul berdasarkan dominasi teknologi reproduksi dalam jaringan global kapitalisme multinasional kini. Dengan demikian, istilah postmodernisme dipahami sebagai segala bentuk refleksi kritis atas paradigma-paradigma modern dan atas metafisika pada umumnya.Peran utama MSDM di perusahaan multinasional tipikal adalah untuk mendukung aktivitas-aktivitas perusahaan (dan fungsi SDM lokal) di setiap pasar domestik di mana perusahaan induk berada. Fungsi MSDM mungkin lebih baik didesentralisasi. Ketika perusahaan terlibat dalam industri global dan melaksanakan strategi bisnis mendunia, kebutuhan koordinasi dan sentralisasi untuk konsistensi kebijaksanaan dan praktik SDM mendunia akan menjadi lebih penting.(Kata Kunci: Postmodernisme, Sumber Daya Manusia)

Page 1 of 1 | Total Record : 9