cover
Contact Name
Raden Herdian Bayu Ash Siddiq
Contact Email
jitter@widyatama.ac.id
Phone
+62227275855
Journal Mail Official
jitter@widyatama.ac.id
Editorial Address
Jl. Cikutra no 204 A Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
JITTER (Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Terapan)
Published by Universitas Widyatama
Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Terapan (JITTER) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Universitas Widyatama, Bandung. Jurnal ini diterbitkan sebagai wahana sosialisasi dan diseminasi hasil penelitian bagi kalangan akademisi maupun masyarakat luas, pada bidang teknologi informasi dan terapannya. Bidang kajian dicakup meliputi sistem informasi, ilmu komputer, jaringan komputer, basis data, kecerdasan buatan, juga beberapa bidang teknik lainnya seperti Teknik Sipil, Teknik Mesin, Teknik Elektro dan Teknik Industri.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2017)" : 10 Documents clear
IMPLEMENTASI METODE PATTERN RECOGNITION UNTUK PENGENALAN UCAPAN HURUF HIJAIYYAH Ersa Triansyah; Youllia Indrawaty N
Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi Terapan Vol. 4 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (795.754 KB) | DOI: 10.33197/jitter.vol4.iss1.2017.144

Abstract

[Id] Pattern recognition memiliki kemampuan untuk mengenali suara dengan melakukan pengenalan pola suara melalui fitur-fitur sinyal suara yang kemudian dilakukan pengenalan pola melalui perbandingan pola suara uji dengan suara referensi. Untuk mendapatkan fitur-fitur sinyal suara, diperlukan metode untuk mengekstraksi sinyal suara sehingga fitur-fitur sinyal suara yang dibutuhkan terpenuhi. MFCC (Mel Frequency Cepstral Coefficients) merupakan alternatif metode untuk melakukan ektraksi sinyal yang menghasilkan koefisien cepstral dari sinyal suara. Koefisien cepstral sinyal suara dari hasil ektraksi tersebut, kemudian dilakukan perbandingan kesesuaian antara suara uji dan suara referensi. DTW (Dynamic Time Warping) salah satu algoritma untuk dapat melakukan perbandingan koefisien tersebut. Dalam kasus pegenalan ucapan huruf hijaiyyah umumnya dilakukan secara talaqqi (belajar intensif) antar seorang guru dengan murid, penilaian yang dilakukan bersifat subjektif berdasarkan kemampuan indera dari seorang guru, untuk itu aplikasi pengucapan huruf hijaiyyah merupakan salah satu alternatif untuk mengenali dan menguji kesesuaian ucapan secara objektif melalui penghitungan matematis dengan melakukan pengenalan pola suara. Dari pengujian yang telah dilakukan, dari 6 orang yang diuji melakukan pengucapan 29 huruf 3 tanda baca dan pengulang sebanyak 5 kali menghasilkan persentase kecocokan suara mencapai di atas 90 %, nilai threshold 1,3 Kata kunci: Speech Recognition, Pattern Recognition, MFCC, DTW, Hijaiyyah [En] Pattern recognition has ability to recognize voice by voice pattern recognition through voice signal features which then carried out voice pattern recognition through comparison of tester voice pattern with a reference voice. To get the sound signal features, it needs a method for extracting sound signal so that required sound signals features are fulfilled. MFCC is an alternative method to perform signal extraction which is produce cepstral coefficients of the sound signal. Cepstral coefficients of sound signal from the extraction then will be compared by the match between tester voice and reference voice. DTW is one of algorithm to do a comparison of the coefficients. In the case of introducing hijaiyyah generally talaqqi (intensively) conducted between a teacher and students, the appraisal is subjective based on the sensory capabilities of the teacher, therefore hijaiyyah pronunciation application is an alternative to identify and test the suitability of speech objectively through mathematical calculations by performing voice pattern recognition. From the testing that has been done, from 6 people tested do pronunciations 29 letters and punctuation repeater 3 to 5 times the yield percentage matches the sound reaches above 90%, a threshold value of 1.3.
PENGUKURAN TINGKAT KEMATANGAN TEKNOLOGI INFORMASI BERBASIS ITIL V.3 DI UNIVERSITAS JENDERAL ACHMAD YANI Rizal Dwiwahyu Pribadi; Yulison Herry Chrisnanto; Asep Id Hadiana; Wina Witanti
Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi Terapan Vol. 4 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.169 KB) | DOI: 10.33197/jitter.vol4.iss1.2017.145

Abstract

[Id]Penggunaan Teknologi Informasi (TI) dalam perguruan tinggi sangatlah bermanfaat jika diterapkan dengan tujuan, visi, dan misi organisasi. Unjani (Universitas Jenderal Achmad Yani) merupakan perguruan tinggi yang telah menerapkan teknologi informasi dalam proses operasionalnya yang disesuaikan dengan tujuan, visi, dan misi organisasi. Dalam pencapaian visi organisasi maka penggunaan TI dalam organisasi harus selalu diawasi sehingga layanan yang diberikan kepada pengguna dapat maksimal. Pengukuran teknologi informasi dan komunikasi dilakukan menggunakan ITIL V.3, alasannya adalah metode tersebut lebih mudah digunakan karena sifatnya yang merekomendasikan sehingga organisasi yang telah mengimplementasikan ITIL V.3 hampir berbeda antara satu dengan yang lain. Tujuan dan hasil penelitian tersebut adalah untuk mengetahui tingkat kematangan TI yang dimiliki oleh Unjani sehingga Unjani dapat melakukan perbaikan untuk mencapai level kematangan optimal sesuai dengan standar ITIL.?[En]The use of Information Technology (IT) in universities is very useful if applied to the goals, vision, and mission of the organization. Unjani is a college that has applied information technology in its operational process that is aligned to the purpose, vision, and mission of organization. In achieving the vision of the organization then the use of IT in the organization should always be supervised so that services provided to users can be maximized. Measurement of information and communication technology is done using ITIL V.3, the reason is that it is easier to use because of its recommendation so that organizations that have implemented ITIL V.3 are almost different from each other. The purpose and result of this research is to know the level of IT maturity owned by Unjani so that Unjani can make improvements to achieve optimal maturity level according to ITIL standard.
EVALUASI PENGARUH FUNGSI PEMETAAN TERHADAP KINERJA DAN KONSUMSI DAYA CACHE MEMORY Tati Erlina; Rahmi Eka Putri
Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi Terapan Vol. 4 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.862 KB) | DOI: 10.33197/jitter.vol4.iss1.2017.146

Abstract

Menciptakan komputer yang berkinerja tinggi dan mengkonsumsi daya minimal merupakan salah satu fokus yang menjadi tren penelitian dalam bidang arsitektur komputer belakangan ini. Diketahui bahwa sejumlah faktor berpengaruh dalam menentukan kinerja dan konsumsi daya dari setiap elemen pembangun komputer dan pada akhirnya mempengaruhi kinerja dan konsumsi daya sebuah komputer secara keseluruhan. Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari fungsi pemetaan (mapping techniques) sebagai salah satu jenis elemen perancangan yang diterapkan pada sebuah cache memory terhadap kinerja dan konsumsi daya dari cache memory dengan mensimulasikannya pada SMPCache dengan berbagai macam benchmark dan CACTI.[En]Creating high performance computers which consume minimal power is one of the focus and has become the trend of research in the field of computer architecture lately. It has been known that a number of factors influence the determination of the performance and power consumption of each of the building elements of the computer and ultimately affect the performance and overall power consumption of a computer. The focus of this research is to find out how much mapping functions as one of the type of design elements applied to a cache memory influence the performance and power consumption of the cache memory by simulating various configuration elements of the design in SMPCache with various benchmarks and CACTI.
PENYELERASAAN PERENCANAN MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DENGAN RENCANA STRATEGIS ORGANISASI Ai Rosita; Falaha Suprapto
Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi Terapan Vol. 4 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.352 KB) | DOI: 10.33197/jitter.vol4.iss1.2017.147

Abstract

[Id]Pengelolaan sumber daya manusia (SDM) merupakan hal yang penting di setiap organisasi. SDM berperan besar dalam mendukung keberhasilan visi dan misi organisasi, namun tanpa perencanaan yang memadai maka seringkali kapabilitas SDM justru menghambat tercapainya tujuan organisasi. Proses manajemen SDM sama halnya seperti manajemen pada umumnya yang dimulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Pada fase perencanaan, idealnya harus sinergis dengan perencanaan strategis organisasi.? Konsep ini berlaku umum baik pada organisasi pendidikan, kemasyarakatan, maupun organisasi bisnis pada umumnya. Pada penelitian ini, akan dipaparkan pendekatan praktis dalam perencanaan manajemen SDM yang selaras dengan perencanaan strategis organisasi. Perencanaan ini dilakukan melalui 5 tahap yaitu visioning, analisis, planning, implementation, dan evaluation. Sebagai contoh, proses ini diterapkan pada organisasi pendidikan (universitas/perguruan tinggi).? Hasilnya adalah contoh rencana kegiatan strategis manajemen SDM untuk 2 tahun akademik.[En]Management of human resources (HR) is an important thing in every organization. HR plays a major role in supporting the achievement of the organizational goals. The HR management process is the same as general management that starts from planning, implementation and evaluation. In the planning phase, ideally should be synergistic with organizational strategic planning. This concept applies generally both to educational, community, and business organizations in general. In this research, we will discussed a practical approach in the planning of human resources management that is aligned with organizational strategic planning. This planning is done through 5 stages of visioning, analysis, planning, implementation, and evaluation. As a case study, this approach is applied to create HR managemen plan in educational organizations (universities / colleges). The result is a draft of a strategic HR management plan for 2 academic years.
SISTEM PAKAR PENENTUAN JENIS PLANKTONIC FORAMINIFERA BERBASIS WEB DENGAN METODE FORWARD CHAINING Daniel Alexander Octavianus Turang
Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi Terapan Vol. 4 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (828.424 KB) | DOI: 10.33197/jitter.vol4.iss1.2017.148

Abstract

[Id]Mikropaleontologi merupakan salah satu cabang dari ilmu paleontologi yang mempelajari mikrofosil. Salah satu pengetahuan yang terdapat pada ilmu mikropaleontologi adalah planktonic foraminifera (fosil plankton). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Forward Chaining. Sistem yang akan dibangun merupakan suatu sistem informasi yang berbasis komputer dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence) yang berfungsi sebagai sistem alat bantu atau pemberi rekomendasi dari proses identifikasi planktonic foraminifera kepada user. Data rekomendasi yang dihasilkan oleh sistem ini dilengkapi dengan nama spesies planktonic foraminifera, nama genus,? gambar planktonic foraminifera, beserta sifat-sifat fisik dari planktonic tersebut sehingga user dapat mengetahui spesies planktonic foraminifera apa yang ditemukan. Sistem akan menganalisa jawaban dari setiap pertanyaan yang diberikan, sehingga diperoleh hasil dari identifikasi berdasarkan basis pengetahuan yang ada dalam sistem pakar ini. Tugas dari user hanya memasukkan planktonic foraminifera apa saja yang terdapat pada batuan tersebut. Dan setelah itu, sistem akan menghitung range umur relatif berdasarkan range umur dari setiap planktonic foraminifera yang telah dimasukkan.[En]Micropaleontology is one of the branches of the science of paleontology which studies Microfossils. One of the knowledge contained on the planktonic foraminifera is micropaleontology science (fossils of plankton). The methods used in this research is a method of Forward Chaining. The system to be built is a computer-based information system by utilizing the technology of artificial intelligence that serves as the system tools or giver recommendations of the identification process planktonic foraminifera to the user. Data recommendations generated by the system is equipped with a planktonic foraminifera species name, genus name, images of planktonic foraminifera, along with the physical properties of the planktonic so the user can identify the species of planktonic foraminifera what was found. The system will analyze your answers to each question are given, so that the obtained results from identification based on the existing knowledge base in expert system. The task of the user only put in planktonic foraminifera anything contained on these rocks. And after that, the system will calculate the relative age range upon range of planktonic foraminifera of any age that have been entered.
KONSEP PARADIGMA PENERAPAN NIST DAN API DALAM MANAJEMEN RESIKO PADA PERBANKAN Ova Nurisma Putra
Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi Terapan Vol. 4 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.135 KB) | DOI: 10.33197/jitter.vol4.iss1.2017.149

Abstract

[Id] Indonesia adalah negara yang memiliki kekayaan alam nomor satu di dunia, yang sebenarnya memiliki potensi untuk menjadi negara maju, tapi sayangnya banyak hambatan-hambatan yang menghalangi kemajuan tersebut. Salah satu faktornya adalah kondisi keuangan yang sampai saat ini menjadi masalah yang sangat serius. Perbankan sendiri merupakan perantara keuangan dari dua pihak, yakni pihak yang kelebihan dana dan pihak yang kekurangan dana. Hal tersebut tercermin pada UU RI no. 10 tahun 1998, tanggal 10 November 1998 yang menjelaskan mengenai Perbankan. Menurut? UU RI no. 10 tahun 1998 yang dimaksud dengan BANK adalah adan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkan dana dari masyarakat dalam bentuk kredit atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka? meningkatkan taraf hidup rakyat banyak Seperti pada pengertiannya, yang pada intinya perbankan merupakan badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkannya kembali ke masyarakat. Dalam upaya menekan dan mengelola resiko pada perbankan, maka perlu adanya usulan konsep paradigma framework manajemen resiko yaitu framework National Institute of Standards and Technology (NIST) yang harus diselaraskan dengan 6 pilar Arsitektur Perbankan Indonesia (API). Hal ini bertujuan untuk menjadikan sistem perbankan yang sehat, kuat dan efisien guna menciptakan kestabilan sistem keuangan dalam rangka membantu pertumbuhan ekonomi nasional. [En] Indonesia is a country that has the world's number one natural wealth, which actually has the potential to become a developed country, but unfortunately many of the obstacles that hinder the progress. One of the factors is the financial condition which until now became a very serious problem. Banking itself is a financial intermediary of two parties, namely the excess funds and the lack of funds. This is reflected in the RI Law no. 10 of 1998, dated November 10, 1998 which describes Banking. According to RI Law no. 10 year 1998 referred to BANK is "a business entity that collects funds from the public in the form of deposits and channel funds from the community in the form of credit or other forms in order to improve the standard of living of many people". As in the sense, in essence banks are business entities that raise funds from the community and channel it back into society. In an effort to suppress and manage risk in banking, it is necessary to propose the concept of a risk management framework paradigm that is the National Institute of Standards and Technology (NIST) framework that must be aligned with the 6 pillars of the Indonesian Banking Architecture (API). It aims to make the banking system healthy, strong and efficient in order to create financial system stability in order to help the growth of national economy.
COMPUTER BASED TEST (CBT) PADA SEKOLAH TINGGI TARAKANITA JAKARTA MENGGUNAKAN METODE COMPUTERIZED FIXED-FORM TEST (CFT) Petrus Dwi Ananto Pamungkas
Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi Terapan Vol. 4 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.481 KB) | DOI: 10.33197/jitter.vol4.iss1.2017.150

Abstract

[Id] Ujian merupakan salah satu tahapan yang biasa digunakan untuk mengevaluasi kemampuan seseorang dalam melakukan serangkaian kegiatan. Dalam serangkaian kegiatan pembelajaran di Sekolah Tinggi Tarakanita juga perlu suatu tahapan dalam mengukur kemampuan seorang mahasiswa. Tahapan ujian tersebut dilakukan dua kali dalam satu semester, yaitu ujian tengah semester dan ujian akhir semester. Dengan jumlah sekitar 900 mahasiswa, setiap ujian berlangsung maka Sekolah Tinggi Tarakanita harus menyiapkan sekitar 64.800 sampai 108.000 lembar kertas atau sekitar 130 sampai 216 rim kertas ukuran F4 (folio) yang hanya digunakan saat ujian berlangsung. Setelah kegiatan ujian selesai maka lembaran soal ujian tidak digunakan dan akan ditumpuk dalam gudang. Selain mendukung program pemerintah dalam kampanye o Green/em> ternyata soal ujian berbasis Computer Based Test (CBT) juga mampu menghemat biaya sampai 80% untuk setiap kali kegiatan ujian berlangsung. Melalui integrasi Learning Management System (LMS) yang dibangun di Sekolah Tinggi Tarakanita maka soal ujian berbasis Computer Based Test (CBT) ini dapat dilaksanakan dengan baik. Dengan menggunakan metode penelitian eksperimen maka dirancang sebuah aplikasi soal ujian berbasis Computer Based Test (CBT). Sedangkan metode pengembangan aplikasi yang digunakan adalah waterfall model dengan black box testing sebagai metode yang dipilih untuk pengujian aplikasi. Adapun hasil ujicoba aplikasi menunjukkan bahwa soal ujian berbasis Computer Based Test (CBT) dapat dilaksanakan dengan baik melalui dukungan sarana dan prasarana yang sudah tersedia. Bahkan hasil ujian pun dapat langsung diketahui beserta lokasi benar dan salah ada di nomor mana saja. Oleh karena itu, aplikasi ini juga dapat digunakan sebagai latihan dalam persiapan menghadapi ujian. [En] The test is one of the stages used to evaluate a person's ability to perform a series of activities. In a series of learning activities at Sekolah Tinggi Tarakanita also need a step in measuring ability of a student. Stages of the exam is done twice in one semester, the midterm exam and the final exam of the semester. With about 900 students, each exam is ongoing so Tarakanita High School must prepare around 64,800 to 108,000 sheets of paper or about 130 to 216 reams of F4 size (folio) paper that is only used during the test. After the exam is over, the exam sheet is not used and will be stacked in the warehouse. In addition to supporting government programs in the campaign "Go Green" was a matter of test based Computer Based Test (CBT) is also able to save costs up to 80% for each time the examination takes place. Through the integration of Learning Management System (LMS) built at Tarakanita High School, this Computer Based Test (CBT) based test can be implemented well. By using the experimental research method then designed an application test questions based on Computer Based Test (CBT). While the application development method used is waterfall model with black box testing as the method chosen for testing the application. The results of the application test show that the question of Computer Based Test (CBT) based test can be done well through the support of facilities and infrastructure that are already available. Even the test results can be directly known along with the correct location and wrong in any number. Therefore, this application can also be used as an exercise in preparation for exams.
OPTICAL CHARACTER RECOGNITION JEPANG MENGGUNAKAN MATRIKS POPULASI PIKSEL DAN L1-METRIC Ade Setiawan; Kristien Margi Suryaningrum
Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi Terapan Vol. 4 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.631 KB) | DOI: 10.33197/jitter.vol4.iss1.2017.151

Abstract

[Id]Aksara Hiragana dan Katakana merupakan bahasa yang berasal dari negara Jepang. Bahasa Jepang juga telah menyebar di Indonesia khususnya dalam pembelajaran. Namun dikarenakan bahasa Jepang bukanlah bahasa dari daerah Indonesia dan bukan bahasa Internasional maka bahasa ini sulit dipelajari dan dibaca bagi seorang pemula yang ingin mempelajari bahasa tersebut. Oleh karena itu, diperlukan sebuah sistem yang dapat membaca aksara Jepang. Penelitian ini akan difokuskan pada perancangan aplikasi pengenalan karakter optik aksara Jepang dengan menggunakan fitur matriks populasi piksel dan l1-metric distance dalam melakukan pengenalan pada citra aksara Jepang dimana fitur matriks populasi piksel digunakan untuk mendapatkan fitur dari karakter dan l1-metric distance untuk pengukuran jarak. Serta dalam membangun aplikasi digunakan bahasa pemograman java. ?Proses dalam penelitian ini terdiri dari 4 tahap yaitu pre-processing, segmentasi, ekstrasi fitur, dan pengukuran jarak. Pre-processing dilakukan dengan proses binerisasi. Segmentasi dilakukan dengan segmentasi karakter dalam sebuah kata. Ekstrasi fitur dilakukan untuk mendapatkan fitur dari aksara. Pengukuran jarak dilakukan untuk menghitung selisih antara data yang diuji dengan data yang terdapat dalam basis data lalu membandingkan dimana jarak yang terkecil merupakan data sampel yang mendekati data uji.Hasil pengujian yang dilakukan dengan fitur matriks populasi piksel dan l1-metric distance menunjukan bahwa 82,61% aksara jepang dengan jenis font yang berbeda dengan data sampel berhasil dikenali. Namun masih 17,39% masih terdapat kegagalan dalam mengenali aksara tersebut. Kegagalan ini dikarenakan proses binerisasi dan segmentasi yang kurang baik dimana proses binerisasi kadang menghilangkan piksel-piksel yang seharusnya tidak hilang dan segmentasi kurang mampu memisahkan per karakter.[En]Hiragana and Katakana is a language that comes from Japan. Japanese language has spread in Indonesia especially in learning. But because of Japanese language is not a language from Indonesia and not International language then this language is difficult to learn and read for a beginner who wants to learn the language. Therefore, it takes a system that can read Japanese script. This research will be focused on design application of optical character recognition of Japanese scriptby using pixel population matrix and l1-metric distance in the introduction of Japanese image where pixel population matrix is used to obtain feature of character and l1-metric distance for distance measurement. And in building applications used java programming language. The process in this research consists of 4 stages of pre-processing, segmentation, feature extraction, and distance measurement. Pre-processing is done by binary process. Segmentation is done by segmenting characters in a word. Feature extraction is done to get the feature of the script. Distance measurements are performed to calculate the difference between the data tested and the data contained in the database and then compare where the smallest distance is the sample data close to the test data. The test results were performed with the pixel population matrix and l1-metric distance indicates that 82.61% japanese characters with different font types with sample data are identified. But still 17.39% there are still failures in recognizing the script. This failure is due to the poor binary and segmentation process where the binary process sometimes removes the pixels that should not be lost and the segmentation is less able to separate per character.
ANALISIS DAN EVALUASI TINGKAT KEAMANAN JARINGAN KOMPUTER NIRKABEL (WIRELESS LAN); STUDI KASUS DI KAMPUS STMIK MATARAM Lalu Delsi Samsumar; Karya Gunawan
Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi Terapan Vol. 4 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.292 KB) | DOI: 10.33197/jitter.vol4.iss1.2017.152

Abstract

[Id]Perkembangan teknologi informasi saat ini telah berkembang dengan sangat pesat, terutama dalam hal penggunaan jaringan komputer nirkabel. Penggunaan teknologi internet semakin banyak dan tidak terkontrol, hal ini disebabkan karena banyaknya pengguna internet di dunia, dan hampir semua lapisan masyarakat mengetahui tentang adanya internet dan cara mengaksesnya. Fenomena saat ini, banyak instansi-instansi pemerintah maupun swasta yang telah memanfaatkan teknologi nirkabel untuk mengkoneksikan perangkatnya, sehingga dapat menyelesaikan tugas-tugasnya dengan cepat. Namun hal ini membuat seorang administrator jaringan komputer untuk berfikir dan bekerja keras dalam membangun sebuah koneksi yang bersifat secure dan private.Seiring dengan perkembangan teknologi tersebut dibutuhkan kemampuan untuk dapat memecahkan persoalan-persoalan yang semakin kompleks dan rumit seperti persoalan terkait dengan keamanan jaringan komputer khusunya jaringan yang berbasis jaringan nirkabel. Untuk memelihara dan menjaga stabilitas jaringan agar tetap memadai dibutuhkan evaluasi dan analisis penilaian secara berkala. Penelitian ini menghasilkan sebuah model sebagai hasil dari penilaian yang dapat digunakan sebagai referensi untuk mengembangkan dan meningkatkan keamanan akses jaringan komputer nirkabel pada jaringan kampus STMIK Mataram.[En]The development of information technology has now grown very rapidly, especially in the case of the use of wireless computer networks. The use of internet technology more and more uncontrolled, this is due to the number of internet users in the world, and almost all levels of society know about the Internet and how to access it. The current phenomenon, many government agencies and private companies that have taken advantage of wireless technology to connect the device, so it can complete the tasks quickly. But this makes a computer network administrator to think and work hard in building a connection that is secure and private.Along with the development of these technologies required the ability to be able to solve the problems of increasingly complex and complicated such as issues related to the security of computer networks, especially network-based wireless network. To maintain and maintain network stability in order to be adequate, regular evaluation evaluations are required. This study produced a model as a result of the assessment that can be used as a reference to develop and improve the security of wireless computer network access on the campus network STMIK Mataram.
APLIKASI E-LEARNING MENGGUNAKAN TREE VIEW Iwan Rijayana
Jurnal Ilmiah Teknologi Infomasi Terapan Vol. 4 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Widyatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.154 KB) | DOI: 10.33197/jitter.vol4.iss1.2017.153

Abstract

[Id]Beberapa negara maju telah lama menerapkan komputer dan ICT dalam lingkungan pembelajaran baik intranet maupun internet, dan dalam bentuk Computer Aided Learning (CAL) maupun Intelligent Tutorial System (ITS). Berdasarkan pengamatan institusi pendidikan Sekolah Menengah Umum di Indonesia telah memanfaatkan fasilitas komputer untuk keperluan pembelajarannya, salah satunya adalah menggunakan sarana pembelajaran e-learning. Dalam penelitian ini di bangun suatu perangkat lunak Self Learning Centre (SLC) yang bertujuan untuk mendukung proses pembelajaran dan memantau perkembangan siswa secara on-line dengan menggunakan metode Asyncronous Learning.Aplikasi e-learning dengan menggunakan tree view sebagai alat bantu proses pembelajaran di SMU ini di buat dengan menggunakan Macromedia Dreamwaver MX, bahasa pemogramman PHP, Java Script dan database menggunakan MySQL, dan? perancangan sistemnya menggunakan UML (Unified Modelling Language).Berdasarkan hasil implementasi, dapat di simpulkan bahwa Aplikasi e-learning SLC dapat membantu siswa dan guru dalam menggunakan materi paper based menjadi computer based yang lebih dinamis. Selain itu juga SLC dapat dijadikan salah satu fasilitas untuk menyajikan materi terstruktur dengan menggunakan tree view dan untuk melihat hasil perkembangan siswa berupa statistik dan grafik. Untuk perkembangan aplikasi ini materi dan soal-soal yang ditampilkan sebaiknya di update secara periodik yang sesuai dengan kebutuhan siswa.Kata Kunci : E-Learning, TreeView, SLC, Asynchronous learning[En]Some developed countries implemented computer and ICT in learning environment both intranet and internet, and in the form of Computer Aided Learning (CAL) and Intelligent Tutorial System (ITS). Based on the observations, some of high school education institutions in Indonesia have utilized computer facilities for learning purposes, such as using e-learning tools. In this research we built a Self Learning Center (SLC) software that aims to support the learning process and monitor the progrss of students learning on-line using Asyncronous Learning method.The e-learning application is built using tree view as a tool of learning process. It was created using Macromedia Dreamwaver MX, PHP programming language, Java Script and MySQL database.Based on the results of implementation, it can be concluded that the SLC e-learning application can help students and teachers to swift from paper-based materials to computer based. In addition SLC can be used as one of the facilities to present the material structured using tree view and to see the results of student progress by presenting statistics and graphs

Page 1 of 1 | Total Record : 10