cover
Contact Name
Nuristiqamah Awaliyahputri B
Contact Email
jurnaltazkiya@uinsu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaltazkiya@uinsu.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan (Jl. Williem Iskandar Pasar V Medan Estate, 20731)
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 20864191     EISSN : 28073959     DOI : 10.30829
Core Subject : Religion, Education,
Focuses on providing opportunities for researchers in the field of education, especially the results of research and research that are relevant to Islamic Education to be published. As for the scope of Islamic Education that is meant is: Islamic Education Islamic Education Management History of Islamic Education Islamic Education Curriculum Islamic Education Institutions Islamic Educational Psychology Character Education in Islam Learning Process Etc.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "vol 9, no 1 (2020): tazkiya" : 8 Documents clear
URGENSI PERILAKU NABI MUHAMMAD TERKAIT PENDIDIKAN ISLAM Arsyad, Junaidi
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 1 (2020): Tazkiya
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.729 KB) | DOI: 10.30829/taz.v9i1.748

Abstract

Studi ini berusaha menyingkap bagaimana perilaku Nabi dalam kehidupannya sehari-hari akan berpengaruh terhadap pendidikan Islam terutama bagi seorang guru yang dapat menjadikan perilaku Nabi tersebut menjadi sebuah kompetensinya ketika ingin menjadi guru yang profesional. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan pendekatan sejarah sosial. Data yang diperoleh akan dianalisis dan disajikan secara deskriptif dengan cara memilih topik, mengumpulkan sumber, memverifikasi data, menginterpretasikannya dan untuk selanjutnya dilakukan rekonstruksi agar menjadi penjelasan yang utuh dan komprehensif sehingga mudah dimengerti dan dipahami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat enam perilaku keseharian yang ada pada diri Nabi Muhammad Saw. terkait pendidikan Islam, antara lain, satunya kata dengan perbuatan, yang kesemuanya itu menjadi teladan bagi segenap guru dan pendidik. Dengannya diharapkan dapat menjadi panduan dan tuntunan dalam pelaksanaan proses kegiatan belajar mengajar maupun kegiatan kependidikan yang dilakukannya sehari-hari. Kata Kunci: Perilaku Nabi, Pendidikan, Islam
PENGARUH KOMUNIKASI, KOHESIVITAS DAN KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN (MGMP) DI MAN 2 MODEL MEDAN Nasution, Rosliana
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 1 (2020): Tazkiya
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (704.848 KB) | DOI: 10.30829/taz.v9i1.753

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi terhadap kinerja MGMP di MAN 2 Model Medan; mengetahui pengaruh kohesivitas terhadap kinerja MGMP di MAN 2 Model Medan dan mengetahui pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja MGMP di MAN 2 Model Medan serta mengetahui pengaruh komunikasi, kohesivitas, dan kepemimpinan secara bersamaan terhadap kinerja MGMP di MAN 2 Model Medan. Adapun tempat dilakukannya penelitian ini adalah di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Model Medan Jl. Wilem Iskandar Kec. Medan Tembung, Medan Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, populasi penelitian ini adalah seluruh guru MAN Model 2 Medan yang berjumlah 100 orang. Adapun sampel dari penelitian ini berjumlah 50 orang atau setengah dari jumlah populasi. Penelitian yang terdiri dari empat variabel ini diukur dengan menggunakan teknik angket yaitu dengan menyusun daftar kuisioner dan selanjutnya disebarkan kepada responden untuk mereka jawab. Tiap variabel ditentukan dalam beberapa indikator yang pemilihannya berdasarkan kajian teori. Data dari hasil penelitian ini diolah dan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis variasi (anava) dua jalan yang melibatkan tiga variabel independen yaitu pengaruh komunikasi (X 1), Kohesivitas (X2), dan Kepemimpinan (X3), serta satu variabel dependen yaitu Kinerja MGMP (Y). Berdasarkan hasil analisis yang telah dibahas ditemukan pengaruh Komunikasi, Kohesivitas, dan Kepemimpinan terhadap Kinerja MGMP di MAN 2 Model Medan. dengan demikan dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: Secara parsial komunikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja MGMP MAN 2 Model Medan. Secara parsial kohesivitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja MGMP MAN 2 Model Medan. Secara parsial kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja MGMP MAN 2 Model Medan. Secara simultan komunikasi, kohesivitas, dan kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan sebesar 0.056% terhadap kinerja MGMP MAN 2 Model Medan Medan. Artinya terdapat 90 % variabelvariabel lain yang mempengaruhi kinerja MGMP MAN 2 Model Medan Kata kunci: Komunikasi, Kohesivitas, Kepemimpinan, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) di MAN 2 Model Medan
RELASI MASLAHAT MURSALAH DENGAN MAQOSHID SYARI’AH DALAM PENETAPAN HUKUM FIKIH Azhar, Ihsan Satrya
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 1 (2020): Tazkiya
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.73 KB) | DOI: 10.30829/taz.v9i1.749

Abstract

This article aims the relationship between Maslahat Mursalah and Maqoshid Syari’ah and its application in fiqh. Even many Islamic scholars refuse to be said that they use Masalhat Mursalah independently, but actually they do so. Maqoshid Syari’ah is very important to Maslahat Mursalah as Maqoshid Syari’ah be come the guidance for it. Using maqoshid Syaria’ah will also avoid the scholars from just using the reason as the only tool in ijtihad. Using Maqoshid Syari’ah will also adjust the maslahat in it. Maqasid shariah provides the knowledge, understanding and justification for the principles of shariah. The aims of maqasid shariah is to benefit and protect the Ummah generally, and to discipline and structure the living in accordance with the Islamic values and principles as pronounced in the Quran and Sunnah. There are five objectives of Syariah : Protection of Faith or religion (din) Protection of Life (nafs) Protection of Lineage (nasl) Protection of Intellect ('aql) Protection of wealth (maal).Keywords: maslahat, the objectives of Syariah, ijtihad.
KONSEP DASAR DAN TUJUAN PENDIDIKAN DALAM ISLAM: TA’LIM, TARBIYAH DAN TA’DIB Jaya, Farida
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 1 (2020): Tazkiya
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (861.979 KB) | DOI: 10.30829/taz.v9i1.750

Abstract

Konsep ta’dib yang digagas al-Attas adalah konsep pendidikan Islam yang bertujuan menciptakan manusia beradab dalam arti yang komprehensif. Pengertian konsep ini dibangun dari makna kata dasar adaba dan derivasinya. Makna addaba dan derivasinya, bila maknanya dikaitkan  satu sama lain, akan menunjukkan pengertian pendidikan yang integratif
KOMUNIKASI DALAM AL-QUR’AN DAN KAITANNYA DENGAN PENDIDIKAN Asad, Asad
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 1 (2020): Tazkiya
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.034 KB) | DOI: 10.30829/taz.v9i1.746

Abstract

Education and learning is a process never be separated from communication activities. It can be said, learning is a communication activity itself, because teaching is conveying subject matter by educators and recipients of material by students. This activity is communication. Accordance with the understanding of the communication namely; sending and receiving messages or news between two or more people, where messages are sent by the teacher and received by students. (Anton M. Mulyono, Editor "Big Indonesian Dictionary), Jakarta Balai Pustaka, 1995 : 454. Therefore, the teacher as an educator also needs to master communication techniques so that he can communicate the subject matter to students properly and correctly. Kata kunci : Komunikasi, al-Qur’an, Pendidikan.
PENDIDIKAN INKLUSIF DI LEMBAGA PENDIDIKAN Khairuddin, Khairuddin
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 1 (2020): Tazkiya
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (647.63 KB) | DOI: 10.30829/taz.v9i1.751

Abstract

Tujuan akhir dari semua upaya di atas adalah kesejahteraan para anak  yang memperoleh segala haknya sebagai warga negara. Apakah penempatan anak-anak penyandang cacat di sekolah reguler saat ini akan benar-benar baik bagi kesejahteraannya, kita membutuhkan waktu untuk membuktikannya; tetapi kita dapat percaya itu akan terjadi selama mereka diberi dukungan yang tepat sebagaimana dirancang bagi mereka.
KONSEP PENDIDIKAN AKHLAK MENURUT IBNU MISKAWAIH Rasyid, Miswar
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 1 (2020): Tazkiya
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (861.979 KB) | DOI: 10.30829/taz.v9i1.747

Abstract

Ibn Miskawaih had advantages in the field of moral philosophy, because since his youth, he had studied Persian and Greek morals. According to Ibn Miskawaih, morality is a state of the soul that invites a person to do actions without thinking and calculated beforehand. So that it can be used as human nature and the results of the exercises that have been done, to become the nature of self that can give birth to good khuluq. Miskawaih is not only a philosopher but he is a moralist, literary, chemist, historian. So the work he produces is not only about one scientific aspect. According to Ibn Miskawayh, the goal of moral education is the realization of an inner attitude that is capable of spontaneously encouraging all the good deeds to be born so as to achieve perfection and obtain true and perfect happiness. The aim of moral education formulated by Ibn Miskawaih is the realization of inner attitude which is able to encourage spontaneously to give birth to all good-value deeds. So as to achieve perfection and obtain perfect and complete true happiness, including the happiness of human life in the broadest sense. Keyword: Education, Morals And Ibn Miskawaih.
MASA PERKEMBANGAN DAN PEMBUKUAN QAWAID FIQHIYYAH Saragih, Sokon
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 1 (2020): Tazkiya
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.294 KB) | DOI: 10.30829/taz.v9i1.752

Abstract

Sejarah perkembangan Qawa' id Al- fiqihiyyah bermula dari keadaan dimana Rasulullah harus menjelaskan suatu penyelesaian permasalahan pada masanya di mana penyelesainnya tidak terdapat dalam al-Qur'an sehingga hams dengan istinbat Rasulullah Saw. Setelah Rasul wafat kaidah fiqh (qawa' id al-fiqihiyyah) terus berkembang hingga saat ini. Pada periode Rasulullah Saw, otoritas tertinggi dalam pengambilan hukum dipegang oleh Rasulullah Saw.

Page 1 of 1 | Total Record : 8