cover
Contact Name
Nuristiqamah Awaliyahputri B
Contact Email
jurnaltazkiya@uinsu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaltazkiya@uinsu.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan (Jl. Williem Iskandar Pasar V Medan Estate, 20731)
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 20864191     EISSN : 28073959     DOI : 10.30829
Core Subject : Religion, Education,
Focuses on providing opportunities for researchers in the field of education, especially the results of research and research that are relevant to Islamic Education to be published. As for the scope of Islamic Education that is meant is: Islamic Education Islamic Education Management History of Islamic Education Islamic Education Curriculum Islamic Education Institutions Islamic Educational Psychology Character Education in Islam Learning Process Etc.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 2 (2020): Tazkiya" : 9 Documents clear
TUJUAN PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF HADIS Al Farabi, Mohammad
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 2 (2020): Tazkiya
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (840.606 KB) | DOI: 10.30829/taz.v9i2.834

Abstract

The existence of Hadith as a source of teachings conveyed by the Prophet occupies a very important position in providing guidance in determining the direction and goals of education. In many aspects, various Hadiths have given signals and explanations about the importance of shaping the human personality to become a complete Muslim (insan kamil) as the ultimate goal of Islamic Education. Through the content analysis method, ths article aims to explore the content of the Hadith which directs the development of individual basic potentials towards the formation of a complete personality, so that it can help educators and education administrators succeed in delivering students to achieve the true goals of Islamic education.Keywords: Educational Objectives, Hadis, Islamic Education.
PARADIGMA BARU PENDIDIKAN ISLAM: SUATU UPAYA MENEMUKAN SISTEM PENDIDIKAN ISLAM IDEAL Daulai, Afrahul Fadhila
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 2 (2020): Tazkiya
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.479 KB) | DOI: 10.30829/taz.v9i2.839

Abstract

Dalam upaya meningkatkan kualitas Pendidikan Islam baik dari segi sarana prasarana, metodologi mengajar, dan sumber daya manusia (guru) di butuhkan paradigma baru Pendidikan Islam. Paradigma baru maksudnya mencari pemikiran pemikiran baru atau gagasan gagasan di bidang pendidikan sehingga Pendidikan Islam lebih maju dan berkembang di masa depan serta mampu bersaing dengan perguruan tinggi lain.Pemikiran- pemikiran baru tersebut, yaitu sistem Pendidikan Islam tidak hanya berorientasi pada ilmu ilmu agama saja tetapi juga harus berorientasi pada ilmu pengetahuan umum dan iptek. Karena itu, dalam kurikulum Pendidikan Islam dimasukkan persoalan persoalan iptek, seperti matematika, kimia, fisika, biologi dan lainnya. Untuk merealisasikan ide itu, para guru dan dosen hendaknya ahli di bidangtnya, terampil, kritis, analitis, profesional dan selalu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan terutama bidang pendidikan.
PERSONALITI NABI MUHAMMAD SAW DAN PENGARUHNYA BAGI PENDIDIKAN ISLAM Arsyad, Junaidi
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 2 (2020): Tazkiya
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.291 KB) | DOI: 10.30829/taz.v9i2.835

Abstract

Penelitian ini membahas bagaimana personaliti Nabi Muhammad Saw. dan bagaimana pula pengaruhnya bagi pendidikan Islam. Hal ini didasari dari keberhasilan beliau mendidik para sahabat dengan dasar pendidikan yang sesuai dengan tuntutan ruh, jiwa dan fitrah manusia, sehingga para pengikutnya mampu menjadi pemimpin dunia untuk berabad-abad lamanya ketika mereka berpegang teguh dengan dasar-dasar tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis. Dengan metode deskriptif tersebut dapat dijelaskan suatu gejala, kejadian maupun peristiwa yang terjadi pada saat sekarang dimana peneliti berusaha untuk memotret peristiwa dan kejadian yang menjadi pusat perhatian untuk kemudian digambarkan apa adanya dengan mengumpulkan bahan-bahan bacaan yang diperlukan, memilah dan memilih bahan bacaan yang relevan, menelaah bahan-bahan bacaan, kemudian membuat kerangka tulisan, untuk selanjutnya dipaparkannya secara sistematis, mendalam, dan komprehensif terkait personaliti Nabi Muhammad Saw. dan pengaruhnya bagi pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima personaliti Nabi Muhammad Saw. yang berpengaruh pada pendidikan Islam yakni budi pekerti yang paripurna, baik dan belas kasih, murah hati dan dermawan, santun dan berwibawa serta zuhud, qona’ah dan tidak berlebihan. Begitu kuatnya pengaruh personaliti tersebut menjadikan begitu semaraknya kebangkitan ilmu pengetahuan dan pendidikan Islam sebagaimana yang ditoreh dalam tinta emas sejarah sebagaimana dalam tulisan ini.Kata Kunci: Personality, Pendidikan, Islam
NILAI-NILAI PENDIDIKAN AKHLAK MENURUT UMAR BIN AHMAD BARAJA DALAM KITAB AL-AKHLAQI LIL BANIN Nasution, Meriyanti; Ritonga, Asnil Aidah
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 2 (2020): Tazkiya
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (746.135 KB) | DOI: 10.30829/taz.v9i2.831

Abstract

Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan akhlak yang terdapat dalam kitab Al-Akhlaqi Lil Banin jilid I karya Umar bin Ahmad Baraja.Penelitian ini adalah penelitian Library research dan menggunakan pendekatan studi tokoh (life History) dengan metode penelitian kualitatif, menggunakan data berupa membaca kitab Al-Akhlaqi Lil Banin (sebagai data primer), mengumpulkan data menyelusuri buku Akhlak Islam serta sumber lainnya sebagai data skunder.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Kitab Al-Akhlaqi Lil Banin jilid I ini merupakan referensi pendidikan akhlak klasik yang berbahasa Arab yang disajikan sederhana dan mudah dipahami. Nilai-nilai Pendidikan akhlak yang terkandung dalam kitab Al-Akhlaqi Lil Banin jilid I diantaranya adalah religius, sopan santun, dermawan, dan rendah hati, toleransi, disiplin, dan tanggung jawab. Oleh karena itu, hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat untuk pengembangan khasanah ilmu pengetahuan di fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sumatera Utara Medan. Khususnya tentang penerapan nilai-nilai pendidikan akhlak untuk anak.Kata kunci: Nilai-nilai Pendidikan Akhlak, Umar bin Ahmad Baraja
URGENSITAS PENDIDIKAN AKHLAK BAGI ANAK USIA DASAR (Studi Era Darurat Covid 19) Assingkily, Muhammad Shaleh; Rangkuti, Miswar
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 2 (2020): Tazkiya
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.697 KB) | DOI: 10.30829/taz.v9i2.836

Abstract

Morals that “color” the environment. Every period, including the era of “emergency Covid-19”, is needed to cultivate morals for elementary age children as a continuation of the “khalifah on earth” relay. This paper examines the urgency of moral cultivation for children of primary age in the era of disruption. The research problem formulation is focused on how the efforts and urgency of moral cultivation for elementary age children in the era of “emergency Covid-19”. This research uses a qualitative approach with the literature study method. The results of this study indicate that the cultivation of morals is an urgent matter that should be given from elementary age to children. This is marked by efforts to meet the demands of the times with 4 (four) aspects, namely (1) education upgrading the quality of the curriculum, (2) providing internalization of values, (3) raising awareness of changing times, and (4) bringing students find self concept.Keywords: Morals, Elementary Children, Disruptive Era.
PENDIDIKAN ISLAM BERWAWASAN GENDER Jaya, Farida
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 2 (2020): Tazkiya
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.465 KB) | DOI: 10.30829/taz.v9i2.832

Abstract

Sejarah menunjukkan bahwa kedudukan wanita dalam pandangan umat-umat sebelum Islam sangat rendah dan hina dina, mereka tidak menganggapnya sebagai manusia yang mempunyai roh, atau hanya menganggapnya dari roh yang hina. Bagi mereka, wanita adalah pangkal keburukan dan sumber bencana.Berbeda dengan Islam, Pendidikan Islam tidak membedakan hak atas laki-laki dan perempuan yaitu bahwa nilai-nilai fundamental yang mendasari ajaran Islam seperti perdamaian, pembebasan dan egaliterianisme termasuk persamaan derajat antara lelaki dan perempuan banyak tercermin dalam ayat Al-Qur'an, kisah-kisah tentang peranan penting kaum perempuan di zaman nabi Muhammad saw., seperti Siti Khadijah, Siti Aisyah dan lain-lain telah banyak ditulis. Begitupula tentang sikap Rasulullah yang menghormati kaum perempuan dan memperlakukannya sebagai mitra dalam perjuangan.Islam betul-betul sangat memperhatikan kaum perempuan dari berbagai aspek kehidupannya dan memberikan haknya sebagaimana yang telah difirmankan oleh Allah swt. dalam syari'at. Dalam ajaran Islam, perempuan juga mempunyai hak dan kesempatan yang sama dalam  berkarir (dalam sektor publik), dengan tidak melalaikan fungsi dan kedudukannya sebagai perempuan. Cukup banyak ayat Al-Qur’an maupun hadits Nabi yang mendorong perempuan  untuk berkarir sebagaimana makna yang terkandung dalam Q.S.Annisa’ ayat 32. Ayat ini merupakan perintah bagi laki-laki dan perempuan untuk berusaha dan berkarier agar bisa mencapai kehidupan bahagia di dunia dan di akhirat. Karier bisa dicapai seseorang bila ia memiliki ilmu, dan ilmu diperoleh melalui pendidikan yang diperolehnya. Pendidikan adalah hak asasi manusia yang paling mendasar, oleh sebab itu setiap warga Negara berhak memperoleh layanan yang baik dan berkualitas untuk kehidupan yang lebih baik dimasa yang akan datang. Pemerintah bersama masyarakat wajib menyediakan dan membangun sarana pendidikan yang memadai agar seluruh warga Negara terlayani tanpa membedakan laki-laki dan perempuan dan dapat berkembang sedini mungkin.Kata Kunci: Pendidikan Islam, Gender
EFEKTIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN DARING MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS RADIO STREAMING PADA MASA NEW NORMAL COVID 19 DI SMA NAMIRA MEDAN Gunawan, Gunawan; Murtopo, Murtopo
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 2 (2020): Tazkiya
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.083 KB) | DOI: 10.30829/taz.v9i2.837

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang semakin berkembang pesat tersebut diatas merupakan peluang terbaik untuk menciptakan karya-karya kreatif serta inovasi-inovasi terbaru, oleh karena itu penulis merencakan pembuatan aplikasi radio streaming berbasis web sebagai media pembelajaran Pendidikan Agama Islam, hiburan serta media pembelajaran pada SMA Namira Medan. Sesuai dengan hasil observasi awal yang dapat disimpulkan bahwa SMA Namira Medan harus memperbaiki serta membutuhkan sistem pengolahan pembelajaran untuk menunjang system pembelajaran dimasa New Normal. Pemutar radio yang berinovasi melalui aplikasi web yang dapat di akses melalui komputer PC atau laptop berbais android ini akan mempermudah penyampaian informasi pembelajaran secara langsung kepada seluruh stake holder SMA Namira Medan. Disisi lain android juga bukan merupakan sistem operasi yang asing bagi seluruh masyarakat Indonesia. Data yang sama juga menunjukan bahwa 88% pengisi kuisioner adalah pengguna sistem operasi android yang juga hanya menerima sedikit informasi dari SMA Namira Medan. Selain sebagai media pembelajaran Pendidikan Agama Islam, radio ini juga akan menjadi  media hiburan serta sebagai media sosialisasi bagi siswa yang sedang menempuh pendidikan di SMA Namira Medan yang merupakan sekolah yang bertujuan menciptakan lulusan yang lebih sensitive akan perkembangan teknologi.Kata Kunci: Radio Streaming, Pembelajaran PAI, New Normal, Covid 19
KEPEMIMPINAN NON MUSLIM MENURUT HUKUM ISLAM (Kajian Tafsir Ayatul Ahkam Surah Al-Maidah ayat 51) Saragih, Sokon
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 2 (2020): Tazkiya
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.633 KB) | DOI: 10.30829/taz.v9i2.833

Abstract

Pada dasarnya alquran tidak pernah secara tersirat menyebutkan kata kepemimpinan, karena kepemimpinan (leadership) merupakan istilah dalam manajemen organisasi. Kepemimpinan menjadi satu faktor penting yang mempengaruhi berhail atau gagalnya suatu organisasi tanpa pemimpin yang baik roda organisasi tidak akan berjalan lancar. Sebutan pemimpin muncul ketika seorang memiliki kemampuan mengetahui dan mampu mengarahkan perilaku orang lain, mempunyai keperibadian khas, kecakapan tertentu yang tidak dimiliki semua orang dibidang pemerintahan atau negara pemimpin disebut dengan berbagai nama, misalnya imamah (dikalangan syiah) dan khalifah (dalam tradisi sunni), raja untuk kerajaan atau presiden dalam istilah negara republik meskipun demikian bukan berarti alquran tidak membicarakan sama sekali masalah kepemimpinan sebagai petunjuk bagi manusia (hudallinnas), selain menyebut tentang pempimpin (imam, immah, wali, khalifah dll), alquran juga mengemukakan tentang prinsip-prinsip dasar kepemimpinan
PEMANFAATAN HASIL EVALUASI DAN REFLEKSI PELAKSANAAN EVALUASI BELAJAR Sabariah, Sabariah
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 2 (2020): Tazkiya
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.144 KB) | DOI: 10.30829/taz.v9i2.838

Abstract

Evaluasi hasil berlajar merupakan proses untuk menilai belajar siswa melalui kegiatan penilaian dan pengukuran hasil belajar. Tujuan utamanya adalah untuk mengetahui tingkat keberhasilan tersebut, kemudian ditandai dengan skala nilai berupa huruf, kata atau simbol. Kegiatan evaluasi memerlukan penggunaan informasi yang diperoleh melalui pengukuran untuk menentukan pendapat dan membuat keputusan-keputusan pendidikan. Pendapat dan keputusan tentu akan dipengaruhi oleh kesan pribadi dan sistem nilai yang ada pada si pembuat keputusan

Page 1 of 1 | Total Record : 9