cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
nizhamiyah@uinsu.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sumatera Utara Jl. Williem Iskandar Psr. V Medan Estate – Medan 20731 Telp. 061- 6622925 – Fax. 061 – 661568
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Nizhamiyah
ISSN : 20864205     EISSN : 28302826     DOI : -
Core Subject : Education,
1. Profesionalisme guru dalam Pendidikan Dasar Islam 2. Pengembangan dan Desain Pembelajaran dalam Pendidikan Dasar Islam 3. Penerapan dan Pengembangan bidang studi atau mater Pelajaran Pendidikan Dasar Islam 4. Model, Strategi, dan Metode Pembelajaran dalam Pendidikan Dasar Islam 5. Manajemen pendidikan dasar dalam Pendidikan Dasar Islam 6. Penggunaan Media dan teknologi pada Pendidikan Dasar Islam 7. Integrasi berbasis Wahdatul Ulum dalam Pendidikan Dasar Islam 8. Psikologi Pembelajaran Pendidikan Dasar Islam 9. Filsafat Pendidikan Dasar Islam 10. Kebijakan dalam Pendidikan Dasar Islam
Arjuna Subject : -
Articles 160 Documents
EFEKTIVITAS LAYANAN INFORMASI DENGAN METODE PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA Rabbiani, Hafni
NIZHAMIYAH Vol 14, No 1 (2024): NIZHAMIYAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/niz.v14i1.3240

Abstract

Abstrak:Permasalahan terkait kemandirian belajar siswa sering terjadi pada siswa salah satunya adalah siswa SMA. Adapun tujuan dari penelitian ini ialah mendeskripsikan perbedaan skor dalam mengembankan kemandirian belajar siswa pada kelompok eksperimen sebelum dan sesudah diberikan perlakuan layanan informasi dengan menggunakan metode problem solving. Dengan kelompok kontrol sebelum dan sesudah diberikan perlakuan layanan informasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan tipe penelitian ekperimen dan kontrol. Objek dari penelitian ini adalah siswa kelas X IIS Amir Hamzah dan kelas X IIS Adam Malik SMA Swasta Budi Agung Medan. Dengan menggunakan angket kemandirian belajar dan menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test dan uji Kolmogorov Smirnov 2 Independen Sampels. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terdapat: 1) Terdapat perbedaan yang signifikan tentang kemandirian belajar siswa pada kelompok eksperimen, sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) dengan layanan informasi menggunakan metode problem solving. 2) Terdapat perbedaan yang signifikan tentang kemandirian belajar siswa pada kelompok konrol, sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) dengan layanan informasi. 3) Terdapat perbedaan kemandirian belajar pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang diberikan layanan informasi dengan menggunakan metode problem solving.  Maka penerapan layanan inforamsi dengan menggunakan metode problem solving berjalan dengan baik.Kata kunci: Layanan Informasi, Kemandirian Belajar, Metode Problem Solving.ABSTRACT: Problems related to student learning independence often occur among students, one of whom is high school students. The aim of this research is to describe the difference in scores in developing student learning independence in the experimental group before and after being given information service treatment using the problem solving method. With the control group before and after being given information service treatment. This research is quantitative research with experimental and control research types. The objects of this research were class X IIS students Amir Hamzah and class X IIS Adam Malik Budi Agung Medan Private High School. By using a learning independence questionnaire and using the Wilcoxon Signed Ranks Test and the Kolmogorov Smirnov 2 Independent Samples test. Based on the results of the research conducted, there are: 1) There are significant differences regarding student learning independence in the experimental group, before (pretest) and after (posttest) with information services using problem solving methods. 2) There is a significant difference in student learning independence in the control group, before (pretest) and after (posttest) with information services. 3) There are differences in learning independence in the experimental group and the control group who were provided with information services using problem solving methods. So the implementation of information services using problem solving methods is going well.Keywords: Information Services, Learning Independence, Problem Solving Method.
MOTIVASI BELAJAR BACA PADA SISWA KELAS RENDAH SEKOLAH DASAR Sabila, Ilma Husnul; Harahap, Aulia Rika
NIZHAMIYAH Vol 13, No 2 (2023): NIZHAMIYAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/niz.v13i2.2444

Abstract

Membaca untuk anak merupakan dasar untuk tingkat pendidikan sekolah dasar membaca bagi tingkat pendidikan perlu diperhatikan oleh pendidik, sebab jika pada peserta didik kuat pada landasan pendidikan peserta didik akan mengalami kesulitan untuk dapat memperoleh dan memiliki pengetahuan dasar, dalam kemampuan membaca peserta didik dapat dilakukan tanpa sarana-sarana yaitu bahan bacaan yang baik dan mudah dimengerti oleh peserta didik, dalam minat baca pada anak terhadap motivasi dan dorongan belajar pada anak terutama dorongan terhadap orang tua pada umumnya (masyarakat) maka keterampilan dalam membaca merupakan fasilitas yang menjunjung tinggi harkat dan martabat bangsa, tetapi menjadi kendala dari kenyataannya sekarang rendahnya kemampuan membaca terhadap peserta didik dan perlu ditingkatkan lagi terhadap (masyarakat) hal ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab rendahnya kemampuan dan kesulitan membaca pada peserta didik. Faktor yang menghambat pembacapermulaan siswa di kelas I yaitu factor anak yang belum mengenal huruf (daya ingat yang lemah) dankurangnya bimbingan orang tua di rumah. Solusi untuk mengatasi kesulitan dalam membacapermulaan yaitu, guru kelas lebih memprioritaskan, memberikan pelatihan khusus anak-anak yang mengalami kesulitan, hubungan kerjasama yang baik antara guru dan orang tua siswa selalumemantau anak dalam belajar membaca, minat siswa harus dikembangkan dan dilatih terus menerus.
EFEKTIVITAS PENERAPAN ICE BREAKING DALAM PEMBELAJARAN BENDA DISEKITARKU PADA SISWA KELAS III MIS AL-HASANAH KOTA PADANGSIDIMPUAN Siregar, Parulian; Simangunsong, Nurzakiah; Siregar, Pirdaus
NIZHAMIYAH Vol 14, No 1 (2024): NIZHAMIYAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/niz.v14i1.3838

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis :(1) penerapan ice breaking dalam pembelajaran benda disekitarku pada siswa kelas III MIS Al- Hasanah Kota Padangsidimpuan, (2) pengaruh metode  ice breaking terhadap efektivitas pembelajaran   benda disekitarku dan, (3) faktor pendukung dan kendala penggunaan ice breaking dalam pembelajaran benda disekitarku pada siswa kelas III MIS Al- Hasanah Kota Padangsidimpuan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif  yang menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil  penelitian menunjukkan bahwa : (1)  Penerapan Ice breaking di MIS Al- Hasanah  sebagai berikut (a) membuka pembelajaran dengan baik (b) melaksanakan ice breaking pembuka pembelajaran,  (c) siswa membaca lancar teks yang berhubungan dengan benda – benda di sekitarku , (d) Siswa mengamati gambar yang bukan termasuk benda , (e) mengamati berbagai bentuk benda-benda  di sekitar,(f) melaksanakan ice breaking dipertengahan pembelajaran , (g) membuat  benda dari bermacam-macam bahan dan menghasilkan bunyi yang khas ketika diketuk. (h) mengikuti pola irama ,(i) menyanyikan lagu teka-teki ,(j) menutup pembelajaran dengan baik. (2) metode ice breaking  berpengaruh positif terhadap efektivitas pembelajaran pada Benda di sekitarku, (3) Faktor pendukung penggunaan Ice breaking di Kelas III MIS Al- Hasanah Kota Padangsidimpuan  sebagai berikut (a) lingkungan sosial siswa yang memberikan semangat satu sama lain (b) Rasa senang siswa dengan kegiatan bermain  (4) faktor penghambat penggunaan ice breaking di Kelas III MIS Al- Hasanah Kota Padangsidimpuan adalah Fasilitas sekolah yang kurang memadaiKata Kunci; Penerapan ice breaking, benda disekitarku, 2023
PENGARUH LAYANAN INFORMASI MENGGUNAKAN MODEL PENDEKATAN RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOR THERAPY (REBT) UNTUK MENCEGAH FEAR OF MISSING OUT (FOMO) PADA SISWA SMA SWASTA BUDI AGUNG MEDAN Utami, Ririn Dessy; Muharni, Tetty
NIZHAMIYAH Vol 13, No 2 (2023): NIZHAMIYAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/niz.v13i2.3238

Abstract

ABSTRAK:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran gejala fear of missing out (FoMO) pada siswa SMA Swasta Budi Agung Medan. Adapun dilakukannya penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengaruh dari layanan infomasi menggunakan pendekatan rational emotive behavior therapy untuk mecegah fear of missing out (FoMO) yang dilihat dari hasil skor sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) pemberian perlakuan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen one group design pretest and posttest. Objek dari penelitian ini adalah siswa kelas X MIA Sisingamangaraja SMA Swasta Budi Agung Medan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket pada siswa yang sering bermain sosial media dan juga yang sesuai dengan indikator yang merujuk pada fear of missing out (FoMO) seperti, ketakutan, kehawatiran dan kecemasan akan ketinggalan momen/trend. Hasil uji analisis menggunakan uji T yang didukung dengan SPSS versi 26. Dengan hasil uji t yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa taraf signifikansi 0,05 dengan peluang 1- α dan derajat kebebasan dk = n-k = 26-1= 25 maka dari tabel t diperoleh t = 1,708. Dengan demikian t hitung>t tabel (5,880 > 1,708) atau sig ,000< 0,05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pencegahan fear of missing out (FoMO) sebelum dan sesudah dilakukan layanan informasi menggunakan pendekatan rational emotive behaviortheraphy (REBT) pada siswa SMA Swasta Budi Agung Medan  kelas X MIA Sisingamangaraja.Kata kunci: LayananInformasi, Rational Emotive Behavior Therapy (REBT), Fear of Missing Out (FoMO). ABSTRACT: This study aims to determine the description of the symptoms of fear of missing out (FoMO) in Budi Agung Medan Private High School students. The purpose of this research is to describe the influence of information services using a rational emotive behavior therapy approach to prevent fear of missing out (FoMO) as seen from the score results before (pretest) and after (posttest) the treatment. This research is quantitative research with a one group design pretest and posttest experimental method. The object of this research was class X MIA Sisingamangaraja students at Budi Agung Medan Private High School. The data collection technique in this research uses a questionnaire on students who frequently use social media and who also correspond to indicators that refer to fear of missing out (FoMO), such as fear, worry and anxiety about missing out on moments/trends. The results of the analysis test use the T test supported by SPSS version 26. With the results of the t test that has been carried out it can be seen that the significance level is 0.05 with a probability of 1- α and degrees of freedom dk = n-k = 26-1= 25, so from the t table it is obtained t = 1.708. Thus tcount>ttable (5.880 > 1.708) or sig .000 < 0.05 so that Ho is rejected and Ha is accepted. It can be concluded that there is an effect of preventing fear of missing out (FoMO) before and after providing information services using the rational emotive behavior therapy (REBT) approach for students at Budi Agung Medan Private High School class X MIA Sisingamangaraja.Keywords: Information Services, Rational Emotive Behavior Therapy (REBT), Fear of Missing Out (FoMO).
INOVASI GURU DALAM MENCIPTAKAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA YANG KREATIF DAN MENYENANGKAN Nisa, Khairun; Sumantri, M. Syarif; Kurniawan, M. Billy
NIZHAMIYAH Vol 14, No 1 (2024): NIZHAMIYAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/niz.v14i1.3661

Abstract

Abstrak: Artikel ini membahas inovasi yang dilakukan oleh guru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia untuk menciptakan suasana belajar yang kreatif dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi inovatif yang diterapkan oleh guru, mengevaluasi efektivitas metode pembelajaran yang digunakan, serta menganalisis tantangan dan solusi yang dihadapi dalam proses pengajaran. Pada penelitian ini peneliti menggunakan kajian pustaka (library research), peneliti menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara mengeksplorasi data yang sesuai pembahasan mengenai Inovasi Guru dalam Menciptakan Pembelajaran Bahasa Indonesia yang Kreatif dan Menyenangkan, demikian nanti data yang diperoleh melaui bentuk informasi dari media cetak dan juga berupa buku, jurnal, literatur, dokumen, serta berbagai artikel yang demikian relevan dengan masalah yang diteliti oleh peneliti. Temuan ini menunjukkan bahwa inovasi dalam metode pengajaran tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi, tetapi juga membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan. Artikel ini menyarankan agar guru terus berinovasi dengan memanfaatkan berbagai sumber daya dan teknologi yang ada, serta mengembangkan pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswa. Dengan demikian, diharapkan pembelajaran Bahasa Indonesia dapat menjadi lebih dinamis dan berdaya guna.Kata Kunci: Inovasi Pendidikan, Metode, Pembelajaran Bahasa Indonesia. Abstract: This article discusses innovations made by teachers in learning Indonesian to create a creative and enjoyable learning atmosphere. This research aims to identify innovative strategies implemented by teachers, show the effectiveness of the learning methods used, and analyze the challenges and solutions faced in the teaching process. In this research the researcher used library research, the researcher used data collection techniques by exploring data that was appropriate to the discussion regarding Teacher Innovation in Creating Creative and Enjoyable Indonesian Language Learning, so that later the data obtained would be in the form of information from print media and also in the form of books, journals, literature, documents, and various articles that are relevant to the problems studied by researchers. These findings show that innovations in teaching methods not only improve students' understanding of the material, but also make the learning process more enjoyable. This article suggests that teachers continue to innovate by utilizing various existing resources and technology, as well as developing approaches that suit student needs and characteristics. In this way, it is hoped that Indonesian language learning can become more dynamic and effective.Keywords: Educational Innovation, Methods, Indonesian Language Learning
EFEKTIFITAS PENANAMAN NILAI-NILAI ISLAM DALAM MATA PELAJARAN UMUM DI SDIT CAHAYA INSANI TEMANGGUNG Wahyuni, Wahyuni; Mawardi, Imam
NIZHAMIYAH Vol 13, No 2 (2023): NIZHAMIYAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/niz.v13i2.2834

Abstract

ABSTRAK:  Tujuan penelitian ini adalah mengkombinasi antara ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai pokok dasar ajaran Islam sehingga akan memperkuat pemahaman peserta didik tentang Islami di SDIT Cahaya Insani Temanggung. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Responden dalam penelitian ini adalah Kepala sekolah, Wakil Kepala Sekolah dan Guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu metode observasi dan wawancara. Analisis data yang dilakukan adalah reduksi data, penyajian data dan verifikasi, sedangkan penyajian keabsahan data dilakukan dengan memfokuskan pada hal-hal yang menjadi pokok bahasan, analisis dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) Keterampilan guru dalam menerapkan penanaman nilai-nilai Islam pembelajaran sudah  2) Pendukung diterapkannya penanaman nilai-nilai Islam mata pelajaran umum adalah kerjasama yang baik antara kepala sekolah dengan guru, guru dengan guru yang berusaha mengembangkan kualitas mengajar yang baik dan saling berbagi informasi terbaru terkait hal tersebut, dan guru dimudahkan dalam mengelola kelas, 3) Kendala yang dihadapi guru saat diterapkannya penanaman nilai-nilai Islam dalam mata pelajaran umum adalah dalam perencanaan, masih kurangnya pengetahuan guru tentang variasi nilai-nilai Islami sesuai materi. Kata Kunci : penanaman nilai-nilai Islam, mata pelajaran umum, materi pelajaran
PENGARUH PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK KECERDASAN SPIRITUAL SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 23 MEDAN Amara, Ratih; Jamila, Jamila
NIZHAMIYAH Vol 13, No 2 (2023): NIZHAMIYAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/niz.v13i2.3237

Abstract

ABSTRAK:Penelitininibertujuanuntukmengetahuipengaruhpelaksanaanlayananbimbingankelompokmenggunakan media audio visual untukkecerdasan spiritual siswakelas VIII SMP Negeri 23 Medan TahunPelajaran 2022/2023. Jenispeneltianiniialahkuantitatifdenganmetodeeksperimenyaitu one gruppretest san postestdesing. Populasi yang berjumlah 30 siswa, sedangkanuntukmenentukansampelpenelitianinimenggunakan purposive sampling yakni 9 siswaKelas VIII H. Instrumen yang digunakandalampenelitianinimenggunakanangket yang berjumlah 26 item pernyataan. Penelitianinimenggunakan Product moment danjugamenggunakan SPSS 23. Bersarkanhasilpenelitianinimakadiperolehpada sig. (2-tailed) yaitu 0,001 < 0,05makaHoditolakdan Ha diterima. Disimpulkanadanyaperbedaanantarahasilpretestdanpostestterkaitkecerdasan spiritual siswa. Dengandemikianterdapatpengaruhpelaksanaanlayananbimbingankelompokmenggunakan media audio visual untukkecerdasan spiritual siswakelas VIII SMP Negeri 23 Medan.Kata kunci: BimbinganKelompok, Media Audio Visual, Kecerdasan Spiritual. ABSTRACT: This research aims to determine the effect of implementing group guidance services using audio-visual media for the spiritual intelligence of class VIII students at SMP Negeri 23 Medan for the 2022/2023 academic year. This type of research is quantitative with an experimental method, namely one group pretest and posttest design. The population was 30 students, while to determine the sample for this study, purposive sampling was used, namely 9 students from Class VIII H. The instrument used in this research used a questionnaire consisting of 26 statement items. This research uses Product Moment and also uses SPSS 23. Based on the results of this research, sig. (2-tailed), namely 0.001 < 0.05, then Ho is rejected and Ha is accepted. It was concluded that there was a difference between the pretest and posttest results regarding students' spiritual intelligence. Thus, there is an influence of the implementation of group guidance services using audio-visual media for the spiritual intelligence of class VIII students at SMP Negeri 23 Medan.Keywords: Group Guidance, Audio Visual Media, Spiritual Intelligence.
ANALISIS PENGGUNAAN MODEL PEMBEKALAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA Purba, Wenny Susanti; Lestari, Nila
NIZHAMIYAH Vol 14, No 1 (2024): NIZHAMIYAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/niz.v14i1.3242

Abstract

ABSTRAK:  Penelitian ini merupakan deskripsi kualitatif yang mendeskripsikan penggunaan model pembelajaran discovery learning terhadap motivasi belajar siswa dengan tema merawat makhluk hidup di kelas 5 SD dan seterusnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran discovery ini dapat meningkat dibuktikan dengan hasil observasi belajar siswa mengenai motivasi belajar dengan hasil 80% dengan kategori sangat baik serta aktivitas keterampilan belajar guru menggunakan pembelajaran discovery dan didukung oleh hasil belajar 86,36%Kata kunci: Motivasi Belajar, Discovery Learning Model.ABSTRACT: This research is a qualitative description that describes the use of discovery learning learning models on student learning motivation on the theme of caring for living things in grade 5 elementary school and beyond. The results of this study are shown that the use of this discovery learning learning model can improve as evidenced by the observation of student learning activities regarding learning motivation with 80% results with very good categories as well as teacher learning skills activities using discovery learning and supported by 86.36% learning outcomesKeywords: Learning Motivation, Discovery Learning Model.
ANALISIS SELF REGULATED BELAJAR SISWA BERBASIS GENDER MELALUI PEMBELAJARAN ONLINE BERBASIS ZOOM MEETING sakdah, Maya siti; Fatonah, Siti; Ansyah, Edi
NIZHAMIYAH Vol 13, No 2 (2023): NIZHAMIYAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/niz.v13i2.3062

Abstract

ABSTRAK: Penelitian kemandirian belajar dilakukan pada perguruan tinggi Provinsi Lampung yaitu UIN Fatmawati Soekarno Putri, Prodi Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat pengaruh perbedaan gender terhadap tingkat kemandirian belajar mahasiswa. Populasi penelitian ini yaitu mahasiswa PAI semester 3, sedangkan sampel yang diambil yaitu sebahagian dari jumlah populasi yaitu sebanyak 30 mahasiswa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu berupa angket. Angket tersebut diuji normalitas, homogenitas serta uji t. Jika dilihat dari gender hasil kemandirian belajar mahasiswa yaitu pada kategori Sedang dengan persentase 74,41%. Berdasarkan hasil uji hipotesis, peneliti menggunakan uji independent sample t-test diperoleh nilai signifikasi (2 tailed) sebesar 0,446. Maka 0,446 > dari 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh perbedaan gender terhadap tingkat kemandirian belajar mahasiswa. Kata Kunci: Kemandirian 
MENGKAJI KEUNGGULAN KURIKULUM IPA FINLANDIA UNTUK MENINGKATKAN PENDIDIKAN SAINS DI INDONESIA Nasution, Asrin Asrin
NIZHAMIYAH Vol 14, No 1 (2024): NIZHAMIYAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/niz.v14i1.3551

Abstract

The issues in education in Indonesia, particularly in the field of Natural Sciences, are very concerning. According to the Programme for International Student Assessment (PISA) survey by the OECD, Indonesian students' abilities in science rank low globally, with a ranking of 71 out of 77 countries in 2018 and 68 out of 81 countries in 2023. The science scores also declined from 396 to 383, far below the RPJMN target of 402. Data from the Trends in International Mathematics and Science Study (TIMSS) shows that Indonesian 4th and 8th-grade students also rank low internationally. The research methodology uses a qualitative approach through a literature study. Data analysis indicates that the content and competency-based science curriculum in Finland provides a good model by integrating theoretical knowledge and practical skills. Science education in Finland, which is interactive and student-centered, can serve as a reference for improving the curriculum in Indonesia. A comprehensive and context-based science learning approach is needed to enhance the quality of science education in Indonesia. The PISA and TIMSS survey results emphasize the need for improvements in science learning in Indonesia. Science, as systematic knowledge and a scientific process, requires a holistic and integrated learning approach. An integrated science approach that connects science to everyday life is crucial for developing scientific processes in students. Science teachers are expected to have interdisciplinary abilities and knowledge integration. However, often the curriculum and the quality of teachers do not support this goal. This study compares the 2013 Curriculum in Indonesia with the Finnish Curriculum to see the similarities, differences, and obstacles in science learning.