cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 08541809     EISSN : 25496778     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Media Komunikasi Teknik Sipil (ISSN 0854-1809) published twice in a year, in July and December. The article can be product of researches, scientific thoughts or case study, in civil engineering and isn’t formed by politics, commercialism, and subjectivity unsure. This scientific journal contains articles of thought and research results in Civil Engineering that have never been published in scientific journals or other media.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Volume 26, Nomor 2 (2020)" : 15 Documents clear
Pengaruh Kekangan Carbon Fiber Reinforced Polymer pada Beton Self Compacting Menggunakan Agregat Kasar Daur Ulang terhadap Perilaku Beton Sapeai, Martinus Pramanata; Tjondro, Johannes Adhijoso
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 26, Nomor 2 (2020)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.511 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v26i2.29213

Abstract

Pemanfaatan limbah beton yang telah didaur ulang (RCA) sebagai alternatif pengganti agregat kasar alami dalam eksperimen ini sesuai dengan konsep konstruksi berkelanjutan, dengan metode beton memadat sendiri. Konsep pembuatan benda uji sesuai kondisi ril di lapangan, di mana agregat tidak melalui proses pembersihan. Perkuatan elemen beton menggunakan serat yang diberi beban secara aksial telah banyak diimplementasikan baik yang dikekang secara menyeluruh maupun yang dikekang secara parsial. Terdapat tiga varian mix design dengan kekuatan tekan rata-rata 28 hari yang disyaratkan masing-masing 24, 28 dan 32 MPa. Terdapat tiga varian carbon fiber reinforced polymer (CFRP) sebagai kekangan pada silinder beton masing-masing adalah kekangan 50, 75 dan 100%. Uji eksperimental ini menunjukkan bahwa konsep SCC-RCA menggunakan ACI 211.1 memenuhi syarat. Pengaruh kekangan CFRP pada kekuatan tekan beton SCC-RCA yang dikekang satu lapis CFRP menghasilkan persamaan sebagai berikut fcc’=fc’+3,7fl.
Studi Penentuan Nilai Curve Number DAS Pataruman berdasarkan Satuan Peta Tanah Indonesia Ramadan, Anri Noor Annisa; Nurmayadi, Dicky; Sadili, Anwar; Solihin, Rega Rizaldy; Sumardi, Zefri
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 26, Nomor 2 (2020)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.205 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v26i2.26563

Abstract

The rainfall-runoff model is commonly used in flood discharge computation. One of the most frequently employed methods to estimate the flood discharge in the ungauged basin is NRCS-CN. This study is aimed to determine the CN value with/without soil drainage capacity from the soil information in SPT Indonesia. The location used is Pataruman watershed by calibrating the simulation discharge results with the observed discharge. Soil conditions in the Pataruman watershed show that the soil texture has a fine texture (HSG D), a slightly fine texture (HSG C), and a slightly coarse texture (HSG A). The average composite CN in the Pataruman watershed without soil drainage capacity was 85.58 while soil drainage capacity was 81.01. The results of the analysis show that with/without taking into account the soil drainage capacity in the Pataruman watershed there is no significant difference in discharge with a relation coefficient of 0.734 (without soil drainage capacity) and 0.732 (with soil drainage capacity). CN calculations with/without soil drainage capacity are recommended for small watersheds.
Kajian Faktor-Faktor Penyebab Rendahnya Kinerja Mutu pada Proyek Konstruksi di Provinsi Aceh Rauzana, Anita; Usni, Dwi Andri
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 26, Nomor 2 (2020)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.611 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v26i2.24065

Abstract

Meningkatnya jumlah perusahaan konstruksi pada industri konstruksi harus diikuti dengan meningkatnya mutu suatu proyek konstruksi. Proyek konstruksi yang sukses merupakan proyek konstruksi yang selesai tepat waktu, biaya ekonomis, serta mencapai mutu sesuai perencanaan. Mutu yang sesuai spesifikasi perencanaan dipengaruhi oleh beberapa faktor, untuk itu perlu dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi faktor tersebut sehingga dapat diketahui faktor penyebab rendahnya kinerja mutu yang sangat berpengaruh pada proyek konstruksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab rendahnya kinerja mutu yang paling dominan. Metode yang digunakan untuk meninjau faktor faktor yang mempengaruhi kinerja mutu proyek adalah metode statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penyebaran kuesioner dan analisis pengolahan data, maka didapat lima faktor penyebab rendahnya kinerja mutu yang sangat berpengaruh pada proyek konstruksi, yaitu faktor perubahan lingkup pekerjaan, kualitas material buruk, kesalahan desain, mutu peralatan buruk, dan kurangnya keahlian tenaga kerja.
Pengaruh Substitusi Semen dengan Semen Slag pada Mortar terhadap Kebutuhan Air dan Waktu Ikat, dan Peningkatan Kuat Tekan Mortar pada Umur 14 hari dan 28 Hari Adi, Rudi Yuniarto; Rizqi, Safira Yulia; Subagyo, Sie Alexander Patrick; Han, Ay Lie
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 26, Nomor 2 (2020)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.702 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v26i2.31691

Abstract

Saat ini pemanfaatan limbah industri sebagai material bahan bangunan banyak dikembangkan, salah satunya yaitu pemanfaatan Ground Granulated Blast Furnace Slag (GGBFS) yang sering disebut dengan Semen Slag yang merupakan residu pembakaran tanur proses pemurnian baja yang dihaluskan sebagai bahan perekat. Dalam kontrak pelaksanaan konstruksi, batasan waktu penyelesaian pekerjaan menjadi faktor penting untuk menghindari keterlambatan. Oleh sebab itu pengetahuan kekuatan/mutu material yang mempunyai peningkatan berdasarkan umur material sangat dibutuhkan. Penelitian ini menganalisis pengaruh umur mortar terhadap kuat tekan dengan substitusi Semen Slag pada campuran penyusunnya. Perbandingan material dalam mortar antara semen dan pasir adalah 1 : 3. Persentase penggantian semen slag terhadap semen Portland pada penelitian adalah 0%, 25%, 5% dan 75% dari berat semen, pengujian kuat tekan mortar dilakukan pada umur mortar 14 hari dan 28 hari. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada substitusi semen slag 25% terjadi peningkatan mutu yang sangat signifikan pada umur 28 hari jika dibandingkan pada umur 14 hari yaitu sebesar 31,90 %. Pada substitusi semen slag 50% dan 75% tidak terjadi peningkatan mutu yang signifikan yaitu 2,66 % untuk substitusi semen slag 50% dan 2,45% untuk substitusi semen slag 75%
Analisis Efek Smear Zone Akibat Pemasangan PVD terhadap Proses Konsolidasi Timbunan dengan Plaxis 2D dan 3D hayati, titi titi; Roesyanto, Roesyanto; Iskandar, Rudi
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 26, Nomor 2 (2020)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (806.5 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v26i2.26516

Abstract

Metode pembebanan awal (preloading) dan drainase vertikal adalah salah satu metode yang digunakan untuk meningkatkan kekuatan geser tanah lunak. Pembebanan awal dilakukan dengan tujuan mengkonsolidasi lapisan tanah lunak dengan besar pembebanan yang sama atau lebih daripada beban yang akan dipikul oleh tanah baik saat maupun setelah konstruksi. Sedangkan drainase vertikal dapat mempercepat proses konsolidasi. Perkembangan drainase vertikal adalah penggunaan PVD (Prefebricate Vertical Drain). PVD dipasang untuk mengalirkan air yang terdisipasi akibat proses konsolidasi. Analisis ini bertujuan untuk membandingkan besar penurunan yang terjadi pada proyek reklamasi peti kemas Belawan fase II dengan pemodelan pada Plaxis 2D dan 3D dengan dan tanpa memperhitungkan efek smear zone. Dari hasil analisis diperoleh besar penurunan yang terjadi pada proses konsolidasi dengan pemodelan Plaxis 2D dengan dan tanpa memperhitungkan efek smear zone adalah 2,288 meter dan 1,922 meter sedangkan dengan pemodelan Plaxis 3D diperoleh besar penurunan 2,077 meter untuk analisis tanpa memperhitungkan efek smear zone dan 1,930 meter untuk analisis dengan memperhitungkan efek smear zone. 

Page 2 of 2 | Total Record : 15


Filter by Year

2020 2020