cover
Contact Name
Leo Rulino
Contact Email
Leo Rulino
Phone
-
Journal Mail Official
leorulino@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA
ISSN : 2442501X     EISSN : 25412892     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 224 Documents
PENGARUH EDUKASI PIJAT I LOVE YOU TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DALAM PENCEGAHAN KONSTIPASI PADA BAYI DI WILAYAH KOMPLEKUKA, JAKARTA UTARA Malossy Ananditha, Astuti Lumbantoruan, Nancy Febriana,
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 12 No 1 (2026): JAKHKJ Maret 2026
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59374/jakhkj.v12i1.610

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan data prevalensi, sebanyak 14,4% kasus konstipasi pada anak terjadi di dunia dan 18,3% di Indonesia. Pada bayi, kondisi ini dapat mengganggu kesehatan pencernaan sekaligus mempengaruhi proses tumbuh kembangnya. Adapun salah satu pencegahannya dengan pemberian pijatan lembut pada area perut bayi dengan Teknik pijat I Love You yang tujuannya untuk membantu memperlancar pencernaan bayi dengan pijatan. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pengaruh edukasi pijat I Love You terhadap Tingkat pengetahuan dan sikap ibu di wilayah Komplek Uka Jakarta Utara. Metodologi Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan aplikasi desain pre-experimental menggunakan metode one group pre and post dengan sample sebanyak 30 ibu. Hasil: Pemberian edukasi tentang pijat I Love You sebagai pencegahan konstipasi pada bayi terbukti dapat meningkatkan Tingkat pengetahuan dan sikap ibu dan dibuktikan dengan hasil uji Wilcoxon dimana rata- rata Tingkat pengetahuan ibu adalah 0.01 menjadi 7.50 dengan nilai p-value 0.001. Peningkatan ini juga terjadi pada sikap ibu dari rata-rata 3.00 menjadi 8.36 dengan p-value 0.001. Kesimpulan: pemberian edukasi pijat I Love You sebagai pencegahan konstipasi pada bayi dapat meningkatkan Tingkat pengetahuan dan sikap ibu di wilayah Komplek Uka Jakarta Utara yang dibuktikan dengan hasil p- value 0.01 yang didapatkan melalui uji Wilcoxon. Maka dari itu dapat dinyatakan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak. Kata Kunci: Pijat I Love You, Sikap ibu, Tingkat pengetahuan
PENGARUH EDUKASI MEDIA BUKU SAKU TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA TENTANG VULVA HYGIENE UNTUK PENCEGAHAN KEJADIAN INFEKSI SALURAN KEMIH DI SMAN 40 JAKARTA Mesi Mahmudah, Kartini Kafiana Rahantoknam, Adelia Putri,
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 12 No 1 (2026): JAKHKJ Maret 2026
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59374/jakhkj.v12i1.611

Abstract

Latar Belakang: Urinary Tract Infection (UTI) atau yang di sebut sebagai infeksi saluran kemih (ISK) adalah kondisi infeksi yang disebabkan oleh mikroorganisme, terutama bakteri Escherichia coli, masuk dan menyerang pada bagian saluran kemih, seperti uretra, kandung kemih, ureter, maupun ginjal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah edukasi menggunakan buku saku dapat meningkatkan pengetahuan remaja tentang kebersihan vulva dalam mencegah infeksi saluran kemih di SMAN 40 Jakarta. Metodologi Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimen dengan metode survei analitik dan pendekatan satu kelompok yang diuji sebelum dan sesudah perlakuan (pre-test dan post-test). Peneliti memberikan edukasi menggunakan buku saku untuk mengukur tingkat pengetahuan remaja di SMAN 40 Jakarta. Responden yang tercatat sebagai siswi kelas x di SMAN 40 Jakarta, remaja yang bersedia menjadi responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji statistic Shapiro-Wilk test. Hasil: Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan remaja meningkat dengan jelas, nilai p = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: : Setelah diberikan edukasi dengan buku saku, pengetahuan remaja meningkat. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pihak sekolah, guru, dan orang tua untuk meningkatkan pengawasan, memberikan edukasi mengenai dampak ISK serta menjaga kebersihan vulva hygiene guna mencegah infeksi saluran kemih. Kata Kunci: Edukasi, Buku Saku, Vulva Hygiene, ISK, Remaja
PENGARUH EDUKASI SELF-DIAGNOSE DENGAN MEDIA SOSIAL TIKTOK TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN KESEHATAN MENTAL REMAJA DI SMA NURUL FALAH JAKARTA UTARA Rosita Lubis, Egi Ayu Amaratry4, Labora Sitinjak, Suatmaji,
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 12 No 1 (2026): JAKHKJ Maret 2026
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59374/jakhkj.v12i1.614

Abstract

Latar Belakang: engetahuan merupakan hasil dari kemampuan mengingat terhadap suatu objek, baik secara sengaja maupun tidak. Self-diagnose adalah tindakan individu menentukan diagnosis medis berdasarkan pengalaman pribadi dan informasi yang diperoleh, baik dari sumber resmi maupun tidak resmi. Meskipun dapat meningkatkan rasa empati self-diagnose memiliki risiko menyebabkan kesalahan diagnosis dan penanganan. Kesehatan mental melibatkan kesadaran diri, kemampuan mengatasi masalah dan kontribusi sosial. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Pengaruh Edukasi Self-Diagnose Dengan Media Sosial TikTok Terhadap Tingkat Pengetahuan Kesehatan Mental Remaja Di SMA Nurul Falah Jakarta Utara. Metodologi Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pre experimental dengan one group pre and post test yang dilaksanakan pada remaja di sekolah dengan 30 responden menggunakan kuesioner 2 instrumen yaitu self-diagnose dengan nilai Cronbach's Alpha adalah 0,876 dan kesehatan mental dengan nilai Cronbach's Alpha adalah 0,825. Hasil: Rata-rata tingkat pengetahuan remaja di SMA Nurul Falah di jakarta utara sebelum edukasi pada self-diagnose adalah 7,33 dan setelah diberikan edukasi meningkat menjadi 10,47. Sedangkan pada kesehatan mental sebelum diberikan edukasi adalah 3,67 dan setelah diberikan edukasi meningkat menjadi 5,67 dengan P-value 0,001 (<0,005) yang artinya kedua tersebut memiliki pengaruh dalam pemberian edukasi self-diagnose melalui TikTok terdahap tingkat pengetahuan kesehatan mental. Kesimpulan: : Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan ada pengaruh signifikan antara edukasi self-diagnose dengan media sosial TikTok terhadap tingkat pengetahuan kesehatan mental remaja SMA Nurul Falah jakarta utara Kata Kunci: kesehatan mental, Remaja, Self-diagnose, Tingkat pengetahuan
EFEKTIVITAS SENAM OSTEOPOROSIS TERHADAP KEMAMPUAN MOBILISASI LANSIA DI KELURAHAN SUKAPURA JAKARTA UTARA Nirina Dian Hapsari, Egeria Dorina Sitorus, Susihar,
JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA Vol 12 No 1 (2026): JAKHKJ Maret 2026
Publisher : Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59374/jakhkj.v12i1.615

Abstract

Latar Belakang: Individu dengan usia 60 tahun atau lebih tergolong kepaadaindividu lansia. Keluhan muskulokleletal yang menyebakan nyeri yang dapat menghambat pergerakan seseorang. Sehingga, lansia cenderung mengalami penurunan aktivitas fisik. Latihan senam osteoporosis berperan dalam menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh dalam jangka panjang. Senam osteoporosis bermanfaat bagi kesehatan tulang, setiap gerakannya mampu membantu distribusi nutrisi dan cairan. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk Untuk mengetahui apakah senam osteoporosis memiliki kemampuan dalam meningkatkan kemampuan mobilisasi lansia di Sukapura Jakarta Utara. Metodologi Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan pra-eksperimental, yaitu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sebab akibat dengan cara mengontrol variabel-variabel yang ada titik peneliti akan melakukan perlakuan tertentu atau intervensi tertentupada suatu kelompok eksperimen dan mengamati efeknya. Hasil: Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa terjadi peningkatan skor kemampuan mobilisasi dari sebelum intervensi (pretest) hingga sesudah intervensi (posttest), dengan rata-rata nilai pretest sebesar 44,17 dan meningkat menjadi 44,63 pada posttest. Pengujian menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi.Artinya, senam osteoporosis efektif dalam meningkatkan kemampuan mobilisasi pada lansia. Kesimpulan: pemberian senam osteoporosis efektif dalam meningkatkan kemampuan mobilisasi pada lansia. Kata Kunci: Lansia, Osteoporosis, Mobilisasi