cover
Contact Name
Thomas Triadi Putranto
Contact Email
jgt@live.undip.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jgt@live.undip.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Geosains dan Teknologi
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 26156520     EISSN : 2620634X     DOI : -
Jurnal Geosains dan Teknologi (JGT) merupakan terbitan berkala yang diterbitkan oleh Departemen Teknik Geologi Universitas Diponegoro. JGT menyediakan ruang publikasi untuk karya ilmiah di bidang ilmu kebumian dan terapan teknologinya.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2023): Juli 2023" : 6 Documents clear
Studi Mikrofasies dan Diagenesis Batugamping Formasi Paciran, Desa Tegaldowo, Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Tengah Putri, Salsabila Prihandoko; Hidajat, Wahju Krisna; Setyawan, Reddy
Jurnal Geosains dan Teknologi Vol 6, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jgt.6.2.2023.104-120

Abstract

Proses pembentukan batugamping ditentukan oleh proses geologi yaitu sedimentasi, morfologi bawah permukaan, pola struktur, keadaan pasca pengendapan dan lingkungan diagenesis, sehingga batugamping cukup bervariasi. Maka dari itu, penting untuk mengetahui proses diagenesis dan mikrofasies batugamping.  Lokasi penelitian merupakan salah satu daerah yang memiliki keterdapatan batugamping Formasi Paciran. Hal ini menjadi dasar dilakukannya studi mengenai mikrofasies dan diagenesis batugamping pada daerah tersebut. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kondisi geologi lokasi penelitian serta determinasi mikrofasies batugamping dan proses diagenesis beserta lingkungannya. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi studi pustaka dan pengumpulan data primer dan sekunder. Data primer berupa sampel dari pemetaan yang kemudian dianalisis geokimia dengan metode XRF dan analisis petrografi. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa daerah penelitian tersusun atas Wackestone dan Packstone. Analisis petrografi dilakukan untuk mendeterminasi mikrofasies batugamping pada daerah penelitian yang mana termasuk dalam dua Standard Microfacies Type (SMF) yaitu SMF 10 (Bioclastic packstone grainstone with coated and abraded skeletal grains) dan SMF 8 (Wackestone and Floatstone with whole fossils and well preserved infauna and epifauna) yang merepresentasikan lingkungan pengendapan Fasies Zone 7 (Open Marine).  Studi diagenesis menunjukan bahwa batugamping Formasi Paciran lokasi peneliatian telah mengalami sementasi, replacement, disolusi, kompaksi, rekristalisasi dan dolomitisasi dengan lingkungan diagenesis laut dan lingkungan burial.
Analisis Kinematik Bidang Diskontinuitas Batuan Volkanik di Desa Seloharjo dan Sekitarnya Kecamatan Pundong Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta Adam, Ignasius Mahendradewa; Hadi, Zihad Tafaul
Jurnal Geosains dan Teknologi Vol 6, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jgt.6.2.2023.121-133

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kinematika bidang diskontinuitas pada batuan volkanik untuk mengidentifikasi karakteristik gerakan massa serta mengidentifikasi arah dan tipe longsoran di daerah Seloharjo dan sekitarnya, kecamatan Pundong, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pengambilan data diskontinuitas berupa kekar (joint set) dengan metode scanline (tahap lapangan). Tahap selanjutnya dilakukan analisis metode kinematika menggunakan proyeksi stereografis dengan bantuan software Dips 6.0 dan klasifikasi sistem Rock Mass Rating (RMR). RMR digunakan untuk menentukan pembobotan dari suatu massa batuan dengan mengevaluasi ketahanan massa batuan. Lokasi penelitian mencakup 2 titik lokasi pengamatan (LP), yaitu pada koordinat 7° 59’ 19.3” LS dan 110° 19’ 19.0” BT (LP 1) dan pada koordinat 7° 59’ 24.3” LS dan 110° 19’ 19.2” BT (LP 2). Pada LP 1, berdasarkan nilai pembobotan RMR sebesar 63 pada batuan volkanik andesit, termasuk batuan kelas II atau tergolong baik (Good rock) dengan nilai kemiringan lereng (ψf) = 78°, kemiringan garis perpotongan dua bidang diskontinuitas (ψi) = 59° dan nilai sudut geser dalam (ϕ) = 45°, (ψf > ψi > ϕ), sehingga berpotensi untuk terbentuk jenis longsoran baji (wedge failure). Pada LP 2 berdasarkan nilai pembobotan RMR sebesar 59 pada batuan andesit, termasuk batuan kelas III yaitu Batu sedang (Fair rock) dengan nilai kemiringan lereng (ψf) = 66°, kemiringan garis perpotongan dua bidang diskontinuitas (ψi) = 48° dan nilai sudut geser dalam (ϕ) = 35° (ψf > ψi > ϕ), sehingga berpotensi untuk terbentuk jenis longsoran baji (wedge failure).
Kajian Teknis Sistem Mine Dewatering dalam Upaya Penanganan Genangan Air Di Area Penambangan Pada Tambang Emas Bawah Tanah Level 7 Di Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat Octaviani, Hanifa; Har, Rusli
Jurnal Geosains dan Teknologi Vol 6, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jgt.6.2.2023.134-144

Abstract

Kegiatan menggunakan metode tambang bawah tanah memiliki resiko yang lebih tinggi dibandingkan pada tambang terbuka, maka dari itu salah satu hal yang harus dipertimbangkan pada kegiatan penambangan tambang bawah tanah adalah kondisi air tanah. Penambangan yang sedang berlangsung mengakibatkan potensi air tanah dalam jumlah yang besar masuk dan menggenang di dalam tambang. Ketika musim hujan, air limpasan masuk ke dalam tambang melalui celah antar rekahahan di dinding lubang tambang, sump, dan void penambangan. Berdasarkan permasalahan tersebut, tujuan dilakukannya penelitian ini adalah melakukan upaya penanganan genangan air di area penambangan yang dilakukan dengan perhitungan jumlah debit air total dari rekahan menggunakan metode scanline wadah dengan volume 400 ml, air tanah dalam sump dengan menghitung waktu dan tinggi air sebelum dan sesudah dilakukan pemompaan, dan air void penambangan dilakukan menggunakan wadah dengan volume 400 ml. Kemudian, menentukan dimensi saluran terbuka yang ekonomis berdasarkan debit air yang masuk ke lubang tambang level 7. Metode penelitian ini adalah menggunakan metode kuantitatif, dimana pengolah yang dilakukan berupa angka hasil dari pengukuran. Hasil analisis total debit air yang masuk ke dalam area penambangan sebesar 0,912 liter/detik sedangkan debit air yang keluar sebesar 0,064 liter/detik. Hasil perbandingan debit air yang masuk dengan debit air yang keluar tidak seimbang. Dimensi saluran terbuka yang ekonomis berbentuk trapesium dengan nilai T 18,74 cm, B 10 cm, y 7,54 cm, m 0,58, a 8,7 cm, V 8,42 cm/detik, dan Q 0,913 liter/detik.
SOUTHERN TASIKMALAYA ANCIENT SUBMARINE VOLCANO: VESTIGES OF ERUPTIONS AND THEIR DIVERSITY AS GEOLOGICAL HERITAGE Djafar, Agustina; Suharyogi, Ifan Yoga Pratama; Sari, Rahajeng Ayu Permana; Jayanti, Anita Galih Ringga; Sipayung, Andhy Darmeidi; Pratomo, Indyo
Jurnal Geosains dan Teknologi Vol 6, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jgt.6.2.2023.64-72

Abstract

In the southern Tasikmalaya area West Java Province, Indonesia, there are Tertiary volcanic rocks, with an east-west trending distribution pattern.  Physiographically, this area is included in the southern mountain zone of West Java and is generally composed of tuff and polymic breccias with intercalated of lava and limestone which are grouped into the Jampang Formation and Genteng Members Jampang Formation. The existence of these volcanic and sedimentary rocks of Oligocene – Middle Miocene in the area is an indication of submarine volcano. The purpose of this paper to identify traces of eruptions and submarine volcano products found in the southern Tasikmalaya area, for further assessment of the geological diversity potential as a geological heritage. The method used are field data collection and quantitative data analysis, namely identification of geological heritage based on "Technical Guidelines for the Assessment of Geological Heritage Resources". The submarine volcano products which found in this area are peperite, and basaltic andesite lava at Karang Tawulan Beach, traces of alteration, and hydrothermal mineralization like jasper Panca Tengah, and Cipatujah volcanogenic massive sulphide. This shows that volcanic activities in the southern Tasikmalaya took place continuously from Oligocene to Middle Miocene. From the results of the assessment, the geological diversity in this area has a scientific value of "medium-high".
Identifikasi Sistem Panasbumi Hu’u Daha Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat Menggunakan Pemodelan 3D Inversi Metode Gravitasi, Analisis Derivative dan Land Surface Temperature Restiana, Andini; Sari, Feby Puspita; Fadrian, Dhika Faiz; Anjali, Delia; Firmansyah, Aep
Jurnal Geosains dan Teknologi Vol 6, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jgt.6.2.2023.90-103

Abstract

Ketergantungan pada energi fosil terus meningkat seiring dengan meningkatnya tuntutan kehidupan. Oleh karena itu, ketergantungan kita pada energi fosil perlu dialihkan dengan menggunakan energi panasbumi. Salah satu daerah prospek panasbumi di Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat adalah Hu’u Daha 35 km di sebelah timur Kabupaten Dompu memiliki potensi terduga ±69 MW. Penelitian lebih lanjut dilakukan pada sistem panasbumi Hu’u Daha melalui korelasi analisis peta Land Surface Temperature (LST), analisis derivative, dan pemodelan inversi 3D sehingga dapat diketahui dugaan keterdapatan lapisan reservoir berupa batuan lava dan breksi berkomposisi andesit dan basalt serta sisipan batuan tufa dengan rerata kedalaman 633 – 1500 m dengan nilai densitas 3,4 - 3,33 gr/cm3 yang dilingkupi oleh lapisan cap rock berupa batuan lava hasil erupsi dengan kedalaman rata-rata 0 – 633 m dengan nilai densitas 3,51 – 3,44 gr/cm3, serta terdapat 11 patahan yang mengontrol sistem panasbumi berupa 2 strike-slip fault, 7 normal fault, dan 2 reverse fault. Berdasarkan analisis peta Land Surface Temperature (LST) yang di overlay dengan peta geologi dapat diketahui pula persebaran suhu permukaan daerah Hu’u Daha berkisar antara 26°C – 28,4°C. 
Analisis Hidrogeokimia Air Tanah di Kabupaten Rembang Bagian Barat, Jawa Tengah, Indonesia Putri, Maya Aiko Salsabila; Hartanto, Fandika Virgiawan; Fadilah, Amar Jihad; Putranto, Thomas Triadi
Jurnal Geosains dan Teknologi Vol 6, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jgt.6.2.2023.73-89

Abstract

Kabupaten Rembang merupakan sebuah kabupaten yang terletak di pesisir Provinsi Jawa Tengah yang tersusun atas Aluvium, Formasi Lidah, Anggota Selorejo, Formasi Paciran, Formasi Mundu, Formasi Ledok, Formasi Wonocolo, Formasi Bulu, Formasi Ngrayong, dan Formasi Tawun. Kabupaten Rembang dan sekitarnya berada pada Zona Non CAT, yang tersusun oleh badan air permukaan, dan beberapa lapisan akuifer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hidrogeokimia air tanah di Kabupaten Rembang. Analisis hidrogeokimia dilakukan pada 30 titik minatan, meliputi 8 mata air, 14 sumur bor, 8 sumur gali. Hasil pengujian hidrogeokimia di laboratorium menunjukkan nilai pH air tanah sebesar 7.0 – 7.9. Nilai DHL air tanah sebesar 518 – 7290 μS/cm. Nilai TDS sebesar 345–4860 mg/L. Hasil plot Diagram Stiff menunjukkan adanya enam tipe air tanah (Kalsium Bikarbonat, Natrium Bikarbonat, Natrium Klorida, Magnesium Bikarbonat, Kalsium Sulfat, dan Kalsium Klorida), sedangkan hasil plot Diagram Piper menunjukkan bahwa seluruh sampel masuk ke dalam fasies alkaline earth water predominantly hydrocarbonate. Hasil plot Diagram Gibbs menunjukkan bahwa seluruh sampel masuk ke dalam kategori rock dominance. Berdasarkan analisis hidrogeokimia air tanah, daerah penelitian memiliki kualitas air tanah yang baik untuk digunakan dalam kegiatan sehari-hari.

Page 1 of 1 | Total Record : 6