Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 3 No 2 (2014)"
:
10 Documents
clear
TRANSPORTASI SEDIMEN PANTAI PADANG SUMATERA BARAT
Triyatno Triyatno
JURNAL GEOGRAFI Vol 3 No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (888.352 KB)
Abstract This research was conducted in the Padang beach with of aims are to determine wave characteristic and transportation sediment in the research area. The method in the research is area sampling, with point samples based different shore line. The research showed are different wave characteristics abaout long wave is 505,44 m – 898,56 m, wave higth 0,95 m – 1,60 m, wave period 17 second – 24 second, and wave energy 1,808 - 2,460 kg/s2 . Sediment transport in the research area can show for total sediment that carring of wave in the beach as 1437,14 m3/days in the Pasir Jambak, and 614,70 m3/days in the Pantai Beremas. Different transportation sediment in the research area for depended sediment matter that bring of rivers
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN GEOGRAFI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI
Heppy Yanti
JURNAL GEOGRAFI Vol 3 No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (926.733 KB)
ABSTRAK Proses belajar mengajar, aktivitas dan motivasi merupakan salah satu faktor besar pengaruhnya terhadap hasil belajar. Siswa yang motivasinya dan aktivitas yang tinggi akan memperoleh hasil belajar yang baik. Pentingnya aktivitas dan motivasi belajar siswa terbentuk supaya terjadi perubahan belajar ke arah yang lebih positif. Berdasarkan hal tersebut menjadi landasan bagi penulis untuk mengadakan penelitian dengan judul ”Upaya Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa pada Pelajaran Geografi dengan Menggunakan Model Pembelajaran Inkuiri Kelas X IIS 3 di SMA Negeri 1 Paiaman.”Dari hasil pembahasan yang sudah diuraikan dalam bab IV bahwa penggunaan model pembelajaran inkuiri dapat meningkatkan hasil belajar geografi siswa kelas X - IIS-3 di SMA Negeri 1 Pariaman dengan data sebagai berikut: Pada siklus I nilai rata-rata hasil belajar geografi adalah 60, dengan ketuntasan belajar 52 %. pada siklus ke II nilai rata-rata hasil belajar geografi adalah 88 dengan ketuntasan belajar 88% berarti mengalami kenaikan sekitar 28 poin dan ketuntasan naik 36%.
PENINGKATAN PARTISIPASI DAN KEAKTIFAN SISWA BERDISKUSI PADA MATA PELAJARAN IPS DIKELAS VIII SMP NEGERI 13 PADANG MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING
Surtani Surtani;
Afdhal Afdhal;
Nurgustri adya
JURNAL GEOGRAFI Vol 3 No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (532.564 KB)
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peningkatan partisipasi dan keaktifan siswa berdiskusi pada pembelajaran IPS melalui model pembelajaran Problem Based Learning siswa kelas VIII SMP Negeri 13 Padang Tahun Pelajaran 2014/2015.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Penelitian ini berupaya menggambarkan peningkatan partisipasi dan keaktifan siswa berdiskusi pada pembelajaran IPS melalui model pembelajaran Problem Based Learning siswa kelas VIII SMP Negeri 13 Padang. Dari penelitian diperoleh hasil: 1) Terjadi peningkatan partisipasi dan keaktifan siswa berdiskusipada semua aspek dibandingkan dengan hasil observasi awal sebelum pembelajaran dilakukan. 2) Peningatan tertinggi aktifitas belajar siswa pada siklus I dari keempat kali pembelajaran terjadi pada aspek menanggapi dan paling rendah aktifitas berpendapat. 3) Peningkatan aktifitas belajar siswa di siklus II paling tinggi terjadi pada aktifitas menanggapi sedangkan aktifitas terendah ada pada aktifitas bertanya. 4) Aktifitas belajar siswa yang melampau target keberhasilan untuk semua aspek terjadi pada kegiatan belajar ketiga di siklus kedua.
ARAHAN MITIGASI BENCANA LONGSOR KAWASAN GUNUNG PADANG KOTA PADANG SUMATERA BARAT
Dedi Hermon
JURNAL GEOGRAFI Vol 3 No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (651.651 KB)
Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti tingkat kerawanan bencana longsor dan mengungkapkan upaya-upaya mitigasi yang efisien untuk dapat diterapkan pada kawasan Gunung Padang. Penelitian ini dilakukan dengan metode survey, untuk menentukan tingkat kerawanan bencana longsor mengacu pada indikator dari model yang dikembangkan oleh Paimin et al., (2009) yang telah dimodifikasi. Metode yang digunakan untuk menyusun tindakan-tindakan mitigasinya dilakukan dengan teknik Focus Group Discusion (FGD). Hasil analisis terhadap tingkat kerawanan bencana longsor diperoleh 2 zona, yaitu Zona A (tingkat kerawanan bencana longsor rendah) dan Zona C (tingkat kerawanan bencana longsor sangat tinggi). Mitigasi Zona A lebih mengarah pada tindakan perbaikan dan mempertahankan kestabilan lahan pada kawasan ini, dan pada Zona C tindakan-tindakan mitigasi lebih menjurus pada upaya-upaya perbaikan dan reklamasi lahan serta upaya-upaya relokasi.
UPAYA PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION
Hafniyen Hafniyen
JURNAL GEOGRAFI Vol 3 No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (862.993 KB)
ABSTRAK Tujuan penelitian ini meningkatkan aktifitas siswa dalam pembelajaran geografi dikelas XII – IPS 2 SMA Negeri2 Pariaman.Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri2 Pariaman pada kelas XII -IPS 2 , pelaksanaannya sebanyak dua siklus. Siklus pertama terdiri dari tiga kali pertemuan, siklus ke dua juga dilaksanakan sebanyak tiga kali pertemuan. Permasalahan yang akan dibahas pada saat mempergunakan Model Pembelajaran Group Investigation (GI) ini ditentukan oleh guru sebagai peneliti, Siswa dibagi beberapa kelompok yang terdiri dari 3 atau 4 orang perkelompok, dan diberikan materi/masalah yang akan dibahas. Setelah pembahasan dalam kelompok selesai, maka salah satu kelompok mempresentasekan kedepan hasil diskusinya. Setelah selesai anggota kelompok lain diberi kesempatan untuk menanggapi/memberikan pertanyaan pada kelompok yang membahas. Demikian seterusnya sampai selesai Setelah dilaksanakan siklus I dengan mempergunakan Model Pembelajaran GI maka hasil yang diperoleh baru tahap permulaan, yaitu siswa yang aktif baru mencapai 30 %. Pada akhir siklus II baru tampak kenaikan yang signifikan, aktifitas belajar siswa pada mata pelajaran geografi dan hasil belajarnya .Hal ini dapat dilihat pada pembelajaran berlangsung dan hasil tes awal dan tes akhir yang nilai rata- ratanya meningkat.Dengan demikian penggunaan model pembelajaran GI sangat menunjang dan bagus dalam peningkatan aktifitas belajar siswa pada pembelajaran geografi di Kelas XII - IPS 2 SMANegeri 2 Pariaman.
MENYIKAPI PERUBAHAN IKLIM DENGAN MENERAPKAN MODEL PERTANIAN TEKNO-EKOLOGIS DI KABUPATEN TANAH DATAR
ratna Wilis
JURNAL GEOGRAFI Vol 3 No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1019.318 KB)
Abstrak Perubahan iklim global merupakan suatu keniscayaan yang telah terjadi akibat dari meningkatnya konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer sebagai dampak dari meningkatnya jumlah penduduk yang terus melakukan aktivitasnya dalam memenuhi kebutuhan pangan untuk mempertahankan hidupnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi terjadinya perubahan iklim di wilayah Tanah Datar dan bagaimana menyikapi perubahan iklim tersebut. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif dengan cara menganalisis data-data iklim dan faktor-faktor yang diduga menyebabkannya. Data yang digunakan adalah data klimatologi hasil observasi dan reanalisis dengan menggunakan beberapa tools pengolahan data seperti CDO dan GrADS dan tools analisis data seperti RclimDex dan Mekensens. Sedangkan untuk menampilkan hasil penelitian digunakan ArcGIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan beberapa indikator iklim ekstrim dari ETCCDMI, di wilayah Tanah Datar telah terdeteksi terjadinya iklim ekstrim yang mengarah pada terjadinya perubahan iklim. Pada wilayah yang terdeteksi terjadinya iklim ekstrim juga terjadi penurunan produktivitas komoditas tanaman pangan. Pertanian tekno-ekologis berupaya memadukan kekuatan pertanian ekologis dengan pertanian berteknologi maju, sehingga akan terbentuk model pertanian yang lebih produktif, efisien dan berkualitas dengan resiko yang lebih kecil sekaligus ramah lingkungan untuk menyikapi perubahan iklim yang terdeteksi terjadi di wilayah di Kabupaten Tanah Datar.
DAYA DUKUNG WILAYAH PESISIR BERDASARKAN KEMAMPUAN LAHAN DI KECAMATAN KOTO XI TARUSAN, KABUPATEN PESISIR SELATAN SUMATERA BARAT
Sutarman Karim
JURNAL GEOGRAFI Vol 3 No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (861.378 KB)
ABSTRAK Penelitian ini dilakukan di daerah Kecamatan Koto XI Tarusan dengan tujuan; mengetahui tipologi pantai, memetakan kelas kemampuan lahan daerah penelitian dan mengetahui daya dukung lahan berdasarkan kemampuan lahan daerah penelitian. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan satuan bentuklahan sebagai satuan pemetaan. Peta satuan bentuklahan diperoleh dari overlay peta satuan litologi dan peta lereng, sedangkan untuk menentukan batas yang sesungguhnya di lapangan di peta tersebut dioverlaykan dengan citra satelit yang diterbitkan oleh Bing Map. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah penelitian memiliki tipologi pantai berupa pantai bergisik (sand beach), pantai berlumpur (mud beach), pantai cliff, dan rataan terumbu karang (coral reef). Perbedaan tipologi pantai disebabkan karena proses pembentukan yang berbeda dan perbedaan resisten batuan. Kelas kemampuan lahan antara I, III,V, dan VI. Kelas kemampuan lahan I dan III masih dapat dimanfaatkan sebagai lahan pertanian, sedangkan kelas kemampuan lahan V dan VI merupakan lahan yang tidak potensial untuk pengembangan lahan pertanian karena banyaknya faktor pembatas lahan sepertai tekstur pasir, erosi yang tinggi, masih mendapat pengaruh pasang surut air laut. Daya dukung lahan daerah penelitian sebesar 2,20 hal ini berarti bahwa daerah penelitian masih dapat dikembangkan sebagai lahan pertanian, namun dengan keterbatasan morfologi daerahnya menyebabkan daerah penelitian ini hanya dapat dikembangkan sebagai lahan pertanian tanaman tahunan.
PENINGKATAN EFIKASI DIRI (SELF EFFICACY) MAHASISWA DALAM PEMBELAJARAN
nofrion nofrion
JURNAL GEOGRAFI Vol 3 No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (719.332 KB)
Abstrak Artikel ini ditulis untuk menjelaskan upaya-upaya yang bisa dilakukan oleh seorang pendidik terutama guru dan dosen dalam meningkatkan efikasi diri mahasiswa dalam pembelajaran. Tulisan ini adalah hasil gagasan penulis yang didasari oleh berbagai sumber bacaan/studi pustaka. Terkait dengan peningkatan efikasi diri mahasiswa dalam pembelajaran, upaya yang bisa dilakukan diantara melalui; tugas terstruktur dan terjadwal, penyajian model tugas acuan, penetapan target, multi level task, pengelolaan emosi serta persuasi verbal.
PEMETAAN PENGGUNAAN LAHAN NAGARI BARUNG BARUNG BALANTAI TIMUR KECAMATAN XI KOTO TARUSAN KABUPATEN PESISIR SELATAN MENGGUNAKAN CITRA LANDSAT BING AERIAL TAHUN 2014 DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
Febriandi febriandi
JURNAL GEOGRAFI Vol 3 No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (729.215 KB)
Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum tersedianya data penggunaan lahan berbasis geo spasial di daerah penelitian. Tujuan dari penelitian ini adalah sejauh mana citra Bing Aerial dapat digunakan untuk pembuatan peta penggunaan lahan di daerah Barung Barung Balantai Timur Kecamatan XI Koto Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah interpretasi citra secara manual dengan dasar pengenalan penggunaan lahannya adalah unsur-unsur interpretasi citra dengan melakukan delineasi secara on screen pada layar monitor. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 4 jenis penggunaan lahan di daerah penelitian, dengan rincian :Hutan dengan luas 3.444.470 m2, Sawah dengan luas 564.529 m2, Bangunan (74.256 m2), dan Lahan Terbuka (3.497 m2).
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL PEMBELAJARAN GEOGRAFI PADA MATERI TATA SURYA DAN JAGAD RAYA MELALUI PENGGUNAAN PENDEKATAN MULTIMEDIA
Yeni Andriani
JURNAL GEOGRAFI Vol 3 No 2 (2014)
Publisher : Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (438.152 KB)
ABSTRAK Para Guru telah mencoba untuk menggunakan media untuk meningkatkan aktivitas pembelajaran. Fokus dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi pembelajaran dan pencapaiandari aktivitas pembelajaran Geografi dalam materi Tata Surya dan Jagad Raya melalui penggunaan Multi Media. Penelitian ini dilakukan pada semester pertama siswa kelas X tahun pelajaran 2012/2013 di SMAN 3 Mandau. Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat langkah: Perencanaan, pelaksanan, Observasi dan Refleksi. Data dikumpulkan melalui penggunaan Lembar observasi dari aktivitas pembelajaran, dan juga dari peningkatan pencapaian hasil belajar siswa. Analisis ini bertujuan untuk memperlihatkan tingkat penguasaan dan ketuntasan belajar siswa, seorang siswa dikatakan tuntas secara indifidu apabila siswa tersebut memperoleh daya serap minimal 75, sedangkan ketuntasan klasikal adalah (85%).Untuk itu, penemuan dari penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan pendekatan Multi Media untuk meningkatkan motivasi hasil pembelajaran siswa dalam materi pelajaran Tata Surya dan Jagad Raya pada mata pelajaran Geografi