cover
Contact Name
Ahyuni
Contact Email
Ahyuni
Phone
-
Journal Mail Official
geografi@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JURNAL BUANA
ISSN : 26152630     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Skripsi Geografi adalah Jurnal Ilmiah Mahasiswa yang diterbitkan oleh Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang membahas mengenai fenomena pendidikan, sosial, dan budaya yang ada di tengah-tengah masyarakat. Selain itu jurnal Skripsi Geografi juga memberikan pemikiran baru berkaitan dengan konsep dan teori yang ada dalam ilmu pendidikan, Geografi, dan kebumian.
Arjuna Subject : -
Articles 22 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1 (2019)" : 22 Documents clear
Pemetaan Partisipatif Pola Ruang Tanah Ulayat Suku Sikumbang Daatuak Sari Di Masyarakat Hukum Adat Malalo Tigo Jurai Kabupaten Tanah Datar BONI ashari; Helfia Edial; febriandi .
JURNAL BUANA Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402 KB) | DOI: 10.24036/student.v3i1.343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk. 1) Membuat peta pola ruang tanah ulayat Suku Sikumbang Datuak Sari. 2) Menggali hukum adat tentang pemanfaatan ruang. Jenis penelitian ini adalah gabungan dari penelitian kualitatif dan kuantitatif. Jenis yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer hasil FGD dengan Datuak Sari dan juga anak kemenakannya. Sedangkan data hasil tracking diolah menggunakan ArcGis 10.1. Hasil dari penelitian ini yaitu : 1) Tanah ulayat Suku Sikumbang Datuak Sari memiliki pola memanjang dari tepi hutan dengan lereng terjal sampai tepi danau singkarak memiliki luas 28,9 Ha. Hutan larangan seluas 6,3 Ha dengan pola memanjang, kebun dan ladang seluas 4,6 Ha memanjang mengikuti lereng, Sawah seluas 16,4 Ha dengan pola memanjang, Pemukiman seluas 1,4 Ha dengan pola berkelompok, pandam pakuburan seluas 0,2 Ha dengan pola berkelompok. 2) Hukum Adat Suku Sikumbang Datuak Sari terhadap pemanfaatan ruang yaitu : a.Hutan Larangan: 100m dari mata air, kayu tepi danau, tepi sungai. b. Kabun jo ladang : setiap kepala keluarga dilarang memiliki lahan lebih dari 3 Ha, pembukaan lahan tidak boleh dibakar. c. Sawah : Adaik turun kasawah (memulai musim tanam), Aia adaik (pembagian air secara adil). d. Pemukiman : membangun parit disekitar rumah, menanam pohon disekeliling rumah. e. Pandam pakuburan : dekat dengan mesjid, dekat jalan, tidak dekat sumber air.
Evaluasi Pembangunan Koridor By Pass Berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Padang Tahun 2010-2030 Chairunnisya Chairunnisya; ahyuni .
JURNAL BUANA Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.489 KB) | DOI: 10.24036/student.v3i1.290

Abstract

EVALUASI PEMBANGUNAN KORIDOR BY PASS KOTA PADANG Chairunnisya1), Ahyuni, ST, M.Si2) Program Studi Geografi Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang Email: chairunnisyacn@gmail.com Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk penelitian ini bertujuan untuk melihat kondisi eksisting, mengetahui aturan pembangunan serta kesesuaian penggunaan lahan eksisting dengan rencana tata ruang yang berlaku pada Koridor By Pass Kota Padang.. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa kondisi eksisting Koridor By Pass didominasi oleh kawasan industri dan perdagangan dan jasa. Aturan pembangunan yang berlaku pada Koridor By Pass terdiri dari RTRW RDTR, dan peraturan daerah terkait Garis Sempadan Bangunan. Setelah di evaluasi, Koridor By Pass Kota Padang didominasi oleh kawasan yang tidak sesuai dengan RTRW, tidak sesuai dengan RDTR, dan sesuai dengan ketentuan GSB. Kata Kunci : Koridor, Penggunaan Lahan Eksisting, Rencana Pola Ruang Abstract This research aims to provide existing land use, zoning regulation, and evaluate existing land use with zoning plan in By Pass Corridor. This research use quantitative approach. The results showed that existing land use By Pass Corridor are domination of sector industry and sector trade and services. Zoning regulation applied in By Pass Corridor which is RTRW, RDTR, and others regulation wisdom building line. After all the evaluation, By Pass Corridor in Padang City domination of region not suitable with RTRW, not suitable wit RDTD and suitable with building line regulation. Keywords: Corridor, Existing Land Use, Zoning Plan 1)Mahasiswa Program Studi Geografi Universitas Negeri Padang untuk wisuda Desember 2018 2)Dosen Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang
Studi tentang minat terhadap profesi guru geografi pada mahasiswa Prodi Pendidikan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang Reski Maiwella Riani; Surtani .; nofrion .
JURNAL BUANA Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.863 KB) | DOI: 10.24036/student.v3i1.279

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya minat menjadi guru geografi pada mahasiswa dan alumni pendidikan . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana minat terhadap profesi guru geografi pada mahasiswa Prodi Pendidikan Geografi dan Mengetahui apa Faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan angket dan lembar observasi sebagai alat pengumpulan data. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa tahun masuk 2015, 2016, 2017 dan 2018 Prodi Pendidikan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial. Universitas Negeri Padang. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan: 1) persentase minat pada mahasiswa pendidikan geografi sebesar 79% yang artinya rata-rata mahasiswa memiliki minat terhadap profesi guru geografi 2) faktor internal dan faktor eksternal mempengaruhi minat mahasiswa terhadap profesi guru, dengan persentase faktor internal 55% dan faktor eksternal 54%.
Estimasi Percepatan Tanah Maksimum Dan Intensitas Gempa Di Kota Padang Berdasarkan Skenario Gempabumi Di Megathrust Mentawai Menggunakan Metode Deterministik Mahesa Ragil Syofyan; Helfia Edial
JURNAL BUANA Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1233.629 KB) | DOI: 10.24036/student.v3i1.371

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) persebaran nilai percepatan tanah maksimum (PGA), dan (2) persebaran nilai intensitas gempa (MMI) di Kota Padang berdasarkan skenario gempabumi di megathrust Mentawai pada zona subduksi. Adapun metode yang digunakan ialah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sehingga didapatkan hasil berupa pesebaran nilai PGA dengan rentang antara 0,25 g – 0,72 g. Nilai percepatan tanah maksimum tertinggi dengan rentang 0,46-0,72 g mencakup Kecamatan Nanggalo, Kuranji, Padang Utara Padang Timur, Padang Barat, dan Padang Selatan yang memiliki formasi geologi berupa formasi aluvium, aluvium dan pantai, latih, batuan gunung api oligo miosen, dan aliran tak ter uraikan. Sedangkan nilai percepatan tanah maksimum terendah dengan rentang 0,25-0,26 g mencakup kecamatan Lubuk Kilangan dan Kecamatan Pauh yang memiliki formasi geologi berupa formasi batuan gunung api kuarter. Persebaran nilai intensitas gempa (MMI) di Kota Padang akibat gempabumi pada zona subduksi Mentawai dengan kedalaman 10 km dan kekuatan gempa 8,9 Mw memiliki nilai 7 MMI dan 8 MMI. Daerah yang memiliki intensitas gempa yang paling besar dengan nilai 8 MMI adalah Kecamatan Nanggalo, Padang Utara, Padang Timur, Padang Barat, Kuranji, Lubuk Begealung, Padang Selatan, Lubuk Begalung, Bungus Teluk Kabung, sebagian wilayah Koto Tangah, Pauh, dan Lubuk Kilangan. Daerah dengan nilai intensitas gempa 7 MMI adalah sebagian wilayah Kecamatan Koto Tangah, Pauh, Lubuk Kilangan, dan sebagian kecil wilayah Bungus Teluk Kabung.
dampak keberadaan minimarket franchise terhadap usaha pedagang kelontong di kecamatan jambi timur kota jambi (studi kasus di kelurahan talang banjar, kelurahan tanjung sari dan kelurahan tanjung pinang) vivi yulanda ajizah; Surtani .; ahyuni .
JURNAL BUANA Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.054 KB) | DOI: 10.24036/student.v3i1.282

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan melihat perbandingan pendapatan pedagang kelontong sebelum dan sesudah berdirinya minimarket dan untuk mengetahui dan melihat dampak jarak berdirinya minimarket terhadap pendapatan pedagang kelontong di Kecamatan Jambi Timur Kota Jambi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Penelitian dilaksanakan pada Kelurahan Talang Banjar, Kelurahan Tanjung Sari dan Kelurahan Tanjung Pinang. Teknik pengumpulan data meliputi kuesioner, wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling. Sumber data penelitian merupakan data primer dan data sekunder. Teknik analisis yang digunakan uji hipotesis yaitu T-test, ANOVA, dan Chi Kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) rata-rata pendapatan pedagang kelontong sebelum adanya minimarket franchise sebesar Rp 7.950.000 per bulan, tetapi setelah adanya minimarket franchise maka rata-rata pendapatan pedagang kelontong turun menjadi Rp 4.240.000 per bulan. Dan didapatkan nilai p value 0,000 pada pendapatan pedagang kelontong sebelum dan sesudah berdirinya minimarket, yang menunjukkan bahwa p value < 0,05., yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan atas adanya minimarket franchise terhadap pendapatan pedagang toko kelontong. (2) Berdasarkan uji Anova dalam penelitian ini menunjukkan terdapat dampak jarak berdirinya minimarket franchise menurunkan pendapatan penjualan pedagang toko kelontong yaitu dengan nilai F 0,000 < 0,05 yang berarti Ha diterima. Berdasarkan uji beda dan Anova menunjukkan adanya dampak jarak berdirinya minimarket Franchise terhadap pendapatan pedagang kelontong.
Analisis Pertanyaan Berpikir Spasial Pada Ujian Harian Mata Pelajaran Geografi Di Sma Negeri 6 Padang Okta Vianof; . ahyuni
JURNAL BUANA Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.982 KB) | DOI: 10.24036/student.v3i1.383

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, tingkatan berpikir spasial pada soal ujian harian mata pelajaran geografi di SMA Negeri 6, yang terdiri dari (1) Kelas 10 dengan 6 Kompetensi Dasar, (2) Kelas 11 dengan 8 Kompetensi Dasar, dan (3) Kelas 12 dengan 5 Kompetensi Dasar. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan analisis konten/isi terhadap soal ujian harian mata pelajaran geografi.Subjek penelitian ini adalah soal setiap KD ujian harian geografi kelas 10, 11, dan 12.Teknik analisis data dilakukan secara kuantitatif dengan formula persentasetingkat berpikir spasial pada soal ujian harian mata pelajaran geografi.Hasil penelitian ini menemukan (1) Soal ujian harian mata pelajaran geografi kelas 10 SMA Negeri 6 Padang tertinggi pada tingkat kategori primitif spasial,yaitu berada pada KD 3 Mengenal Bumi, (2) pada kelas 11 petanyaan yang bersifat nonspasial paling tinggi dibanding tingkat pertanyaan lainnya, terutama pada KD 3 Potensi Geografis Indonesia, KD 4 Dinamika dan Masalah Kependudukan, dan KD 5 Budaya Nasional dan Interaksi Global, dan (3) soal ujian harian mata pelajaran geografi kelas 12 tertinggi pada kategori nonspasial, yang terbanyak berada pada KD 3 Interaksi Spasial Desa dan Kota.
Potensi Wisata Di Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok Syukran Novri Arpan; ahyuni .; triyatno .
JURNAL BUANA Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.35 KB) | DOI: 10.24036/student.v3i1.392

Abstract

ABSTRAK Indonesia kaya akan pesona wisata, banyak tempat-tempat indah di Indonesia yang patut untuk dijadikan tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi oleh wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi wisata di Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini, yaitu metode kuantitatif dengan analisis spasial yang menggunakan metode buffer, logical query,identify feature within a distance, dan penilaian potensi wisata dilakukan dengan model pengharkatan. Berdasarkan Hasil penelitian menemukan 24 objek wisata yang tersebar di Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok. Potensi wisata terdiri dari 2 objek wisata dengan potensi tinggi, terdapat 5 objek wisata dengan potensi sedang, dan 17 objek wisata dengan potensi rendah Kata kunci: Potensi Wisata, Wisata Alam, Wisata Alam Buatan, dan Wisata Budaya ABSTRACT Indonesia is rich in tourist attractions, there are many beautiful places in Indonesia that deserve to be used as attractive tourist attractions for tourists to visit. This research aims to determine tourism potential in X Koto Singkarak District Solok Regency.The method used in this study, namely quantitative methods with spatial analysis using buffer, logical query, identify feature within a distance, and assessment of tourism potential is carried out with scoring model. Based on the result of research found 24 tourist attractions scattered in Koto Singkarak District X Solok Regency. Tourism potential consists of 2 attractions with high potential, consists of 5 attractions with middle potential, and consists of 17 attractions with low potential. Keywords: Tourism Potential, Nature Tourism, Artificial Nature Tourism, and Cultural Tourism
Kecukupan Pendapatan Rumah Tangga Petani Sawit Inti Plasma Desa Koto Baru Kecamatan Singingi Hilir Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau Fini Yuliska; Yurni Suasti
JURNAL BUANA Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.715 KB) | DOI: 10.24036/student.v3i1.331

Abstract

Penelitianinibertujuanuntukmengetahui 1)pendapatan rumah tangga petani sawit inti plasma, 2) pengeluaran rumah tangga petani sawit inti plasma3)kecukupan pendapatan rumah tangga petani sawit inti plasma. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah rumah tangga petani sawit Inti Plasma yang berjumlah 450 KK. Sampel diambil secara acak menggunakan rumus Slovin, yang berjumlah 82 KK. Penelitianini menemukan:1) pendapatanrumahtanggapetanisawitIntiPlasmauntuk luas sawit 2 hektaradalah Rp.4.100.000 perbulan, sedangkanpendapatan diluar sawit Inti Plasma berkisar antara Rp 500.000 – Rp7.700.000 perbulan.Rata-rata pendapatan rumah tangga petani sawit Inti Plasma adalah Rp 5.600.000 perbulan.2) Rata-rata pengeluaranrumahtanggauntuk makananadalah Rp1.745.000 perbulan, sedangkan rata-rata pengeluaran bukan makanan paling banyak dialokasikan untukbiaya pendidikanyaitu Rp 1.632.000 perbulan. 3) kecukupanpendapatan rumahpetanisawitIntiPlasmasebagianbesardikatakancukupatautercukupi.
Efek Penggandaan Industri Rumah Tangga Pengolahan Ikan Patin Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Dan Pendapatan Masyarakat Di Desa Pulau Gadang Kecamatan Xiii Koto Kampar Kabupaten Kampar rezki dwi pernanda dwi pernanda; Yurni Suasti
JURNAL BUANA Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.068 KB) | DOI: 10.24036/student.v3i1.366

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui bagaimana dampak penggadaan industri rumah tangga pengolahan ikan patin terhadap penyerapan tenaga kerja dan pendapatan masyarakat di Desa Pulau Gadang Kecamatan XIII Koto Kampar Kabupaten Kampar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Desa Pulau Gadang Kecamatan XIII Koto Kampar Kabupaten Kampar. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari 5 industri rumah tangga. Motode pengumpulan data diperoleh dari hasil observasi, wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan model Miles, Huberman. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa dampak penggandaan industri rumah tangga pengolahan ikan patin terhadap penyerapan tenaga kerja yaitu sebesar 1,39, Atau dengan artian dengan pertambahan 1 tenaga kerja sektor budidaya ikan patin maka akan membuka peluang tenaga kerja sebesar 0,39 pada sektor lanjutan (non basis). Dampak penggandaan industri rumah tangga pengolahan ikan patin terhadap pendapatan masyarakat di Desa Pulau Godang Kecamatan XIII Koto Kampar Kabupaten Kampar yaitu dari semua responden total pendapatannya adalah Rp. 93.500.000,- dengan rincian pada sektor penggandaan industri rumah tangga total pendapatannya adalah Rp.72.500.000,- (77,01%), pada sektor Industri total pendapatannya adalah Rp.14.000.000 (14,98%), dan pada sektor penjualan seperti naget patin, bakso patin, abon patin, keripik patin Rp.7.500.000 (0,81%), sehingga diperoleh nilai dampak penggandaan terhadap pendapatan tenaga kerja adalah 1,23. Oleh karena itu industri rumah tangga pengolahan ikan patin agar dapat dikelola atau di kembangkan dengan baik agar tetap terjaganya industri rumah tangga pengolahan ikan patin di Desa Pulau Godang XIII Koto Kampar.
Kajian Geografis Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Masyarakat Berbelanja Di Pasar Pagi Kecamatan Padang Barat riska riska afifa; fitriana Syahar
JURNAL BUANA Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.02 KB) | DOI: 10.24036/student.v3i1.289

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kajian geografis dan faktor-faktor yang mempengaruhi masyarakat untuk berbelanja ke pasar pagi kecamatan padang barat. jenis penelitian yakni deskriptif kualitatif. Informan penelitiannya adalah pembeli dan pedagang pasar pagi kecamatan padang barat. sedangkan pendekatan yang dilakukan dalam pengambilan informan adalah dengan teknik aksidental. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data adalah reduksi, penyajian data, dan kesimpulan. Adapun hasil penelitian sebagai berikut: 1) Pasar Pagi Kecamatan Padang Barat berada pada letak yang strategis di tinjau dari kedekatannya dengan permukiman penduduk,dan mudah untuk dijangkau oleh layanan transportasi 2) faktor-faktor yang mempengaruhi pembeli berbelanja ke Pasar Pagi Kecamatan Padang Barat Kota Padang adalah aksesibilitas, kelengkapan barang, harga barang, waktu dan jarak tempuh,kualitas barang. Kata kunci : Faktor Penarik, Letak Strategis, Pasar The aims of this study to find out how geographical studies and factors that influence people to shop in the Pasar Pagi District of Padang Barat.The research type is descriptive qualitative The research informants are buyers and traders in the western Padang district market. while the approach taken in taking informants is accidental techniques. Data collection techniques are observation, interview, and documentation. Data collection techniques are observation, interview, and documentation. Data analysis techniques are data reduction, data presentation, conclusion. The research results are as follows: 1) Pasar Pagi District of Padang Barat is located in a strategic location in terms of its proximity to residential areas, and is easy to reach by transportation services 2) factors that influence shoppers shopping at Pasar Pagi, Padang Barat Subdistrict, Padang City are accessibility, completeness, item price, time and distance, quality of goods. Keywords: Pulling Factor, Strategic Location, Market

Page 2 of 3 | Total Record : 22