cover
Contact Name
Ahyuni
Contact Email
Ahyuni
Phone
-
Journal Mail Official
geografi@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JURNAL BUANA
ISSN : 26152630     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Skripsi Geografi adalah Jurnal Ilmiah Mahasiswa yang diterbitkan oleh Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang membahas mengenai fenomena pendidikan, sosial, dan budaya yang ada di tengah-tengah masyarakat. Selain itu jurnal Skripsi Geografi juga memberikan pemikiran baru berkaitan dengan konsep dan teori yang ada dalam ilmu pendidikan, Geografi, dan kebumian.
Arjuna Subject : -
Articles 725 Documents
Analisis Tingkat Pendapatan Rumah Tangga Nelayan Tangkap Sebelum dan Pasca Langkanya Fauna Endemik Rinuak (rosterang ryroania) di Kenagarian Koto Malintang Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam Rido Fernando Fernando; Yurni Suasti; yudi antomi
JURNAL BUANA Vol 2 No 4 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (899.44 KB) | DOI: 10.24036/student.v2i4.223

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk melihat perubahan mata pencaharian dan tingkat pendapatan kepala rumah tangga nelayan tangkap sebelum dan pasca langkanya fauna endemik rinuak (rosterang ryroania) (Sebelum dan pasca November 2016). Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian adalah kepala rumah tangga nelayan tangkap dan sampel responden yaitu total sampling dengan sampel wilayah dibatasi menjadi 3 jorong sehingga berjumlah 70 orang.. Penelitian menemukan : (1) Profil kepala rumah tangga nelayan tangkap terbanyak berdasarkan umur yaitu 45-49 tahun. Tingkat pendidikan yaitu SD sampai akademi dan yang tebanyak adalah SD. (2) Sebahagian besar mata pencaharian nelayan tangkap setelah langkanya fauna endemik rinuak (rosterang ryroania) mengalami perubahan pada umumnya yaitu sebagai petani , buruh keramba Jaring Apung (KJA) dan yang bertahan sekitar 20%. (3) Pendapatan pokok nelayan tangkap pasca langkanya fauna endemik rinuak (rosterang ryroania) mengalami penurunan dari rata-rata sebelumnya Rp.2.560.000 menjadi Rp.1.700.000. Abstrack This study aims to look at changes in livelihoods and income levels of capturing fishermen's household heads before and after the scarcity of endemic rinuak fauna (rosterang ryroania) (before and after november 2016). This type of research is quantitative descriptive. The study population was the head of the capture fishermen's household and the sample of respondents, namely the total sampling with a sample area restricted to 3 jorong so that there were 70 people. The study found: (1) Profile of the most capture fishermen household heads based on age, namely 45-49 years. The level of education is elementary school to academy and the most elementary school. (2) Most of the livelihoods of fishermen caught after the rare fauna endemic rinuak (rosterang ryroania) experienced changes in general, namely as farmers, the floating cage labored (KJA) and who survived around 20%. (3) The main income of fishermen catches after the scarcity of endemic fauna (rosterang ryroania) has decreased from the previous average of Rp. 2,560,000 to Rp. 1,700,000.
Analisis Relevansi Buku Teks Geografi dengan Kurikulum 2013 (Studi Kasus Kelas X SMAN Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam ) kurnia siska azhari; ernawati .; Nofrion .
JURNAL BUANA Vol 2 No 4 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (931.986 KB) | DOI: 10.24036/student.v2i4.200

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi Buku Teks Geografi kelas X Kurikulum 2013 yang digunakan di SMAN Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam ditinjau dari aspek kelayakan isi, penyajian, dan bahasa. Jenis penelitian ini pendekatan kuantitatif, metode analisis isi. Kelayakan Isi Buku Teks Geografi Kelas X, karangan K. Wardiyatmoko, terbitan Erlangga rata-rata 49,32% artinya cukup relevan dengan kurikulum 2013 . Buku Teks, karangan Bambang Nianto Mulyo rata-rata 73,31% relevan dengan kurikulum 2013. Sedangkan Buku Teks Karangan Yasinto Sindhu P, terbitan Erlangga rata-rata 50,66% cukup relevan dengan kurikulum 2013. Kelayakan Penyajian Buku Teks Geografi Kelas X, karangan K. Wardiyatmoko, terbitan Erlangga rata-rata 75,25% artinya relevan dengan kurikulum 2013. Buku Teks, karangan Bambang Nianto Mulyo rata-rata 75% artinya relevan dengan kurikulum 2013. Dan Buku Teks Geografi Karangan Yasinto Sindhu P, terbitan Erlangga rata-rata 78% artinya relevan dengan kurikulum 2013. Kelayakan Bahasa Buku Teks Geografi Kelas X, karangan K. Wardiyatmoko, terbitan Erlangga rata-rata 73,60% artinya relevan dengan kurikulum 2013. Buku Teks, karangan Bambang Nianto Mulyo rata-rata 65,97% artinya relevan dengan kurikulum 2013. Dan Buku Teks Geografi Karangan Yasinto Sindhu P, terbitan Erlangga rata-rata 73,60% artinya relevan dengan kurikulum 2013. Kata Kunci: Analisis Kelayakan Isi, Kelayakan Penyajian, dan Kelayakan Bahasa Buku Teks Geografi Abstract This study aims to analyze the relevance of Class X Curriculum 2013 Geography Textbooks used in SMAN Lubuk Basung Subdistrict, Agam District in terms of aspects of content, presentation and language feasibility. This type of research is a quantitative approach, content analysis method. Eligibility of Class X Geography Text Book, by K. Wardiyatmoko, published by Erlangga on average 49.32% means that it is quite relevant to the 2013 curriculum. Textbooks, Bambang Nianto Mulyo's essay averaged 73.31% relevant to the 2013 curriculum. While the Yasinto Sindhu P Textbook, published by Erlangga an average of 50.66% is quite relevant to the 2013 curriculum. Feasibility of Class X Geography Text Presentation written by K. Wardiyatmoko, Erlangga's publication on average 75.25% means that it is relevant to the 2013 curriculum. Textbooks, Bambang Nianto Mulyo's essay on average 75% means that it is relevant to the 2013 curriculum. And the Geography Textbook by Yasinto Sindhu P, published by Erlangga rata 78% means that it is relevant to the 2013 curriculum. The Language Feasibility of Class X Geography Text Books, written by K. Wardiyatmoko, Erlangga publications on average 73.60% means that it is relevant to the 2013 curriculum. Textbooks, by Bambang Nianto Mulyo on average 65, 97% means that it is relevant to the 2013 curriculum. And the Geography Textbook by Yasinto Sindhu P, published by Erlangga on average 73.60% means that it is relevant to the 2013 curriculum. Keywords: Feasibility Analysis of Content, Feasibility of Presentation, and Geographical Language Book Feasibility
Reklamasi Lahan Bekas Tambang Bijih Besi di Nagari Lolo Kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Solok Sriwinda 22 12; Helfia Edial; Dedi hermon
JURNAL BUANA Vol 2 No 4 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.903 KB) | DOI: 10.24036/student.v2i4.164

Abstract

ABSTRACT This study is aimed to: (1) Knowing the physical characteristics of former iron ore mine land. (2) Propose appropriate land reclamation methods for the area of iron ore mine. The method used is quantitative research to know land characteristic and effort to select technique of land reclamation with unit of mapping that is land unit through overlay map of unit of land form with slope map, geology map, land map, and land use map. Sampling with Purposive Sampling method, with data analysis that is scoring method and garding. Result of research: (1) Land characteristic of research area are: tropical climate with annual average rainfall 2224 mm/yr, beveled and oblique tilted rock layers, mountains of denudational hills and alluvial fans, sloping slope, steep and very steep, sandy ground texture and sandy clay, single ground grain structure and plate, low soil fertility, ground water depth> 500 cm and land use dominated by shrubs /grasslands. (2) The proposed land reclamation method for former iron ore mine in Nagari Lolo is revegetation, ie planting the appropriate plant for former iron ore mine, especially pine plants.
PERANAN ISTRI NELAYAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS SUMBER DAYA ANGGOTA KELUARGA DI KELURAHAN PASIR NAN TIGO KECAMATAN KOTO TANGAH KOTA PADANG randi kurnia; ernawati .; widya prarikeslan
JURNAL BUANA Vol 2 No 5 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (774.566 KB) | DOI: 10.24036/student.v2i5.353

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) peranan istri nelayan dalam memotivasisuami, 2) peranan istri nelayan dalam pendidikan anak, 3) peranan istri nelayan terhadap incomeatau pendapatan keluarga dalam menunjang kehidupan dan meningkatkan sumber daya anggotakeluarga.Penelitian ini tergolong jenis penelitia Deskriptif Kuantitatif yang menggambarkan ataumelukiskan variabel-variabel penelitian. Teknik penarikan sampel penelitian ini menggunakanteknik purposive sampling yang tergolong pada teknik nonprobability sampling.Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) peranan istri nelayan dalam memotivasi suamitermasuk kategori baik (2) peranan istri nelayan dalam pendidikan anak termasuk dalam kategoribaik (3) peranan istri nelayan terhadap pendapatan atau income keluarga tergolong pada kategoricukup baik.Kata kunci: nelayan, keluarga, peranan istri, motivator suami, pendidik anak, pendapatan.AbstractThe purpose of this research is to know: 1) the role of fisherman wife in motivatinghusband, 2) role of wife of fisherman in education of child, 3) role of fisherman wife to income orincome of family in supporting life and increasing family member resources.This research is classified as a type of Descriptive Quantitative research that describes ordescribes research variables.Teknik sampling of this study using purposive sampling techniquethat belonged to nonprobability sampling technique that determines the sample with certainconsiderationsThe result of research shows that: (1) the role of fisherman wife in motivating husbandbelongs to good category (2) role of fisherman wife in child education included in good category(3) role of fisherman wife to income or family income belonging to category good enough.Keywords: fisherman, family, wife role, motivator husband, child educator, income.
ANALISIS RTRW KOTA PADANG TAHUN 2010-2030 UNTUK PUSAT PENGEMBANGAN WILAYAH KOTA DI KAWASAN AIA PACAH KECAMATAN KOTO TANGAH anggun oktavia; Yurni Suasti; ahyuni .
JURNAL BUANA Vol 2 No 5 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (809.821 KB) | DOI: 10.24036/student.v2i5.260

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan menganalisis kesesuaian lokasi kawasan Aia Pacah Kecamatan Koto Tangah sebagai sub pusat pelayanan kota di Kota Padang dan mendeskripsikan kesesuaian RTRW Kota Padang tahun 2010-2030 dengan ketersediaan fasilitas pusat pengembangan wilayah kota di Kawasan Aia Pacah Kecamatan Koto Tangah.Penelitian ini merupakan analisis data sekunder meliputi jumlah penduduk kelurahan di Kecamatan Koto Tangah, jumlah penduduk kecamatan di Kota Padang, jarak antar kelurahan di Kecamatan Koto Tangah, jarak antar Kecamatan di Kota Padang, dan jumlah fasilitas umum pada tahun 2017. Teknik penelitian ini menggunakan analisis potensial demografis dan analisis hirarki. Hasil penelitian ini menunjukkan kelurahan Aia Pacah kurang sesuai dijadikan sebagai pusat pengembangan wilayah kota, karena interaksi antar kelurahan tergolong rendah. Sedangkan Kelurahan Lubuk Buaya sesuai dijadikan sebagai pusat pengembangan wilayah kota karena kelurahan tersebut dari segi fasilitas dan interaksi tergolong tinggi. Untuk kesesuaian lokasi pengembangan wilayah kota pada Kecamatan di Kota Padang adalah Kecamatan Koto Tangah dan Kecamatan Padang Timur, karena dari segi fasilitas dan interaksi pada kedua kecamatan tersebut sangat mendukung dan memadai dijadikan sebagai pusat pengembangan wilayah kota di Kota Padang. Kata kunci : pengembangan wilayah, RTRW, potensial demografis, hirarki Abstract This study aims to analyze the suitability of the location of the Aia Pacah area of ​​Koto Tangah District as a sub-service center of the City in Padang City and describes the suitability of the Padang City Spatial Plan 2010-2030 with the availability of urban development center facilities in Aia Pacah District, Koto Tangah District. This research is a secondary data analysis which includes the population of villages in Koto Tangah Subdistrict, the population of sub-districts in Padang City, the distance between villages in Koto Tangah Subdistrict, the distance between Subdistricts in Padang City, and the number of community facilities in 2017. Data collection techniques are analysis of demographic potential and hierarchical analysis. The results of this study indicate that the village of Aia Pacah is not suitable to be the center of urban development, because the interaction between the whole is relatively low. Whereas Lubuk Buaya village is suitable to be used as a center for urban area development because the kelurahan in terms of facilities and interaction is relatively high. For the suitability of the location of urban development in the sub-districts of Padang City, it is Koto Tangah Subdistrict and Padang Timur Subdistrict, because in terms of facilities and interactions in the two sub-districts it is very supportive and sufficient to be used as an urban development center in Padang City.
Aspirai Orang Tua tentang Pendidikan Anak di Jorong Kampuang Pisang Nagari Koto Panjang Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam mutiara putri insani; Yurni Suasti; ratna wilis
JURNAL BUANA Vol 2 No 5 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.912 KB) | DOI: 10.24036/student.v2i5.245

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aspirasi orang tua tentang pendidikan anak di Jorong Kampuang Pisang Nagari Koto Panjang Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam.Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah orang tua yang memiliki anak usia sekolah. Penelitian ini dikumpulkan dalam wawancara mendalam dan dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Penelitian ini menemukan: (1) Cita-cita orang tua terhadap pendidikan anaknya yaitu orang tua ingin anaknya menjadi dokter, guru, abdi negara, wanita karir, dan lain sebagainya. (2) Hasrat berkaitan dengan usaha orang tua untuk mewujudkan cita-cita orang tua terhadap anaknya, seperti memasukkan anak ke sekolah formal, orang tua tidak membedakan pendidikan antara anak laki-laki dan anak perempuan, bagi orang tua sama nilai keduanya, dan berusaha memenuhi kebutuhan anak walau sering terkendala biaya (3) Ketetapan hati berkaitan dengan kepuasan orang tua terhadap apa yang telah dicapai anaknya, orang tua merasa puas jika cita-cita mereka terhadap anak bisa terwujud. Abstract This study aims to describe aspirations of parents about children's education in Jorong Kampuang Pisang Nagari Koto Panjang District IV Koto Kabupaten Agam. This type of research is descriptive qualitative. The informants in this study are parents who have school-age children. This research was collected in in-depth interviews and analyzed through data reduction, data presentation, and conclusions. This research found: (1) parents' aspirations for their children's education, namely parents want their children to be doctors, teachers, state servants, career women, and so on. (2) Desire is related to the efforts of parents to realize the ideals of parents towards their children, such as entering children into formal school, parents do not distinguish education between boys and girls, for parents both values, and trying to fulfill needs of children even though often constrained by costs (3) Determination of the relationship with parents' satisfaction with what their children have achieved, parents feel satisfied if their aspirations for children can be realized
Partisipasi Pedagang kaki lima dalam Pengelolaan Sampah Pasar bawah kota Bukittinggi mentari tari; Yurni Suasti; fitriana Syahar
JURNAL BUANA Vol 2 No 5 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (791.948 KB) | DOI: 10.24036/student.v2i5.232

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat partisipasi pedagang kaki lima dalam pengelolaan sampah Pasar Bawah Kota Bukittinggi yang terletak di kecamatan Guguak Panjang Kota Bukittinggi. Jenis penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang dilaksanakan selama 3 bulan. Populasi dalam penelitian ini seluruh pedagang kaki lima yang berjualan di Pasar Bawah Kota Bukittinggi berjumlah 577 orang. Teknik sampel menggunakan Random sampling dengan rumus slovin dan jumlah sampel 85 pedagang kaki lima. Alat pengumpul data yang digunakan adalah angket dan data diolah menggunakan formula persentase. Berdasarkan hasil analisis deskriptif maka dapat diketahui tingkat partisipasi pedagang kaki dalam pengelolaan sampah di Pasar Bawah Kota Bukittinggi tergolong baik dengan skor keseluruhan yang di dapat yaitu 1910. Bentuk partisipasi tertinggi yaitu partisipasi membayar retribusi sampah dengan persentse 12,77 %. Kata Kunci : Partisipasi, Pedagang kaki lima, Pengelolaan Sampah Abstract This study aims to determine the level of participation of street vendors in waste management in Pasar Bawah Bukittinggi city which located in Guguak Panjang Sub-district, Bukittinggi city. This type of research uses quantitative descriptive method which is carried out for 3 months. The population in this study all the street vendors selling in the Pasar Bawah of Bukittinggi City totaled 577 people. The sample tecnique uses Random Sampling with Slovin formula and the number of samples is 85 street vendors. Data collection tools used are questionnaires and data processed using percentage formulas. Based on the results of the descriptive analysis, it can be seen that the participation level of street vendors in the Pasar Bawah management of Bukittinggi is classified as good with an overall score of 1910. The highest form of participation is participation in paying waste retribution with a percentage of 12,77%. Keywords : participation, street vendors, waste management
DAMPAK PEMBANGUNAN JALAN LINGKAR NIPAH TERHADAP KEGIATAN EKONOMI MASYARAKAT DI PANTAI AIR MANIS KOTA PADANG Memo Memito; Yurni Suasti
JURNAL BUANA Vol 2 No 5 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (683.478 KB) | DOI: 10.24036/student.v2i5.255

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk melihat komparasi jumlah aset dan pendapatan yang diperoleh pelaku ekonomi di Pantai Air Manis sebelum dan sesudah pembangunan Jalan Lingkar Nipah. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan subyek penelitian pelaku ekonomi. Data dianalisis menggunakan Paired Sample T-Test terhadap 133 pelaku ekonomi. Hasil penelitian menemukan terdapatnya peningkatan signifikan jumlah aset kelompok pelaku ekonomi pedagang makanan, jasa ATV, pedagang minuman, pedagang souvenir dan aksesories, dan sebaliknya tidak terjadinya peningkatan jumlah aset kelompok pedagang makanan minuman, pedagang pakaian dan penyedia jasa. Terdapatnya peningkatan pendapatan yang signifikan yang diperoleh semua kelompok pelaku ekonomi di Pantai Air Manis sebelum dan sesudah pembangunan Jalan Lingkar Nipah. Kata Kunci: Pembangunan Jalan, Kegiatan Ekonomi, Pantai Air Manis Abstract This research aims to look at the comparative amount of assets and income earned by economic actors in the Air Manis Beach before and after the construction of the Lingkar Nipah Road. Type of quantitative descriptive research with subjects of economic actors. The data were analyzed using Paired Sample T-Test on 133 economic actors. The research found a significant increase in the number of asset groups of food traders, ATV services, drink traders, souvenir and accessories traders, and conversely there was no increase in the number of assets of food and beverage merchants, clothing traders and service providers. There is a significant increase in the income earned by all groups of economic actors in Air Manis Beach before and after the construction of the Lingkar Nipah Road. Keywords: Road Construction, Economic Activities, Air Manis Beach
PEMETAAN WILAYAH BAHAYA BANJIR DI KOTA SUNGAI PENUH sisva yetty; Helfia Edial; Triyatno .
JURNAL BUANA Vol 2 No 5 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (743.869 KB) | DOI: 10.24036/student.v2i5.239

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk, 1) mengetahui tingkat bahaya banjir di Kota Sungai Penuh. 2) mengetahui Persebaran dan luas area bahaya banjir di Kota Sungai Penuh. 3) mengetahui distribusi spasial penduduk pada kawasan bahaya banjir di Kota Sungai Penuh. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pembobotan atau skoring. Luas wilayah peta administrasi di overlay dengan peta bahaya banjir, untuk menghitung distribusi penduduk = jumlah penduduk / jumlah piksel permukiman dalam administrasi. Temuan penelitian ini adalah wilayah tidak bahaya banjir dengan luas 12.343 ha (34%), bahaya banjir sedang dengan luas 4.276 ha (53%), bahaya banjir 4.276 ha (12%) sangat bahaya banjir dengan luas 505 ha dengan persentase (2%). Distribusi penduduk berdasarkan kelas sangat bahaya terdapat di Kecamatan Hamparan Rawang 13.384 jiwa dan yang paling rendah berada di Kecamatan Sungai Penuh 1.000 jiwa dalam bahaya banjir. Abstract This research of aims are 1) to know the hazard of flooding in Sungai Penuh. 2). Knowing spatial distibution and area flood hazard in Sungai Penuh. 3). To know spatial distribution of the population in the area of the hazard of flooding in Sungai Penuh. This research is quantitative research using weighting or skoring. Calculating area of hazard flooding in Sungai Penuh the overlay map of the administration with the flood hazard map, the distribution of the population = population / number of pixels in administrastion. The result of the research are 12,343 ha (34% no hazard of flooding area, 4,276 ha (53%) medium of hazard, 4,276 ha (12%) hight of hazard flooding and 505 ha (2%) very hight of hazard flooding. Population distribution based on class is very hazard, there are in Hamparan Rawang District 13,384 population and the lowest is in Sungai Penuh District 1,000 population in hazard flooding.
KOMPARASI ANGGARAN OBJEK WISATA PULAU PASUMPAHAN DAN PULAU ANGSO DUO PROVINSI SUMATERA BARAT Dela Oktaviani Chandra; Yurni Suasti; Fitriana Syahar
JURNAL BUANA Vol 2 No 5 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (944.468 KB) | DOI: 10.24036/student.v2i5.227

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini mendeskripsikan: perbandingan pemasukan dana dan alokasi dana antara objek wisata Pulau Pasumpahan dan Pulau Angso Duo dari tahun 2015-2017. Data yang digunakan adalah data sekunder dari tahun 2015-107. Penelitian ini menemukan alokasi anggaran Pulau Pasumpahan tahun 2005 adalah Rp. 225.000.000,00 naik menjadi Rp. 400.000.000 pada tahun 2016 dengan kenaikan 56,25%, kemudian naik lagi menjadi Rp. 895.000.000,00 pada tahun 2017 dengan kenaikan 44,69%. Sedangkan pemasukan anggaran Pulau Angso Duo pada tahun 2015 adalah Rp. 228.000.000,00 naik menjadi Rp. 277.000.000,00 pada tahun 2016 dengan kenaikan 82,31% , kemudian naik lagi menjadi Rp. 395.000.000,00 pada tahun 2017 dengan kenaikan 70,12%. Bila dibandingkan kedua objek tersebut, alokasi anggaran lebih besar di Pulau Pasumpahan dari pada di Pulau Angso Duo tetapi bila dibandingkan persentase, kenaikannya lebih tinggi di Pulau Angso Duo dari pada di Pulau Pasumpahan. Alokasi dana Pulau Pasumpahan untuk 6 asset sedangkan Pulau Angso Duo untuk 5 asset, sehingga dana Pulau Pasumpahan lebih lengkap dari pada Pulau Angso Duo. Kata Kunci: Komparasi Anggaran, Aset, Objek Wisata. ABSTRACT The purpose of this study is to describe: the comparison of fund revenues and allocation of funds between Pasumpahan Island and Angso Duo Island tourist objects from 2015-2017. The data used is secondary data from 2015-107. This study found that the 2005 Pasumpahan Island budget allocation was Rp. 225,000,000.00 rose to Rp. 400,000,000 in 2016 with an increase of 56.25%, then rose again to Rp. 895,000,000.00 in 2017 with an increase of 44.69%. While the revenue of Angso Duo Island in 2015 was Rp. 228,000,000.00 rose to Rp. 277,000,000.00 in 2016 with an increase of 82.31%, then rose again to Rp. 395,000,000.00 in 2017 with an increase of 70.12%. When compared to the two objects, the budget allocation is greater in Pasumpahan Island than in Angso Duo Island but when compared to the percentage, the increase is higher in Angso Duo Island than in Pasumpahan Island. Pasumpahan Island funds allocation for 6 assets while Angso Duo Island is for 5 assets, so Pasumpahan Island funds are more complete than Angso Duo Island. Key term: Budget comparation, Asset, Tourist attaction.

Page 11 of 73 | Total Record : 725