cover
Contact Name
Ahyuni
Contact Email
Ahyuni
Phone
-
Journal Mail Official
geografi@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JURNAL BUANA
ISSN : 26152630     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Skripsi Geografi adalah Jurnal Ilmiah Mahasiswa yang diterbitkan oleh Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang membahas mengenai fenomena pendidikan, sosial, dan budaya yang ada di tengah-tengah masyarakat. Selain itu jurnal Skripsi Geografi juga memberikan pemikiran baru berkaitan dengan konsep dan teori yang ada dalam ilmu pendidikan, Geografi, dan kebumian.
Arjuna Subject : -
Articles 725 Documents
KarakteristiK dan Motivasi Wisatawan di Objek Wisata Air Terjun Nyarai, Tapian Puti dan Rumah Pohon di Kecamatan Lubuk Alung dan Batang Anai vivi yulia fitri; ahyuni .; Nofrion .
JURNAL BUANA Vol 2 No 5 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.985 KB) | DOI: 10.24036/student.v2i5.230

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristikwisatawanberdasarkan sosiodemografis, geografis, dan psikologis, dan untuk mengetahui motivasi wisatawan di Objek Wisata Air Terjun Nyarai,Tapian Puti dan Rumah Pohon di Kecamatan Lubuk Alung dan Batang Anai. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2017- Januari2018. Sumber data sampel sebanyak 136 responden. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan wawancara/ angket, pengamatan dan dokumentasi.Teknik analisis data penelitian memakai persentase dan rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik wisatawan di Objek WisataAir Terjun Nyarai, Tapian Puti dan Rumah Pohon di Kecamatan Lubuk Alung dan Batang Anaidi dominasi oleh laki-laki 61 orang (44.8%) dan perempuan 46 orang (33.8%) dengan umur 17-25 dengan pekerjaan mahasiswa 80 orang (58.8 %) dan Berasal dari luar Kecamatan Lubuk Alung. Motivasi wisatawan di Objek Wisata Nyarai, Tapian Puti dan Rumah Pohon adalah berpetualang. Kata Kunci: karakteristik, motivasi, wisatawan ABSTRACT This study aims to determine the characteristics of tourists based on socio-demographic, geographical, and psychological, and to determine the motivation of tourists in Nyarai Waterfall, Tapian Puti and Tree House tourism objects in Lubuk Alung and Batang Anai Districts. The type of research used in this study is descriptive research with a quantitative approach. This research was conducted in December 2017-January2018 . Sample data sources were 136 respondents. Data collection techniques in this study are using interviews / questionnaires, observations and documentation. Research data analysis techniques use percentages and averages. The results showed that the characteristics of tourist in Nyarai Waterfall, Tapian Puti and Tree House tourism objects in Lubuk Alung and Batang Anai Districts were dominated by men 61 people (44.8%) and women 46 people (33.8%) aged 17-25 with 80 students (58.8%)and Fromoutside the sub-district.Motivation of tourists in Nyarai Tourism Object, Tapian Puti and Tree House is adventure. Keyword: Characteristics, Motivation, Tourist
Potensi Fisik Air Terjun 12 Tingkat dan Air Terjun Pancuran Rayo di Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi leviana winarti; fitriana Syahar
JURNAL BUANA Vol 2 No 5 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1036.246 KB) | DOI: 10.24036/student.v2i5.248

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan potensi fisik air terjun 12 tingkat dan air terjun pancuran rayo di Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Sampel yang ditarik secara Purposive Sampling. Data yang dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, teknik scoring dan analisis deskriptif. Penelitian ini menemukan (1) Ketinggian Air Terjun 12 Tingkat 15 meter dan Air Terjun Pancuran Rayo adalah 150 meter (2) Kemiringan Lereng Air Terjun 12 Tingkat 15-25 % agak curam dan Air Terjun Pancuran Rayo adalah 15-25 % tergolong agak curam (3) Bentuk medan Air Terjun 12 Tingkat Bergunung dan Air Pancuran Rayo Bergelombang dan Perbukitan. (4) Jenis batuan Air terjun 12 Tingkat adalah Qvbk yaitu Batuan gunung api bungkuk sedangkan pada Air Terjun Pancuran Rayo Qvry yaitu Batuan Gunung Api Raya (5) Pola aliran sungai Air Terjun 12 Tingkat adalah dendritik dan Air Terjun Pancuran Rayo adalah Paralel. Kata Kunci: Potensi Fisik, Air Terjun 12 Tingkat , Pancuran Rayo Abstract This study aims to describe the physical potential of waterfall 12 tingkat and waterfall pancuran rayo in Kerinci district, Jambi Province. This type of research is descriptive. Samples were drawn by purposive sampling. Data gathered through observation, documentation, scoring techniques and descriptive analysis. This study found (1) Waterfall 12 Tingkat was 15 meters tall and Waterfall Pancuaran Rayo was 150 meters tall, (2) both waterfalls' slopes were 15-25 % slightly steep, (3) the land shape of both locations was formed by corrugated plains and hills, (4) Rock type in the former area was mostly identified as Qvbk which was the rocks from Bungkuk Volcano while in the latter area it was Qvry, the rocks from Raya Volcano, (5) the stream patterns were Dendritic (Waterfall 12 Tingkat) and Paralel (Waterfall Pancuran Rayo) Keywords: Physical Potensials, Waterfall 12 Tingkat , Waterfall Pancuran Rayo
PARTISIPASI PEDAGANG KAKI LIMA DALAM PENGELOLAAN KEBERSIHAN LINGKUNGAN DI KOTA SOLOK ( Studi kasus di Beberapa Ruas Jalan Utama Kota Solok ) dido nurheri; paus iskarni; hendry Frananda
JURNAL BUANA Vol 2 No 5 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (924.551 KB) | DOI: 10.24036/student.v2i5.244

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk dan tingkat partisipasi pedagang kaki lima dan upaya pemerintah dalam mengoptimalkan partisipasi pedagang kaki lima dalam pengelolaan kebersihan lingkungan. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan Skripsi adalah metode diskriptif Kualitatif, akan tetapi tidak kualitatif murni. Hasil penelitian menunjukkan ada empat bentuk partipasi pedagang kaki lima beserta tingkat partisipasinya yaitu penanganan sampah kategori tinggi, penanganan air limbah kategori rendah, membersihkan lingkungan kategori tinggi, dan untuk pembayaran uang retribusi kebersihan tergolong rendah. Upaya mengoptimalkan partisipasi pedagang kaki lima antara lain penambahan fasilitas penunjang, pengawasan berkala, mendata pedagang, pemungutan uang retribusi kebersihan kepada seluruh pedagang, dan mengadakan sosialisai program kebersihan. Kata kunci : Partisipasi, Pedagang Kaki Lima, Pengelolaan ABSTRACT This study aims to determine the form and level of participation of street vendors and government efforts to optimize the participation of street vendors in environmental hygiene management. The research method used in thesis writing is a qualitative descriptive method, but it is not purely qualitative. The results showed that there were four forms of street vendor participation along with the level of participation, namely high waste magement, low waste management , cleaning high environments, and low paying retribution fees. Efforts to optimize the participation of street vendors include the addition of supporting facilities, periodic supervision, data collection of traders, collection of cleaning retribution money to all traders, and holding a socialization of cleaning programs. Keywords: Participation, Stereet vendors, Management 1Artikel ini ditulis dari skripsi penulis dengan judul Partisipasi Pedagang Kaki Lima Dalam Pengelolaan Kebersihan Lingkungan di Kota Solok. Untuk wisuda September 2018 dengan 2Pembimbing I Dr. Paus Iskarni, M.Pd dan Pembimbing II Hendry Frananda, S.Pi, M.Sc.
PEMILIHAN LOKASI PERHUTANAN SOSIAL DI KECAMATAN KAMANG BARU KABUPATEN SIJUNJUNG asef tionanda; ahyuni .; Helfia Edial
JURNAL BUANA Vol 2 No 5 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1071.817 KB) | DOI: 10.24036/student.v2i5.258

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lokasi hutan yang cocok dijadikan perhutanan sosial di Kecamatan Kamang Baru, dan Kesiapan masyarakat terhadap rencana pengembangan perhutanan sosial di Kecamatan Kamang Baru. Jenis penelitian ini bersifat penelitian campuran (mixed method). Pengambilan sampel dengan metode Total Sampling dengan teknik overlay dan penarikan kesimpulan dari hasil wawancara di lapangan. Hasil penelitian: (1) Dari 11 Kenagarian yang terdapat di Kecamatan Kamang Baru terpilih 7 nagari yang memiliki lahan prioritas untuk perencanaan perhutanan sosial yaitu nagari Sungai Lansek dengan luas 265 ha, Muaro Takuang dengan luas 318 ha, Aia Amo dengan luas 1784 ha, Maloro dengan luas 73 ha, Padang Tarok dengan luas 4181 ha, Sungai Betung dengan luas 955 ha, Siaur dengan luas 380 ha. Jumlah luas keseluruhan perhutanan sosial Kecamatan Kamang Baru 7956 ha. (2) Berdasarkan kriteria penentuan kesiapan masyarakat terhadap perencanaan perhutanan sosial (biofisik, kelembagaan, dan ekonomi) terdapat 2 nagari dengan kategori sangat siap yaitu Sungai Betung dan Lubuk Tarantang, 3 nagari dengan kategori siap yaitu Sungai Lansek, Muaro Takuang, dan Aia Amo, 1 nagari dengan kategori cukup siap yaitu Nagari Siaur. Kata Kunci: Pemilihan Lokasi, Perhutanan Sosial ABSTRACT This research intend to know about forest location which are suitable to be social forest at Kamang Baru Sub-District, and community readiness for social forest development plan at Kamang Baru Sub-District. This research use mix method as types of research. Sampling is done by Total Sampling method with overlay technique and interview results summary. The results of research are : (1) from 11 villages in Kamang Baru Sub-District only 7 villages that have land priority for social forest plan, that is Sungai Lansek with size is 265 ha, MuaroTakuang 318 ha, Aia Amo 1748 ha, Maloro 73 ha, Padang Tarok 4181 ha, Sungai Betung 955 ha, Siaur 380 ha. Total number area of social forest at Kamang Baru Sub-District is 7956 ha. (2) based on criteria for determining community readiness for social forest plan (biophysic, institutional, and economic) there are 2 villages in the very ready categories, Sungai Betung and Lubuk Tarantang, 3 villages with the categories is ready, Lansek, Muaro Takuang, dan Aia Amo, 1 villages with the categories is quite ready, Siaur. Keywords : Location Selection, Social Forest
STRATEGI PENGEMBANGAN EKOWISATA MANGROVE DI DESA RAWA MEKAR JAYA KECAMATAN SUNGAI APIT KABUPATEN SIAK PROVINSI RIAU mela roza; Dedi hermon; Triyatno .
JURNAL BUANA Vol 2 No 5 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (790.914 KB) | DOI: 10.24036/student.v2i5.243

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Menganalisis kesesuaian kawasan wisata untuk ekosistem mangrove untuk pengembangan ekowisata di Desa Rawa Mekar Jaya, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak. (2) Menganalisis strategi dalam pengembangan ekowisata mangrove Rawa Mekar Jaya Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Kuantitatif. Metode pengumpulan data diperoleh dari hasil observasi, dan dokumentasi penelitian. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah dengan menggunakan teknik stratified sampling. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa Indeks Kesesuaian kawasan untuk Wisata mangrove di ekowisata mangrove Rawa Mekar Jaya tergolong ke dalam kategori Sesuai Bersyarat (SB). Pada stasiun 1 kesesuaiannya adalah 64 %, stasiun 2 kesesuaiannya ialah 61%, stasiun 3 kesesuaiannya ialah 53%, stasiun 4 kesesuaiannya ialah 58%. Strategi pengembangan ekowisata mangrove di desa Rawa Mekar Jaya adalah meningkatkan upaya penanaman mangrove pada wilayah pengembangan ekowisata mangrove sehingga mangrove dapat memenuhi kriteria sangat sesuai untuk kawasan wisata yang baik berdasarkan Indeks Kesesuaian Wisata (IKW), meningkatkan partisipasi masyarakat lokal dalam mengembangkan kemampuan dan kreatifitas usaha wisata, seperti pembuatan souvenir dan mempromosikan wisata mangrove melalui internet dan media lainnya untuk menarik wisatawan, serta meningkatkan peran serta dinas terkait melalui penambahan sarana dan prasarana pendukung kegiatan wisata Kata Kunci: Ekowisata, Mangrove, Analisis kesesuaian ABSTRACT The of aims research are (1) to analyze the suitability of tourism area for the mangrove’s ecosystem in developing eco-tourism in Rawa Mekar region, district of Sungai Apit, Regency of Siak. (2) to analyze the strategy in developing mangrove eco-tourism in Rawa Mekar region, district of Sungai Apit, Regency of Siak. The method used in research is quantitative method. the method for collecting the data achieved by observation’s result and research documentation. The technique in analyzing retrieval of sample using stratified sampling. The result shows that the index suitability for mangrove tourism in Rawa Mekar Jaya eco-tourism is categorizes as conditional suitable. Station 1 suitability is 64%, station 2 suitability is 61%, station 3 suitability is 53%, station 4 suitability is 58%. The strategy for developing mangrove eco-tourism is increase the mangrove plantings in mangrove eco-tourism development area so mangrove can fulfill the very appropriate area for a good tourism area based on the tourism index of suitability, increase the participation of local society in developing the ability and creativity of tourism business like creating souvenirs and promoting mangrove tourism which can be done through internet or other media in order to attract to tourist and increase the role of related officials through adding supporting facilities and infrastructures for the tourism activity. Keyword: Ecotourism, Mangrove, Analysis the suitability
Kontribusi Usaha Tani Buah Naga Terhadap Tingkat Pendapatan Keluarga Di Nagari Aripan Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok meri karmila; Dedi hermon; iswandi U
JURNAL BUANA Vol 2 No 5 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (740.904 KB) | DOI: 10.24036/student.v2i5.231

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi usaha tani buah naga terhadap tingkat pendapatan keluarga di Nagari Aripan Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok berdasarkan faktor pendukung dan penghambat dalam usaha tani buah naga di Nagari Aripan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian adalah masyarakat yang bertanam buah naga dengan jumlah sampel 32 KK. Teknik pengumpulan data digunakan angket atau kuesioner, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kontribusi usaha tani buah naga terhadap pendapatan total rumah tangga adalah sebesar 52,81%. Hal ini menunjukkan bahwa hasil usaha tani buah naga merupakan sumber pendapatan yang memberikan kontribusi yang cukup besar. Pendapatan usaha tani buah naga digunakan petani untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Faktor pendukung usaha tani buah naga di Nagari Aripan Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok adalah harga buah naga sangat tinggi di pasaran dan tenaga kerja mudah diperoleh di Nagari Aripan. Sementara itu faktor penghambat usaha tani buah naga di Nagari Aripan Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok adalah modal usaha masih terbatas, keterbatasan pengetahuan, kurangnya informasi budidaya buah naga dari Dinas Pertanian. Kata kunci : Kontribusi, Pendapatan keluarga petani buah naga, Faktor pendukung dan penghambat usaha tani. Abstract This study aims to determine the contribution of dragon fruit farming to the farmer income level of family income in Nagari Aripan Kecamatan X Koto Singkarak, Solok Regency based on supporting and inhibiting factors in dragon fruit farming in Nagari Aripan. This type of research is quantitative descriptive. The research sample was the community who planted dragon fruit with a sample of 32 families. Data collection techniques used on the research are questionnaires, interviews and documentation. Analysis technique used percentage formula. The results of this study can be concluded that the contribution of dragon fruit farming to total household income is 52.81%. This shows that dragon fruit farming is a source of income which contributes quite large. The income of dragon fruit farming used by farmers to meet family needs. Supporting factors of dragon fruit farming in Nagari Aripan Kecamatan X Koto Singkarak Solok Regency is the price of dragon fruit is very high in the market and labor is easily obtained in Nagari Aripan. Meanwhile, the inhibiting factor of dragon fruit farming in Nagari Aripan Kecamatan X Koto Singkarak Solok Regency is limited business capital, limited knowledge, lack of information on dragon fruit cultivation from the Department of Agriculture. Keywords: contribution, family income of dragon fruit farmer, supporting factor and inhibiting farming.
PENINGKATAN PENGETAHUAN SISWA TENTANG MATERI MANFAAT SIG TERHADAP MITIGASI BENCANA MELALUI PEMANFATAAN MEDIA BERBASIS SIG DI SMAN 5 PADANG TAHUN PELAJARAN 2018/2019 RAHMAT HIDAYAT; Yurni Suasti
JURNAL BUANA Vol 2 No 5 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.124 KB) | DOI: 10.24036/student.v2i5.252

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pengetahuan siswa sebelum dan sesudah menggunakan media berbasis SIG di SMAN 5 Padang.Jenis penelitian adalah penelitian Eksperimen Quasi dengan subyek penelitian siswa kelas XII IPS 1 di SMAN 5 Padang. Teknis analisis data yang digunakan Paired Sampel T-Test. Penelitian ini menemukan peningkatan hasil belajar siswa yang signifikat tentang materi Manfaat SIG Terhadap Mitigasi Bencana setelah dilakukannya perlakuan belajar dengan menggunakan media berbasis SIG dibandingkan sebelum dilakukan perlakuan menggunakan media berbasis SIG. Abstract This research aims to know increasing of student’s knowledge before and after using GIS based media in SMA Negeri 5 Padang. This type of research is an experimental study with the student’s of XII IPS1 in SMA Negri 5 Padang as the subject. The data analysis techniques used a Paired T-Test Approach. The results of this research found that the student learning outcome was increased after learning using GIS based media compared to before GIS based media.
Evaluasi Penetapan Batas Sempadan Ngarai Sianok Terhadap Bahaya Mikrozonasi Gerakan Tanah Bagi Permukiman Di Kota Bukittinggi Fikri Akbar Dinata; Yurni Suasti; ahyuni .
JURNAL BUANA Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.273 KB) | DOI: 10.24036/student.v3i1.288

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penataan kawasan pemukiman di kawasan ngarai sianok, mengetahui perubahan batas sempadan ngarai sianok terhadap penataan pemukimanserta penetapan kebijakan batas sempadan ngarai sianok terhadap bahaya mikrozonasi gerakan tanah bagi pemukiman di Kota Bukittinggi. Khususnya di Kelurahan Birugo, Belakang Balok, Kayu Kubu dan Bukik Cangang Kayu Ramang. Penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode pengumpulan data adalah data sekunder yang di dapatkan dari instansi terkait di Kota Bukittinggi. Teknik analisis data yang digunakan adalah overlay (Tumpang susun). Hasil penelitian menunjukan bahwa adanya pertambahan permukiman berdasarkan citra tahun 2010 hingga 2015. Perubahan batas sempadan ngarai sianok ini mengakibatkan adanya permukiman yang harus di relokasi. Pemerintah Kota Bukittinggi telah membuat beberapa kebijakan terkait penetapan batas sempadan ngarai sianok dengan bahaya mikrozonasi gerakan tanah.
Kategori Pertanyaan Berpikir Spasial Di Dalam Buku Teks Geografi Sma Kelas Xii Terbitan Erlangga Tivani Monic Sandria; . ahyuni
JURNAL BUANA Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.444 KB) | DOI: 10.24036/student.v3i1.294

Abstract

Abstrak Artikel ini dibuat untuk (1) menganalisis kategori pertanyaan berpikir spasial yang terdapat di dalam buku teks geografi terbitan Erlangga dan Wangsa Jatra Lestari, dan (2) tanggapan guru mengenai kemampuan berpikir spasial. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan analisis konten. Sumber data penelitian adalah buku teks Wangsa Jatra Lestari kelas X, Erlangga kelas X, XI, dan XII. Pengumpulan data dilakukan dengan pengumpulan data sekunder dan metode kuesioner. Analisis data dilakukan dengan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 1368 pertanyaan; 716 merupakan kategori Nonspasial dengan persentase 52,34%, 233 pertanyaan kategori Spasial Primitif dengan persentase 17,03%, 335 pertanyaan Spasial Sederhana dengan persentase 24,49%, dan 84 pertanyaan Kompleks spasial dengan persentase 6,14%. Selain itu, juga ditemukan bahwa guru geografi tidak memahami kemampuan berpikir spasial, karena hanya berpatokan pada Taksonomi Bloom sebagai dasar pembelajaran. 80% guru geografi mengetahui taksonomi berpikir selain Taksonomi Bloom, 20% lainnya tidak. Seluruh guru berasumsi bahwa High Order Thinking Skills (HOTS) sama dengan kemampuan berpikir spasial menurut Jo-Bednarz. 60% guru menyatakan bahwa pertanyaan di dalam buku teks geografi sudah cukup sesuai dengan kurikulum. 40% lainnya menyatakan tidak, karena pertanyaan-pertanyaan yang ada di dalam buku geografi hanya dipenuhi oleh soal-soal C1. Sedangkan standar untuk SMA adalah C1-C4.
Pola Penggunaan Remitan di Nagari Lagan Mudik Punggasan Kecamatan Linggo Sari Baganti Kabupaten Pesisir Selatan Novira Esa Framujiastri; Rery Novio
JURNAL BUANA Vol 3 No 1 (2019)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.755 KB) | DOI: 10.24036/student.v3i1.314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik migran, pola penggunaan remitan dan dampak remitan terhadap sosial ekonomi rumah tangga di Nagari Lagan Mudik Punggasan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian merupakan seluruh keluarga migran. Sampel diperoleh sebanyak 57 responden menggunakan pendekatan Isac Michel. Teknik penarikan sampel yang digunakan yaitu sampel acak sederhana. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Karakteristik migran Nagari Lagan Mudik Punggasan didominasi oleh usia 25-29 tahun, dengan pendidikan rata-rata tingkat SMA. Daerah tujuan lebih banyak berada diluar Provinsi Sumatera Barat dengan persebaran tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau. Sebagian besar migran bekerja sebagai buruh pabrik, sedangkan dari segi pendapatan paling banyak tergolong berpendapatan sedang (Rp. 1.500.000 s/d Rp. 2.500.000 perbulan). (2) Pola penggunaan remitan di Nagari Lagan Mudik Punggasan lebih banyak digunakan untuk kebutuhan konsumtif dengan persentase 59,42%. Bentuk penggunaan paling banyak yaitu untuk membayar tagihan listrik dan air, bahan sembako, serta membeli peralatan elektronik. (3) Remitan berdampak terhadap sosial ekonomi rumah tangga keluarga migran dalam hal kemudahan membayar biaya pendidikan, bertambahnya peralatan elektronik keluarga migran, serta sumbangan yang diberikan untuk pembangunan desa dan sarana publik lainnya. Kata Kunci: Remitan, Pola Penggunaan Remitan, Dampak Remitan