cover
Contact Name
Ridhoul Wahidi
Contact Email
Ridhoul Wahidi
Phone
-
Journal Mail Official
dhoul_faqoet@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
Al-Afkar : Jurnal Keislaman & Peradaban
ISSN : 20897472     EISSN : 25481711     DOI : -
Core Subject : Education,
Al-Afkar : Jurnal Keislaman & Peradaban merupakan jurnal keislaman dan peradaban dengan kajian multidisipliner, terbit dua kali dalam satu tahun (April dan Oktober), dikelola oleh Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fak. Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indragiri Tembilahan. Redaksi menerima tulisan yang relevan selama mengikuti petunjuk penulisan yang ditetapkan.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2017)" : 5 Documents clear
INTEGRASI NILAI-NILAI AL-QUR’AN DALAM KEHIDUPAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN RAUDHATUL MUJAWWIDHIN KABUPATEN TEBO PROVINSI JAMBI Nur Komariah
Al-Afkar : Jurnal Keislaman & Peradaban Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.892 KB) | DOI: 10.28944/afkar.v5i2.175

Abstract

Pondok Pesantren Raudhatul Mujawwidhin adalah salah satu Pondok pesantren yang ada di Kabupatten Tebo Provinsi Jambi. Selain melahirkan hafiz dan hafizah, pondok pesantren juga mampu mengintegrasikan nilai-nilai al-Qur’an dalam kehidupan santri. Hal ini terlihat beberapa karakteristik yang menghiasi kepribadian santri di lingkungan Pondok Pesantren Raudhatul Mujawwidin seperti: Kesetaraan, kemandirian, kesungguhan, kesabaran, kasih sayang, 5 S, 8 K dan penanaman budaya malu. Salah satu kunci keberhasilan Pondok Pesantren dalam melahirkan santri yang mahir dalam membaca dan menghafal al-Quran adalah menggunakan Metode qira’ati yaitu salah satu metode pembelajaran al-Qur’an yang langsung menerapkan makharijul huruf dan Tajwid.
INTEGRASI AGAMA DAN ILMU PENGETAHUAN Ali Murtopo
Al-Afkar : Jurnal Keislaman & Peradaban Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (910.528 KB) | DOI: 10.28944/afkar.v5i2.176

Abstract

Dikotomisasi ilmu pengetahuan dengan agama sebenarnya merupakan persoalan klasik dan berkepanjangan, namun seirirng dengan berubahnya paradigma serta berkembangnya penguasaan keilmuan disegala bidang, menjadikan terbuka luasnya peluang integrasi ilmu. Sesungguhnya sumber ilmu terintegrasi dari tiga skema besar, yakni, ilmu alam, ilmu social, dan humaniora yang sesungguhnya bersumber dari bangunan ilmu yang integratif yaitu Al-Qur’an dan Hadis. Dalam konsep Islam Ilmu berawal dari pengetahuan yang merupakan manifestasi pikiran, perasaan, keyakinan serta keinginan. Namun dalam konsep barat dikotomisasi ilmu masih terlihat dengan pemisahan antara IPTEK dan IMTAQ, tetapi dikotomisasi tersebut tidak berlangsung lama, karena semakin jelas perkembangan ilmu mengarah kepada satu sumber yakni Allah SWT, sehingga dapat disimpulkan bahwa seluruh cabang ilmu dan pengetahuan yang terdapat di alam semesta ini merupakan satu kesatuan Islam yang semakin luas penguasaannya maka semakin mengerucut pemahamannya.
MENGINTEGRASIKAN SISTEM PENGAJARAN UMUM DI PESANTREN SABILAL MUHTADIN TEMBILAHAN Maimunah Maimunah; Fahrina Yustiasari Liriwati
Al-Afkar : Jurnal Keislaman & Peradaban Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (929.637 KB) | DOI: 10.28944/afkar.v5i2.177

Abstract

Perubahan sosial dalam Islam untuk mewujudkan manusia yang selamat di dunia dan akhirat. Salah satu bentuk proses perubahan sosial adalah pendidikan, yang bertujuan meningkatkan kualitas manusia yang berdaya saing tinggi. Pendidikan di Indonesia terdapat model pendidikan pesantren dan model pendidikan sekolah. Model pendidikan pesantren bertujuan untuk mengembangkan kemampuan manusia dari aspek agama dan terbukti kurikulumnya 100% agama. Model pendidikan sekolah menekankan prestasi akademik, yang terbukti kurikulumnya 93% pengetahuan umum. Sekolah Berbasis Pesantren (SBP) merupakan salah satu model pendidikan Islam yang mengintegrasikan dua sistem sosial, yakni keunggulan sistem sosial pesantren dan keunggulan sistem sosial sekolah. Model pendidikan Islam ini dapat menciptakan manusia yang agamawan sekaligus ilmuwan, sehingga dapat berperan penuh dalam sistem sosial kemasyarakatan. Sekolah Berbasis Pesantren dalam konsepsi perubahan sosial ini mengintegrasikan sistem pendidikan pesantren dan sistem pendidikan sekolah menjadi kesatuan yang utuh. Perubahan sosial ini merupakan perubahan karena adanya kemauan orang tua siswa dan hasil pemikiran para pakar untuk membentuk lembaga pendidikan yang mewujudkan lulusan yang ilmuwan dan agamawan.
ISLAMISASI DAN INTEGRASI ILMU; Dasar Pemikiran, Definisi dan Metodologi Asmariani Asmariani; Nurmadiah Nurmadiah
Al-Afkar : Jurnal Keislaman & Peradaban Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.902 KB) | DOI: 10.28944/afkar.v5i2.173

Abstract

Integrasi pendidikan Islam pada hakekatnya adalah sekolah yang mengimplementasikan konsep pendidikan Islam berlandaskan Al-Qur’an dan As-Sunnah. Dalam aplikasinya sekolah menerapkan pendekatan penyelenggaraannya dengan memadukan pendidikan umum dan pendidikan agama menjadi suatu jalinan kurikulum. Integrasi pendidikan Islam menekankan keterpaduan dalam metode pembelajaran sehingga dapat mengoptimalkan ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Integrasi pendidikan juga memadukan pendidikan Aqliyah, ruhiyah, dan jasadiyah. Dalam penyelenggaraannya memadukan keterlibatan dan partisipasi aktif lingkungan belajar yaitu sekolah, rumah, dan masyarakat. Dari pemaparan di atas dapat diketahui bahwa pendidikan Islam yang diselenggarakan dengan memadukan secara integratif nilai ajaran Islam dalam bangungan kurikulum dengan pendekatan pembelajaran yang efektif dan pelibatan yang optimal dan kooperatif antara guru dan orang tua, serta masyarakat untuk membina karakter dan kompetensi murid.
INTEGRASI ISLAM DENGAN FISIKA DAN KIMIA Zainal Abidin
Al-Afkar : Jurnal Keislaman & Peradaban Vol 5 No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (779.834 KB) | DOI: 10.28944/afkar.v5i2.174

Abstract

Telah jelas bahwa antara agama dan ilmu pengetahuan tidak ada pertentangan, bersifat integral, tidak dapat dipisahkan antara satu dengan lainnya. Hubungan tersebut menunjukkan betapa positifnya Islam memandang ilmu pengetahuan (dan hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan ilmiah). Dalam kaitan ini, pendidikan Islam bisa dihayati dan dipahami secara lengkap dan “kaffah” (utuh dan menyeluruh tidak dikotomi antara pendidikan agama dengan pendidikan umum). Sebagai konsekuensi dari tidak adanya pemisahan antar ilmu dan agama, dapat pula ditegaskan bahwa tidak ada pemisahan antara apa yang disebut ilmu agama dan ilmu umum. Munir Mursi menyatakan bahwa “seluruh ilmu adalah Islami sepanjang berada di dalam batas-batas yang digariskan Allah kepada kita”. Dalam konsep Islam (Timur), semua yang dipikirkan, dikehendaki, dirasakan dan diyakini, membawa manusia kepada pengetahuan dan secara sadar menyusunnya ke dalam sistem yang disebut Ilmu.

Page 1 of 1 | Total Record : 5