cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
JIMFISIP menerbitkan artikel ilmiah mahasiswa dari delapan Program Studi, yaitu Prodi Sosiologi, Prodi Ilmu Komunikasi, Prodi Ilmu Politik dan Prodi Ilmu Pemerintahan. JIMFP terbit satu volume dan empat nomor dalam setahun, yaitu bulan Februari, Mei, Agustus dan November.
Arjuna Subject : -
Articles 99 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2018): Mei 2018" : 99 Documents clear
Kebijakan Pemerintah Kabupaten Bireuen Dalam Penerbitan HGU Kelapa Sawit (Studi Kasus : Konflik Antara Masyarakat dan PT. Syaukath Sejahtera) Suci Ramadhan; Radhi Darmansyah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.504 KB)

Abstract

Kelapa sawit merupakan komoditi industri yang sangat berkembang sejak era kolonial, sumbangsih kelapa sawit ini memberikan devisa negara yang cukup banyak. Pada tingkat daerah PT.Syukath Sejahtera yang bergerak di bidang industri kelapa sawit terletak di Kabupaten Bireuen menjadi salah satu perusahaan perkebunan terluas di Kabupaten Bireuen. Ekspansi perkebunan telah mengakibatkan degradasi lingkungan yang tinggi dan juga permintaan akses oleh masyarakat terhadap lahan perkebunan. Namun, pemerintah telah memberikan izin pembukaan lahan kepada investor tanpa melihat dampak terhadap lingkungan dan juga masyarakat. Penelitian ini disebut teori politik hijau dan juga penelitian ini berkaitan dengan konsep tentang kelangkaan dan kekerasan sumber daya alam oleh Thomas Homer Dixon. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kebijakan pemerintah terkait pemberian izin pembukaan lahan perkebunan yang yang saat ini menjadi suatu kelangkaan sumber daya alam dan penyerobotan lahan yang dilakukan oleh perusahaan yang menimbulkan konflik terhadap masyarakat. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingginya permintaan lahan membuat menurunnya tingkat lahan pertanian sehingga adanya kelangkaan sumberdaya lahan yang tidak dapat diperbarui namun, pemerintah terus memberikan kebijakan izin penggunaan lahan kepada investor tanpa melihat kepentingan masyarakat lapisan bahwa yang berujung pada konflik sosial.GOVERNMENT POLICY OF BIREUEN DISTRIC IN PALM OIL HGU ISSUE (Case Study: Conflicts between the community and PT.Syaukath Sejahtera in Krueng Simpo, July Distric)Palm oil is an industrial commodity that is very developed since the colonial era, this oil palm contribution provides a considerable amount of foreign exchange. At the regional level PT. Syaukath Sejahtera which enganged in the palm oil industry is located in Birueun. Regency becomes one of the largest plantation companies in Bireuen District. The expansion of the land will result in higher environmental degradation, also the public demand to acsess the land. Here, the government has permitted for land clearing to the investors on large scale without seeing the impact that will occur on the environment and also the impact on communities. This problem in the study of politics is called green political theory and is also associated with the concept of scarcity and natural resource violence by Thomas Homer Dixon. The purpose of this study is to analyze the government policies related to the land clearing which currently becomes a scarcity of natural resources and see the action of land grabs conducted by companies that cause conflict to the community. The method used in this research is qualitative method. The conclusion of this study is that the high demand for the land causes a decrease in the level of agricultural land so that the scarcity of land recources that can not be renewed however, the government continuous to provide land use permit policy to investors who don’t think about the layers of society that led to social conflict.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL INSTAGRAM TERHADAP PERUBAHAN SIKAP TUJUAN WISATA LIBURAN MAHASISWA UNIVERSITAS SYIAH KUALA Munzir Harun; Hamdani M.Syam
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.506 KB)

Abstract

ABSTRAK – Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh Penggunaan Media Sosial Instagram Terhadap Perubahan Sikap Tujuan Wisata Liburan Mahasiswa Universitas Syiah Kuala. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode kuesioner. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. Sampel yang digunakan dalam penelitian berjumlah 100 orang. Pengujian data dilakukan dengan menggunakan metode regresi linear sederhana. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan Instagram memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perubahan sikap tujuan wisata mahasiswa. Tingkat kepercayaan responden yang masih belum terlalu kuat terhadap postingan Instagram menunjukkan bahwa masih banyak hal yang harus diperbaiki terutama kemudahan dalam mencari informasi yang bisa dipercaya.Kata Kunci    : Instagram, Media Sosial, Perubahan sikap
Pengembangan Kabupaten Kota Tertinggal Selama Kepemimpinan Gubernur Aceh Zaini Abdullah (Studi Penelitian Kabupaten Aceh Singkil) Muhardiansyah Muhardiansyah; Muhardiansyah - -
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.652 KB)

Abstract

ABSTRAKPENGEMBANGAN KABUPATEN TERTINGGAL SELAMA KEPEMIMPINAN GUBERNUR ZAINI ABDULLAH(STUDI PENELITIAN KABUPATEN ACEH SINGKIL)Muhardiansyah, Radhi Darmansyah, M.Sc(Muhardiansyah.adi@gmail.com, e.rxdhi@gmail.com)Program Studi Ilmu Politik, FISIP, Universitas Syiah KualaAceh Singkil merupakan salah satu kabupaten yang terletak di wilayah terujung pantai Barat-Selatan Aceh. Wilayah Aceh Singkil berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Utara. Jarak tempuh dari Aceh Singkil ke Banda Aceh adalah sejauh 15 jam perjalanan menggunakan transportasi darat. Jauhnya jarakkabupaten Aceh Singkil dengan Provinsi Aceh menjadi satu indikasi besar dalam ketertingalan pembangunan Kabupaten Aceh Singkil sendiri. Presiden Joko Widodo melalui Peraturan Presiden Nomor 131 Tahun 2015 tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2015-2019 yang menetapkan wilayah Singkil sebagai daerah tertinggal dan termiskin. Adapun Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kebijakan apa saja yang telah diambil oleh Pemerintah Aceh dalam mempercepat pembangunan daerah tertinggal khusnya Kabupaten Aceh Singkil dan untuk mengetahui bagaimana peran pemerintah Kabupaten Aceh Singkil dalam membangun daerahnya dan faktor apa saja yang menghambat percepatan pembangunan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif yang berlandaskan deskriptif, penelitian kualitatif deskriptif adalah melibatkan kegiatan ontologis. Data yang dikumpulkan berupa kata-kata, kalimat atau gambar yang memiliki arti lebih daripada sekedar angka atau frekuensi. Peneliti menekankan catatan yang menggambarkan situasi sebenarnya guna mendukung penyajian data. Jadi dalam mencari pemahaman riset kualitataif tidak memotong halaman cer itera dan data lainnya dengan simbol-simbol angka. Hasil penelitian menununjukan bahwa Kabupaten Aceh Singkil merupakan Kabupaten yang tertinggal, dilihat dari segi pembangunan dan perekonomian masyarakat setempat yang masih sangat jauh dari kata layak. Naumun pasca penetapan Presiden Republik Indonesia tentang daerah-daerah tertinggal yang ada di Indonesia, Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil telah melakukan berbagai macam upaya untuk mendorong percepatan pembangunan daerah tersebut selama kepemimpinan Gubernur Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf. Diharapkan kepada Pemerintah Aceh harus mengefaluasi setiap tahunnya pembangunan sosial ekonomi masyarakat Aceh Singkil, agar kekurangan -kekurangan dalam membangun Aceh Singkil bisa disarankan kepada Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Aceh Singkil harus memiliki program-program yang berperan Aktif dalam mendorong perekonomiaan masyarakat.Kata Kunci: Pemerintahan, Aceh Singkil, Ketertinggalan ABSTRACTThe Development of Underdeveloped Regency Under Zaini Abdullah Aceh Governor Leadership(A Study at Aceh Singkil Regency)Aceh Singkil is a regency which is located in the West Aceh, in the geographical end of Aceh Province which is directly adjacent with North Sumatra Province. The distance between Banda Aceh-Singkil can be reached for 15 hours of land trip. If it was reached by land transportation from Banda Aceh and passed 7 regions. The distance between Aceh Singkil region with Aceh province become one big indication of the Aceh Singkil region underdeveloped development. Joko Widodo as President through the President Regulation No 131 of 2015 about the determination of the underdeveloped Region of 2015-2019 decided Singkil as one of the underdeveloped and the poor Region. The aim of this research was to know the policy taken by Aceh government in accelerating the developmen t of underdeveloped region especially in Aceh Singkil region in developing their region and what factors which obstruct the development. This research used descriptive qualitative research which involves the ontology activities. The data collected are words, sentences, or picture which has meaning more than numbers or frequency. This research stressed on the note which describes the actual situation to support the data presentation. So in seeking the qualitative research understanding, it did not reduce the content and other data with the number and symbol. The result of the research showed that Aceh Singkil region is an underdeveloped region, viewed from the development and financial society which is still not proper. But after the decision of Republic Indo nesian President about the underdeveloped regions in Indonesia, Aceh and Aceh Singkil region government have made certain efforts to encourage the development under Zaini Abdullah and Muzakkir Manaf leadership Governor. It is expected that Aceh government must evaluate the social economy development of Aceh Singkil society every year. The shortage in developing Aceh Singkil can be suggested to the Municipality and Aceh Singkil government to actively develop the other programs in developing the economy of the society. Keyword: Government, Aceh Singkil, Underdeveloped
REPRESENTASI GAYA HIDUP PEREMPUAN BERPENAMPILAN MASKULIN DI KOTA BANDA ACEH Rizka Zulfia; Rahma Wati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.401 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul representasi gaya hidup perempuan berpenampilan maskulin di Kota Banda Aceh. Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana gaya hidup perempuan berpenampilan maskulin di Kota Banda Aceh dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perempuan berpenampilan maskulin. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori representasi.Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif. Teknik pemilihan informan menggunakan teknik bola salju (snow ball sampling), yaitu dimana peneliti mulai mencari informan pertama kemudian peneliti meminta nama lain dari informan tersebut untuk dijadikan informan berikutnya dan begitu seterusnya dengan kriteria usia responden yang menjadi informan dalam peneilitian ini, yaitu berkisar 20 - 25 tahun, menetap di Banda Aceh, berasal dari kalangan mahasiswa dan profesi lainnya dan memiliki penampilan seperti halnya laki-laki. Pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Dari penelitian ini diperoleh perubahan gaya hidup perempuan maskulin yang mereka lakukan didasarkan pada berbagai pengalaman dimasa lalu keinginan orang tua dan lingkungan yang menjadi mereka berani merubah gaya hidup menjadi seorang perempuan maskulin. Teori representasi dimana teori ini memberikan gambaran terkait dengan sebuah proses ataupun keadaan yang ditempatkan sebagai suatu perwakilan terhadap sebuah sikap/ perbuatan dari sekelompok orang atau golongan tertentu didalam kelompok masyarakat. Sejalan dengan keberadaan perempuan berpenampilan maskulin yang merubah gaya hidup memberikan gambaran tentang sikap yang kini berani ditunjukkan dengan tampil dimuka umum tanpa mempedulikan berbagai macam konsekuensi dari masyarakat serta lingkungan sekitarnya. Faktor yang menyebabkan perempuan berpenampilan maskulin merubah penampilan didasarkan pada beberapa faktor yaitu faktor individual, faktor keluarga dan faktor lingkungan.The Representation Of Life style Of Masculine Woman In Banda AcehABSTRACTThis research entitled the representation of lifestyle of masculine woman in Banda Aceh. The purpose of the study was to find out how the lifestyle of masculine-looking women in Banda Aceh and to find out the factors that influencethem. The theory used in this research is the representation theory. The approach used is qualitative approach. The technique of selecting informants using snow ball technique (ie snow ball sampling), that is where the researchers start looking for the first informant then the researchers asked for another name of the informant to be the next informant and so on which the criteria of respondents who become informants in this study are in the age of 20 - 25 years old, living in Banda Aceh, coming from among students and other professions and having a male-like appearance. Data collections used in this study were observation, in-depth interview, and documentation. Based on collecting data, it can be obtained that the changes of masculine women lifestyle is based on a variety of experiences in the past, parents’ desire and the environment influences that caused them to be changed into masculinity. The representational theory is the theory provides an overview of a process or state that is placed as a representative of an attitude / action of a particular group or group within a community. In line with the presence of masculine-looking women who change lifestyles describes the attitude that is now dared to be shown by appearing in public without regarding to the various consequences of society and the surrounding environment.  The factors that cause masculine-looking women to change their appearance are based on several factors: individual factors, family factors and environmental factors.
Fenomena Penggunaan Media Sosial Terhadap Gaya Hidup Remaja (penelitian di Desa Kepala Bandar Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya) Farah Nabila; Amsal Amri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.755 KB)

Abstract

ABSTRAK Perkembangan zaman di era globalisasi saat ini sangat banyak sekali muncul berbagai macam aplikasi media sosial. Berawal dari Friendster, kemudian Facebook, Twitter, Skype, Foursquare, Line, What's App, Path, Instagram dan masih banyak lainnya. Berdasarkan observasi awal, bahwa remaja di Desa Kepala Bandar Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya banyak yang menggunakan android dan aktif sebagai pengguna akun instagram, dan sebagian dari mereka sangat terlihat gaya hidup mereka dengan kehidupan yang sedang ingin mencari jati diri mereka masing-masing. Android seakan menjadi kebutuhan pokok dalam kehidupan mereka sehari-hari. Remaja di Desa Kepala Bandar Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya begitu lekat dengan media sosial, mereka terus berkomunikasi lewat media sosial. Masalah yang terjadi di media sosial instagram adalah eksistensi remaja yang mengupload foto-foto mereka. Kebanyakan mereka cenderung mengupload foto yang menunjukan kemewahan dan perilaku kesombongan, hal ini dapat menggangu hubungan sosial para remaja. Eksistensi bisa kita kenal juga dengan satu kata yaitu keberadaan. dimana keberadaan yang di maksud adalah dengan adanya respon dari orang di sekeliling kita ini membuktikan bahwa keberadaan kita diakui. Seiring dengan keberadaan yang diakui tanpa pengawasan akan menyebabkan berbagai macam penyimpangan, sebagai contoh yang akhir-akhir ini sering kita dengar dengan istilah cyberbullying.. Tidak sedikit kasus yang pernah terjadi terhadap generasi generasi muda tersebut tentang cyberbullying. Pada pembahasan ini penulis akan menguraikan hasil penelitian mengenai fenomena pengguna media sosial instagram Terhadap Gaya Hidup Remaja (Penelitian di Desa Kepala Bandar Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya)”. Kenyataan yang terjadi di kalangan remaja Desa Kepala Bandar Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya, bahwa remaja memang sangat memerlukan bahwa remaja memang sangat memerlukan eksistensi diri tetapi harus dilakukan secara baik dan bijaksana tidak secara berlebihan. Kata Kunci: Fenomena, Media sosial instagram, Gaya Hidup Remaja THE PHENOMENA OF SOCIAL MEDIA USERS IN INSTAGRAM ON YOUTH LIFESTYLE (A Research in Kepala Bandar Village, Susoh Sub-district, Aceh Barat Daya) ABSTRACT Numerous social media applications are invading the current era of globalization, such as Friendster, Facebook, Twitter, Skype, Foursquare, Line, What's App, Path, and Instagram to name a few. Preliminary observations in Kepala Bandar Village, Susoh Sub-district, Aceh Barat Daya indicate that many teenagers own android and are active users of Instagram. It is very apparent that some of them are still searching for their own identities. Android seems to be a staple in their daily lives. They in this area are so attached to social media that they continue to communicate through this platform. Teenagers enjoy uploading their photos to Instagram as a sign of their existence and significance. Most of them tend to upload photos that show the luxury and pride. This can disrupt the social relationships of teenagers. Existence can also be conceived as being present. Existence can be evaluated by the number of responses made by the surrounding people acted as a proof that someone is significant. An unsupervised recognition will lead to a variety of social problems; one of which is cyberbullying. Many cases of cyberbullying are found among teenagers. In this paper, the authors will discuss the results of the study on the “The Phenomena of Social Media Users in Instagram on Youth Lifestyle (A Research in Kepala Bandar Village, Susoh Sub-district, Aceh Barat Daya)". The results showed that adolescents in this area badly in need of self-existence but it should be fulfilled well, wisely and properly. Keywords: Phenomena, Social Media Integra, Youth Lifestyle
Komunikasi Persuasif dalam Pembentukan Karakter Taruna SMKN Penerbangan Aceh Muhammad Ikhsan; Hamdani M. Syam
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (802.588 KB)

Abstract

ABSTRAK - Penelitian ini berjudul Komunikasi Persuasif dalam Pembentukan Karakter Kedisiplinan Taruna SMKN Penerbangan Aceh. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana pembentukan karakter yang dilakukan oleh pihak SMKN Penerbangan Aceh di dalam pembentukan karakter kedisiplinan bagi para taruna dengan menggunakan komunikasi secara persuasif. Pembentukan karakter adalah salah satu kegiatan yang di terapkan di SMKN Penerbangan Aceh untuk membentuk karakter para taruna yang disiplin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Komunikasi Persuasif yang dilaksanakan di dalam pelaksanaan pembentukan karakter kedisiplinan taruna dan upaya beserta hambatan yang dialami selama proses pembentukan karakter tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif agar dapat dilakukan pendeskripsian hasil penelitian. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Teori pemrosesan- informasi McGuire menyebutkan bahwa perubahan sikap terdiri dari enam tahap, yang masing-masing tahap merupakan kejadian penting yang menjadi patokan untuk tahap selanjutnya. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive non probolitas purposive sampling peneliti menetapkan beberapa kriteria didalam penentuan informan yaitu sebanyak 7 orang dimana terdiri dari kepala SMKN Penerbangan Aceh, 3 orang guru, dan 1 orang kepala PASKHAS. Pengumpulan data pada penelitian ini berupa wawancara terstruktur dan tidak terstruktur dan data sekunder diperoleh dari informasi yang diberikan oleh pihak SMKN Penerbangan Aceh. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan metode pemrosesan informasi yang masing-masing tahap merupakan kejadianpenting didalam menentukan perubahan sikap, melalui sistem semi militer yang telah diterapkan pihak SMKN Penerbangan Aceh  dengan menggunakan komunikasi persuasif oleh guru dan pembina sangat efektif di dalam pembentukan karakter kedisiplinan taruna.Kata Kunci    : Komunikasi Persuasif, Pembentukan Karakter, Taruna, SMKN Penerbangan Aceh. Persuasive Communication in the Characterizationof Cadets at State Aviation Vocational High School of AcehABSTRACT - This research entitledby Persuasive Communication in the Characterizationof Cadets at State Aviation Vocational High School of Aceh. The issue raised in this research was how to build students’ character held by Aviation Vocational School in Aceh using persuasive communication. Characterization building is one of various activity which directs student to be more discipline.The aim of this researchwas to find out about Persuasive Communication which was implemented in the formation of cadet discipline character. The method used in this research is descriptive method with qualitative approach so that the researcher can descriptively elaborate the result of the research in very detail explanation.The theory used in this research was information-process theory was acquired from McGuire who states the change of attitude consist of six steps. Each step became the key to further step. The subjects of the research were obtained through purposive sampling which consist of 7 people, they are Head of Aviation Vocational School, 3 teachers, and Head of PASKHAS. The instruments of the research were interview and secondary data gained from Head of Flight Department in Aceh. The result of the research showed that by applying the information-process method in each step was the most important thing in determining the change of attitude with semi-military system that has been adjusted using persuasive communication by teacher. Also, it effectively helps in building characterization of the students. Keywords: Persuasive Communication, Character Building, Cadets, State Aviation Vocational High School of Aceh.
ABUSE OF WARNET IN THE TEACHER CHAIR (Study At SMA Negeri 1 Singkil in Singkil Market Area) Haris Wandi; Alamsyah Taher
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.372 KB)

Abstract

ABSTRAKSingkil adalah salah satu kabupaten yang ada di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Sebagai provinsi yang dikenal dengan Serambi Mekkah, provinsi ini sangat menjunjung tinggi syari’at Islam. Berbagai faktor yang mempengaruhi perilaku remaja saat ini di Singkil adalah keberadaan Warung Internet. Keberadaan Warung Internet diharapkan dapat membantu kehidupan manusia dalam menggunakan internet dengan berbagai tujuan seperti sarana pendidikan, sarana berbisnis, sarana berkomunikasi, hingga sarana hiburan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memperoleh informasi tentang faktor-faktor  perilaku menyimpang remaja terhadap penggunaan jasa warung internet di wilayah Pasar Kabupaten Singkil dan untuk memperoleh gambaran umum mengenai bentuk perilaku menyimpang yang dilakukan oleh remaja di Kecamatan Singkil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dokumentasi dan studi kepustakaan. Subjek penelitian ini sebanyak 10 orang, yang terdiri dari 2 orang perempuan dan 4 orang laki-laki pelanggan warnet, 2 orangtua yang merupakan siswa SMA yang menjadi pelanggan warnet, 2 orang karyawan warnet yang ada di Pasar Singkil. Teori yang saya gunakan teori perilaku menyimpang sosial Bruce   J. Cohen membatasi perilaku menyimpang sebagai setiap perilaku yang tidak berhasil menyesuaikan diri dengan kehendak masyarakat atau kelompok tertentu didalam masyarakat. Hasil penelitian menunjukan bahwa penyimpangan-penyimpangan yang di lakukan remaja diwarung internet adalah menonton film porno, saling berpegangan, berpelukan, berciuman, bahkan bersenggama apa bila menggunakan warnet bersama pacar atau pasangan dan kondisi warnet sangat mendukung. Kata kunci : Perilaku Menyimpang, Remaja, Penyalahgunaan Warnet. ABSTRACT Singkil is one of the districts in Nanggroe Aceh Darussalam Province. As a province known as Serambi Mecca, this province highly upholds Islamic shari'ah. Various factors that influence the behavior of adolescents today in Singkil is the existence of Internet Cafes. The existence of Internet Cafes is expected to help human life in using the internet with various purposes such as educational facilities, business facilities, means of communicating, to entertainment facilities. The purpose of this study is to find out and obtain information about the factors of deviant behavior of adolescent towards the use of internet kiosk service in Singkil Regency Market area and to get the general picture about deviant behavior form conducted by adolescents in Kecamatan Singkil. This research uses qualitative approach of case study, with data collection technique that is observation, interview, documentation and literature study. The subjects of this study were 10 people, consisting of 2 women and 4 men cafe customers, 2 parents who are high school students who become customers of the cafe, 2 employees of the cafe in the market Singkil. The theory that I use social deviant behavior theory Bruce J. Cohen limits deviant behavior as any behavior that fails to conform to the will of a particular society or group within society. The results showed that the deviations of teenagers in the internet diwarung are watching porn movies, holding each other, hugging, kissing, even intercourse what when using the cafe with a girlfriend or spouse and cafe conditions are very supportive.Keywords: Deviant Behavior, Adolescent, Misuse of Warnet.
Perubahan Interaksi Sosial pada Pengguna Smartphone (Studi pada Mahasiswa FISIP Universitas Syiah Kuala) Syahril Fajar; Martunis Yahya
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.732 KB)

Abstract

Abstrak Indo:Penelitian ini berjudul “Perubahan Interaksi Sosial pada Pengguna Smartphone (Studi pada Mahasiswa FISIP Universitas Syiah Kuala)”. Permasalahan yang diangkat adalah bagaimana smartphone membawa perubahan interaksi sosial pada mahasiswa FISIP Unsiversitas Syiah Kuala. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk perubahan interaksi sosial yang terjadi pada pengguna smartphone di kalangan mahasiswa FISIP Universitas Syiah Kuala.  Teori yang dipakai pada penelitian ini adalah Teori determinisme teknologi atau Technological determinism theory yaitu teori yang Secara umum, teori ini berusaha menjelaskan tentang bagaimana teknologi, terutama media, bagaimana membentuk individu dalam masyarakat memikirkan sesuatu, merasakan sesuatu, dan melakukan tindakan tertentu. Teknologi membantu individu bagaimana cara berpikir, berperilaku dalam masyarakat, hingga akirnya teknologi tersebut mengarahkan manusia untuk bergerak dari satu abad teknologi ke abad teknologi lain. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Alat pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan dua cara yaitu wawancara semi terstuktur serta studi dokumentasi yang dapat membantu memberi informasi serta data yang diperlukan, serta subjek informan pada penelitian ini menggunakan teknik purposif. Berdasarkan hasil pengolahan data di lapangan serta dibantu informan untuk mengumpulkan data, hasil penelitian bahwa rata-rata mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik mulai menggunakan smartphone pada tahun 2012, 2013, dan juga 2014 dengan alasan untuk memudahkan komunikasi dan informasi baik berhubungan dengan keluarga, teman, maupun fasilitas untuk memenuhi kebutuhan perkuliahan  terdapat lima konsep bentuk daripada interasksi sosial diantaranya kerjasama, adaptasi lingkungan, asimilasi, persaingan dan konflik. Kesimpulan dari penelitian ini Smartphone yang kita ketahui adalah salah satu kemajuan teknologi yang digunakan manusia kini telah merubah interaksi sosial dari interaksi secara langsung menjadi interaksi melalui smartphone. Hanya empat bentuk interaksi sosial yang dipengaruhi oleh smartphone yaitu kerjasama, adaptasi lingkungan, asimilasi, dan persingan sedangkan konflik tidak termasuk dalam penelitian yang dilakukan pada mahasiswa FISIP Unsyiah.Abstrak inggris :The Change of Social Interaction on  Smartphone Users (Study on Student of Faculty of Social and Political ScienceThis study is entitled as "The Change of Social Interaction on  Smartphone Users (Study on Student of Faculty of Social and Political Science)". The problem raised is how smartphone brings change of social interaction for students at Faculty Social and Political Science. The purpose of this study is to find out the change of social interaction that happened to smartphone users among students at Faculty Social and Political Science. The theory used in this study is Technological Determinism Theory in generally try to explain about how technology, especially media, forming individuals on society to feel, think, and to do something. Technology help the human being how to think, behave in society, and in the end technology directing people to move from one century technology to the another century of technology. The method used in this study is qualitative approach with descriptive type. The data collected  in this study uses two ways, namely structured interviews and documentation studies that can help provide information and all the data that is necessary. The subject of informants in this study using purposive techniques. Based on the results of data processed, and assisted by the informan, the average students of Faculty of Social and Political Science start using smartphone on 2012, 2013, and 2014 with the reason for simplify communications and information well related to family, friends, also improvement for suit of the lectures that have five concept form about social interactions among cooperation, accommodation, assimilation, competition and conflict. Conclusion of this study that smartphone we know one of technological advances that used by human being has changed social interaction from social interaction directly to interaction on smartphone. From five form social interaction, just four form that affected by smartphone is cooperation, accommodation, assimilation, and competition while conflict not affected on this study that conducted to students of faculty social and political science Universitas Syiah Kuala.
Kepemimpinan Geuchik dalam Meningkatkan pembangunan gampong Alue Krueng Kecamatan Pasie Raya Kabupaten Aceh Jaya(Studi Kepemimpinan Geuchik Miswar dalam pemgelolaan dana gampong) darwin darwin; effendi hasan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.637 KB)

Abstract

ABSTRACT                          Leadership of a headman (Geuchik) basically refers to how to coordinate the whole needs of people in every decision-making process. Geuchik should also be able to set targets to achieve for society development as well as communicate and channel their aspirations. It is also expected that a Geuchik be able to provide all the needs of the people living in his area. Funding provided by central government for village named dana gampong is very pivotal in speeding up the area development. Miswar, as a Geuchik, was expected to do the same thing. He should be able to actualize the accelerated development. The objective of this research was to know the process of village’s development under the rule of Miswar and to know the benefits gained from dana gampong in Alue Kareng in realizing speed up development.This study employed qualitative descriptive approach. The data were obtained from field and library study. Field study was performed by interviewing informants. Library study, on the other hand, was done by reading books, scripts, journals, rules, and other related references. The results showed that Miswar as a Geuchik always focus on situational, consultative leadership styles. He managed to do all of his duties successfully and well. His success can be seen from the main road reconstruction in several places. Dana Gampong benefited people in Alue Krueng by which road construction that gives easier access for people to travel to their plantation and rice fields. Geuchik Miswar is expected to develop his leadership skills and maintain his working spirit in order to speed up the process of achieving prosperity in Alue Krueng. It is also suggested that Geuchik Miswar and his staff optimally focus on making decision for public service so that the society can be more satisfied with the leadership skills possessed by their leader.                      . Keywords: Leadership, Development of Hope, Dana Gampong.                                
partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan desa di gampong barabung kecamatan darussalam kabupaten aceh besar Marlita Marlita; Hismendi Hismendi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik Vol 3, No 2 (2018): Mei 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.3 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Proses perencanaan pembangunan Desa Di Gampong Barabung (2) Bentuk partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan Desa Di Gampong Barabung (3) Faktor-faktor yang menghambat masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan Desa Di Gampong Barabung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses perencanaan pembangunan desa Di gampong barabung adalah dengan melakukan musrenbang/musyawarah rencana pembangunan desa, melalui musyawarah tersebut maka terdapat berbagai aspirasi masayarakat yang diusulkan dalam program pembangunan. Bentuk partisipasi masyarakat yang diberikan dalam perencanaan pembangunan desa yaitu berupa non fisik seperti sumbangan pemikiran, iuran, serta pengambilan keputusan yang menyangkut dengan tujuan rencana. Faktor-faktor yang menghambat  dalam proses perencanaan pembangunan desa yaitu sulit mengatur waktu dengan masyarakat, pola pemikiran masyarakat terhadap pemahaman pembangunan yang masih kurang serta serta berasumsi sebagai kerja sampingan. Kata kunci: Partisipasi Masyarakat, Perencanaan, Pembangunan Desa COMMUNITY PARTICIPATION IN VILLAGE DEVELOPMENT PLANNING PROCESS IN GAMPONG BARABUNG DISTRICT DARUSSALAM REGENCY OF ACEH BIG Abstract This study aims to determine:  (1) Village development planning process in Barabung village (2) Form of community participation in village development planning process in Barabung village (3) Factors that impede the community in planning process of village development in Barabung village. The method used in this study is descriptive qualitative method. Data collection techniques used are observation, structured interviews and documentation. The result of the research shows that the village development planning process in Gampong Barabung is by conducting deliberation of development planning/musyawarah of the village, through the discussion there are various aspirations of the community proposed in the development program so that the development program changes in three areas such as government apparatus field community development, and community empowerment. Forms of community participation given in village development planning that is in the form of non-physical such as the contribution of thoughts, dues, and decision-making related to the purpose of the plan. Factors that hamper the process of village development planning is difficult to arrange the time with the community, the pattern of community thinking on development is still lacking and assume as a side job.  Keywords: Community Participation, Planning, Village Development 

Page 1 of 10 | Total Record : 99