cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Psikologi
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 23021098     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2006): Desember 2006" : 10 Documents clear
PEMBELAJARAN PENDIDIKAN TINGGI DAN PENGEMBANGAN KREATIVITAS Setyawan, Imam
Jurnal Psikologi Vol 3, No 2 (2006): Desember 2006
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (35.727 KB) | DOI: 10.14710/jpu.3.2.116 -122

Abstract

 Pembelajaran Pendidikan Tinggi dan Pengembangan Kreatifitas
PENGUNGKAPAN DIRI MAHASISWA TAHUN PERTAMA UNIVERSITAS DIPONEGORO DITINJAU DARI JENIS KELAMIN DAN HARGA DIRI Sari, Retno Puspito; Andayani, Tri Rejeki; Masykur, Achmad Mujab
Jurnal Psikologi Vol 3, No 2 (2006): Desember 2006
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.055 KB) | DOI: 10.14710/jpu.3.2.11 - 25

Abstract

Pengungkapan diri perlu dilakukan oleh mahasiswa tahun pertama karena merupakan salah satu cara agar dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Pengungkapan diri antara lain dipengaruhi oleh jenis kelamin dan harga diri. Kategori jenis kelamin pelaku pengungkapan diri turut menyebabkan tinggi-rendahnya pengungkapan diri. Harga diri individu mempengaruhi cara berkomunikasi dan penilaian terhadap orang lain, sehingga harga diri dapat mendukung maupun menghambat pengungkapan diri kepada orang lain.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengungkapan diri berdasarkan jenis kelamin dan hubungan antara harga diri dengan pengungkapan diri. Sampel penelitian adalah 346 mahasiswa tahun pertama Universitas Diponegoro. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster sampling. Pengambilan data dilakukan menggunakan Skala  Pengungkapan Diri yang merupakan adaptasi dan modifikasi dari Jourard Self-Disclosure Questionaire (Jourard, 1964, h. 161) dan Skala Harga Diri yang disusun berdasarkan aspek harga diri dari Buss (1995, h. 178). Hasil analisis dengan independent sample t-test  menghasilkan  t = -7,138 p=0,00 (p<0,05). Koefisien korelasi yang dihasilkan dari teknik analisis regresi sederhana untuk subjek pria sebesar rxy = 0,441, p = 0,00 (p<0,05) dan untuk subjek wanita rxy = 0,347, p 0,00 (p<0,05). Sumbangan harga diri terhadap pengungkapan diri untuk subjek pria sebesar 19,5% sedangkan untuk subjek wanita sebesar 12,1%. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa pengungkapan diri mahasiswa pria lebih rendah dari mahasiswa wanita. Perbedaan tersebut disebabkan karena peran instrumental dari pria tidak mengijinkan pria mengungkapkan diri terlalu banyak, sementara peran ekspresif wanita mendukung wanita untuk mengungkapkan diri. Hubungan positif antara harga diri dengan pengungkapan diri menunjukkan bahwa semakin tinggi harga diri maka semakin tinggi pula pengungkapan diri, dan sebaliknya.     Kata Kunci: pengungkapan diri, harga diri, jenis kelamin, mahasiswa.
MISI DAN KEPEMIMPINAN (ON MISSION AND LEADERSHIP) Mujiasih, Endah
Jurnal Psikologi Vol 3, No 2 (2006): Desember 2006
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.69 KB) | DOI: 10.14710/jpu.3.2.132 - 138

Abstract

PENDEKATAN KUALITATIF PADA SKRIPSI MAHASISWA PSIKOLOGI UNDIP TAHUN 2006 Abidin, Zaenal
Jurnal Psikologi Vol 3, No 2 (2006): Desember 2006
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.23 KB) | DOI: 10.14710/jpu.3.2.26 - 36

Abstract

Bagi sebagian mahasiswa, skripsi masih menjadi masalah yang berat. Hal ini ditunjukkan dengan mereka bisa menyelesaikan kuliah sebanyak sekitar 140 sks dalam 8 semester, tetapi untuk skripsi yang 6 sks ada yang ditempuh dalam 4 semester. Masalah lain adalah penggunaan pendekatan kualitatif yang masih sedikit digunakan karena berbagai macam ketakutan . Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap berapa mahasiswa yang menggunakan pendekatan kualitatif dibandingkan dengan yang menggunakan kuantitatif dan mencari penyebab mengapa mereka enggan menggunakan pendekatan kualitatif  dalam membuat skripsi. Pengumpulan data dilakukan dengan melihat dokumen yang ada pada Biro Skripsi Program Studi Psikologi Universitas Diponegoro khususnya yan gmaju ujian sepanjang tahun 2006, wawancara dengan para dosen pembimbing dan mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi serta FGD dengan para mahasiswa pengambil mata kuliah Penelitian Kualitatif dan Teknik Penulisan Skripsi. Data yang terkumpul dianalisis secara induktif kemudian dibuat deskripsinya secara naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Diponegoro yang menggunakan pendekatan kualitatif dalam mengerjakan skripsinya berjumlah 10 orang dibanding 91 yang menggunakan pendekatan kuantitatif. Tentang lamanya mengerjakan penelitian atau skripsi, tidak semua yang menggunakan pendekatan kualitatif pasti lebih lama daripada pendekatan kuantitatif. Sedangkan jumlah halamannya memang rata-rata yang menggunakan pendekatan kualitatif, laporannya atau skripsinya lebih tebal daripada yang menggunakan pendekatan kuantitatif. Adapun alasan yang mengemuka khususnya pada mahasiswa yang enggan menggunakan pendekatan kualitatif adalah dikarenakan merasa kurang menguasai metode, ketakutan dalam mengumpulkan data (observasi partisipatif), dan khawatir waktunya lama. Mahasiswa lebih suka dengan pendekatan kuantitatif karena menggunakan statistik tidak ada masalah (SMA nya IPA), suadah ada mata kuliah Pembuatan Skala Psikologi dan ingin cepat selesai (lulus).  Kesimpulan penelitian ini adalah masih sangat sedikit mahasiswa yang menggunakan pendekatan kualitatif dalam mengerjakan skripsi di Program Studi Psikologi Universitas Diponegoro, dibandingkan dengan yang menggunakan pendekatan kuantitatif dengan alasan merasa kurang menguasai khususnya dalam pengumpulan data dan takut lama selesainya. Kata kunci: skripsi, pendekatan kualitatif
PROKRASTINASI AKADEMIK DITINJAU DARI MOTIVASI BERPRESTASI DAN STRES MAHASISWA Rumiani, .
Jurnal Psikologi Vol 3, No 2 (2006): Desember 2006
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.153 KB) | DOI: 10.14710/jpu.3.2.37 - 48

Abstract

This research aimed to find out whether variables need for achievement and students stress having correlation with variable academic procrastination. Hypotheses proposed were there’s negative correlation between need for achievement and academic procrastination by controlling variable student stress and student stress is having positive correlation with academic procrastination by controlling need for achievement. Data collected through need for achievement scale, student stress scale and academic procrastination scale. 112 students of UII were involved  in this study. Data analyzed by partial correlation has proved  that need for achievement is having negative correlation with r score was – 0.5508 with p level at <0.01, meanwhile the students stress didn’t have correlation with academic procrastination with r -0.0153 with p level at > 0.05. Keywords: need for achievement, students stress, academic procrastination
HUBUNGAN ANTARA EFEKTIVITAS KOMUNIKASI MAHASISWA-DOSEN PEMBIMBING UTAMA SKRIPSI DENGAN STRES DALAM MENYUSUN SKRIPSI PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PSIKOLOGI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS DIPONEGORO Gunawati, Rindang; Hartati, Sri; Listiara, Anita
Jurnal Psikologi Vol 3, No 2 (2006): Desember 2006
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.714 KB) | DOI: 10.14710/jpu.3.2.93 - 115

Abstract

Mahasiswa yang sedang menyusun skripsi merupakan individu yang rentan mengalami stres. Mahasiswa yang mengalami stres cenderung mengalami gangguan dalam fungsi fisik, emosi, kognitif, dan tingkah laku. Salah satu faktor yang dapat menyebabkan stres pada mahasiswa yang menyusun skripsi adalah hubungan interpersonal yang kurang harmonis dengan dosen pembimbing. Hubungan interpersonal yang kurang harmonis antara mahasiswa dengan dosen pembimbing terjadi karena adanya komunikasi interpersonal yang tidak efektif. Komunikasi interpersonal yang tidak efektif menyebabkan adanya kecemasan dan ketegangan pada diri mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara efektivitas komunikasi mahasiswa-dosen pembimbing utama skripsi dengan stres dalam menyusun skripsi pada mahasiswa Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. Subjek penelitian ini adalah 70 mahasiswa Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro, yang sedang menyusun skripsi minimal tiga bulan dihitung dari tanggal pendaftaran di biro skripsi, telah melakukan bimbingan dengan dosen pembimbing utama. Metode pengumpulan data menggunakan skala, yaitu skala stres dalam menyusun skripsi yang terdiri dari 28 aitem (α= 0,9064) dan skala efektivitas komunikasi mahasiswa-dosen pembimbing utama skripsi terdiri dari 32 aitem (α;= 0,9187). Hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan analisis regresi sederhana menunjukkan hasil rxy = -0,541 dan p = 0,000 (p<0,05). Kondisi tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif antara efektivitas komunikasi mahasiswa-dosen pembimbing utama skripsi dengan stres dalam menyusun skripsi pada mahasiswa Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro. Efektivitas regresi dalam penelitian ini sebesar 0,293, artinya stres pada mahasiswa yang sedang menyusun skripsi di Program Studi Psikologi UNDIP 29,3% ditentukan oleh faktor efektivitas komunikasi mahasiswa-dosen pembimbing utama skripsi, sedangkan 70,7% dijelaskan oleh faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian ini.   Kata Kunci: efektivitas komunikasi mahasiswa-dosen pembimbing utama skripsi, stres dalam menyusun skripsi.
DINAMIKA PSIKOLOGIS TAFAKUR PADA ANGGOTA THARIQAH QADIRIYYAH WA NAQSYABANDIYYAH DI PONDOK PESANTREN FUTUHIYYAH, MRANGGEN, DEMAK Mawarni, Nancy Indah; Indriana, Yeniar; Masykur, Achmad Mujab
Jurnal Psikologi Vol 3, No 2 (2006): Desember 2006
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.542 KB) | DOI: 10.14710/jpu.3.2.49 - 68

Abstract

Tafakur merupakan aktivitas perenungan pada alam semesta beserta isinya, yang melibatkan aspek kognisi, afeksi serta spiritualSeseorang yang bertafakur berarti memproses informasi yang didapatkan dari panca indera, melibatkan perasaan dalam memahami makhluk ciptaannya. Urgensi bertafakur adalah dalam rangka membiasakan aktivitasinternal manusia khususnya aspek kognisi dan afeksi sehingga memunculkan perilaku positif.             Penelitian dilakukan dalam latar belakang dunia tasawuf thariqah Qadiriyah wa Naqsyabandiyyah yang erat kaitannya dengan usaha pembinaan diri serta peningkatan dimensi esoteris dalam dunia Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif fenomenologis, dimana peneliti berusaha memahami dinamika pengalaman subjek sebagaimana subjek memandang dunia pengalamannya.             Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika psikologis anggota thariqah Qadiriyah wa Naqsyabandiyyah dalam bertafakur, yaitu suatu perenungan secarareflektif maupun kontemplatif tentang segala hal, meliputi segala fenomena dalam alam semesta maupun kehidupan pribadi dalam rangka menemukan hikmah, kemudian menimbulkan maupun memperkuat keimanan kepada Tuhan. Pola dinamika tafakur menunjukkan interaksi antara hati (aspek afeksi), akal (aspek kognisi) serta spiritual, kemudian menimbulkan pengalaman beragama.             Kesimpulan akhir dari penelitian ini adalah tafakur mendorong individu mengoptimalkan fungsi kognisi serta afeksi, kemudian akan membawa pengaruh yang positif bila ditransendensikan kepada Tuhan, sehingga banyak manfaatnya jika dilakukan secara intensif dan berkesinambungan.   Kata Kunci : tafakur, thariqah Qadiriyah wa Naqsyabandiyyah
SETIAP ANAK CERDAS! SETIAP ANAK KREATIF! : Menghidupkan Keberbakatan dan Kreativitas Anak Diana, R. Rachmi
Jurnal Psikologi Vol 3, No 2 (2006): Desember 2006
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.991 KB) | DOI: 10.14710/jpu.3.2.123 -131

Abstract

SETIAP ANAK CERDAS! SETIAP ANAK KREATIF! Menghidupkan Keberbakatan dan Kreativitas Anak
KONSEP DIRI MAHASISWA JAWA PESISIRAN DAN PEDALAMAN Widodo, Prasetyo Budi
Jurnal Psikologi Vol 3, No 2 (2006): Desember 2006
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.925 KB) | DOI: 10.14710/jpu.3.2.1 - 10

Abstract

Variabel non kognitif dalam proses pembelajaran dan proses pendidikan secara umum perlu diperhatikan dengan lebih serius. Salah satu variabel yang dimaksudkan-adalah konsep diri. Dalam penelitian ini akan dilakukan pengamatan bagaimana konsep diri mahasiswa yang mempunyai latar belakang budaya Jawa Pesisir dan Jawa Pedalaman. Subjek dalam penelitian ini adalah 489 mahasiswa Psikologi dan data yang dapat dianalisis sesuai dengan kategori Jawa Pedalaman 109 subjek, dan Jawa Pesisiran 216 subjek. Skala konsep diri yang digunakan dalam penelitian ini adalah adaptasi dari Self Description Questionaire III (SDQ III) yang dikembangkan oleh Herberth W. Marsh dari Self-Concept Enhancement and Learning Facilitation (SELF) Research Centre, University of Western Sydney. Untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan konsep diri pada mahasiswa Jawa Pedalaman dan Jawa Pesisiran, digunakan uji-t dengan menggunakan bantuan SPSS versi 11.00.  Hasil analisis data menunjukkan bahwa nilai t yang didapatkan sebesar-0,615 (p>0,05; p=0,539) sehingga hipotesis ditolak, artinya konsep diri mahasiswa dengan latar belakang budaya Jawa Pesisiran dan Jawa Pedalaman tidak berbeda. Dilihat dari profilnya, rerata konsep diri untuk mahasiswa dengan latar belakang budaya Jawa Pesisiran sebesar 660,63, dan rerata konsep diri untuk mahasiswa dengan latar belakang budaya Jawa Pedalaman sebesar 665,55.   Kata kunci: konsep diri, mahasiswa, Jawa Pesisiran, Jawa Pedalaman
HUBUNGAN ANTARA KEMATANGAN BERAGAMA DENGAN KECENDERUNGAN STRATEGI COPING Indirawati, Emma
Jurnal Psikologi Vol 3, No 2 (2006): Desember 2006
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.207 KB) | DOI: 10.14710/jpu.3.2.69 - 92

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Kematangan Beragama dengan Kecenderungan Strategi Coping pada mahasiswa. Hipotesis yang diajukan adalah ada hubungan positif antara Kematangan Beragama dengan Kecenderungan Strategi Coping. Semakin tinggi kematangan beragama semakin tinggi strategi coping. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni pada UNY dan Fakultas Tarbiyah pada IAIN. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Kematangan Beragama dan Skala Strategi Coping. Berdasarkan analisis data hasil penelitian ini, diketahui bahwa ada korelasi atau hubungan positif antara kematangan beragama dengan kecenderungan strategi coping yaitu Problem focused coping pada Dengan koefisien determinasi kematangan beragama terhadap kecenderungan strategi coping sebesar 14, 82 %. Semakin tinggi kematangan beragama semakin tinggi kecenderungan menggunakan Problem Focused Coping (PFC), begitu pula sebaliknya.   Kata Kunci: Kematangan beragama, strategi coping

Page 1 of 1 | Total Record : 10