cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Citizenship Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2013)" : 4 Documents clear
PENDIDIKAN KARAKTER ANAK MELALUI SENI BATIK Lusi Mahliana; Indriyana Dwi Mustikarini
Citizenship Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.73 KB) | DOI: 10.25273/citizenship.v1i2.1102

Abstract

Pendidikan di Indonesia selama ini masih menekankan pemahaman ilmu pengetahuandan mengesampingkan nilai-nilai yang sebenarnya wajib disampaikan untukmembentuk karakter. Proses pembelajaran yang berlangsung dikelas membuatpenyampaian pelajaran dan penanaman nilai sulit dilakukan, dan peserta didik merasabosan, kurangnya minat dalam mengikuti pelajaran. Maka dari itu saya mencoba untukmemberikan alternatif inovasi pendidikan dengan media seni batik untuk membentukkarakter anak.Peranan seni batik untuk membentuk karakter positif melalui pengelolaan perubahanproses belajar mengajar tidak hanya berlangsung didalam kelas yang hanya tertuju padapenyampaian materi saja. Media seni batik diharapkan dapat menjadi inspirasi olehguru-guru di Indonesia sebagai inovasi pendidikan dalam membentuk karakter pesertadidik.
MEMBANGUN KEHIDUPAN DEMOKRASI MELALUI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Soenarjo Soenarjo
Citizenship Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.529 KB) | DOI: 10.25273/citizenship.v1i2.1103

Abstract

Era reformasi dan demokrasi kini tengah melanda kehidupan bermasyarakat, berbangsa danbernegara, namun belum juga menemukan format pada kedewasaan demokrasi atau masyarakatyang demokratis, bahkan seringkali muncul sikap dan perilaku yang menyimpang dari normatatanan masyarakat demokratis. Untuk menjadi masyarakat yang demokratis diperlukan berbagaiupaya diantaranya melalaui pendidikan kewarganegaraan.Tujuan pendidikan kewarganegaraan adalah untuk membentuk warga negara yang demokratis,berkeadaban, cerdas, bertanggungjawab bagi kelangsungan hidup bangsa dan negaranyaKeberhasilan demokrasi ditunjukkan oleh sejauh mana demokrasi sebagai prinsip hidup bersamaantar warga negara dan antara warga negara dengan negara dijalankan dan disepakati.Menjadi demokratis diperlukan norma sebagai rujukan tatanan masyarakat yang demokratis.Diantaranya kesadaran akan pluralisme, musyawarah, kebebasan nurani,persamaan hak dankewajiban, kejujuran dalam pemufakatan
ANALISIS PERSEPSI MAHASISWA IKIP PGRI MADIUN TERHADAP PANCASILA SEBAGAI IDENTITAS NASIONAL Budiyono Budiyono; Wawan Kokotiasa
Citizenship Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.623 KB) | DOI: 10.25273/citizenship.v1i2.1104

Abstract

Globalisasi membawa dampak pada kehidupan sosial, ekonomi, politik, budaya idiologi, bangsadan negara Indonesia. Dari berbagai media masa mensinyalir bahwa pengaruh globalisasi telahmerasuki pola pikir bangsa Indonesia, diantaranya pada generasi muda yang mulai memudarpemahamannya pada identitas nasionalnya yaitu Pancasila. Berdasarkan sinyalemen tersebut,menarik untuk meneliti Mahasiswa sebagai bagian dari generasi muda sejauhmanapandangannya terhadap Pancasila sebagai Identitas Nasional.Tujuan penelitian ini untuk menggali persepsi mahasiswa IKIP PGRI Madiun terhadapPancasila sebagai identitas nasional dan mengetahui makna Pancasila sebagai identitas nasionalProsedur penelitian penelitian ini menggunakan metode kualitatif, teknik pengumpulan datadengan observasi dan wawancara, subjek penelitian ini adalah mahasiswa IKIP PGRI Madiunyang diambil secara proporsional. Analisis data dilakukan melalui analisis interaktif.Hasil penelitian mayoritas persepsi mahasiswa tentang eksistensi Pancasila cukup baik,terbukti mahasiswa telah mengetahui dengan jelas sila-sila dalam Pancasila. Bahkan diantaramereka ada yang dapat menjelaskan lebih lanjut tantang fungsi dan peran Pancasila bagi bangsadan negara Indonesia.Sebagian besar mahasiswa menganggap penting Pancasila sebagai perekat keutuhan ataupemersatu NKRI. Pancasila sebagai identitas nasional merupakan ciri khas yang hanya dimilikibangsa Indonesia yang membedakan dengan bangsa lain, oleh karena itu Pancasila harusdilestarikan.Makna Pancasila sebagai identitas nasional merupakan sesuatu yang amat penting danstrategis bagi eksistensi bangsa Indonesia dalam percaturan global, tanpa Pancasila sebagaiidentitas nasional bangsa Indonesia akan kehilangan jati diri nya sebagai bangsa besar danmajemuk.
PERUBAHAN GLOBAL & PENGUATAN PILAR KEBANGSAAN MELALUI PKn Winarno Winarno
Citizenship Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.559 KB) | DOI: 10.25273/citizenship.v1i2.1100

Abstract

Pengaruh globalisasi politik adalah akan semakin menguatnya pengaruh ideologi liberal dalamperpolitikan negara-negara berkembang yang ditandai oleh menguatnya ide kebebasan dandemokrasi. Pengaruh globalisasi terhadap bidang politik, antara lain membawa internasionalisasidan penyebaran pemikiran serta nilai-nilai demokratis, termasuk di dalamnya masalah hak asasimanusia. Disisi lain ada pula masuknya pengaruh ideologi lain seperti ideologi Islam yangberasal dari Timur Tengah. Implikasinya adalah negara semakin terbuka dalam pertemuanberbagai ideologi dan kepentingan politik negara.Dari sisi negatif, seperti merebaknya konsumerisme, materialisme, hedonisme, sekularisme,mengagung-agungkan ilmu pengetahuan dan teknologi, kemewahan yang tidak semestinya,foya-foya, pergaulan bebas, budaya kekerasan, pornografi, pornoaksi, dan semacamnya.Pengaruh tersebut bukan saja lewat dunia film, namun juga lewat media cetak dan televisidengan satelitnya, serta yang sekarang sedang menjadi trend adalah internet.Perubahan-perubahan yang amat cepat dan terus menerus baik pada dimensi global itu menuntutpula dilakukannya perubahan dan pembaharuan pendidikan di Indonesia khususnya pendidikanyang menyiapkan warganegara agar dapat menjalani kehidupannya secara baik. Salah satuelemen pendidikan yang bertanggung jawab dalam hal penyiapan warganegara demikian adalahpendidikan kewarganegaraan atau citizenship education.Penulis berpendapat, PKn sebagai pendidikan yang sifatnya interdisipliner dapat sajamengemban misi sebagai pendidikan demokrasi sebagai antisipasi kecenderungan global dewasaini. Namun, menjadikan PKn sebagai pendidikan demokrasi kiranya masih kurang, sebab kitatidak cukup dengan out world looking tetapi juga tetap menjadikan in world looking sebagai carapandang. Artinya kita mempergunakan PKn itu dari, oleh dan untuk kita sebagai bangsa.Pendekatan in world looking beranjak dari asumsi bahwa pendidikan kewarganegaraan tidaklepas dari konteks maupun kepentingan bangsa yang bersangkutan.Empat pilar kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika) yang sekarangini tengah gencar disosialisasikan oleh MPR memiliki makna penting, manakala PKndifungsikan sebagai pendidikan kebangsaan termasuk pula pendidikan karakter kebangsaan.Keempat pilar tersebut, menurut hemat penulis, berintikan pesan kebangsaan yang nantinyadapat disampaikan melalui PKn sebagai jalur pendidikan.

Page 1 of 1 | Total Record : 4