cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 23016078     EISSN : 2579471X     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 01 (2020)" : 7 Documents clear
PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA PADA SURAT DINAS DI KANTOR KECAMATAN MAOSPATI KABUPATEN MAGETAN SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN MENULIS DI SEKOLAH Ari Septiana; Agus Budi Santoso; Muhammad Binur Huda
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 01 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.217 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan bahasa Indonesia pada surat dinas di Kantor Kecamatan Maospati Kabupaten Magetan serta implikasinya terhadap pembelajaran menulis di sekolah. Metode yang digunakan ialah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ialah surat dinas di Kantor Kecamatan Maospati. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan data yang sudah didokumentasikan berupa surat dinas. Teknik analisis data dalam penelitian ini ialah analisis teks. Hasil penelitian ini mencakup deskripsi penggunaan bahasa Indonesia pada surat dinas di Kantor Kecamatan Maospati. Setelah data dianalisis ditemukan banyak kesalahan, di antaranya penggunaan ejaan, pilihan kata, dan kalimat efektif. Kesalahan penggunaan ejaan yang terdapat pada surat dinas di Kantor Kecamatan Maospati ini, yaitu kesalahan penulisan huruf kapital, huruf miring, huruf tebal, kata depan, singkatan dan akronim, angka dan bilangan, tanda titk, tanda koma, tanda titik dua, tanda hubung, dan tanda garis miring. Kesalahan yang paling banyak terletak pada penulisan huruf kapital, sedangkan kesalahan yang paling sedikit terletak pada penulisan angka dan bilangan. Kesalahan penggunaan pilihan kata yang terdapat pada surat dinas di Kantor Kecamatan Maospati ini, yaitu kesalahan penggunaan kata yang tidak baku, tidak umum, tidak santun, dan tidak cermat. Kesalahan yang paling banyak terletak pada penulisan ketidakcermatan kata, sedangkan kesalahan yang paling sedikit terletak pada penulisan ketidaksantunan kata. Kesalahan penggunaan kalimat efektif yang terdapat pada surat dinas di Kantor Kecamatan Maospati ini, yaitu kesalahan penggunaan kalimat yang tidak sepadan, tidak paralel, tidak hemat, tidak cermat, dan tidak logis. Kesalahan yang paling banyak terletak pada penulisan ketidakcermatan kalimat, sedangkan ketidaktegasan dan ketidakpaduan kalimat, tidak ditemukan kesalahan. Implikasi penggunaan bahasa Indonesia pada surat dinas di Kantor Kecamatan Maospati terhadap pemahamian dan memproduksi penggunaan bahasa Indonesia dalam bentuk surat dinas dalam pembelajaran menulis surat dinas.
ANALISIS ASPEK GRAMATIKAL DAN LEKSIKAL PADA CERPEN “FILOSOFI KOPI” KARYA DEE LESTARI Nurvita Rohmawati; Teguh Suharto; Ermi Adriani Meikayanti
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 01 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.657 KB)

Abstract

Cerpen Filosofi Kopi Karya Dee Lestari ditemukan banyak aspek gramatikal dan leksikal. Untuk itulah, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan aspek gramatikal dan leksikal pada Cerpen Filosofi Kopi Karya Dee Lestari. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kualitatif. Waktu penelitian selama 4 bulan, mulai Maret sampai Juni 2019. Sumber data penelitian menggunakan sumber data sekunder berupa cerpen. Instrumen penelitian berbentuk dokumen yaitu berupa cerpen. Pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis isi. Prosedur penelitian berupa persiapan yaitu mencari referensi, pelaksanaan yaitu menganalisis arsip, dan tahap penyelesaian yaitu simpulan. Berdasarkan analisis aspek gramatikal ditemukan ada tiga bentuk yaitu referensi (pengacuan), subtitusi (penyulihan), dan konjungsi (penghubung). Referensi dari data yang ditemukan terdapat aku, kami, malam itu, dan bagai.  Subtitusi yang ditemukan diganti dengan kata mereka dan dia. Konjungsi terdapat ada kata hubung karena, hingga, atau dan tetapi. Hasil analisis aspek leksikal ditemukan enam bentuk  yaitu repetisi, sinonimi, kolokasi, hiponimi, antonimi, dan ekuivalensi. Repetisi berupa pengulangan kata  buku, 50 Juta, dan minuman itu. Sinonimi  ditemukan data berupa persamaan kata  menyelinap, menyusup, dan cemas.  Kolokasi ditemukan data berupa kata yang berdampingan yaitu golongan jaringan pembuatan kopi. Hiponimi  ditemukan data berupa hubungan atas bawah yang maknanya pada lingual lainnya yaitu macam-macam kopi. Antonimi ditemukan data berupa lawan kata lugu, datang, dan sempurna. Ekuivalensi ditemukan data berupa proses afiksasi dari kata dasar bentuk, tanam, dan sindir.
ANALISIS PERISTIWA TUTUR DENGAN METODE SPEAKING (SETTING AND SCENE, PARTICIPANTS, ENDS, ACT SEQUENCES, KEY, INSTRUMENTALITIES, NORM OF INTERECTION AND INTERPRETATION, GENRES) DALAM ACARA TALK SHOW MATA NAJWA DI TRANS7 Ayu Fri Hartini; Panji Kuncoro Hadi; Asri Musandi Waraulia
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 01 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.336 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan  peristiwa tutur dengan metode SPEAKING yang terdapat dalam acara talk show mata najwa di trans7 dan mendeskripsikan serta menjelaskan persamaan dan perbedaan peristiwa tutur yang terdapat dalam acara talk show mata najwa pada setiap episodenya. Penelitian ini dilakukan pada April 2019 dengan fokus kajian peristiwa tutur dalam acara talk show mata najwa. Metode penelitian yang dipakai adalah metode kualitatif. Teknik penumpulan data dalam penelitian ini adalah metode simak bebas libat cakap. Data penelitian ini adalah peristiwa tutur dalam acara talk show mata najwa pada April dengan mengambil 4 episode yang tayang pada tanggal 3, 10, 17, dan 24 April 2019. Berdasarkan permasalahan serta pembahasan yang telah dilakukan oleh peneliti, maka penelitian pada acara talk show mata najwa sudah memenuhi syarat peristiwa tutur yang sesuai dengan rumusan masalah yang dikaji oleh peneliti. Peristiwa tutur dalam acara talk show mata najwa pada episode debat usai debat, Jokowi atau Prabowo, suara penentu, dan usai pemilu ini, pada hasil analisis yang diteliti sudah memenuhi syarat peristiwa tutur SPEAKING (setting and scene, participants, ends, act sequences, key, instrumentalities, norm of interection, and interpretation, genres). Persamaan dan perbedaan peristiwa tutur pada setiap episode berdasarkan hasil analisis peristiwa tutur tersebut terdapat 7 persamaan dan 3 perbedaan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa keseluruhan setiap episode pada April 2019 sudah memenuhi syarat peristiwa tutur dan dari keempat episode tersebut terdapat 7 persamaan dan 3 perbedaan.
TEKS, KOTEKS, KONTEKS PADA SURAT KABAR BANTEN EKSPRES FEBRUARI 2020 Goziyah Goziyah; Igasa Aditya Wardhani; Diah Ayu Titania
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 01 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.734 KB)

Abstract

Analisis wacana kritis merupakan metode analisis yang dapat menghantarkan pada pemahaman wacana yang benar. Di antara aspek yang menentukan kesahihan analisis wacana adalah dengan memanfaatkan aspek teks, ko-teks, dan konteks wacana. Penelitian ini bertuijuan untuk mendeskripsikan aspek teks, ko-tek, dan konteks yang terdapat pada kolom Ayo Sekolah pada surat kabar Banten Ekspres. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif, data teks diambil dari surat kabar harian Banten Ekspres pada hari Jumat tanggal 21 Februari. Teks diambil dari kolom Ayo Sekolah pada surat kabar Banten Ekspres. Kemudian data dianalisis dengan teknik analisi isi, dan disajikan secara informal bebas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wacana yang dianalaisis merupakan teks. Sedangkan aspek ko-teks memngaruhi pemahaman teks wcana yang berupa kalimat kalimat atau tuturan yang mendahului dan mengikutinya yang mendukung arti teks sesudah atau sebelumnya. Aspek konteks yang memengaruhi pemahaman wacana pada kolom Ayo Sekolah adalah berupa konteks situasi.
INTERFERENSI BAHASA INDONESIA PADA ACARA “MY TRIP MY ADVENTURE” DI TRANS TV EDISI BULAN MARET TAHUN 2019 (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK) Gita Nurhana; Dwi Rohman Soleh; Eni Winarsih
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 01 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.248 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk interferensi bahasa Indonesia pada acara My Trip My Adventure edisi bulan Maret 2019. Selain itu, untuk mendeskripsikan penyebab terjadinya interferensi bahasa Indonesia pada acara My Trip My Adventure edisi bulan Maret 2019. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2019 dan menganalisis sebanyak lima episode acara TV My Trip My Adventure. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari acara TV My Trip My Adventure. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini berupa pengumpulan data observasi nonpartisipasi (no involvement). Teknik analisis data menggunakan content analisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan inteferensi yang terdapat dalam acara My Trip My Adventure adalah interferensi fonologi yang ditemukan berjumlah 19 data, kemudian interferensi morfologi yang ditemukan berjumlah 13 data, dan interferensi sintaksis berjumlah 35 data. Penyebab terjadinya interferensi bahasa Indonesia pada acara My Trip My Adventure adalah yang pertama karena keterbatasan kemampuan penutur dalam berbahasa Indonesia, dan yang kedua karena kedwibahasaan penutur.
PENGUASAAN ASPEK FONOLOGI DAN LEKSIKON ANAK PENYANDANG TUNAGRAHITA DI SLB DHARMA WANITA Hafidh Mubarrok; Teguh Suharto; Dhika Puspitasari
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 01 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.045 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan mengenai penguasaan fonologi pada anak penyandang Tunagrahita di Sekolah Luar Biasa Dharma Wanita Kebonsari Madiun, dan (2) Mendeskripsikan mengenai penguasaan leksikon pada anak penyandang Tunagrahita di Sekolah Luar Biasa Dharma Wanita Kebonsari. Penelitian ini dilakukan kurang lebih selama 7 bulan.Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu studi kasus. Data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu berupa anak penyandang tunagrahita di SLB Dharma Wanita.Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa, pemerolehan fonologi anak penyandang tunagrahita pada  tahap ini anak sudah mampu menghasilkan fonem vokal dan diikuti fonem konsonan. Pemerolehan fonologi sudah dihasilkan anak penyandang tunagrahita yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Jawa. Fonem Bahasa Indonesia yaitu fonem vokal /a/, /i/ /u/, /e/, /o/, /ǝ/ dan konsonan /b/, /c/, /d/, /f/, /g/, /h/ /j/, /k/, /l/, /m/, /n/, /p/, /r/, /s/, /t/, /w/, /y/, /ŋ/, /ň/. Sedangkan fonem Bahasa Jawa yaitu fonem vokal /a/, /i/ /u/, /e/, /o/, /ǝ/ dan fonem konsonan /b/, /c/, /d/, /g/, /h/ /j/, /k/, /l/, /m/, /n/, /p/, /r/, /s/, /t/, /v/, /w/, /y/, /ŋ/, /ň/, /ḑ/. Pemerolehan leksikon yang sudah dihasilkan oleh anak penyandang tunagrahita yaitu leksikon Bahasa Indonesia dan leksikon Bahasa Jawa. Di mana anak penyandang tunagrahita sudah mampu menghasilkan kelas kata Bahasa Indonesia yaitu kata benda, kata sifat, kata kerja, kata bilangan, kata ganti, kata keterangan, kata depan, dan kata hubung. Sedangkan kelas kata Bahasa Jawa yaitu kata benda, kata sifat, kata kerja, kata bilangan, kata ganti, kata keterangan, dan kata depan.
PENGGUNAAN BAHASA PEMBAWA ACARA PERNIKAHAN DI WILAYAH MADIUN Mardiyatul Ula; Agus Budi Santoso; Eni Winarsih
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 01 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.707 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan bahasa yang digunakan pembawa acara pada saat membawakan acara. Selain itu, untuk mengetahui kevariasian bahasa yang digunakan pranatacara, peralihan dan percampuran bahasa pada saat membawakan, dan gangguan bahasa seperti apa yang digunakan pranatacara pada saat membawakan acara. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Tempat penelitian ini di dua tempat yaitu di Dusun Balongcapang, Desa Pangkur, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi dan di Dusun Ngujur, Desa Kenongmulyo, Kecaamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai bulan Juni 2019. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini berupa observasi, dokumen, dan wawancara. Instrumen yang digunakan berupa alat perekam suara, dan daftar pertanyaan wawancara. Hasil penyajian ini menunjukkan penggunaan bahasa meliputi: (a) Variasi bahasa, yang meliputi: (1) Variasi bahasa dari segi penutur yang berupa jargon; (2) Variasi bahasa dari segi pemakaian berupa register yang berupa variasi bahasa fungsiolek; (3) Variasi bahasa dari segi keformalan, bahasa yang digunakan bahasa resmi. (b) Alih kode yang terdapat pada analisis data berupa bahasa yang digunakan pranatacara adalah bahasa Krama Inggil beralih kode ke bahasa Indonesia; (c) Terjadinya campur kode berdasarkan data disebabkan sebagai berikut: (1) Bahasa Jawa Krama Inggil bercampur dengan bahasa Jawa Ngoko; (2) Bahasa Jawa Krama Inggil bercampur dengan bahasa Indonesia; dan (3) Bahasa Jawa Krama Inggil bercampur dengan bahasa Arab; (c) Interferensi bahasa yang terjadi adalah interferensi morfologis, dan interferensi fonologis.

Page 1 of 1 | Total Record : 7