Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

BANK KATA: Ide Media Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Waraulia, Asri Musandi
Widyabastra Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Widyabastra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia mempunyai empat keterampilan berbahasa, yaitu keterampilan menulis, membaca, menyimak, dan berbicara yang harus dimiliki oleh setiap siswa. Keempat keterampilan berbahasa dianggap penting dalam kehidupan, sehingga siswa tidak hanya diberi teori dan penjelasan tentang pengajaran bahasa, tetapi seharusnya juga mendapat efektivitas dan pelatihan dari model pembelajaran agar mereka menguasai dan menerapkan keterampilan berbahasa tersebut. Pembelajaran bahasa di sekolah memang sangat penting karena  dapat menunjang pembelajaran bidang studi lain.Salah satu penunjang keberhasilan dalam pembelajaran adalah degan menggunakan inovasi baru. Inovasi ditunjukkan dengan penggunaan media dalam pembelajaran, sebagai salah satu bentuk kreativitas guru. Contoh media yang dapat digunakan dalam pembelajaran ialah media ”Bank Kata”. Media bank kata ini ialah media pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia yang berupa kumpulan kata-kata yang dibuat dengan cara menuliskan kata pada lembaran kertas, dapat dibentuk kotak, bulat, atau sesuai dengan kreativitas guru. Semakin banyak kata yang disediakan semakin lengkap bank tersebut.Kata Kunci: Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, Media Pembelajaran, Bank Kata.
IbM KEPADA IBU-IBU PKK RT 8 DAN RT 10 DI DESA GROBOGAN KECAMATAN JIWAN MELALUI PEMANFAATAN TAS KRESEK BEKAS MENJADI PRODUK RAJUT SEBAGAI KERAJINAN TANGAN RAMAH Ningsih, Nuri Ati; Waraulia, Asri Musandi
Jurnal Terapan Abdimas Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Terapan Abdimas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This activities conducted   to overcome the problem of rubbish produced by the environment around. In this case, plastics as the main focus to be hadlled in the form of handicraff, such as bag, wallet, pencil case, and handphone case. Some purposes will be gained, they are (1) decreasing the number of rubbish produced by environment, especially plastics bag; (2) helping the housewives to increase their income by making some handicraff from plastics; (3) supporting the envirnment to be a go green area. This activities have been done in a routine workshops attended by some housewives in two group activities. The result of activities are; (1) some products from plastics , (2) positif activities done by some housewives, and (3) clean environtment/go green area. Keywords: rubbish, plastics bag, housewife, and go green area.
Perangkat Pembelajaran Naskah Drama Untuk Peningkatan Karakter Nilai Budaya Waraulia, Asri Musandi; Saputro, Agung Nasrulloh
SEBASA Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 1, No 2 (2018): Jurnal SeBaSa
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.415 KB) | DOI: 10.29408/sbs.v1i2.1039

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangan perangkat pembelajaran naskah drama yang berorientasi pada pembentukan karakter nilai budaya. Penelitian pengembangan ini mengacu pada model tahap Borg dan Gall. Tahap ini terdiri dari sepuluh tahap pengembangan, yaitu tahap penelitian awal dan pengumpulan informasi, tahap perencanaan, tahap awal pengembangan format produksi, uji awal, tahap revisi produk, uji lapangan, tahap revisi produk, uji lapangan, akhir revisi produk, dan diseminasi dan implementasi. Dalam penelitian ini hanya sampai tahap revisi produk akhir tanpa termasuk diseminasi dan implementasi karena waktu penelitian terbatas. Penelitian ini menghasilkan Silabus, RPP, dan buku teks naskah drama yang berorientasi pada pembentukan karakter nilai-nilai budaya. Hasil penelitian ini dapat dijelaskan bahwa validasi perangkat pembelajaran dinilai oleh dua validator, validator bahasa dan validator desain grafis. Hasil validasi menunjukkan bahwa buku pelajaran termasuk dalam kategori baik karena persentasenya ≥ 75%, hasil percobaan awal diujicobakan terbatas pada tujuh siswa SMP yang dihasilkan oleh data observasi, wawancara, dan kuesioner siswa. Data observasi dapat dianalisis bahwa pembelajaran menulis naskah drama dengan perangkat pembelajaran naskah drama berorientasi pada pembentukan karakter nilai budaya berhasil dan kelas sangat aktif. Berdasarkan data wawancara yang disampaikan oleh guru secara positif, maka dapat dianalisis bahwa pembelajaran menulis naskah drama dengan alat pembelajaran yang berorientasi pada naskah drama berorientasi pada pembentukan karakter nilai budaya berhasil. Berdasarkan data kuesioner siswa yang memiliki pendapat positif, dapat dianalisis bahwa pembelajaran menulis naskah drama berorientasi pada pembentukan karakter nilai budaya yang berhasil.Kata kunci: pengembangan, perangkat pembelajaran, naskah drama, dan nilai budaya
Edukasi Dampak Eksploitasi Dan Potensi Pemanfaatan Ekosistem Sungai Bagi Masyarakat Penambang Pasir Ilegal Di Desa Belotan, Bendo, Magetan Pujiati Pujiati; Asri Musandi Waraulia; Sri Lestari
JPM PAMBUDI Vol 3 No 1 (2019): JPM Pambudi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P2M) IKIP Budi Utomo Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.494 KB) | DOI: 10.33503/pambudi.v3i1.453

Abstract

ABSTRACT The mining industry adds the country’s income and engage employment. In contrast, it also prones to environmental destruction. Many mining activities that invite the spotlight of the surrounding community due to environmental destruction, endanger the safety of the lives of miners, trigger natural disasters and also socio-economic problems. To reduce the number of sand miners, especially in Belotan village, Magetan, this partnership program was created with the aim of providing knowledge to the community about the importance of maintaining river ecosystems and the potential benefit from river ecosystems. The method used in this activity is a survey, giving an extension questionnaire about the importance of maintaining river ecosystems, monitoring and evaluation. Based on this program,it can be concluded that there was improvement of societies understanding related to: 1)the impact of illegal of sand mining and 2) how to exploit river properly. It is proven by more than 60 % respondents agree with the usefulness of the material that has been presented and get new information about river potential in village area ABSTRAK Industri pertambangan selain mendatangkan devisa dan menyedot lapangan kerja juga rawan terhadap pengrusakan lingkungan. Banyak kegiatan penambangan yang mengundang sorotan masyarakat sekitarnya karena pengrusakan lingkungan, membahayakan keselamatan jiwa penambang, memicu terjadinya bencana alam dan juga masalah sosial ekonomi. Untuk mengurangi jumlah penambang pasir khususnya di desa Belotan, Magetan maka program kemitraan ini dibuat dengan tujuan memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga ekosistem sungai dan potensi pemanfaatan ekosistem sungai yang baik dan benar. Metode yang dipakai dalam kegiatan ini adalah survey, pemberian kuisioner penyuluhan tentang pentingnya menjaga ekosistem sungai, monitoring dan evaluasi. Berdasarkan hasil kegiatan diketahui bahwa terjadi peningkatan mengenai pemahaman masyarakat mengenai dampak penambangan pasir secara ilegal dan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pemanfaatan sungai dengan baik dan benar. Hal ini dibuktikan dengan lebih dari 60% responden setuju dan mengetahui tentang kebermanfaatan materi yang disajikan dengan mendapatkan pengetahuan baru tentang potensi sungai di area desa.
PENERAPAN METODE PROBLEM BASED LEARNING DAN MEDIA GAMBAR DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA CERITA ASRI MUSANDI WARAULIA
Premiere Educandum : Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Vol 6, No 01 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.818 KB) | DOI: 10.25273/pe.v6i01.301

Abstract

This is qualitative description research about implementation of Problem Based Learning method and image media in learning Indonesian with reading material story. The purpose of this study, are: 1) describe the application of learning model Problem Based Learning and media images in reading story; 2) describe the involvement of the student, and 3) describe the ability to read stories fifth grade students of SDN Sambirejo 3. The subjects of this research were students and teachers Indonesian class V SDN Sambirejo 3 2015/2016 school year. Data collected through observation, interview, test, and document analysis. The validity of the data used two techniques, the triangulation of methods and triangulation of data sources. Comparative critical analysis technique is a technique of data analysis in this study. Application method of Problem Based Learning and Media Images in reading stories had some problems. These obstacles include: (1) the teacher has not been accustomed to in the application of methods, (2) the students still were not fully explore the capabilities of learning, and (3) time management was  less appropriate. From learning activities that have been carried out, there was an excess obtained among other things, teachers were able to use the media images properly and the students also enjoyed using the learning with media images, as well as student activity developed well in the classroom. The final value of learning is as below the average value of 77.2 with the percentage of completeness 85% or 17 students. Based on the finding of research, it can be concluded that the implementation of Problem Based Learning method and the use of media images can make students active in learning and reading skills increased 
BANK KATA: Ide Media Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Asri Musandi Waraulia
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.654 KB)

Abstract

Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia mempunyai empat keterampilan berbahasa, yaitu keterampilan menulis, membaca, menyimak, dan berbicara yang harus dimiliki oleh setiap siswa. Keempat keterampilan berbahasa dianggap penting dalam kehidupan, sehingga siswa tidak hanya diberi teori dan penjelasan tentang pengajaran bahasa, tetapi seharusnya juga mendapat efektivitas dan pelatihan dari model pembelajaran agar mereka menguasai dan menerapkan keterampilan berbahasa tersebut. Pembelajaran bahasa di sekolah memang sangat penting karena  dapat menunjang pembelajaran bidang studi lain.Salah satu penunjang keberhasilan dalam pembelajaran adalah degan menggunakan inovasi baru. Inovasi ditunjukkan dengan penggunaan media dalam pembelajaran, sebagai salah satu bentuk kreativitas guru. Contoh media yang dapat digunakan dalam pembelajaran ialah media ”Bank Kata”. Media bank kata ini ialah media pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia yang berupa kumpulan kata-kata yang dibuat dengan cara menuliskan kata pada lembaran kertas, dapat dibentuk kotak, bulat, atau sesuai dengan kreativitas guru. Semakin banyak kata yang disediakan semakin lengkap bank tersebut.Kata Kunci: Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, Media Pembelajaran, Bank Kata.
ANALISIS PERISTIWA TUTUR DENGAN METODE SPEAKING (SETTING AND SCENE, PARTICIPANTS, ENDS, ACT SEQUENCES, KEY, INSTRUMENTALITIES, NORM OF INTERECTION AND INTERPRETATION, GENRES) DALAM ACARA TALK SHOW MATA NAJWA DI TRANS7 Ayu Fri Hartini; Panji Kuncoro Hadi; Asri Musandi Waraulia
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 01 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.336 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan  peristiwa tutur dengan metode SPEAKING yang terdapat dalam acara talk show mata najwa di trans7 dan mendeskripsikan serta menjelaskan persamaan dan perbedaan peristiwa tutur yang terdapat dalam acara talk show mata najwa pada setiap episodenya. Penelitian ini dilakukan pada April 2019 dengan fokus kajian peristiwa tutur dalam acara talk show mata najwa. Metode penelitian yang dipakai adalah metode kualitatif. Teknik penumpulan data dalam penelitian ini adalah metode simak bebas libat cakap. Data penelitian ini adalah peristiwa tutur dalam acara talk show mata najwa pada April dengan mengambil 4 episode yang tayang pada tanggal 3, 10, 17, dan 24 April 2019. Berdasarkan permasalahan serta pembahasan yang telah dilakukan oleh peneliti, maka penelitian pada acara talk show mata najwa sudah memenuhi syarat peristiwa tutur yang sesuai dengan rumusan masalah yang dikaji oleh peneliti. Peristiwa tutur dalam acara talk show mata najwa pada episode debat usai debat, Jokowi atau Prabowo, suara penentu, dan usai pemilu ini, pada hasil analisis yang diteliti sudah memenuhi syarat peristiwa tutur SPEAKING (setting and scene, participants, ends, act sequences, key, instrumentalities, norm of interection, and interpretation, genres). Persamaan dan perbedaan peristiwa tutur pada setiap episode berdasarkan hasil analisis peristiwa tutur tersebut terdapat 7 persamaan dan 3 perbedaan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa keseluruhan setiap episode pada April 2019 sudah memenuhi syarat peristiwa tutur dan dari keempat episode tersebut terdapat 7 persamaan dan 3 perbedaan.
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP KOMPETENSI MENULIS DESKRIPSI SISWA SMP KELAS VIII Asri Musandi Waraulia
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.065 KB)

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan kompetensi penulisan deskriptif siswa antara yang diajarkan dengan strategi pembelajaran kontekstual dan strategi pembelajaran ekspositori; (2) pengaruh  motivasi berprestasi terhadap kompetensi menulis deskripsi, dan (3) pengaruh strategi pembelajaran dan motivasi berprestasi terhadap kompetensi  menulis deskripsi. Penelitian eksperimen ini menggunakan 2x2 desain faktorial. Populasi adalah semua siswa Kelas VIII SMP di Kabupaten Ngawi, dengan sampel adalah 68 siswa di SMP N 1 dan 2 Mantingan Ngawi dengan menggunakan stratified-cluster random sampling. Data penelitian dikumpulkan dengan uji dan kuisioner. Penelitian ini memiliki kesimpulan yakni (1) kompetensi menulis deskripsi siswa  yang diajar dengan strategi kontekstual secara signifikan lebih baik daripada kompetensi menulis deskripsi siswa yang diajar dengan strategi ekspositori; (2) kompetensi menulis deskripsi siswa  yang memiliki motivasi berprestasi tinggi lebih baik daripada kompetensi menulis deskripsi siswa yang memiliki motivasi berprestasi rendah; dan (3) ada interaksi strategi pembelajaran dan motivasi berprestasi terhadap kompetensi menulis deskripsi.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN EXPERIENTALLEARNING UNTUK MENGEMBANGKAN KREATIVITAS SISWA DALAMMENCIPTAPUISI PADA SISWA KELASVIII DISMP NEGERI2 NGEBELTAHUN AJARAN 2017/2018 Silviana Yunidawati; Bambang Eko Hari Cahyono; Asri Musandi Waraulia
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.922 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan pelaksanaan model pembelajaran experiential learning; (2) mendeskripsikan seberapa jauh keefektifan model pembelajaran experiential learning; (3) mendeskripsikan kendala-kendala apa saja yang dihadapi guru dan siswa, serta pemecahannya dalam menerapkan model pembelajaran experiential learning pada siswa kelas VIII A  di SMP Negeri 2 Ngebel. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif.Data dan sumber data dalam penelitian ini adalah narasumber, peristiwa atau aktivitas, dokumen dan arsip.Instrumen yang digunakan dalam penelitian yaitu lembar observasi kemampuan guru dan siswa, pedoman wawancara, dan panduan observasi.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumen atau arsip.Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi.Teknik keabsahan data yang digunakan adalah teknik trianggulasi sumber data dan triangulasi dengan metode. Dokumen dan arsip dalam penelitian ini yang digunakan adalah rencana pelaksanaan pembelajaran, silabus, hasil wawancara guru bahasa Indonesia dan juga hasil wawancara dengan siswa kelas VIII di dalam kelas.Hasil penelitian (1) penerapan model pembelajaran experiental learning dalam pembelajaran mencipta puisi berjalan dengan baik dan efesien sesuai dengan perencanaan pembelajaran yang dibuat oleh guru; (2) keefektifan penerapan model pembelajaran experiental learning dalam pembelajaran mencipta puisi berjalan dengan lancar; (3) terbatasnya waktu serta kurangnya inspirasi adalah kendala penerapan model experiental learning dalam pembelajaran mencipta puisi.
ANALISIS DEIKSIS DALAM NOVEL MERASA PINTAR BODOH SAJA TAK PUNYA KARYA RUSDI MATHARI Yeni Hanggoro Putri; Agus Budi Santoso; Asri Musandi Waraulia
Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deiksis dalam novel Merasa Pintar Bodoh Saja Tak Punya Karya Rusdi Mathari. Penelitian ini berbetuk kualititatif. Teknik yang digunakan adalah Teknik Analisis Deskriptif. Jumlah kartu data masing-masing deiksis sebanyak 140 dan 70. Hasil penelitian didapat dari analisis deiksis dalam novel menggunakan kartu data. Pada deiksis persona diperoleh simpulan bahwa data setelah analisis ditemukan sebanyak 140. Pada deiksis tempat ditemukan sebanyak 40. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa deiksis pada novel Merasa Pintar Bodoh Saja Tak punya karya Rusdi Mathari sangat banyak.