cover
Contact Name
Sri Hapsari Wijayanti
Contact Email
sri.hapsari@atmajaya.ac.id
Phone
+62215703306
Journal Mail Official
naskah.pengabdian@atmajaya.ac.id
Editorial Address
LPPM Unika Atma Jaya Jl. Jenderal Sudirman No. 51 Jakarta 12930
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
MITRA: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
ISSN : 25987860     EISSN : 25988182     DOI : DOI: https://doi.org/10.25170/mitra.v4i2
MITRA: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat (Journal of Community Empowerment) is a scientific journal for lecturers, students, researchers, from national or international institutions, to publish their research results in the area of community services or community assistance that they have implemented and recorded in a structured way. The journal encourages interdisciplinary collaboration in focusing on solving problems. It hoped that the writer or the team of writers participate directly in community services so that empowerment can be realized. MITRA: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat (Journal of Community Empowerment) publishes problems related to community services and their solutions as well as the impacts of community services. It focuses on the social services to a community or a group of communities, community empowerment, social and cultural access, and education for sustainable development.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 1 (2026): (inpress)" : 2 Documents clear
Identifikasi Faktor Risiko Stunting pada Balita di Desa Bila Cenge, Sumba Barat Daya Kurniadi, Angela; Hananta, Linawati
MITRA: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2026): (inpress)
Publisher : Institute for Research and Community Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/mitra.v10i1.6917

Abstract

Sumba Barat Daya merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang memiliki prevalensi stunting pada balita yang cukup tinggi. Pada tahun 2023, kabupaten ini menduduki peringkat pertama untuk angka kejadian stunting di NTT, yaitu sebesar 32%. Kondisi stunting tidak hanya mengganggu pertumbuhan anak tetapi juga memengaruhi perkembangan kognitif dan produktivitas mereka di masa depan. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk membantu mengidentifikasi akar permasalahan dan faktor risiko stunting di Desa Bila Cenge. Tim pengabdian melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) dan kunjungan rumah pada 8 balita yang terdiri dari 4 balita sehat dan 4 balita stunting. Metode penyimpangan positif (Positive Deviance) digunakan saat kunjungan rumah untuk mengidentifikasi role model. Saat FGD, tim menemukan beberapa faktor risiko stunting, di antaranya cakupan Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif yang rendah, ibu tidak merawat anaknya sendiri, ibu tidak menemani anak saat makan, Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang buruk, cakupan kunjungan antenatal yang rendah, dan masalah terkait budaya dan kemiskinan. Tim juga menemukan beberapa kasus penyimpangan positif di mana ibu dari balita sehat memiliki perilaku yang baik yang mendukung nutrisi anaknya. Edukasi kesehatan diperlukan untuk menurunkan kasus stunting, sekaligus memanfaatkan kasus penyimpangan positif sebagai model perilaku sehat bagi ibu lainnya.
Penciptaan Musik Tari Rejang Giri Jaya Ing Pura untuk Mengembangkan Seni Tradisional Bali di Kota Jayapura Wijaya, Kadek Indra; Kadek Indra, Wijaya; Peradantha, Ida Bagus Gede Surya; Sattvika, I Putu Agus Eko
MITRA: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2026): (inpress)
Publisher : Institute for Research and Community Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/mitra.v10i1.7214

Abstract

Aktivitas kesenian umat Hindu di Kota Jayapura berlangsung intens melalui pelaksanaan piodalan dan berbagai upacara keagamaan lainnya. Kondisi ini mendorong lahirnya kebutuhan akan karya baru yang bersifat religius sekaligus kontekstual dengan kehidupan umat Hindu di tanah perantauan. Penelitian ini memusatkan perhatian pada penciptaan musik tari Rejang Giri Jaya Ing Pura sebagai bentuk pengembangan seni tradisional Bali di luar daerah asalnya. Tujuan penelitian adalah: (1) merumuskan proses kreatif penyusunan gending; (2) merancang metode pelatihan efektif bagi penabuh gamelan; dan (3) mewujudkan penyajian musik tari yang berkelanjutan. Metode yang digunakan berupa praktik artistik-partisipatif yang dilaksanakan melalui tahapan eksplorasi, komposisi, pelatihan, dan evaluasi bersama komunitas di Sanggar Seni Saraswati Kota Jayapura. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan teknis para penabuh melalui model pelatihan progresif-mandiri. Model ini meliputi demonstrasi langsung, pendokumentasian pola, latihan individual di luar pertemuan, serta presentasi hasil pada sesi berikutnya. Penerapan model ini terbukti mempercepat penguasaan teknik gamelan Gong Kebyar, termasuk teknik khas ngoret-ngerot, kaklenyongan, dan norot. Selain itu, tercipta musik tari baru Rejang Giri Jaya Ing Pura yang memperkaya repertoar kesenian Hindu di Jayapura dan meningkatkan partisipasi komunitas. Kontribusi penelitian ini tidak hanya memperkuat kompetensi penabuh, tetapi juga mendukung pelestarian serta keberlanjutan dinamis seni tradisional Bali di perantauan.

Page 1 of 1 | Total Record : 2