cover
Contact Name
Endang Sriyati
Contact Email
jppi.puslitbangkan@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jppi.puslitbangkan@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia
ISSN : 08535884     EISSN : 25026542     DOI : -
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia accepts articles in the field of fisheries, both sea and inland public waters. The journal presents results of research resources, arrest, oceanography, environmental, environmental remediation and enrichment of fish stocks.
Arjuna Subject : -
Articles 1,072 Documents
PENGARUH MINYAK HATI CUMI DAN LESITIN DALAM PAKAN TERHADAP PERKEMBANGAN GONAD UDANG WINDU (Penaeus monodon) ASAL TAMBAK Muhammad Marzuqi; Nyoman Adiasmara Giri; Zafril Imran Azwar
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 4, No 4 (1998): (Vol.4 No.4 1998)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8139.113 KB) | DOI: 10.15578/jppi.4.4.1998.62-75

Abstract

Penggunaan pakan yang mempunyai nutrisi lengkap dan seimbang sangat berpengaruhdalam pematangan gonad dan pemijahan induk udang windu. Percobaan ini bertujuan untuk menguji penggunaan minyak hati cumi dan lesitin dalam pakan terhadap pematangan gonad udang windu.
PERKEMBANGAN POPULASI Nannochloropsis oculota PADA SUHU DAN SALINITAS YANG BERBBDA Suko Ismi
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 2, No 2 (1996): (Vol.2 No.2 1996)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2869.592 KB) | DOI: 10.15578/jppi.2.2.1996.68-72

Abstract

Mengingat pentingnya bibit baru untuk kultur NNannochloropsis oculota secara massal maka perlu adanya stok murni fitoplankton ini di laboratorium. Percobaan telah dilakukan untuk mengetahui pengaruh suhu dan salinitas terhadap perkembangan populasi N. oculota. N. oculata dikultur pada botol volume satu liter dengan kepadatan awal 3 juta seUml dan intensitas cahaya1500-3000 lux dengan penyinaran selama 24 jam/hari.
PENGAMATAN PENDAHULUAN PERIODE PEMIJAHAN IKAN BOTIA (Botia macracanthus) DI PERAIRAN SUNGAI BATANGHARI Dadiek Prasetyo
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 1, No 4 (1995): (Vol.1 No.4 1995)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (782.376 KB) | DOI: 10.15578/jppi.1.4.1995.20-27

Abstract

Pengamatan pendahuluan periode pemijahan ikan Botia (Botia acracanthus) diperairan Sungai Batanghari dilaksanakan antara bulan April 1992 sampai dengan bulanMaret 1993 di perairan DAS Batanghari bagian hulu sampai dengan daerah hilir.
DINAMIKA POPULASI DAN TINGKAT PEMANFAATAN KEPITING MERAH (Scylla olivacea) DI PERAIRAN MERAUKE DAN SEKITARNYA, PAPUA Andina Ramadhani Putri Pane; Reza Alnanda
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 25, No 1 (2019): (Maret) 2019
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.871 KB) | DOI: 10.15578/jppi.25.1.2019.55-65

Abstract

Penangkapan kepiting merah (Scylla olivacea) di Merauke berlangsung sangat intensif dan dikuatirkan akan mengancam kelestariannya. Untuk itu perlu pengelolaan yang didasarkan hasil kajian ilmiah. Dinamika populasi dan tingkat pemanfaatan merupakan informasi komponen penting dalam pengelolan perikanan secara efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dinamika populasi dan tingkat pemanfaatan kepiting merah di Merauke dan sekitarnya. Penelitian dilakukan selama 2 (dua) tahun yaitu Februari hingga Desember 2017 dan Maret hingga Desember 2018 dengan metode survey. Hasil penelitian menunjukkan struktur ukuran kepiting merah diatas 99 % berukuran dibawah 145 mm dan ukuran pertama kali tertangkap (CWc) adalah 110.52 mm (2017) dan 112,5 mm (2018). Pola pertumbuhan kepiting merah bersifat allometrik negatif dengan nisbah kelamin tidak seimbang antara jantan dan betina. Laju pertumbuhan (K) adalah 0,6 per tahun dengan tingkat kematian alamiah (M) lebih kecil daripada kematian karena penangkapan (F). Tingkat pemanfaatan (E) 0,68 menjadi indikasi telah terjadi overfishing dari nilai optimum penangkapan kepiting. Upaya pelestarian sumberdaya kepiting dapat dilakukan dengan mengurangi upaya penangkapan sebesar 36 % dari yang sudah dilakukan saat ini.The capture of red mud crabs (Scylla olivacea) in Merauke is very intensive and threat its sustainability. For this reason, management needs to be based on the results of scientific studies. Population dynamics and exploitation rates are information about important components in fisheries management effectively. The purpose of this study was to determine population dynamics and exploitation of red mud crabs in Merauke and its adjancent. The study was conducted for 2 (two) years, February to December 2017 and March to December 2018 with the survey method. The results showed that the structure of the size of red mud crabs above 99% was under 145 mm and the first size caught (CWc) was 110.52 mm (2017) and 112.5 mm (2018). The growth pattern of red mud crabs is allometric negatif with an unbalanced sex ratio between male and female. The growth rate (K) is 0.6 per year with a natural death rate (M) smaller than death due to arrest (F). The utilization rate (E) of 0.68 indicates an overfishing of the optimum value of crab capture. Efforts to preserve crab resources can be done by reducing fishing efforts by 36% from what has been done today.
PENGARUH PEMBERIAN NATRIUM ALGINAT TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL TOTAL DARAH DAN BOBOT BADAN TIKUS Thamrin Wikanta; R. R. Nasution; Lestari Rahayu
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 9, No 5 (2003): Vol. 9 No. 5 2003)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5219.965 KB) | DOI: 10.15578/jppi.9.5.2003.23-31

Abstract

Penelitian tentang pengaruh pemberian natrium alginat terhadap penurunan kadar kolesterol total darah dan bobot badan tikus telah dilakukan.
PERKEMBANGAN GONAD BULU BABI (Tripneustes gratiila) DI KEPULAUAN SPERMONDE, SULAWESI SELATAN Gunarto Gunarto; Edi Setiabudi
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 8, No 4 (2002): (Vol.8 No.4 2002)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3701.357 KB) | DOI: 10.15578/jppi.8.4.2002.47-54

Abstract

Gonad bulu babi Tripneustes gratilla pada stadia perkembangan merupakan gonad yang banyak dicari oleh konsumen karena berlekstur kompak, padat, tidak berlendir, dan berwarna kuning cerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi gonad bulu babi yang ditangkap di [erairan Kepulauan Spermonde. Untuk itu sebanyak 8-10 individu bulu babi ditangkap di Perairan padang lamun Kepulauan Spermonde setiap bulan. Sampel kemudian dibawa ke laboratorium.
PENELITIAN PENGOLAHAN PRODUK CAMILAN IKAN KERING DARI IKAN SELAR KUNING (Selaroides leptolepis) Hari Eko Irianto; Sugiyono Sugiyono; Ninoek Indriati
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 6, No 3-4 (2000): (Vol.6 No.3-4 2000)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5726.028 KB) | DOI: 10.15578/jppi.6.3-4.2000.101-110

Abstract

Penelitian pengolahan produk camilan ikan kering telah dilakukan dengan menggunakan bahan mentah ikan selar kuning. Penelitian dilaksanakan dua tahap, yaitu penelitian tahap pertama dan penelitian tahap ke dua. Pada penelitian tahap pertama diteliti pengaruh konsentrasi garam larutan perendam (3, 5, 10, dan 15%) dan lama waktu perendaman (0, 5, 10, dan 15 menit). Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa larutan yang digunakan sebaiknya pada konsentrasi garam 3ok dan lama perendaman 15 menit).
KEBUTUHAN PROTEIN PAKAN BAGI PEMBESARAN IKAN KERAPU BEBEK, Cromileptes altivelis Rachmansyah Rachmansyah; Petrus Rani Pong-Masak; Asda Laining; Aris George Mangawe
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 7, No 4 (2001): (Vol. 7 No. 4 2001)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4463.326 KB) | DOI: 10.15578/jppi.7.4.2001.40-46

Abstract

Benih ikan kerapu bebek berbobot 17,34 +-,2,10 g/ekor dipelihara dalam keramba jaring apung selama 60 hari dengan kepadatan 15 ekorlm3.
PEMELIHARAAN LARVA KERAPU BEBEK Cromileptes altivetis DENGAN PADAT TEBAR BERBEDA Titiek Aslianti
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 2, No 2 (1996): (Vol.2 No.2 1996)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4552.973 KB) | DOI: 10.15578/jppi.2.2.1996.6-12

Abstract

Di antara empat jenis larva ikan perairan tropis (kerapu, baronang, kakap dan bandeng), yang paling sulit dipelihara adalah larva kerapu. Kendala utama dalam pemeliharaan larva selain ukuran mulut yang sangat kecil, ukuran pakan yang tidak sesuai juga padat tebar larva dalam tangki pemeliharaan.
KEBUTUHAN OPTIMUM PROTEIN DAN ENERGI PAKAN BENIH IKAN GURAME (Asphronemus gouramy LAc) I Mokoginta; M.A Suprayudi; M. Setiawati
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 1, No 3 (1995): (Vol.1 No.3 1995)
Publisher : Pusat Riset Perikanan, BRSDM KP.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (821.301 KB) | DOI: 10.15578/jppi.1.3.1995.82-94

Abstract

Penelitian ini dilakukan guna menentukan besarnya kebutuhan protein energi pakan untuk benih ikan gurame (osphronemus gouramy Lac). Dalam penelitian ini digunakan12 macam pakan berkadar protein dan energi berbeda dengen rasio energi protein (C/P) sebesar 6, 8, dan 10 kkal/g protein.

Page 67 of 108 | Total Record : 1072


Filter by Year

1995 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 32, No 1 (2026): (Maret 2026) Vol 31, No 4 (2025): (Desember 2025) Vol 31, No 3 (2025): (September 2025) Vol 31, No 2 (2025): (Juni 2025) Vol 31, No 1 (2025): (Maret 2025) Vol 30, No 4 (2024): (Desember 2024) Vol 30, No 3 (2024): (September) 2024 Vol 30, No 2 (2024): (Juni) 2024 Vol 30, No 1 (2024): (Maret) 2024 Vol 29, No 4 (2023): (Desember) 2023 Vol 29, No 3 (2023): (September) 2023 Vol 29, No 1 (2023): (Maret) 2023 Vol 28, No 4 (2022): (Desember) 2022 Vol 28, No 3 (2022): (September) 2022 Vol 28, No 2 (2022): (Juni) 2022 Vol 28, No 1 (2022): (Maret) 2022 Vol 27, No 4 (2021): (Desember) 2021 Vol 27, No 3 (2021): (September) 2021 Vol 27, No 2 (2021): (Juni) 2021 Vol 27, No 1 (2021): (Maret) 2021 Vol 26, No 4 (2020): (Desember) 2020 Vol 26, No 3 (2020): (September) 2020 Vol 26, No 2 (2020): (Juni) 2020 Vol 26, No 1 (2020): (Maret) 2020 Vol 25, No 4 (2019): (Desember) 2019 Vol 25, No 3 (2019): (September) 2019 Vol 25, No 2 (2019): (Juni) 2019 Vol 25, No 1 (2019): (Maret) 2019 Vol 24, No 4 (2018): (Desember) 2018 Vol 24, No 3 (2018): (September) 2018 Vol 24, No 2 (2018): (Juni 2018) Vol 24, No 1 (2018): (Maret 2018) Vol 23, No 4 (2017): (Desember 2017) Vol 23, No 3 (2017): (September 2017) Vol 23, No 2 (2017): (Juni 2017) Vol 23, No 1 (2017): (Maret, 2017) Vol 22, No 4 (2016): (Desember 2016) Vol 22, No 3 (2016): (September) 2016 Vol 22, No 2 (2016): (Juni 2016) Vol 22, No 1 (2016): (Maret 2016) Vol 21, No 4 (2015): (Desember 2015) Vol 21, No 3 (2015): (September 2015) Vol 21, No 2 (2015): (Juni 2015) Vol 21, No 1 (2015): (Maret 2015) Vol 20, No 4 (2014): (Desember 2014) Vol 20, No 3 (2014): (September 2014) Vol 20, No 2 (2014): (Juni 2014) Vol 20, No 1 (2014): (Maret 2014) Vol 19, No 4 (2013): (Desember 2013) Vol 19, No 3 (2013): (September 2013) Vol 19, No 2 (2013): (Juni 2013) Vol 19, No 1 (2013): (Maret 2013) Vol 18, No 4 (2012): (Desember 2012) Vol 18, No 3 (2012): (September 2012) Vol 18, No 2 (2012): (Juni) 2012 Vol 18, No 1 (2012): (Maret 2012) Vol 17, No 4 (2011): (Desember 2011) Vol 17, No 3 (2011): (September 2011) Vol 17, No 2 (2011): (Juni 2011) Vol 17, No 1 (2011): (Maret 2011) Vol 16, No 4 (2010): (Desember 2010) Vol 16, No 3 (2010): (September 2010) Vol 16, No 2 (2010): (Juni 2010) Vol 16, No 1 (2010): (Maret 2010) Vol 15, No 4 (2009): (Desember 2009) Vol 15, No 3 (2009): (September 2009) Vol 15, No 2 (2009): (Juni 2009) Vol 15, No 1 (2009): (Maret 2009) Vol 14, No 4 (2008): (Desember 2008) Vol 14, No 3 (2008): (September 2008) Vol 14, No 2 (2008): (Juni 2008) Vol 14, No 1 (2008): (Maret 2008) Vol 13, No 3 (2007): (Desember 2007) Vol 13, No 2 (2007): (Agustus 2007) Vol 13, No 1 (2007): (April 2007) Vol 12, No 3 (2006): (Desember 2006) Vol 12, No 2 (2006): (Agustus 2006) Vol 12, No 1 (2006): (April 2006) Vol 11, No 9 (2005): (Vol. 11 No. 9 2005) Vol 11, No 8 (2005): (Vol. 11 No. 8 2005) Vol 11, No 7 (2005): (Vol. 11 No. 7 2005) Vol 11, No 6 (2005): (Vol. 11 No. 6 2005) Vol 11, No 5 (2005): (Vol. 11 No. 5 2005) Vol 11, No 4 (2005): (Vol. 11 No. 4 2005) Vol 11, No 3 (2005): (Vol. 11 No. 3 2005) Vol 11, No 2 (2005): (Vol. 11 No. 2 2005) Vol 11, No 1 (2005): (Vol. 11 No. 1 2005) Vol 10, No 7 (2004): (Vol. 10 No. 7 2004) Vol 10, No 6 (2004): (Vol. 10 No. 6 2004) Vol 10, No 5 (2004): (Vol. 10 No. 5 2004) Vol 10, No 4 (2004): (Vol. 10 No. 4 2004) Vol 10, No 3 (2004): (Vol. 10 No. 3 2004) Vol 10, No 2 (2004): (Vol. 10 No. 2 2004) Vol 10, No 1 (2004): (Vol. 10 No. 1 2004) Vol 9, No 7 (2003): (Vol.9 No.7 2003) Vol 9, No 6 (2003): (Vol.9 No.6 2003) Vol 9, No 5 (2003): Vol. 9 No. 5 2003) Vol 9, No 4 (2003): Vol. 9 No. 4 2003) Vol 9, No 3 (2003): (Vol.9 No.3 2003) Vol 9, No 2 (2003): (Vol, 9 No. 2 2003) Vol 9, No 1 (2003): (Vol.9 No.1 2003) Vol 8, No 7 (2002): (Vol.8 No.7 2002) Vol 8, No 6 (2002): (Vol.8 No.6 2002) Vol 8, No 5 (2002): (Vol.8 No.5 2002) Vol 8, No 4 (2002): (Vol.8 No.4 2002) Vol 8, No 3 (2002): (Vol.8 No.3 2002) Vol 8, No 2 (2002): (Vol. 8 No. 2 2002) Vol 8, No 1 (2002): (Vol.8 No.1 2002) Vol 7, No 4 (2001): (Vol. 7 No. 4 2001) Vol 7, No 2 (2001): (Vol.7 No. 2 2001) Vol 6, No 3-4 (2000): (Vol.6 No.3-4 2000) Vol 6, No 2 (2000): (Vol.6 No.2 2000) Vol 6, No 1 (2000): (Vol.6 No.1 2000) Vol 5, No 2 (1999): (Vol.5 No.2 1999) Vol 5, No 1 (1999): (Vol.5 No. 1 1999) Vol 4, No 4 (1998): (Vol.4 No.4 1998) Vol 4, No 3 (1998): (Vol.4 No.3 1998) Vol 4, No 2 (1998): (Vol.4 No.2 1998) Vol 4, No 1 (1998): (Vol.4 No.1 1998) Vol 3, No 4 (1997): (Vol.3 No.4 1997) Vol 3, No 3 (1997): (Vol.3 No.3 1997) Vol 3, No 2 (1997): (Vol.3 No.2 1997) Vol 3, No 1 (1997): (Vol.3 No.1 1997) Vol 2, No 4 (1996): (Vol.2 No.4 1996) Vol 2, No 3 (1996): (Vol.2 No.3 1996) Vol 2, No 2 (1996): (Vol.2 No.2 1996) Vol 2, No 1 (1996): (Vol.2 No.1 1996) Vol 1, No 4 (1995): (Vol.1 No.4 1995) Vol 1, No 3 (1995): (Vol.1 No.3 1995) Vol 1, No 2 (1995): (Vol.1 No.2 1995) Vol 1, No 1 (1995): (Vol.1 No.1 1995) More Issue