cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Devosi : Jurnal Teknologi Pembelajaran
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 28 Documents
PENGEMBANGAN RANCANGAN PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DENGAN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG UNTUK SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS (ABK) SISWA KELAS VII Kaivah Sugiyarti
Devosi : Jurnal Teknologi Pembelajaran Vol 5 No 2 (2015)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (690.787 KB)

Abstract

Abstrak: Anak yang memiliki kesulitan belajar tingkat tinggi biasanya memiliki kecerdasan di bawah rata-rata dan ditandai oleh keterbatasan intelegensi dan sosial. Penelitian pengembangan rancangan pembelajaran IPA dengan model pembelajaran langsung ini bertujuan supaya siswa berkebutuhan khusus (ABK) mendapat peringkat hasil belajar mendekati standar ketuntasan minimal dengan mewujudkan pembelajaran yang abstrak menjadi lebih nyata. Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE (Analysis-Design-Develop-Implement-Evaluate). Silabus, RPP, dan LKS modifikasi yang dikembangkan. Produk tersebut diuji oleh ahli, guru, dan siswa. Hasil validasi ahli menyatakan bahwa produk layak digunakan, sedangkan kelayakan LKS menurut siswa berkebutuhan khusus mencapai 92,8% serta berpotensi meningkatkan motivasi belajar siswa. dengan demikian, model pembelajaran langsung (DI) melalui pendemontrasian materi mikroskop disertai LKS modifikasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa berkebutuhan khusus. Penelitian selanjutnya diperlukan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran lain bagi siswa yang memiliki keterbatasan khusus. Kata Kunci: Anak dengan Berkebutuhan khusus, ADDIE, Model Pembelajaran Langsung
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR ILMU PENGATAHUAN ALAM TERPADU BERBASIS KONTEKSTUAL UNTUK SISWA KELAS VIII Suka Harimanto
Devosi : Jurnal Teknologi Pembelajaran Vol 5 No 2 (2015)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Bahan ajar IPA SMP yang digunakan siswa saat ini merupakan bahan ajar yang belum dikemas dalam topik/tema tertentu meskipun sudah berlabel IPA terpadu. IPA terpadu merupakan substansi mata pelajaran IPA SMP/ MTs yang mulai berlaku sejak ditetapkannya kurikulum 2006. Penelitian pengembangan dengan desain Dick and Carey ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar IPA terpadu untuk SMP dengan pendekatan kontekstual. Teknik analisis yang digunakan merupakan analisis perhitungan nilai rata-rata yang diadaptasi dari Arikunto. Hasil penilaian dari uji kelayakan adalah 3,13 yang berarti bahan ajar layak digunakan. Beberapa kelebihan bahan ajar ini yakni sesuai dengan kurikulum 2013, penyusunannya sesuai dengan paradigma pembelajaran, siswa dapat melihat hubungan yang bermakna antara materi biologi, fisika dan kimia, serta dapat menarik perhatian siswa untuk bersosialisasi karena banyak terdapat praktikum. Diharapkan bahan ajar tersebut dapat menjadi sumber belajar fisika yang berpotensi memberdayakan keterampilan berpikir siswa. Kata Kunci: Bahan Ajar, IPA Terpadu, Pendekatan Kontekstual
PENGEMBANGAN MODEL ACTIVE LEARNING ICARE SYSTEM PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK SISWA KELAS VII Mahroji Mahroji
Devosi : Jurnal Teknologi Pembelajaran Vol 5 No 2 (2015)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.69 KB)

Abstract

Abstract: This study aims to produce a product of ICARE model active learning system in the form of learning implementation plan (RPP), student worksheet (LKS) and tools evaluation on social arithmetic material. This learning model is in accordance with the 2013 curriculum requires a student-centered learning because the steps are: introduction, connection, application, reflection, extension allows students were very active. Stages of development of this model begins with an analysis of the content and instructional design with the validation process by experts. Analysis of product testing through field observations by two teachers of mathematics, analysis of student questionnaire responses on whether or not interesting learning model was developed, and analysis of student learning outcomes. The conclusions of the analyzes above, that the model active learning system developed ICARE very viable means of learning model is very effective for implement in the learning of mathematics students of class VII SMP Negeri 3 Sidoarjo on Social Arithmetic material. Keywords: Model pembelajaran, Active Learning ICARE System, Material, Social Arithematic
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATEMATIKA (MATERI STATISTIK) DENGAN MENGGUNAKAN MODEL ACTIVE LEARNING SISTEM 5 M UNTUK SISWA KELAS VII Rante Hanjarwati
Devosi : Jurnal Teknologi Pembelajaran Vol 5 No 2 (2015)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.649 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar pada materi statistik untuk siswa kelas VII semester genap dengan model active learning di SMPN 2 Candi. Juga untuk mengetahui hasil belajar peserta didik setelah mempelajari bahan ajar materi statistik model active learning. Penelitian pengembangan dilakukan berdasarkan model pengembangan Borg & Gall dengan desain pembelajaran model Degeng. Model pengembangan ini meliputi 10 tahapan. Hasil penelitian menunjukkan produk sangat layak untuk digunakan. Berdasarkan hasil nilai pre test dan post test dapat disimpulkan bahwa hasil belajar kelas yang menggunakan bahan ajar lebih besar dibandingkan dengan hasil belajar kelas yang tidak menggunakan bahan ajar. Dapat disimpulkan bahwa produk bahan ajar dan model pembelajaran active learning sistem 5M mampu meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran matematika materi statistik di kelas VII. Kata kunci: Belajar Aktif, Model Borg & Gall, Model Degeng
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI KPK DAN FPB KELAS IV SEKOLAH DASAR Ruri Lestari
Devosi : Jurnal Teknologi Pembelajaran Vol 5 No 2 (2015)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.644 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menganalisis tingkat efektivitas pengembangan modul matematika materi Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB); 2) mendeskripsikan respon siswa terhadap penerapan hasil pengembangan modul matematika materi KPK dan FPB, 3) mendeskripsikan ada tidaknya peningkatan hasil belajar siswa setelah menggunakan hasil pengembangan modul matematika materi KPK dan FPB. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan di SDN Ujung XIV Surabaya dengan populasi seluruh kelas IV. Teknik pengumpulan data adalah dengan menggunakan angket. Hasil dari penelitian dan pengembangan ini adalah; 1) dapat mengisi ketersediaan atau menambah keragaman bahan ajar matematika khususnya materi KPK dan FPB; 2) hasil uji coba pengembangan modul matematika materi KPK dan FPB untuk kelas IV SDN Ujung XIV Surabaya ini memiliki tingkat keefektifan dan kemenarikan yang tinggi; 3) Perolehan hasil belajar berdasarkan uji coba lapangan yang diukur menggunakan tes analisis ketuntasan hasil belajar modul pengembangan matematika materi KPK dan FPB yang hasilnya sangat baik. Kata Kunci: Pengembangan Modul Pembelajaran, Matematika, KPK dan FPB
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DENGAN MODEL PEMBELAJARAN BERDASAR MASALAH UNTUK SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Siti Lailatul Nikmah
Devosi : Jurnal Teknologi Pembelajaran Vol 5 No 2 (2015)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.095 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa SMP Negeri 2 Lamongan dalam proses pembelajaran menggunakan perangkat dengan model pembelajaran berdasar masalah. Subjek penelitian ini adalah 31 siswa SMP Negeri 2 Lamongan. Penelitian dilakukan pada SMP Negeri 2 lamongan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan rancangan penelitian one group pretest-posttest, dengan pengembangan model Dick and Carey. Untuk menganalisa data ini menggunakan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan pembelajaran baik (dengan rentang 3-4) dan ada peningkatan hasil belajar siswa yaitu 0.72. Simpulan dari penelitian ini adalah perangkat IPA dengan model pembelajaran berdasar masalah dapat meningkatkan hasil belajar siswa SMP pada pelajaran IPA materi pencemaran lingkungan Kata Kunci: Perangkat Pembelajaran, Model Pembelajaran Berdasar Masalah, Pembelajaran IPA
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN M-LEARNING PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI MTs. BRAWIJAYA MOJOKERTO Nur Khamimah
Devosi : Jurnal Teknologi Pembelajaran Vol 5 No 2 (2015)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.336 KB)

Abstract

Abstrak: Fokus dalam penelitian ini berupa produk pembelajaran M-Learning untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Matematika di MTs. Brawijaya Mojokerto. Produk pembelajaran M-Learning untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Matematika di MTs. Brawijaya Mojokerto telah disempurnakan berdasarkan analisis data uji coba. Hasil penelitian menunjukkan produk yang dikembangkan layak dan menarik untuk pembelajaran di kelas secara klasikal dan mandiri, serta dapat meringankan beban guru dalam mengajar. Respon siswa terhadap produk tersebut rata-rata mencapai 3,53 dengan kategori sedang. Dengan demikian, produk model pembelajaran M-Learning ini dapat dikembangkan oleh guru sehingga pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan memotivasi siswa. Pengembangan penelitian selanjutnya dapat dilakukan dengan memanfaatkan model pembelajaran M-Learning yang lebih menarik. Kata Kunci: Model Pembelajaran, M-Learning, Hasil Belajar, Pembelajaran Matematika
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN METODE TUTOR SEBAYA Munaisah
Devosi : Jurnal Teknologi Pembelajaran Vol 12 No 1 (2022): DEVOSI
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/devosi.v6i1.5881

Abstract

Pada penelitian ini menggunakan metode tutor sebaya. Guna untuk peserta didik memahami materi integral pada mata pelajaran matematika. Metode ini, maksudnya peserta didik yang ditunjuk oleh pendidik untuk dijadika tutor bagi peserta didik lainnya. Kemudian, pendidik membuat kelompok yang terdiri dari 4-5 peserta didik dan setiap kelompok sudah ada tutor masing-masing. Tutor yang dipilih peserta didik yang mampu menerangkan materi pada temannya dengan baik dan juga akan mendapat arahan dari pendidik. Tujuan penelitian ini meningkatkan aktivitas belajar peserta didik dan meningkatkan hasil belajar pada materi matematika. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas. Intrusmen penelitian, antara lain 1) tes tulis mengenai pelajaran matematika. 2) melakukan observasi untuk meninjau kegiatan peserta didik. Pelaksanaan metode tutor sebaya mengalami peningkatan proses belajar matematika pada kelas XII IIS 1 MAN 2 Bojonegoro, Pada siklus I peserta didik yang lulus, yaitu 60,61% menjadi 81,82% pada siklus II. Pernyataan tersebut telah ditetapkaan bahwa ketuntasan klasikal sebesar 80%.
INDEX CARD MATCH (ICM) SEBAGAI MODEL MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SEJARAH Silviana Rochmatin
Devosi : Jurnal Teknologi Pembelajaran Vol 12 No 1 (2022): DEVOSI
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/devosi.v6i1.5882

Abstract

Pada peneletian ini menggunakan strategi index card match atau IMC pada materi peristiwa proklamasi kemerdekaaan Indonesia dan pembentukan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Menggunakan strategi ini sangat memudahkan peserta didik dalam mengahafal materi yang diajar. Strategi ini menggunakan kartu index cara bermainnya peserta didik saling mencari pasangan-pasangan untuk tanya jawab. Kartu index berisi soal yang dibuat oleh pendidik. Tujuan penelitian ini, yaitu meningkatkan keaktifan peserta didik dengn mengunakan strategi index card match dalam pelajaran sejarah matchpada peserta didik MAN 2 Bojonegoro. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti anatara lain lewat tes, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian, yaitu tes tulis dan lembar observasi. Teknik analisis data ialah menyusun secara sistematis data yang diperoleh berupa hasil wawancara, catatan lapangan. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini ialah pada siklus I pemebelajaran tidak tuntas karena peningkatan yang diperoleh sebesar 67,74% dari sejumlah siswa. Selanjutnya ketika menggunakan strategi pembelajaran index card match pada siklus II, persentase peningkatan hasil belajara sebesar 85,91%.
PENERAPAN MODEL STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATERI NEGARA MAJU DAN NEGARA BERKEMBANG MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS XII IPS DI MAN 2 BOJONEGORO Siti Niswatin
Devosi : Jurnal Teknologi Pembelajaran Vol 12 No 1 (2022): DEVOSI
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/devosi.v6i1.5883

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui kualitas belajar peserta didik berdasarkan perbandingan hasil belajar siklus I dan siklus II menggunakan model belajar STAD pada kelas XII IPS MAN 2 Bojonegoro. Alur prosedur yang digunakan yaitu perencanaan – tindakan – observasi – evaluasi. STAD (Student Teams Achievement Division) merupakan strategi pembelajaran yang bersifat kooperatif, yaitu melibatkan sesama peserta didik dengan langkah pembelajaran presentasi, diskusi kelompok, pengerjaan soal, skor pengembangan kemajuan individual dan penghargaan terhadap kelompok. Hasil belajar setelah pelaksanaan penelitian ini menunjukkan bahwa 37,5% dari 32 siswa telah menyelesaikan KKM sebelum menggunakan model STAD. Sedangkan ketuntasan tujuan pembelajaran kelas harus mencapai 75% dari total. Setelah proses observasi dan tindakan, ketuntasan siswa meningkat menjadi 100%. Berkaca pada penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model STAD efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan pencapaian tujuan pembelajaran pada siswa kelas XII IPS MAN 2 Bojonegoro.

Page 2 of 3 | Total Record : 28