cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Devosi : Jurnal Teknologi Pembelajaran
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 28 Documents
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN APLIKASI SMART PJOK DALAM PEMBELAJARAN PJOK DI ERA DIGITAL PADA SDN BESOWO 2 Adi Syahrul Romadlon
Devosi : Jurnal Teknologi Pembelajaran Vol 12 No 1 (2022): DEVOSI
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/devosi.v6i1.5942

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan aplikasi SMART PJOK dalam pembelajaran PJOK di era digital pada SDN Besowo 2. Penelitian dengan metode kualitatif dengan menggunakan teknik wawancara dan menyebar kuesioner ini digunakan untuk memahami perilaku subjek dan objek yang diteliti. Hasil yang didapatkan dengan adanya aplikasi ini, siswa merasa bisa mendapatkan pembelajaran dengan suasana yang lebih santai, menyenangkan, fleksibel, efisien, praktis, mudah, hemat waktu dan hemat tenaga namun tetap dapat mengakomodir kebutuhan terkait pembelajaaran PJOK. Selain itu manfaat lain dari model pembelajaran menggunakan aplikaasi SMART PJOK adalah orang tua bisa mengawasi anak – anaknya belajar setiap saat, membuat guru dan siswa menjadi mele teknologi, mempercepat transformasi digital di dunia pendidikan dan meningkatkan kemampuan dibidang ilmu teknologi. Siswa juga menjadi lebih kreatif dalam memngikuti pembelajaran serta dapat mengkondisikan diri senyaman mungkin untuk belajar tanpa aturan yang formal
PENGGUNAAN MEDIA KAHOOT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN SISTEM OPERASI SISWA KELAS X TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN DI SMK NEGERI 1 GEMPOL Chandra Setia Rini
Devosi : Jurnal Teknologi Pembelajaran Vol 12 No 1 (2022): DEVOSI
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/devosi.v6i1.5944

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Sistem Operasi pada siswa kelas X Teknik Komputer dan Jarigan di SMK Negeri 1 Gempol dengan menggunakan Kahoot. Tindakan yang digunakan terdiri atas 2 siklus, dimana masing-masing siklus terdiri atas 4 tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Jumlah siswa di kelas ini adalah 36. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes hasil belajar, lembar observasi, dan angket siswa. Analisis data yang dilakukan adalah analisis data kuantitatif dan analisis kualitatif.  Nilai rata-rata pada pertemuan ke-1 adalah 70 dengan ketuntasan belajar 50, 00% dan nilai rata-rata pada pertemuan ke-2 sebesar 73 dengan ketuntasan belajar 63, 89%. Pada siklus II, diperoleh rata-rata nilai tes pada pertemuan ke-1 sebesar 77 dengan persentase ketuntasan belajar 80,56% dan pada pertemuan ke-2 nilai rata-rata siswa adalah 79 dengan ketuntasan belajar 86,11%.  Nilai ketuntasan belajar adalah ≥75. Dapat disimpulkan bahwa pada siklus II terjadi peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa dari siklus I.  Hasil angket siswa dan observasi menunjukkan tanggapan yang baik dari siswa. Hal ini membuktikan bahwa pembelajaran dengan menggunakan Kahoot memberikan dampak yang positif bagi proses belajar siswa.
PENGGUNAAAN AUDIO VISUAL KOMTAL DALAM MENINGKATKAN KOSAKATA DASAR SISWA TUNARUNGU KELAS 2 SLB NEGERI 2 KOTA BLITAR Renny Setyanengtyas
Devosi : Jurnal Teknologi Pembelajaran Vol 12 No 2 (2023): DEVOSI
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/devosi.v6i1.6047

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penggunaaan Audio Visual Komtal Dalam Meningkatkan Kosakata Dasar Siswa Tunarungu Kelas 2 SLB Negeri 2 Kota Blitar. Penelitian ini menggunakan Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Subyek penelitian ini adalah siswa tunarungu kelas 2. Hasil penelitian yaitu Media audio visual komtal yang digunakan oleh guru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dapat meningkatkan kosakata siswa pada siswa tunarungu kelas 2 di SLB Negeri 2 kota Blitar, hal itu dapat dilihat dari nilai rata-rata ulangan siswa yang diketahui bahwa hasil siklus I adalah 67% dan siklus II adalah 100%. Hasil tersebut memiliki arti yang sangat signifikan yaitu terjadi peningkatan yang sangat berarti pada nilai ulangan siswa.selanjutnya media bisa terus dikembangkan dengan kosakata yang lain
PENGARUH PEER INSTRUCTIONAL FLIPPED PADA PEMBELAJARAN ONLINE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA DENGAN GAYA KOGNITIF YANG BERBEDA Dewi Sukma Handriyati
Devosi : Jurnal Teknologi Pembelajaran Vol 12 No 2 (2023): DEVOSI
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/devosi.v6i1.6113

Abstract

Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas strategi Peer Instructional Flipped Classroom dibandingkan strategi ekspositori dalam meningkatkan kemampuan literasi sains dalam pembelajaran berbasis e-learning. Penelitian berbentuk eksperimen kuasi dengan factorial 2 x 2. Subjek penelitian adalah 37 siswa kelas VII SMP yang terdiri atas dua kelas, yaitu kelas yang menerapkan strategi pembelajaran ekspositori, dan yang menerapkan strategi pembelajaran Peer Instructional Flipped Classroom. Karakteristik gaya kogntif siswa diukur dengan menggunaan Group Embedded Figures Test. Tes untuk mengukur kemampuan literasi sains dilakukan sebelum dan setelah perlakuan dengan menggunakan analisis varians 2 arah pada taraf signifikansi 5%. Hasil perhitungan menunjukkan terdapat perbedaan kemampuan literasi sains diantara siswa yang di ajar dengan ke dua strategi tersebut. Siswa yang belajar dalam pembelajaran e-learning dengan strategi pembelajaran Peer instructional flipped menunjukkan kemampuan literasi sains yang lebih tinggi dari pada siswa yang belajar dengan strategi ekspositori, dalam pembelajaran IPA terintegrasi pada materi Suhu, Kalor dan Perubahannya dalam kehidupan sehari-hari.
MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA PEMBELAJARAN DARING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH SISWA KELAS VI SDN NGAGELREJO I SURABAYA Dita Nindia Wati
Devosi : Jurnal Teknologi Pembelajaran Vol 12 No 2 (2023): DEVOSI
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/devosi.v6i1.6114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah dengan model problem based learning pada pembelajaran daring siswa kelas VI di SDN Ngagelrejo I Surabaya. Subjek Penelitian Tindakan Kelas ini adalah siswa kelas VI SDN Ngagelrejo I Surabaya yang berjumlah 37 siswa. Penelitian berlangsung dalam dua siklus. Instrumen yang digunakan adalah observasi aktivitas guru dan siswa dan tes hasil belajar matematika. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan indikator keberhasilan penelitian ini adalah jika minimal 80% siswa telah mencapai nilai ³75 dan nilai rata-rata tes hasil belajar kelas mencapai minimal 80. Pada siklus I hasil belajar siswa yang mencapai nilai ³75 sebesar 43,24% dengan nilai rata-rata kelas 71,97, sehingga perlu dilanjutkan Tindakan siklus II. Dikarenakan pada siklus I belum mencapai target yang diharapkan maka perlu dilakukan tindakan siklus II. Pada Siklus II siswa yang mencapai nilai ³75 sebesar 83,78% dengan nilai rata-rata kelas 82,24. Dengan adanya peningkatan pada tindakan pada siklus II, maka pembelajaran model problembased learning pada pembelajaran daring dapat meningkatkan kemampuan memecahkan masalah mata pelajaran matematika.
LITERASI DIGITAL PADA KURIKULUM MERDEKA BELAJAR BAGI ANAK Amelia Rizky Idhartono
Devosi : Jurnal Teknologi Pembelajaran Vol 12 No 2 (2023): DEVOSI
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/devosi.v6i1.6150

Abstract

Kurikulum merdeka belajar merupakan kurikulum yang digagas oleh Pemerintah untuk mengatasi hilangnya pembelajaran (learning loss). Karakteristik utama dari kurikulum merdeka belajar yaitu (1) pembelajaran berbasis projek sebagai pengembangan soft skill dan sesuai dengan karakter pelajar Pancasila, (2) fokus pada materi esensial agar terdapat waktu yang cukup untuk pembelajaran yang mendalam bagi kompetensi dasar seperti literasi dan numerasi dan (3) fleksibilitas untuk guru melakukan pembelajaran yang berdiferensiasi sesuai dengan kemampuan peserta didik dan melakukan penyesuaian dengan konteks muatan lokal. Fokus dalam penelitian ini yaitu tentang literasi yang dikaitkan dengan media digital dengan peserta didik anak tunagrahita. Penelitian ini merupakan penelitian literature review. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa literasi sangat penting dikuasai oleh anak tunagrahita, terutama literasi dasar. Literasi dasar merupakan salah satu karakteristik utama dalam kurikulum merdeka belajar. Guru dapat menggunakan media digital dalam kegiatan belajar mengajar terutama untuk anak tunagrahita.
PENGGUNAAN KOMBINASI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW DENGAN MEDIA BENDA ASLI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII E DI SMP NEGERI 29 SURABAYA Yunita Rochmawati
Devosi : Jurnal Teknologi Pembelajaran Vol 12 No 2 (2023): DEVOSI
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/devosi.v6i1.6151

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika khususnya pada materi bangun datar lingkaran di kelas VIII E SMP Negeri 29 Surabaya. Penelitian ini dilakukan sebagai respon dari menurunnya kualitas siswa dalam belajar. Kegiatan pembelajaran yang menggunakan materi-materi yang tidak kontekstual dan prestasi siswa yang rendah baik dalam proses maupun produk terlihat pada guru yang menggunakan cara mengajar secara tradisional. Kondisi tersebut berpotensi untuk membuat siswa merasa bosan dan menurunkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan dua siklus. Pada siklus I separuh siswa belum biasa dengan penggunaan pembelajaran tipe jigsaw berbantuan media benda asli.  Sedang pada siklus II sebelum pembelajaran dimulai guru menjelaskan dan siswa langsung mempraktekkan pembelajaran dengan kombinasi antara tipe Jigsaw dengan benda asli dan hasilnya cukup memuaskan. Hasil observasi menunjukkan bahwa aktivitas siswa cukup meningkat, dari nilai 71 pada siklus I menjadi 76 pada siklus kedua, Prestasi siswa juga mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran dengan kombinasi antara pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dengan benda asli dapat meningkatkan prestasi belajar siswa.
PERAN SEKOLAH DALAM PENCEGAHAN BULLYING TERHADAP SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH INKLUSI X DI SURABAYA Nurul Hidayati; Amelia Rizky Idhartono
Devosi : Jurnal Teknologi Pembelajaran Vol 13 No 1 (2023): DEVOSI
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/devosi.v13i1.7935

Abstract

Bullying merupakan topik penting untuk diteliti mengingat dampak negatif yang ditimbulkan. Bullying dapat terjadi pada beragam usia dan di sekolah manapun, termasuk sekolah inklusi. Bullying meliputi perlakuan yang mengandung unsur kekerasan di mana perilaku tersebut dilakukan secara berulang dalam waktu berbeda dan terdapat kekuatan yang tidak seimbang antara pelaku dan seseorang yang di-bully. Artikel ini menyajikan hasil penelitian deskriptif peran sekolah dalam pencegahan tindakan bullying terhadap siswa berkebutuhan khusus di sekolah inklusi X di Surabaya. Data diperoleh melalui wawancara dan observasi. Harapannya, tulisan ini memberikan gambaran bagaimana bullying dapat dilakukan pencegahan, di antaranya dari sisi upaya yang dilakukan oleh pihak sekolah. Kendati fenomena bullying banyak terjadi di sekitar kita, namun tidak dapat dianggap sebagai hal yang wajar, melainkan perlu dicegah dan diatasi, melalui: (1) menganggap bullying sebagai permasalahan serius yang bertentangan dengan prinsip antidiskiriminasi; (2) menganggap kasus bullying sudah terlampau banyak; (3) pentingnya keterbukaan dan komunikasi; serta (4) kebijakan sekolah ramah anak merupakan sesuatu yang riil dan bukan hanya slogan.

Page 3 of 3 | Total Record : 28