cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
embrio@unipasby.ac.id
Editorial Address
Program Studi S1 Kebidanan FIKes Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Jl. Dukuh Menanggal XII, Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
EMBRIO : Jurnal Kebidanan
ISSN : 20898789     EISSN : 27147886     DOI : https://doi.org/10.36456/embrio
Core Subject : Health,
Jurnal EMBRIO is the bachelor midwifery journal at PGRI Adi Buana University in Surabaya, (P-ISSN: 2089-8789 and E-ISSN: 2714-7886). Which publish articles in midwifery, including: birth pregnancy, labor, childbirth; baby; family planning; reproductive health; complementary midwifery care. Publication schedule: May and November. This journal publishes scientific papers that discuss the results of research studies and literature reviews as well as the latest issues and trends occuring.
Arjuna Subject : -
Articles 359 Documents
Hubungan antara Usia, Paritas Dengan Persalinan Kala II Lama (Studi Kasus di RSUD dr. Moch. Soewandhie Surabaya) yefi marliandiani
EMBRIO Vol 2 (2013): EMBRIO (JANUARI 2013)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Sains dan Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.829 KB) | DOI: 10.36456/embrio.vol2.no0.a1151

Abstract

Komplikasi persalinan merupakan salah satu penyebab kematian ibu, termasuk persalinan Kala II Lama. Persalinan Kala II Lama merupakan penyumbang urutan kelima terjadinya mortalitas ibu di Indonesia setelah perdarahan, eklampsi, infeksi dan komplikasi nifas. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara usia, paritas dengan persalinan Kala II Lama. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi yang digunakan adalah semua ibu bersalin di RSUD dr. Moch. Soewandhie Surabaya, sebanyak 625 ibu bersalin yang diambil dari buku register persalinan bulan Januari-Maret 2011. Sampel ditentukan dengan menggunakan rumus , dengan jumlah sampel 240 ibu bersalin yang dipilih secara sampel random sampling. Ada dua variabel dalam penelitian ini yaitu variabel bebas (usia, paritas) dan variabel tergantung (persalinan kala II lama) dan istrumen yang digunakan adalah Rekam medik ruang bersalin RSUD dr. Moch. Soewandhie Surabaya. Analisis hubungan antara usia, paritas dan persalinan kala II lama digunakan analisis chi-square dengan taraf signifikan 0,05.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 240 ibu bersalin terdapat 17 ibu yang mengalami persalinan kala II lama. Dari ibu yang mengalami kala II lama sebagian besar adalah grande multi sebanyak 6 orang (2,50%) dan ibu yang berusia > 35 sebanyak 9 orang (4,17%). Hasil uji chi-square untuk usia didapatkan x2 = 124,110 dengan probabilitas (sig) = 0,000 dan uji chi-square untuk paritas didapatkan x2 = 86,259 dengan probabilitas (sig) = 0,000. Maka artinya probabilitas (sig) = 0,000 < 0,05. Maka hipotesis terbukti, artinya ada hubungan antara usia, paritas dengan persalinan kala II lama.
Hubungan Antara Pengetahuan Ibu Tentang Oral Hygiene Dengan Kejadian Moniliasis Pada Neonatus di Poli Tumbuh Kembang RSUD Sidoarjo Sari, Ira Puspita; Azaria, Damarati
EMBRIO: Jurnal Kebidanan Vol 3 (2013): EMBRIO (AGUSTUS 2013)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.368 KB) | DOI: 10.36456/embrio.vol3.no0.a1159

Abstract

Di dapatkan bayi berusia 0 – 28 hari yang kontrol di poli tumbuh kembang RSUD Sidoarjo mengalami moniliasis. Faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya moniliasis adalah pengetahuan ibu tentang perawatan bayi terutama oral hygiene. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Oral Hygiene dengan Kejadian Moniliasis pada Bayi di Poli Tumbuh Kembang RSUD Sidoarjo. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah semua ibu yang mempunyai bayi dan berkunjung di Poli Tumbuh Kembang RSUD Sidoarjo pada bulan Juni 2013 sebanyak 64 responden dengan menggunakan Purposive sampling didapatkan sampel sebesar 30 responden. Penelitian ini menggunakan alat ukur kuisioner. Berdasarkan uji statistik dengan menggunakan Continuity correction (χ2) untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu tentang oral hygiene dengan kejadian moniliasis pada neonatus didapatkan χ2 : 13,040 p : 0,001 dan tingkat kemaknaan α : 0,05 maka P <α sehingga Ho ditolak dan H1 diterima, yang artinya ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang oral hygiene dengan kejadian moniliasis pada neonatus. Hal ini dibuktikan oleh 12 responden (40%)yang mempunyai pengetahuan baik tentang oral hygiene. Dan angka kejadian moniliasis pada bayi hanya sebagian kecil yaitu terjadi pada 8 responden (26,7%). Saran dari peneliti diharapkan para ibu harus lebih memperhatikan perilaku kesehatan yang diberikan kepada bayinya dengan menambah pengetahuan tentang personal hygiene terutama oral hygiene serta berani mengaplikasikan pada bayinya.
Hubungan antara perilaku ibu tentang kebersihan dan frekuensi kejadian Gastroentritis pada balita usia 1-3 tahun di RS Adi Husada Kapasari Surabaya Ernawatik; Nyna Puspita Ningrum
EMBRIO Vol 2 (2013): EMBRIO (JANUARI 2013)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Sains dan Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.982 KB) | DOI: 10.36456/embrio.vol2.no0.a1160

Abstract

Gastroentritis merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada anak di seluruh dunia, dimana pada balita daya tahan tubuh masih sangat rentan terhadap penyakit. Selain itu penyakit gastroentritis pada balita juga dipengaruhi oleh perilaku ibu, karena balita sangat tergantung pada ibu dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Tujuan penelilian ini adalah untuk menganalisa hubungan perilaku ibu tentang kebersihan dan frekuensi kejadian gastroentritis pada balita usia 1-3 tahun. Jenis penelitian yang digunakan analitik kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional yang dilaksanakan pada tanggal 1 April – 31 Mei 2010 di RS Adi Husada Kapasari, uji statistik dengan menggunakan sperman rank. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil bahwa sebagian besar (56%) ibu berperilaku tidak sehat dan sebagian besar (60%) balita usia 1-3 tahun terserang GE > 3x dalam kurun waktu 3 bulan. Dan hasil sperman rank didapatkan thitung 9,39 > ttabel 2,048, jadi Ho ditolak dan H1 diterima, yang menyatakan terdapat hubungan perilaku ibu tentang kebersihan dan frekuensi kejadian GE pada balita usia 1-3 tahun. Oleh sebab itu perlu adanya penyuluhan tentang pentingnya membiasakan ibu untuk berperilaku hidup sehat sebagai upaya untuk pencegahan penyakit gastroenteritis pada balita.
Hubungan ibu bekerja dengan perkembangan balita usia 4-5 tahun di TK Dharma Wanita Desa Grogol Kecamatan Tulangan Kabupaten Sidoarjo Muntiani Muntiani; Supartini Supartini
EMBRIO Vol 3 (2013): EMBRIO (AGUSTUS 2013)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Sains dan Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.922 KB) | DOI: 10.36456/embrio.vol3.no0.a1167

Abstract

Perkembangan adalah bertambahnya kemampuan (skill) dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih komplek dalam pola yang teratur dan dapat diramalkan, sebagai hasil dari proses kematangan. Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan anak ada 10, yaitu faktor genetik / herediter faktor lingkungan, nutrisi, lingkungan budaya,keluarga, status sosial dan ekomomi keluarga, iklim / cuaca, olahraga, posisi anak dalam keluarga, status kesehatan,dan faktor hormonal, selain itu ibu juga mempunyai pengaruh besar terhadap perkembangan anak khususnya balita yang usia 4-5 tahun. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh ibu yang bekerja atau ibu yang tidak bekerja yang memiliki balita usia 4-5 tahun di TK Dharma Wanita Desa Grogol Kecamatan Tulangan Kabupaten Sidoarjo dengan sampel 55 orang ibu yang sebagai responden secara random sampling. Intrumen penelitian menggunakan KPSP dan kuesioner sebagai data primer. Dalam penelitian ini variabel independet adalah Ibu bekerja dan variabel dependent adalah perkembangan balita usia 4-5 tahun. Uji statistik yang digunakan adalah uji Chi Square (x2 test) dengan α = 0,05 dan diperoleh perhitungan chi quadrat lebih besar dari pada tabel (10,3> 5,99)dengan signifikasi p = 0,000<α. Hasil penelitian perkembangan balita usia 4-5 tahun dengan asuhan ibu bekerja sebanyak 24 balita(68,6%) perkembangannya meragukan, sebanyak 2 balita (5,7%) perkembangannya penyimpangan dan sebanyak 9 balita (25,7%) perkembangan sesuai. Perkembangan balita usia 45 tahun dengan asuhan ibu tidak bekerja sebanyak 5 balita (25,0%) perkembangannya meragukan, sebanyak 1balita (5,0%) perkembangannya penyimpangan dan sebanyak 14 balita (70,0%) perkembangan sesuai. Saran yang diberikan bagi para petugas kesehatan dan para ibu baik yang bekerja dan tidak bekerja untuk selalu memantau perkembangan anaknya dengan selalu memberikan rangsangan serta kualitas interaksi dengan anak agar ibu mengetahui bagaimana perkambangan anaknya.
Infeksi Toxoplasma Pada Penjual Daging Kambing Di Pasar Tradisional Surabaya Yoso Wiyarno
EMBRIO Vol 2 (2013): EMBRIO (JANUARI 2013)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Sains dan Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.229 KB) | DOI: 10.36456/embrio.vol2.no0.a1169

Abstract

Telah dilakukan penelitian infeksi Toxoplasma pada penjual daging di pasar tradisional Surabaya dengan menggunakan uji serologi untuk mengukur titer IgG antibodi terhadap Toxoplasma. Permasalahan penelitian adalah apakah terdapat perbedaan infeksi toksoplasmosis antara penjual daging kambing dengan bukan penjual daging berdasarkan titer Ig.G positif di pasar tradisional Surabaya? Subyek penelitian sebagai kelompok observasi adalah para penjual daging kambing di pasar tradisional Surabaya sebanyak 20 orang, sedangkan sebagai kontrol adalah bukan penjual daging di pasar tradisional Surabaya sebanyak 20 orang. Masing-masing subyek penelitian diambil sampel darah sebanyak ± 5 ml yang selanjutnya dianalisis untuk diketahui besar titer IgG antibodi Toxoplasma dengan menggunakan teknik ELISA(Enzyme Linked Immunosorbent Assay). Hasil pemeriksaan diketahui yang positif toksoplasmosis berdasarkan besar titer IgG sebanyak 25 orang dan yang negatif toksoplasmosis sebanyak 15 orang. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan uji statistik rumus chi-square dan didapatkan nilai p sebesar 0,022 yang berarti p. 0,022 < 0,05 adalah signifikan. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa hipotesis alternatif diterima. Simpulan penelitian terdapat perbedaan infeksi toksoplasmosis antara penjual daging kambing dengan bukan penjual daging berdasarkan titer Ig.G positif di pasar tradisional Surabaya. Saran: (1) perlu dilakukan peningkatan kesehatan dan keselamatan kerja di tempat pada penjual daging kambing dengan menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) dan berperilaku sehat agar infeksi Toxoplasma yang terdapat pada daging kambing dapat dicegah; (2) perlu dilakukan perbaikan sarana yang terdapat di pasar tradisional Surabaya seperti tersedianya air bersih yang cukup, tempat sampah, cahaya dan ventilasi yang cukup; (3) Perlu dilakukan penyuluhan terhadap masyarakat agar berhati-hati jika kontak maupun mengolah daging kambing.
Tingkat Pengetahuan Ibu Primigravida Tentang Posisi Melahirkan di RB. Medika Utama Balongbendo Uky Nofitasari; Kusindijah Kusindijah
EMBRIO Vol 3 (2013): EMBRIO (AGUSTUS 2013)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Sains dan Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.076 KB) | DOI: 10.36456/embrio.vol3.no0.a1172

Abstract

Persalinan adalah saat yang menegangkan dan dapat menggugah emosi atau bahkan dapat menjadi saat yang menyakitkan dan menakutkan bagi ibu. Upaya untuk mengatasi hal tersebut sebaiknya dilakukan melalui asuhan sayang ibu selama persalinan, seperti memberikan dukungan emosional, memberikan cairan dan nutrisi, keleluasaan untuk menggunakan kamar mandi secara teratur, pencegahan infeksi, dan membantu pengaturan posisi ibu. Berdasarkan masalah yang ditemukan di RB. Medika Utama Balongbendo yaitu mayoritas ibu primigravida tidak kooperatif saat persalinan. Ketika petugas menyarankan ibu untuk mengubah posisi saat persalinan, ibu tidak menghiraukan dan enggan untuk mengubah posisi. Sehingga menyebabkan persalinan lama, rasa sakit yang semakin dirasakan dan robekan perineum yang lebih luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu primigravida tentang posisi melahirkan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan pengambilan sampelnya menggunakan teknik sampling jenuh. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 32 responden. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner tertutup. Cara pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder. variabel dalam penelitian ini adalah variabel tunggal yaitu tingkat pengetahuan ibu primigravida tentang posisi melahirkan. Pengolahan data dan analisa data dalam penelitian ini menggunakan persentase. Berdasarkan hasil penelitian, dari 32 responden didapatkan ibu primigravida yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 3 responden (9%), cukup sebanyak 17 responden (53%) dan kurang sebanyak 12 responden (38%). Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan ibu primigravida tentang posisi melahirkan di RB. Medika Utama Balongbendo pada tingkat cukup. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan informasi kepada ibu primigravida tentang posisi melahirkan sehingga ibu lebih siap untuk menghadapi persalinan dan kooperatif saat persalinan.
Manfaat Olahraga Pada Usia Lanjut hayati, Hayati
EMBRIO: Jurnal Kebidanan Vol 2 (2013): EMBRIO (JANUARI 2013)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.456 KB) | DOI: 10.36456/embrio.vol2.no0.a1177

Abstract

In development and advanced country the expectation age have been increased. This increased connected with the big decreased in prevalence of the cardiovascular disease and stroke.In elderly in which the physical fitness have been decreased, training with low intensity ( for example 40% of maximal heart rate ) will be more safe and can increased the physical and mental fitness that can make them not depend to another people. In elderly the decline of body function 50% was caused by the sedentary life. The consequency of immobilization influenced body systems such as cardiovascular, respiration, body composition and musculoskeletal, nervous system and also the senses and intellectual. Training indirectly can make elder have social interaction, feeling well and increased sleeping quality. Directly training can increased the body function, prevent and cure some diseases. The training program for elder include theurapetic training, muscle and strength training, balance training and stretching.
PENGARUH NIKOTIN TERHADAP KADAR MALONILDIALDEHID (MDA) SERUM DAN KEBERHASILAN FERTILISASI IN VITRO PADA RATTUS NOVERGICUS DI FK. UNAIR SURABAYA Sumiati Sumiati
EMBRIO Vol 1 (2012): EMBRIO (APRIL 2012)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Sains dan Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.015 KB) | DOI: 10.36456/embrio.vol1.no0.a1178

Abstract

Penelitian ini untuk mempelajari pengaruh nikotin terhadap kadar MDA serum dan keberhasilan fertilisasi in vitro pada Rattus novergicus. Rancangan penelitian ini adalah eksperimental dengan post test only control group design. Subjek penelitian terdiri dari 4 kelompok (36 ekor tikus) yang dipilih secara acak dan homogen. Kelompok penelitian terdiri dari kelompok kontrol (K0), kelompok perlakuan yang diberikan injeksi nikotin subkutan selama 7 hari dengan dosis 70 mg/Kg BB (K1), 52,5 mg/kgBB (K2) dan 35 mg/kgBB (K3). Hasil yang diamati adalah adanya badan polar II/sigot 2 sel. Hasil uji one way Anova adalah terdapat perbedaan yang bermakna secara statistik (p<0,05), kemudian dilanjutkan dengan uji BNT. Hasil uji BNT kadar MDA serum adalah terdapat perbedaan yang bermakna (p<0,05) antara K0 dan K1, kelompok K0 dan K2, K1 dan K2, serta K1 dan K3. Angka keberhasilan fertilisasi tidak dapat dilakukan uji statistik karena seluruh data menunjukkan 100% berhasil. Dengan demikian tidak dapat dilakukan uji hubungan antara kadar MDA serum dengan angka keberhasilan fertilisasi. Kesimpulan penelitian ini adalah nikotin dapat menyebabkan peningkatan kadar MDA serum tapi belum dapat mempengaruhi fertilisasi sehingga sehingga tidak dapat menghubungkan antara kadar MDA serum dengan angka keberhasilan fertilisasi.
PERSEPSI REMAJA TENTANG PERILAKU SEKS PRANIKAH DI SMA X tetty Rihardini; Yolanda S
EMBRIO Vol 1 (2012): EMBRIO (APRIL 2012)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Sains dan Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.165 KB) | DOI: 10.36456/embrio.vol1.no0.a1190

Abstract

Di SMA X pada tahun 2007-2010 terjadi Drop Out pada 8 orang siswinya karena hamil diluar nikah. Kejadian ini memiliki keterkaitan dengan tentang perilaku seks pada remaja yang dilakukan dalam bentuk eksplorasi, masturbasi, heteroseksual, dan berdasarkan pengalaman. Kejadian ini merupakan aplikasi dari persepsi terhadap perilaku seks pranikah. Studi deskriptif ini dilakukan secara sistematik lebih menekankan pada data faktual daripada peyimpulan. Menggunakan teknik Random Sampling sebanyak 88 siswa di SMA X yang di analisis berdasar persentase. Berdasarkan hasil penelitian persepsi remaja tentang seks pranikah didapatkan hasil yang melakukan eksplorasi seksual: 35 siswa (39,8%) berpersepsi cukup, Masturbasi: 45 siswa (49%) berpersepsi kurang, Heteroseksual: 44 siswa (50%) berpersepsi baik, Berdasarkan pengalaman: 40 siswa (45,5%) berpengalaman yang cukup. Remaja dengan perilaku seksual eksplorasi di dapatkan 57 siswa (64,8%) berpersepsi baik. Data ini dapat menjadi langkah awal bagi tenaga kesehana dan institusi pendidikan untuk merencanakan pemberian pendidikan dan pelayanan dibidang kesehatan reproduksi remaja. Selain itu, sebagai tindakan preventif dan promotif untuk mencegah dampak negatif yang ditimbulkan dari persepsi remaja yang mendukung (favorable) terhadap perilaku seksual pranikah.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN IBU TENTANG CARA MENYENDAWAKAN BAYI USIA 0 – 6 BULAN DENGAN KEJADIAN GUMOH SESUDAH MENYUSUI DI PUSKESMAS MANUKAN KULON. Ika Dwi Lestari; katrina loisa bernadus
EMBRIO Vol 1 (2012): EMBRIO (APRIL 2012)
Publisher : Program Studi S1 Kebidanan - Fakultas Sains dan Kesehatan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.354 KB) | DOI: 10.36456/embrio.vol1.no0.a1201

Abstract

Penyebab kematian bayi antara lain karena infeksi saluran nafas 27,6% dan infeksi saluran cerna 4,3 %. Salah satu gangguan pencernaan yang sering terjadi pada bayi usia 0-12 bulan adalah gumoh. Data di kelurahan Lontar terdapat 30 bayi yang berusia 0-6 bulan masing- masing pernah mengalami gumoh. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara pengetahuan ibu tentang cara menyendawakan bayi sesudah menyusui dengan kejadian gumoh pada bayi usia 0 – 6 bulan. Desain penelitian yang digunakan adalah koreksi dan uji statistic menggunakan rumus Spearman Rank Order Correlation. Dari 30 responden sebagian besar ibu mempunyai pengetahuan cukup , sebagian besar bayimengalami kejadian gumoh jarang dan dapat disimpulkan terdapat hubungan antara pengetahuan tentang cara menyendawakan bayi sesudah menyusui dengan kejadian gumoh pada bayi usia 0 – 6 bulan. Oleh karena itu perlu diadakan penyuluhan tentang cara menyendawakan bayi.

Page 4 of 36 | Total Record : 359