cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 1,327 Documents
Ant Colony Optimization Pada Klasifikasi Mangga Gadung Dan Mangga Manalagi Febri Liantoni; Luky Agus Hermanto
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Peningkatan Teknologi Terapan di Industri dan Infrastruktur untuk Kemajuan Bangsa
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Examples of types of mango that can be used for food is mango gadung and mango manalagi. In this study taken the topic of the classification of mango gadung and mango manalagi. The process of introduction of mango leaves of gadung and mango manalagi is done based on image edge detection of mango leaf structure. In the process of edge detection is used ant colony optimization (ACO) method that replaces conventional detection. Application of ant colony optimization method successfully optimizes the result of edge detection of a mango leaf bone structure. This is demonstrated by the detection of bony edges of leaf bone structure and more detail than using Roberts or Sobel edge detection. The result of classification test using k-nearest neighbor method got 67,5% accuracy.
Analisis Nanno Fosil Daerah Kali Soko Desa Kedungsari dan Sekitarnya Lena Maretha Salindeho; Samuel Sirait; Diah Wully Agustine; Bima Joko Prasetyo; Maria Ines Batfutu
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nannoplankton merupakan organisme yang bersifat vagile, uniseluler dan mempunyai dua flagel. Spesies ini hidup dalam lingkungan air hangat dengan iklim tropis. Daerah penelitian berada pada Formasi Sonde yang litologi penyusunnya secara umum dari sedimen batugamping dan batulempung. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kelimpahan dan keragaman nannoplankton pada lintasan Kali Soko dan sekitarnya.
IMPLEMENTASI METODE PID PADA PENDINGIN RUANG PANEL INVERTER BERBASIS ARDUINO Ade Rachmawan; Syahri Muharom
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2021: Peluang dan Tantangan Peningkatan Riset dan Teknologi di Era Pasca Covid-19
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Surya Pratista Hutama merupakan salah satu perusahaan yang bergerak pada bidang makanan salah satunya adalah pembuatan mie. Untuk memperoleh hasil dan kualitas produk yang baik membutuhkan tata letak panel sistem kontrol yang baik dan benar. Pada perusahaan tersebut kesalahan penempatan panel kontrol yang terlalu dekat dengan mesin pengering mie mengakibatkan gagal di operasikannya peralatan elektronik inverter dikarenakan overheating suhu di dalam ruang panel yang mencapai 45ºC yang di pengaruhi oleh suhu dari luar ruang panel mencapai 47ºC. Sistem yang di rancang ini menggunakan metode PID untuk mempercepat respon sistem agar mencapai set point suhu yang sudah di tetapkan pada suhu 27ºC. Dari hasil pengujian PID di dapatkan hasil dengan nilai parameter tuning terbaik pada nilai Kp = 6, Ki = 0,4, serta Kd = 0,4. Dari pengujian PID tersebut di dapatkan hasil pengujian terbaik dengan waktu Rise Time 21 menit, dan overshoot sebesar 3,1%, dan waktu setling time 28 menit, dengan mencapai error steady state sebesar 0,1% dari set point suhu. Presentase keberhasilan sistem untuk mencapai error steady state sebesar 88,9%, dengan rata-rata waktu rise time selama 25,7 menit, dan nilai rata-rata overshoot sebesar 6,2%, rata-rata waktu setling time 34,2 menit, serta nilai rata-rata error steady state sebesar 0,3%.
PENEMPATAN DG PADA JARINGAN SISTEM DISTRIBUSI UNTUK MENINGKATKAN STABILITAS TEGANGAN Efrita Arfah Z
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stabilitas tegangan pada sistem distribusi adalah masalah dasar yang harus dihadapi dan ditemukan solusinya. Drop tegangan menjadi ancaman untuk keamananan dan keandalan jaringan. Hal tersebut merugikan konsumen karena merusak peralatan listrik. Ketidakstabilan tegangan akan sampai pada pemadaman. Untuk menjaga tegangan tetap dalam batas pengoperasian maka digunakan analisa stabilitas tegangan dalam perencanaan dan monitoring secara online pada sistem jaringan distribusi. Dalam penelitian ini akan menggunakan metode evaluasi kestabilan sistem tenaga dengan menggunakan eigenvalue yang dihasilkan dari matrik jacobian. yang selanjutnya untuk analisa profil tegangan dan indeks pembebanan kritis dilakukan dengan continuation power flow.
Pengolahan Limbah Industri Batik Tulis Dengan Metode Gabungan Adsorbsi Dan Elektrokoagulasi Aditya Nanda Priambodo; Asongko Alfan Wijayanto; Kartika Udyani
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada saat ini semakin banyaknya industri batik tulis yang akan mengakibatkan pencemaran lingkungan jika dibuang langsung ke sungai. Dalam penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh perbandingan ketinggian zeolit dan karbon aktif terhadap persen removal kandungan COD, pengaruh perbandingan ketinggian zeolit dan karbon aktif terhadap persen removal kandungan TSS, pengaruh waktu elektrokoagulasi terhadap persen removal kandungan COD, pengaruh waktu elektrokoagulasi terhadap persen removal kandungan TSS. Tahapan dalam penelitian ini antara lain tahap adsorbsi dan elektrokoagulasi. Variabel yang digunakan yaitu rasio perbandingan ketinggian antara zeolit dan karbon aktif (1:1, 1:2, 1:3, 1:4, dan 1:5) cm dengan variabel tetap zeolit sebesar 20cm dan variabel waktu (10, 20, 30, 40, dan 50) menit. Berdasarkan analisa dapat diketahui bahwa persen removal COD tertinggi sebesar 47,75% pada variabel 1:5 dan waktu menit sedangkan untuk persen removal TSS tertinggi sebesar 89,07% pada variabel 1:1 dan waktu 50 menit. Hasil dari penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi karbon aktif pada kolom adsorbsi semakin besar nilai persen removal COD dan TSS serta semakin lama waktu pada kolom elektrokoagulasi semakin besar nilai persen removal COD dan TSS.
Proteksi Data X-Ray Paru-Paru Pasien COVID-19 menggunakan Algoritma Rivest Shamir Adleman dan Algoritma Enkripsi Rubic Cube Principle Citra Nurina Prabiantissa; Gusti Eka Yuliastuti; Siti Agustini; Danang Haryo Sulaksono
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2020: Memberdayakan Riset dan Inovasi untuk Teknologi yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi COVID-19 terjadi di seluruh negara di dunia dimana semua negara berusaha untuk mencari solusi dari masalah pandemi ini. Banyaknya korban yang sakit, menyebabkan rumah sakit juga kewalahan dengan pasien COVID-19. Hal tersebut juga berakibat pada hasil rekam medik pasien yang semakin bertambah, dimana beberapa pasien, memiliki flek pada paru – paru dan membutuhkan X-Ray Paru - Paru. Oleh sebab itu dibutuhkan keamanan rekam medik agar data ini dapat terjaga kerahasiaanya. Pada penelitian ini, peneliti menulis mengenai proteksi data pada data X-Ray Paru – Paru menggunakan 2 metode enkripsi yaitu Algoritma RSA (River Shamir Adleman) dan Algoritma Enkripsi Rubic Cube Principle. Proses penelitian terdiri dari 3 proses yaitu Pre-Processing data citra, penerapan metode, dan pengujian dengan menggunakan nilai NPCR dan UACI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata – rata nilai UACI menggunakan algoritma Rubic Cube berjumlah 29.87 sedangkan jika menggunakan metode RSA berjumlah 30.99. Dari kedua rata – rata nilai dapat disimpulkan jika metode RSA lebih baik dari metode Rubic Cube karena memenuhi ketentuan nilai UACI yaitu jumlah nilai lebih dari 30. Nilai tersebut membuktikan citra input berbeda dengan citra enkripsi sehingga data dapat diproteksi dengan baik
STRATEGI PENGEMBANGAN MODEL BISNIS PASCA PANDEMI COVID-19 DENGAN PENDEKATAN BUSINESS MODEL CANVAS DAN ANALISIS SWOT Fandi Pratama Putra; Niluh Putu Hariastuti
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2021: Peluang dan Tantangan Peningkatan Riset dan Teknologi di Era Pasca Covid-19
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bakmi Jogja Depot Agung merupakan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang bergerak di sektor kuliner. Produk unggulan dari Bakmi Jogja Depot Agung adalah bakmi goreng, nasi goreng dan sop ayam. Pemilik usaha ini memiliki tujuan untuk menyebarluaskan produk dan membuka cabang baru. Oleh karena, itu penelitian ini bertujuan untuk membantu pemilik usaha merancang strategi baru untuk mengembangkan model bisnisnya dengan pendekatan Busines Model Canvas (BMC) dan analisis SWOT. Pada tahap awal dilakukan pemetaan model bisnis dengan BMC terhadap strategi yang di jalankan pemilik usaha, kemudian dikombinasikan dengan analisis SWOT untuk menentukan faktor internal dan faktor eksternal. Hasil dari penelitian ini yaitu Bakmi Jogja Depot Agung memiliki 12 faktor lingkungan internal dan 11 faktor lingkungan eksternal yang teridentifikasi dalam matrik IFAS dengan total nilai skor sebesar 3,49 dan EFAS dengan total nilai skor sebesar 3,64 serta pada diagram SWOT posisi kuadran strategi yang dimiliki berada di kuadran II. Strategi yang disarankan berdasarkan matrik SWOT dan diagram SWOT adalah strategi ST yaitu mengoptimalkan segala kekuatan (S) yang dimiliki untuk menghadapi berbagai ancaman (T) yang ada. Tahap akhir dari penelitian ini yaitu perancangan BMC baru berdasarkan hasil analisis SWOT yaitu dengan menambah alternatif strategi pada elemen Value Proposition dan elemen Channel serta meningkatkan strategi pada elemen Customer Relationship.
ANALISA POLA PENGIRIMAN PAKET DATA MULTI SENSOR DAN KEBUTUHAN ENERGI PADA RANCANG BANGUN SISTEM INTERNET OF THINGS BERBASIS ESP-8266 Isa Albanna; Anton Harjito
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Internet of Things adalah rekayasa teknologi komunikasi berbasis internet untuk mengendalikan perangkat keras. Perkembangan IoT telah berkembang pada bidang medis, transportasi, pendidikan, Smart Home dan kepentingan publik. Inovasi IoT ditekankan pada efisiensi energi dan pola transmisi informasi. Piranti IoT memiliki sifat portabel yang didukung dengan sumber energi berasal dari baterai. Perlu dilakukan audit efisiensi energi, karena sistem IoT cenderung digunakan dalam waktu (Time operation) yang cukup lama. Pada penelitian dilakukan analisa pengiriman paket data Multi sensor dan tingkat konsumsi sistem IoT berbasis ESP8266. Integrasi perangkat IoT dan sensor membentuk sistem IoT-Wireless Sensor Network (IoT-WSN). Metode penelitian terdiri dari rancang bangun sistem dan analisis bidang jaringan komputer. Rancang bangun menghasilkan sistem yang terdiri dari monitoring instrumen sensor kelembaban SHT11, sensor suhu DS18B20 dan Chip IoT ESP8266. Data kedua sensor diolah oleh ESP8266 (NODEMCU) untuk ditransmisikan dalam bentuk data menuju komputer client. Pengiriman data dalam jaringan komputer dilakukan dengan metode paket data. Paket data terdiri dari framework internet Service, Input-Output Register perangkat keras IoT, data suhu dan data kelembaban. Hasil pengujian didapatkan data paket muncul pada Web browser sesuai dengan lokasi variabel. Hasil pengujian perangkat ESP8266 terkait pola ketararahan sinyal didapatkan pola omni-direction dengan losses data maksimum adalah 45dBm. Karakterisasi sistem IoT terhadap pancanran sinyal dan jarak client-server didapatkan korelasi data losses maksimum sekitar 80dBm. Peningkatan konsumsi daya IoT adalah sekitar 300mW sampai dengan 1200 mW. Kebutuhan daya meningkat ketika terjadi losses data sinyal besar. Hal terebut mengindikasikan IoT akan mempertahankan koneksi jaringan antar peranti dengan cara memancarkan daya sinyal yang lebih besar. Melalui serangkaian penelitian terkait IoT-WSN diharapkan dapat menjadi referensi dan solusi dalam melakukan optimasi pengembangan sistem IoT.  
VARIASI JENIS KAMPUH LAS DAN KUAT ARUS PADA PENGELASAN LOGAM TIDAK SEJENIS MATERIAL STAINLESS STEEL 304L DAN BAJA AISI 1040 DENGAN GAS TUNGSTEN ARC WELDING Eriek Wahyu Restu Widodo; Vuri Ayu Setyowati; Suheni Suheni; Ilham Qiromi
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sambungan logam atau pengelasan yang tidak sejenis atau dissimilar welding merupakan salah satu kebutuhan yang penting bagi industri. Sambungan hasil pengelasan ini digunakan pada beberapa aplikasi yang memerlukan sifat sambungan khusus yang baik untuk menghemat biaya material. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan sambungan yang mempunyai kekuatan yang baik dengan variasi jenis kampuh las dan kuat arus yang digunakan. Pengelasan logam yang tak sejenis, Stainless Steel 304L dengan Baja Karbon AISI 1040, dilakukan dengan Gas Tungsten Arc Welding (GTAW) dengan posisi datar 1G dan elektroda ER 308L, sambungan diuji dengan pengujian tarik dan diamati dengan foto strukturmakro. Pengujian tarik sambungan logam tak sejenis diperoleh kekuatan tarik paling tinggi 468 MPa pada sambungan dengan kampuh V sudut 30o dan kuat arus 120 A, sedangkan paling rendah adalah sambungan dengan kampuh V sudut 45o dengan kuat arus 120 A dengan kekuatan tarik 385.84 MPa. Berdasarkan pengujian tarik tersebut dapat disimpulkan bahwa semakin sempit sudut kampuh yang digunakan dan semakin tinggi kuat arus yang diberikan akan semakin meningkatkan kekuatan tariknya karena distribusi panas yang merata dan kecepatan pendinginan yang seragam. Kata kunci: baja karbon, pengelasan tidak sejenis, stainless steel
Analisis Terjadinya Swabakar serta Penananganan Swabakar di Temporary Stockpile Pit 1 C TE-5900 HS Area Banko Barat di PT. Bukit Asam Tanjung Enim Andrawina Andrawina; Rika Ernawati
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Bukit Asam di Tanjung Enim merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penambangan batubara.Untuk memenuhi kebutuhan para konsumen, batubara yang diproduksi harus sesuai dengan permintaan maupun prasyarat yang diinginkan konsumen. Meningkatnya permintaan batubara untuk industri menyebabkan produsen batubara terus menerus meningkatkan produksinya. Batubara yang dihasilkan dari front pada umumnya tidak langsung dikirim ke konsumen sehingga batubara tersebut harus ditumpuk sementara ditempat penumpukan yang disebut dengan istilah stockpile. Permasalahan utama yang dihadapi perusahaan dalam penumpukan batubara pada stockpile adalah swabakar.Penelitian berlokasi di temporary stockpile pit 1 C area Banko Barat. Pengukuran data di lapangan dilakukan untuk mendapatkan dimensi dan untuk mengetahui keadaan di sekitar area temporary stockpile. Pengukuran ini meliputi ketingian stockpile, panjang dan lebar timbunan, dan dimensi saluran terbuka dari stockpile. Monitoring temperatur dilakukan untuk mengetahui perubahan suhu yang terjadi di stockpile. Dari hasil kajian di lapangan didapatkan desain temporary stockpile pit 1 C memiliki, luas dimensi lantai bawah 11.840 m2, tinggi timbunan 23 meter dan sudut timbunan pada temporary stockpile adalah 68,11o. Pemadatan batubara pada stockpile ini tidak dilakukan secara berkesinambungan. Hal inilah yang menjadi salah satu pemicu terjadinya swabakar pada temporary stockpile.

Page 76 of 133 | Total Record : 1327


Filter by Year

2018 2024


Filter By Issues
All Issue 2024: Menjembatani Energi Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau melalui Transformasi Riset dan Teknologi T 2023: Transformasi Riset, Inovasi dan Kreativitas Menuju Smart Technology dan Smart Energy 2022: Energi Terbarukan dan Keberlanjutannya di Berbagai Sektor 2021: Peluang dan Tantangan Peningkatan Riset dan Teknologi di Era Pasca Covid-19 2020: Memberdayakan Riset dan Inovasi untuk Teknologi yang Berkelanjutan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI TERAPAN VI (SNTEKPAN VI) TAHUN 2018 Pentingnya Peranan Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Inovasi Teknologi Demi Kemandirian Bangsa Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan Peningkatan Teknologi Terapan di Industri dan Infrastruktur untuk Kemajuan Bangsa Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan Peran Akademisi dalam Mengembangkan Inovasi Teknologi Pemanfaatan Sumber Energi Baru dan Terbarukan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan Peran Akademisi dan Praktisi Sebagai Inovator Teknologi Bangsa Indonesia dalam Menghadapi Tantangan Peran Akademisi dalam Mengembangkan Inovasi Teknologi Pemanfaatan Sumber Energi Baru dan Terbarukan Peningkatan Teknologi Terapan di Industri dan Infrastruktur untuk Kemajuan Bangsa Peran Akademisi dan Praktisi Sebagai Inovator Teknologi Bangsa Indonesia dalam Menghadapi Tantangan Pentingnya Peranan Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Inovasi Teknologi Demi Kemandirian Bangsa More Issue