cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 1,327 Documents
PERAMALAN PENINGKATAN JUMLAH PELANGGAN PDAM SURABAYA UNTUK PERENCANAAN PRODUKSI MENGGUNAKAN PEMODELAN DINAMIK Ruli Utami
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PDAM merupakan perusahaan daerah yang ditunjuk oleh pemerintah untuk memproduksi air bersih untuk kepentingan masyarakat. Hal ini menjadi wajar, karena air merupakan kebutuhan pokok bagi manusia. Namun perkembangan urbanisasi Kota Surabaya menyebabkan peningkatan jumlah pelanggan yang cukup linier dari tahun ke tahun. Sehingga memaksa pihak PDAM Surabaya untuk meningkatkan pelayanan terhadap seluruh konsumen. Dari data PDAM Surabaya, terhitung 90% pelanggan yang telah terlayani, hal ini menunjukkan bahwa masih ada 10% pelanggan lain yang belum dapat dilayani oleh PDAM Surabaya. Oleh karena itu, dalam penelitian ini akan di bahas bagaimana mengetahui peningkatan jumlah pelanggan PDAM Surabaya dengan membuat peramalan menggunakan Pemodelan Sistem Dinamik. Dari penelitian ini, di harapkan akan dapat membantu pihak PDAM dalam membuat perencanaan kapasitas produksi agar seluruh pelanggan dapat terlayani dengan baik.
Kajian Teknis Produktivitas Alat Gali Muat pada Tambang Batu Gamping di PT. SEMEN TONASA Kabupaten Pangkep Provinsi Sulawesi Selatan Dwi Mayanti Mega Lesmana; Waterman Waterman
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Semen Tonasa merupakan produsen semen terbesar di kawasan Indonesia Timur. Luas area PT Semen Tonasa sebesar 715 hektar. Berlokasi di Desa Biringere  Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep Provinisi Sulawesi Selatan. PT. Semen Tonasa saat ini memiliki pabrik semen dengan kapasitas terpasang 8.725.000 ton semen pertahun yang terdiri dari beberapa unit pabrik semen yaitu Tonasa unit II, III, IV, dan V. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 54 tahun 1971 tanggal 8 september 1971, PT. Semen Tonasa ditetapkan sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berbentuk perusahaaan umum (PERUM), kemudian dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 1 tahun 1975 anggal 9 januari 1975 bentuk PERUM tersebut di ubah menjadi Perusahaan Perseroan (PERSERO). Sejak tanggal 15 september 1995, konsolidasi dengan PT. Semen Gresik Group dilaksanakan, sehingga pemegang saham perseroan adalah PT. Semen Gresik (Persero) Tbk, dan Koperasi Karyawan PT. Semen Tonasa (Kopkar).Tujuan penelitian adalah untuk menganalisa produktivitas alat gali muat, menganalisa penyebab alat gali muat tidak mencapai target produksi dan merencanakan teknik peningkatan produktivitas alat gali muat di PT Semen Tonasa sehingga target produksi dapat tercapai. Penelitian ini menganalisa faktor – faktor yang bisa menurunkan produktivitas alat gali muat seperti Digging, swing isi, dumping dan swing kosong. Data diolah menggunakan metode statistic untuk optimasi waktu edar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu edar bisa dikurangi dari 27 detik menjadi 25 detik. Produktivitas bisa di tingkatkan dari 1.161 jam/ton menjadi 1.253 ton/jam. Pengurangan waktu edar yang dihasilkan dalam penelitian ini mampu meningkatkan produksi sehingga memenuhi target.
Penerapan Tema Arsitektur Berwawasan Lingkungan Terhadap Bentuk Bangunan Komplek Pengolahan Petis Dan Wisata Kuliner Di Desa Socah, Madura Nani Ulfiana Kustriyani; Esty Poedjioetami
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2020: Memberdayakan Riset dan Inovasi untuk Teknologi yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Madura adalah kota yang terkenal dengan produksi petis. Petis merupakan bahan baku makanan yang berbeda dari yang lainnya. diera zaman modern ini Masyarakat lebih suka makanan cepat saji. Hal ini, menjadi alasan mengapa perlu dibangun Komplek Pengolahan Petis dan Wisata Kuliner ini, dengan tujuan menciptakan rasa cinta kepada makanan nusantara, salah satunya yang berbahan petis. Perencanaan Komplek Pengolahan Petis dan Wisata Kuliner ini berlokasi di Jl.Sembilangan, desa Socah, Bangkalan Madura.Untuk menarik minat masyarakat secara Arsitektural, menggunakan standarisasi desain komplek pengolahan dan wisata kuliner Sehingga menghasilkan desain sesuai kajian teori data arsitek yang sesuai. Bentuk bangunan pengolahan dan juga wisata sangat penting, agar pengguna merasakan keaman dan kenyaman saat diluar bangunan, maupun didalam bangunan. Metode yang digunakan adalah deskriptif, studi lapangan, dan studi literatur, didasari dengan bentuk bangunan berkonsep ekspresif. Dengan menerapkan tema arsitektur berwawasan lingkungan ini, diharapkan dapat meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung terhadap bentuk bangunan pengolahan dan juga wisata kuliner. Proses desain mampu menjawab kebutuhan rasa aman dan nyaman untuk pengunjung. Desain bangunan yang diberi bentukan bawang putih dan udang sebagai penanda, bahwasannya petis berbahan dasar udang dan bawang putih. Tema arsitektur berwawasan lingkungan yang memperhatikan iklim lingkungan juga dipilihlah atap mengggunakan genteng dan Dinding finishing kayu.
KAJIAN TEKNIS PEMAKAIAN BAHAN BAKAR ALAT MUAT TYPE KOMATSU PC 400 LC 08 DAN ALAT ANGKUTTYPE DT SCANIA P 380 TERHADAP PRODUKSI Debi yulian Adinata; Achmad Hendy Setyawan
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT.Semen Indonesia (Persero).Tbk merupakan perusahaan yang bergerak dibidang industri semen,secara administratif PT.Semen Indonesia (persero),Tbk terletak di Desa Sumberarum,tuban Jawa Timur.Salah satu komponen yang sangat penting dalam kegiatan penambangan adalah kebutuhan bahan bakar,penggunaan bahan bakar memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap biaya operasi penambangan,oleh karena itu di perlukan evaluasi terhadap perhitungan jumlah konsumsi bahan bakar terhadap produksi (fuel ratio).Alat muat yang digunakan adalah excavator Komatsu Pc 400 lc 8 dan alat angkut sebanyak empat dengan type Dt Scania p 380.perhitungan hanya menghitung pada 1fleet area kerja. Produksi aktual alat muat sebesar 43.764 bcm/bulan dan alat angkut rata-rata empat truck sebesar 10.941 bcm/bulan.dengan konsumsi bahan bakar alat muat 11.799 liter/bulan dan alat angkut rata-rata sebesar 4785,5 liter/bulan,maka nilai fuel ratio untuk alat muat yaitu 0,27 liter/bcm dan alat angkut sebesar 0,44 liter/bcm.Mengingat penggunaan alat muat dan alat angkut tidak efektif maka langkah yang dilakukan adalah menganalisa dengan menggunakan data yang sering muncul (modus) untuk peningkatan waktu efektif terhadap kenaikan produksi sehingga perhitungan nilai ratio teoritis untuk alat muat 0,23 liter/bcm dan angkut 0,58 liter/bcm.dengan perkiraan biaya bahan bakar untuk alat muat Rp 112.048.808 dan alat angkut Rp 267.741.062.
PENGARUH FAKTOR KESERAGAMAN (Fk) PADA VARIAN TEBAL LAPIS TAMBAH JALAN KELAKAP TUJUH DUMAI-RIAU Elianora Elianora
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu cara untuk meningkatkan atau mengembalikan kemampuan dan pelayanan jalan adalah dengan melakukan tebal lapis tambah (overlay). Pada penelitian ini perencanaan overlay secara non destruktif berdasarkan lendutan balik, dilakukan menggunakan Manual Desain Perkerasan Jalan Nomor 02/M/BM/2013 berdasarkan nilai faktor keseragaman yang mempengaruhinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh nilai Fk terhadap variasi tebal lapis tambah di jalan Kelakap Tujuh Dumai-Riau.  Hasil analisis menunjukan nilai ekivalen beban sumbu standar selama umur rencana 10 tahun sebesar 6.546.500,63 ESA. Dengan melakukan pembagian segmen untuk mendapatkan variasi faktor keseragaman (Fk) dan tebal lapis tambah (overlay)  yang berbeda  maka diperoleh hasil pada segmen 1 Sta 00+000 s/d Sta 00+550 FK 24% overlay 4,1 cm, segmen 2 Sta 00+550 s/d Sta 01+200 FK 19% overlay 7,2 cm, segmen 3 Sta 01+200 s/d Sta 01+750 FK 19% overlay 8 cm dan segmen 4 Sta 01+750 s/d Sta 02+300 FK 11% overlay 9 cm.Kata kunci:  tebal lapis tambah, lendutan balik, faktor keseragaman 
Analisis Tarif Kereta Komuter Surabaya-Porong Ditinjau Dari Kemampuan Dan Kemauan Membayar (Atp Dan Wtp) Pengguna Jasa Amrita Winaya; Jenny Caroline
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya jumlah penduduk dan aktivitasnya menyebabkan bertambahnya pergerakan dari Surabayamenuju ke Sidoarjo dan sebaliknya. Untuk mengakomodasi pergerakan ini masyarakat dapat menggunakankereta komuter yaitu Komuter Surabaya-Sidoarjo dengan tarif sebesar Rp 5000,-. Penetapan besarnya tarif iniseringkali tidak sesuai dengan kemampuan masyarakat sebagai pengguna jasa, terutama kelompok captiveriders. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi karakteristik responden pengguna kereta komuterSurabaya-Porong, mengetahui besaran nilai ATP dan WTP, serta menghitung besarnya penambahan tarifapabila dilakukan peningkatan pelayanan. Hasil yang diperoleh adalah rata-rata alokasi biaya untukpenggunaan jasa kereta ini adalah 0,96% dari total biaya transportasi, nilai ATP rata-rata adalah Rp 420,5 dantarif menjadi Rp 10.000,- yang merupakan tarif tertinggi apabila dilakukan peningkatan kualitas pelayananyaitu berupa kenyamanan dan hemat waktu tempuh perjalanan
Analisis Respon Struktur dan Level Kinerja Bangunan Pasca Gempa Pada Gedung Hotel Biliton Heri Istiono; Habib Nocky Dwi Misbah Prasetyo
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2020: Memberdayakan Riset dan Inovasi untuk Teknologi yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk meminimalkan korban jiwa akibat tertimpa runtuhan bangunan saat gempa adalah dengan melakukan analisis respon struktur bangunan saat bangunan diguncang gempa, yang mana hal tersebut diatur dalam SNI 1726 – 2012 yang menjelaskan syarat – syarat dan batasan – batasan pada bangunan saat terjadi gempa bumi. Selain hal tersebut juga harus dilakukan perencanaan level kinerja pada bangunan setelah diguncang gempa, yang mana hal tersebut diatur pada FEMA 356. Pada penelitian kali ini dilakukan pada gedung Hotel Biliton Di Yogyakarta dengan menggunakan 2 metode pembeban gempa. Metode ke-1 menggunakan metode respon spectrum untuk melakukan analisis perilaku struktur setelah diberikan beban gempa. Metode ke-2 menggunakan metode analisis psuhover 2 dimensi untuk menentukan level kinerja bangunan setelah diguncang gempa. Untuk metode ke-1 diperoleh periode getar sebesar 1,52 s , displacement arah X sebesar 34,62 mm dan displacement arah Y sebesar 40,813 mm. Untuk metode ke-2 diperoleh level kinerja untuk beban gempa arah X adalah Immediate Occupancei dan level kinerja untuk beban gempa arah Y adalah Life Safety.
ANALISIS PERBAIKAN KUALITAS LAYANAN PENJUALAN MENGGUNAKAN METODE SERVQUAL DAN TRIZ UNTUK MENCIPTAKAN LOYALITAS KONSUMEN PADA CV. XYZ Dhedy Yuswandi; Hari Supriyanto
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2021: Peluang dan Tantangan Peningkatan Riset dan Teknologi di Era Pasca Covid-19
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepuasan konsumen merupakan faktor utama yang seharusnya menjadi perhatian dari penyedia layanan. Kepuasan dapat berimbas pada loyalitas konsumen terhadap suatu perusahaan. CV. XYZ adalah perusahaan penyedia peralatan dan bahan baku kebutuhan digital printing Untuk bisa menghadapi kompetisi usaha yang semakin sulit maka perusahaan harus terus memberikan pelayanan yang berkualitas serta inovasi produk untuk memenuhi keinginan konsumen. Untuk mewujudkan itu perusahaan harus melakukan perbaikan secara terus menerus untuk tercapai kepuasan pelanggan. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan diketahui adanya konsumen yang tidak repeat order sehingga menyebabkan penurunan jumlah pelanggan serta keluhan pelanggan mengenai ketersedian produk yang membuat konsumen harus pre order terlebih dahulu. untuk meningkatkan kualitas pelayanan perlu dilakukan analisa kualitas pelayanan yang telah diberikan supaya mengetahui tingkat pelayanan apa saja yang kurang memuaskan, sehingga dapat dilakukan perbaikan kualitas pelayanan untuk meningkatkan loyalitas pelanggan. Dalam penelitian ini digunakan metode servqual untuk mengetahui tingkat kualitas pelayanan. Dari hasil servqual didapat 5 atribut pelayanan yang kurang dari total 14 atribut pelayanan. Setelah didapat pelayanan yang kurang selanjutnya dilakukan analisa solusi perbaikan menggunakan metode TRIZ. Dari pengolahan data dengan metode TRIZ didapat usulan solusi perbaikan sesuai dengan 3 prinsip inventif TRIZ yaitu prinsip no. 10 preliminary action, prinsip no. 15 dynamics dan prinsip no. 32 color changes.
TRANSFORMASI BENTUK ARSITEKTUR RUMAH ADAT BUGIS DI JALAN USMAN SADAR III/36, GRESIK Firdha Ayu Atika
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap budaya memiliki ciri khas rumah adatnya masing-masing, begitu pula dengan Rumah Adat Bugis. Ketika merancang Rumah Adat Bugis, diperlukan proses yang erat kaitannya dengan budaya masyarakat. Suku Bugis dikenal sebagai suku yang suka merantau dan mampu beradaptasi dengan adat istiadat di lingkungan perantauannya tanpa kehilangan budaya sendiri. Teknologi Arsitektur Tradisional mengalami perkembangan dan perubahan, jika dikaitkan dengan norma dan budaya. Seperti halnya pada Rumah milik keturunan Suku Bugis di Jalan Usman Sadar III/36, Gresik, yang menjadi studi kasus penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan transformasi bentuk arsitektur pada studi kasus yang masih mempertahankan prinsip-prinsip Rumah Adat Bugis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian didapatkan bahwa pemilik rumah banyak melakukan transformasi bentuk arsitektur Rumah Adat Bugis di lingkungan perantauannya. Prinsip-prinsip Rumah Adat Bugis tidak semua diterapkan pada studi kasus. Rumah tersebut banyak melakukan penyesuaian dengan kondisi lingkungan sekitar, kebutuhan dan keinginan pemiliknya.
MINIMALISASI RISIKO KECELAKAAN KERJA DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN HIRA DAN HAZOP Irfan Dwi Santoso; Lukmandono Lukmandono
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2021: Peluang dan Tantangan Peningkatan Riset dan Teknologi di Era Pasca Covid-19
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CV. XYZ merupakan perusahaan manufaktur dengan menerapkan sistem MTO (make to order), perusahaan akan melakukan suatu produksi atau melakukan proses pembuatan produk order apabila memang ada tender atau ada pesanan. Pemesanan jumlah order atau produk yang dilakukan dapat berupa desain/rancangan dari para konsumen ataupun desain prototype dapat berasal dari CV. XYZ beserta desain bahan dan proses pembuatannya dilakukan oleh CV. XYZ. Produk yang dihasilkan atau di produksi oleh perusahaan ini pun ada berbagai macam, antara lain: matras cetakan, inject moulding, spare part otomotif, dan komponen penyusun produk. Di dalam CV. XYZ sendiri terdapat menjadi 5 stasiun kerja, dimulai dari stasiun kerja yang paling utama yaitu stasiun pemotongan, stasiun pembuatan bentuk produk order, stasiun produksi, stasiun finishing, dan stasiun packing. Pada penelitian yang telah dilakukan, melakukan analisa pada peneliti stasiun kerja produksi sebagai obyek dari penelitiannya dan menemukan 27 jenis pekerjaan yang berpotensi menyebabkan bahaya serta sumber bahayanya dengan tingkat risiko yang berbeda, peneliti menggunakan metode HIRA dan HAZOP untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja pada stasiun kerja bagian produksi CV. XYZ.

Page 99 of 133 | Total Record : 1327


Filter by Year

2018 2024


Filter By Issues
All Issue 2024: Menjembatani Energi Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau melalui Transformasi Riset dan Teknologi T 2023: Transformasi Riset, Inovasi dan Kreativitas Menuju Smart Technology dan Smart Energy 2022: Energi Terbarukan dan Keberlanjutannya di Berbagai Sektor 2021: Peluang dan Tantangan Peningkatan Riset dan Teknologi di Era Pasca Covid-19 2020: Memberdayakan Riset dan Inovasi untuk Teknologi yang Berkelanjutan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI TERAPAN VI (SNTEKPAN VI) TAHUN 2018 Peran Akademisi dalam Mengembangkan Inovasi Teknologi Pemanfaatan Sumber Energi Baru dan Terbarukan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan Peran Akademisi dan Praktisi Sebagai Inovator Teknologi Bangsa Indonesia dalam Menghadapi Tantangan Peran Akademisi dalam Mengembangkan Inovasi Teknologi Pemanfaatan Sumber Energi Baru dan Terbarukan Peningkatan Teknologi Terapan di Industri dan Infrastruktur untuk Kemajuan Bangsa Peran Akademisi dan Praktisi Sebagai Inovator Teknologi Bangsa Indonesia dalam Menghadapi Tantangan Pentingnya Peranan Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Inovasi Teknologi Demi Kemandirian Bangsa Pentingnya Peranan Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Inovasi Teknologi Demi Kemandirian Bangsa Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan Peningkatan Teknologi Terapan di Industri dan Infrastruktur untuk Kemajuan Bangsa Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan More Issue