cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 1,327 Documents
Analisis Kebutuhan Ruang Pejalan Kaki – Pedestrian di Jalan Siwalankerto Surabaya Kurnia Hadi Putra; Ali Shodikin
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2020: Memberdayakan Riset dan Inovasi untuk Teknologi yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Surabaya merupakan kota terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta. Di kota ini terdapat beragam destinasi wisata, dan menjadi salah satu pusat perdagangan di Indonesia. Di kota ini juga terdapat beberapa universitas dan institut negeri ternama di Indonesia. Salah satu kawasan di Kota Surabaya yang saat ini memiliki aktifitas lalu lintas yang padat adalah di kawasan Jalan Siwalankerto. Karena di kawasan tersebut terdapat satu universitas dan beberapa sekolah dasar. Daerah tersebut juga banyak terdapat pertokoan, rumah makan, kos dan apartemen. Sebagian masyarakat penduduk sekitar melakukan aktivitasnya dengan berjalan kaki. Namun hal ini belum didukung dengan fasilitas yang memadai, yakni tidak tersedianya jalur khusus pejalan kaki. Hal tersebut menyebabkan pejalan kaki yang melintas menggunakan bahu jalan untuk berjalan kaki, hal ini dapat berakibat kemacetan lalu lintas atau juga dapat membahayakan pejalan kaki itu sendiri. Penelitian yang berjudul “Analisis Kebutuhan Ruang Pejalan Kaki/Pedestrian di Jalan Siwalankerto Surabaya” memiliki rumusan masalah bagaimana karakteristik pejalan kaki dan berapa lebar efektif pejalan kaki yang dibutuhkan di daerah tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui karakteristik pejalan kaki dan kebutuhan lebar efektif pejalan kaki di Jalan Siwalankerto. Dalam menentukan lebar efektif yang diperlukan didapat dari volume pejalan kaki dibagi 35 dan ditambah “N”. Data – data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dengan survey langsung ke lokasi penelitian yang berupa volume pejalan kaki dan penyebaran kuisioner, sedangkan data sekunder adalah peta lokasi penelitian. Berdasarkan analisis dan pembahasan diperoleh kebutuhan lebar efektifnya adalah 1,6 m, dengan tingkat pelayanan yang diperoleh adalah A.
Penggunaan Metode Vendor Managed Inventory Dan Distribution Resource Planning Untuk Mengurangi Bullwhip Effect (Studi Kasus: PT. X) Auly Fajar Arfian; Rony Prabowo
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2021: Peluang dan Tantangan Peningkatan Riset dan Teknologi di Era Pasca Covid-19
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perusahaan ini adalah perusahaan yang berkegiatan dalam perseroan dan mempunyai anak perusahaan meliputi berbagai kegiatan industri, namun kegiatan utamanya adalah dalam sektor industri semen. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisa metode Vendor Managed Inventory dan Distribution Resource Planning untuk mengurangi Bullwhip Effect. Adapaun data yang dikumpulkan yaitu data supply dan demand. Terdapat nilai bullwhip effect pada supply chain pada produk semen pada tahun 2020 nilainya sebesar 2,80. Lalu pada metode vendor managed inventory, terjadi penurunan bullwhip effect pada perusahaan, untuk tahun 2020 yang sebelumnya 2,80 nilai bullwhip effect menjadi 0,20. Selanjutnya pada metode distribution resource planning dimana terjadi penurunan bullwhip effect pada perusahaan, untuk tahun 2020 yang sebelumnya 2,80 nilai bullwhip effect nya menjadi 0,77. Penerapan metode Distribution Resource Planning berpengaruh sangat baik terhadap nilai bullwhip effect yang ada
RENCANA REKLAMASI PADA LAHAN BEKAS TAMBANG PASIR DAN BATU DI DESA NGLUMUT, KECAMATAN SRUMBUNG, KABUPATEN MAGELANG, PROVINSI JAWA TENGAH Achmad Reza Kurniawan; Abdul Rauf
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan penambangan pasir dan batu yang dikelola masyarakat di Desa Nglumut, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah banyak yang belum mempunyai ijin penambangan rakyat (IPR) dan berpotensi untuk merusak lingkungan serta tidak memperhatikan keselamatan kerja. Lahan yang semula dapat ditanami berubah menjadi lahan yang tidak subur, banyak dijumpai lubang bekas galian serta tebing yang memiliki kemiringan lereng relatif tegak dan menyebabkan rawan terjadi runtuhan. Kondisi ini sudah dibiarkan begitu saja oleh pemilik lahan sejak tahun 2011. Rencana reklamasi yang akan dilakukan mencakup penataan lahan, pengendalian erosi dan sedimentasi, serta revegetasi dan pemeliharaan. Penataan lahan dilakukan untuk menyiapkan lahan menjadi lahan siap tanam dengan tanamannya yaitu tanaman salak. Berdasarkan kondisi lahan yang ada, lahan akan ditata dan dibentuk teras kebun dengan dimensi lebar teras 4 m, tinggi lereng tunggal 5 m dengan jarak horizontal 6 m sehingga kemiringan total 3 lereng adalah 26o atau sekitar 48,77%. Penataan lahan dilakukan dengan menggunakan backhoe KOMATSU PC200-7SEF sebanyak 2 buah dan Dumptruck Toyota Dyna HT 130 PS sebanyak 2 buah selama 7 hari dan menyisakan 5.400,7 m3 material untuk dijual. Pengelolan tanah pucuk dilakukan selama 11 hari dengan tenaga manusia. Setelah itu dilakukan perencanaan pengendalian erosi dan sedimentasi dengan pembuatan teras, pembuatan saluran terbuka dan penanaman cover crops. Dari hasil perhitungan dilakukan dimensi saluran terbuka berbentuk trapesium dengan lebar atas 0,33 m, lebar bawah 0,16 m, kedalaman 0,14 m dan kemiringan sisi 60o. Selanjutnya pada perencanaan reklamasi, akan dilakukan revegetasi dengan jumlah total tanaman salak sebanyak 10.021 pot. Penanaman dilakukan bersamaan dengan pengelolaan tanah pucuk selama 11 hari.  Dari perencanaan reklamasi yang telah dilakukan, terjadi penurunan Tingkat Bahaya Erosi (TBE) dari 17.197,37 ton/Ha/tahun (kelas V, sangat berat) menjadi 41,58 ton/Ha/tahun (Kelas II, ringan).
REVISI 2 ANALISIS SENTIMEN KOMENTAR MASYARAKAT TERHADAP TEMPAT DIGITAL PRINTING MENGGUNAKAN METODE NAIVE BAYES Grafi Maulana; Budanis Dwi Meilani
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2021: Peluang dan Tantangan Peningkatan Riset dan Teknologi di Era Pasca Covid-19
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Klasifikasi sentimen merupakan pengelompokan suatu pendapat yang telah ditentukan berdasarkan masing masing kategori. Klasifikasi sentimen bisa dijadikan sebuah cara untuk proses menentukan sesuatu dalam sebuah topik permasalahan. Fungsi dari klasifikasi sentimen adalah untuk mencari tahu polaritas dari sentimen positif, dan negatif. Data klasifikasi sentimen bisa diperoleh melalui beberapa komentar pada media sosial serta pada ulasan Google, salah satunya yaitu data komentar yang ada pada Google Maps. Kemudian data yang sudah diperoleh akan diberi label secara manual dan diolah menggunakan metode preprocessing dengan tujuan untuk mempermudah proses klasifikasi sentimen. Data selanjutnya akan dilakukan klasifikasi sentimen menggunakan metode Naive bayes untuk mengetahui sentimen yang dihasilkan.Uji coba dilakukan sebanyak 4 kali dengan data latih 20, 70, 140, 540 dan data uji 60. Hasil pertama menunjukan akurasi sebanyak 65%, kedua 82%, ketiga 85%, dan keempat 88% 
ANALISIS KAPASITAS DAN TINGKAT PELAYANAN PADA RUAS JL. MARGOREJO INDAH SURABAYA Amrita Winaya Shita Dewi; Andries Kharisma
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengemukakan tentang kinerja lalu lintas perkotaan pada salah satu ruas jalan di Kota Surabaya, Indonesia. Sistem transportasi makro di perkotaan dapat didefinisikan sebagai kesatuan dari sistem pergerakan, sistem jaringan, dan tata guna lahan. Semakin padat suatu kota, maka permintaan akan pergerakan juga semakin tinggi. Kondisi ini menyebabkan kepadatan lalu lintas di sebagian besar ruas jalan dan persimpangan. Pada studi ini dilakukan perhitungan kapasitas ruas di Jl. Margorejo Indah, kemudian tingkat pelayanan ruas jalan tersebut dianalisis. Metode yang digunakan berdasarkan Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997. Hasil analisis mengindikasikan bahwa kapasitas ruas jalan Margorejo Indah sebesar 3163,18 smp/jam, dimana tingkat pelayanannya adalah F yaitu terjadi kemacetan panjang atau volume lalu lintas sama dengan kapasitas jalan.
PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI LAMPU JALAN BERBASISKAN SMS GATEWAY DAN GEOGRAPHICAL INFORMATION SYSTEM Firman Yudianto; Tri Deviasari Wulan; Ima Kurniastuti
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lampu Jalan merupakan sarana pelengkap jalan yang memiliki peran penting dalam memberikan penerangan pada malam hari. Pengelolaan lampu jalan merupakan tanggung jawab dari pemerintah sebagai wujud pelayanan terhadap masyarakat. Namun dalam pengelolaannya sering terjadi permasalahan. Diantaranya adalah lampu jalan yang tidak berfungsi. Sehingga masyarakat banyak yang mengeluh. Untuk itu telah dibangun Sistem Informasi Lampu Jalan (SILJ) berbasiskan SMS Gateway dan Geographical Information System (GIS) yang bertujuan untuk mengatasi permasalahan lampu jalan. Masalah itu terkait dengan pertanyaan a) dimana lokasi terjadinya gangguan? b) siapa yang melaporkan terjadinya gangguan? c) apa jenis gangguannya? d) siapa yang bertanggung jawab untuk mengatasinya? dan e) dimana lokasi panel lampu jalannya? Metoda Waterfall yang terdiri dari analisa, design, coding dan test digunakan dalam kajian ini. Dari permasalahan yang ada telah dirancang satu database. Sistem ini melibatkan masyarakat, petugas dan operator. Untuk menyelesaikan masalah diberlakukan satu aturan yang mudah dalam pengiriman SMS dari masyarakat dan petugas. Tahapan penyelesaian masalah dibagi atas 5 tahapan, yaitu tahapan pengaduan masyarakat, tahapan pengecekan gangguan, tahapan hasil pengecekan, tahapan perbaikan gangguan dan tahapan laporan hasil. Sistem Informasi ini dibangun dengan menggunakan Visual Basic, MapInfo dan Foxbase. Koneksi MapInfo dan Visual Basic menggunakan teknik OLE Automation. Perangkat HP GSM Motorola E398 digunakan sebagai modem. MapInfo digunakan untuk menampilkan peta lokasi lampu jalan. Wilayah cakupan kajian ini adalah wilayah berau Kalimantan Timur. Dari pengujian yang dilakukan secara Black Box Test, dapat disimpulkan bahwa sistem informasi ini telah dapat menjawab kelima permasalahan lampu jalan.
EKSPLORASI SERAT BUAH SIMPALAK DALAM PENERAPAN DESAIN PRODUK AKSESORIS INTERIOR Deo Adhityawan Suzandoko; Faza Wahmuda
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada era globalisasi saat ini memang sangat dimudahkan dalam melakukan segala hal, akan tetapi dampak yang dihasilkan dari era ini sangat beragam, salah satunya adalah masalah sampah buah simpalak yang jatuh dari pohonnya. Buah simpalak atau bintaro (Cerbera Odollam) masih jarang diketahui oleh sebagian orang. Melihat potensi yang unik dari serat buah simpalak yang memiliki karakteristik yaitu memiliki motif garis lengkung tak beratuan yang saling terhubung, peneliti akan melakukan eksploasi pada material ini untuk diterapkan pada desain aksesoris interior. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yang berfokus pada action researchberbasis eksperimen yang subjeknya diberi perlakuan lalu dianalisis akibat perlakuan pada subjek tersebut. Hasil dari analisis eksperimen yang dilakukan didapatkan serat buah simpalak tersebut dapat dijadikan sebagai bahan baku pembuatan produk aksesoris interior. Tahapan yang dilakukan hingga serat buah simpalak dapat dijadikan produk elemen interior diantaranya melewati proses pemilihan bahan, proses pemanasan, pembentukan pola, pemisahan daging buah, pengkakuan serat, penggabungan pola dan proses finishing setelah itu dapat dilanjutkan ke dalam tahapan proses produksi produk aksesoris interior berupa produk kap lampu, jam, dan pot tanaman.
PEMBELAJARAN AKSARA JAWA BAGI ANAK SEKOLAH DASAR UNTUK PELESTARIAN BUDAYA JAWA BERBASIS ANDROID Wahyu Widodo; Sulistyowati Sulistyowati
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aksara Jawa dipakai dalam berbagai teks berbahasa Jawa. Aksara ini lebih dikenal sebagai Hanacaraka. Aksara Jawa adalah salah satu kekayaan budaya Indonesia. Namun seiring dengan perkembangan jaman, aksara Jawa mulai banyak dilupakan bahkan tidak jarang penduduk Jawa asli yang tidak bisa membaca aksara Jawa. Melelaui penelitian ini penulis mencoba mengembangkan sebuah aplikasi yang membantu pembelajaran aksara Jawa yang ditujukan pada anak tingkat sekolah dasar, aplikasi ini dikemas dengan bentuk modern dengan harapan jika pembelajaran aksara Jawa dikenalkan sejak dini melalui bentuk yang modern maka anak akan merasa terbiasa dan lebih menimbulkan minat anak untuk belajar aksara Jawa. Aplikasi ini juga dibangun dengan mengimplementasikan metode Finite State Automata yang mana metode ini berperan penting dalam menentukan bentuk aksara Jawa dari bentuk teks normal. Aplikasi ini juga dirancang dengan tampilan yang sangat user-friendly agar anak mudah tertarik dan merasa senang saat mempelajari aksara Jawa. Hasil terjemah bahasa dari aplikasi yang dibuat masih kurang sempurna dengan tingkat akurasi kebenaran sebesar 88%. Hal ini disebabkan karena bahasa yang dipakai manusia merupakan konvensi atau kesepakatan dari para pemakai bahasa tersebut. Akibatnya tata bahasa yang digunakan seringkali tidak konsisten. Oleh karena itu dapat dimaklumi jika teori bahasa formal tidak dapat memodelkan bahasa manusia secara sempurna.
ANALISIS ZONA RAWAN BANJIR BERBASIS PEMETAAN GEOLOGI PADA WILAYAH DAS REJOSO DAN SEKITARNYA DI KABUPATEN PASURUAN Mediana Ika Syafirina H; Jusfarida Jusfarida
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2021: Peluang dan Tantangan Peningkatan Riset dan Teknologi di Era Pasca Covid-19
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wilayah sekitar DAS Rejoso Kabupaten Pasuruan kerap mengalami bencana banjir dikarenakan curah hujan yang tinggi. Sehingga perlu dilakukan penelitian dengan menggunakan data primer dan sekunder yang berupa data geologi, geomorfologi, kelerengan, curah hujan, jenis tanah, dan tataguna lahan kemudian dianalisa menggunakan deskriptif kualitatif dan Superimpose (Overlay) Intersect. Dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kerawanan dan seberapa besar wilayah yang berdampak banjir, mengetahui faktor geologi yang mempengaruhi banjir serta mengetahui mitigasi bencana yang tepat pada wilayah DAS Rejoso dan sekitarnya. Dari kedua analisa tersebut dapat diperoleh zonasi rawan banjir di Wilayah DAS Rejoso dan Sekitarnya dengan empat kelas kerawanan yaitu: kerawanan banjir “Tidak Rawan” dengan luas 30,1 Ha, kerawanan banjir “Agak Rawan” dengan luas 860,47 Ha, kerawanan banjir “Rawan” dengan luas 2070,87 Ha, dan kerawanan banjir “Sangat Rawan” dengan luas 7171,7 Ha. Selain itu didapat daerah persebaran banjir dengan dominan yang sangat rawan berada pada Kecamatan Rejoso, faktor geologi yang mempengaruhinya sebagian besar yaitu disebabkan oleh sedimentasi yang menumpuk pada DAS Rejoso serta konsep mitigasi direncanakan ada dua bentuk yaitu struktural dan non struktural. Dengan ini diharapkan pemerintah dan warga masyarakat mengetahui kawasan rawan banjir serta melakukan sosialisasi berbasis mitigasi bencana.
RANCANG BANGUN PENGONTROL NUTRISI PADA TANAMAN BROKOLI HIDROPONIK BERBASIS PLC Abdul Hamid; Andy Suryowinoto; Afandi Afandi
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berkurangnya lahan untuk bercocok tanam, mengakibatkan dibutuhkannya cara bercocok tanam dengan cara hidroponik. Beragam jenis tanaman mulai diuji coba dengan cara tanam hidroponik. Salah satunya adalah tanaman brokoli (Brassica oleracea) yang masih termasuk dalam sayuran dari suku kubis-kubisan (brassicaceae). Proses sistem kerjanya sebuah mikrokontroler dengan memantau suhu sekitar tanaman, mengatur aliran air dan cairan nutrisi pada media hidroponik secara konstan pada kisaran  komposisi volume nutrisi A sebesar 0,5% dan volume nutrisi B sebesar 0,5% terhadap kuantitas volume air pada media hidroponik melalui dengan PLC(Programmable Logic Controller) sebagai kendali motor pompa air dan pompa cairan nutrisi. Pada sistem ini dihasilkan pertumbuhan tanaman brokoli dengan pertumbuhan tinggi rata-rata tiap 2 hari adalah 1,25 cm, dan pertumbuhan rata-rata tiap 2 hari adalah daun 2 helai.

Filter by Year

2018 2024


Filter By Issues
All Issue 2024: Menjembatani Energi Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau melalui Transformasi Riset dan Teknologi T 2023: Transformasi Riset, Inovasi dan Kreativitas Menuju Smart Technology dan Smart Energy 2022: Energi Terbarukan dan Keberlanjutannya di Berbagai Sektor 2021: Peluang dan Tantangan Peningkatan Riset dan Teknologi di Era Pasca Covid-19 2020: Memberdayakan Riset dan Inovasi untuk Teknologi yang Berkelanjutan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI TERAPAN VI (SNTEKPAN VI) TAHUN 2018 Pentingnya Peranan Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Inovasi Teknologi Demi Kemandirian Bangsa Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan Peningkatan Teknologi Terapan di Industri dan Infrastruktur untuk Kemajuan Bangsa Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan Peran Akademisi dalam Mengembangkan Inovasi Teknologi Pemanfaatan Sumber Energi Baru dan Terbarukan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan Peran Akademisi dan Praktisi Sebagai Inovator Teknologi Bangsa Indonesia dalam Menghadapi Tantangan Peran Akademisi dalam Mengembangkan Inovasi Teknologi Pemanfaatan Sumber Energi Baru dan Terbarukan Peningkatan Teknologi Terapan di Industri dan Infrastruktur untuk Kemajuan Bangsa Peran Akademisi dan Praktisi Sebagai Inovator Teknologi Bangsa Indonesia dalam Menghadapi Tantangan Pentingnya Peranan Perguruan Tinggi Dalam Pengembangan Inovasi Teknologi Demi Kemandirian Bangsa More Issue