cover
Contact Name
Putri Wulandini S
Contact Email
putri.wulandini@univrab.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
JKA@univrab.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Abdurrab
Published by Universitas Abdurrab
ISSN : 25412620     EISSN : 25798723     DOI : -
Core Subject : Health,
JKA adalah Jurnal Keperawatan Abdurrab yang lahir November 2016, jurnal ini merupakan wadah penelitian bagi dosen dan perawat, mengenai perkembangan keilmuan keperawatan. Jurnal ini telah memiliki OJS (E-ISSN: 2579-8723) dan sangat membantu bagi rekan-rekan yang membutuhkannya. JKA terbit pada bulan juli dan Januari.
Arjuna Subject : -
Articles 201 Documents
ABORTUS INKOMPLIT DAN FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DI RSUD ARIFIN ACHMAD PEKANBARU Gumayesty, Yeyen
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Keperawatan Abdurrab
Publisher : PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN UNIVERSITAS ABDURRAB PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.274 KB)

Abstract

ABSTRAK             Abortus inkomplit adalah peristiwa pengeluaran sebagian hasil konsepsi pada kehamilan sebelum 20 minggu, dengan masih adanya sisa yang tertinggal dalam uterus. Tujuan penelitian mengetahui kejadian abortus inkomplit dan faktor-faktor yang berhubungan di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Metode penelitian deskriptif kuantitaf dengan desain study case control untuk kasus adalah ibu hamil yang megalami abortus inkomplit dan kontrol adalah ibu hamil normal yang tidak mengalami abortus inkomplit dengan usia kehamilan ≤ 20 minggu di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Sampel penelitian 140 responden, dengan responden kasus 70 orang dan responden kontrol 70 orang. Teknik pengambilan sampel adalah nonprobability sampling. Analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-square. Hasil penelitian variabel yang berhubungan signifikan yaitu: umur ibu (p-value: 0,004, OR: 2,969), paritas ibu (p-value 0,006, OR: 2,771), anemia (p-value 0,001,OR 3,842), jarak kehamilan (p-value 0,004, OR: 2,867); variabel berhubungan terbalik adalah riwayat abortus sebelumnya (p -value 0,062, OR: 2,010) dan riwayat penyakit ibu (p-value 0,416, OR: 1,518). Diharapkan RSUD Arifin Achmad Pekanbaru lebih meningkatkan pelayanan dan informasi terhadap pasien ibu hamil, khususnya ibu hamil yang mengalami abortus inkomplit serta memberikan informasi atau penyuluhan tentang jenis kontrasepsi guna menjarangkan kehamilan, mengatur jumlah anak, pemeriksaan ANC secara teratur, pola nutrisi dan informasi seputar kehamilan.   Kata Kunci                           : Anemia, Abortus Inkomplit, RSUD Arifin Achmad   ABSTRACT Incomplete abortion is a partial expenditure event of conception in pregnancy before 20 weeks, with still remaining residue in the uterus. The objective of the study was to know the incidence of incomplete abortion and related factors at RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Quantitative descriptive research method with case study case control design for pregnant mother case of incomplete abortus and control abortus is normal pregnant woman not experiencing abortus incomplete with gestational age ≤ 20 weeks in RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Research sample 140 respondents, with case respondents 70 people and respondents control 70 people. The sampling technique is nonprobability sampling. Univariate and bivariate analysis with Chi-square test. The result of research of the significant related variables are: maternal age (p-value: 0,004, OR: 2,969), maternal parity (p-value 0,006, OR: 2,771), anemia (p-value 0,001, OR 3,842), -value 0,004, OR: 2,867); Reversed reversed variables were previous abortion history (p-value 0.062, OR: 2.010) and maternal disease history (p-value 0.416, OR: 1.518). It is expected that RSUD Arifin Achmad Pekanbaru further improve the services and information to pregnant women, especially pregnant women who have incomplete abortion and also provide information or counseling about contraceptives to enumerate pregnancy, regulate number of children, regular ANC examination, nutrition pattern and information about pregnancy.   Keywords  : Anemia, Abortion Inkomplit, RSUD Arifin Achmad
EFEKTIFITAS MASSAGE DAN HIDROTERAPI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH TINGGI PADA LANSIA Putra, Candra Syah; Putri, Astuti Ardi
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 2 No 1 (2018): Vol 2 No.1 (Juli 2018)
Publisher : PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN UNIVERSITAS ABDURRAB PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.027 KB)

Abstract

Masalah hipertensi pada lansia di Bungo Tanjung  Wilayah kerja Puskesmas Gunung Medan merupakan masalah yang harus mendapatkan penanganan secara serius baik secara farmakologi dan non farmakologi, Data lansia di Jorong Bungo Tanjung mencapai 114 lansia hampir 40% (44 lansia) menderita Hipertensi. Melihat fenomena ini peniliti ingin membuktikan tujuan  efektifitas massage kaki dengan minyak esensial lavender dan hidroterapi rendam hangat kaki terhadap penurunan tekanan darah tingggi pada lansia. Sampel penelitian ini adalah lansia yang menderita hipertensi dengan jumlah 30 responden pada masing masing kelompok, Metode penelitian ini menggunakan  rancangan “quasy equivalent control group terdiri dari kelompok experiment dan kelompok kontrol ”.Hasil penelitian membuktikan pada kelompok experiment nilai rata rata tekanan darah sistole dan diastole sebelum dan sesudah dilakukan intervensi 153 mmHg menjadi 139 mmHg, sementara tekanan darah diastole 95 mmHg menjadi 86 mmHg. Pada kelompok kontrol nilai tekanan darah sistole 155mmHg menjadi 147 mmHg dan nilai tekanan darah diastole 95 mmHg menjadi 90 mmHg. Berdasarkan hasil uji perbedaan pada kelompok experiment nilai rata rata penurunan tekanan darah sistole 14 mmHg dan tekanan darah diastole 9 mmHg, sementara nilai tekanan rata rata sistole pada kelompok kontrol 8mmHg dan tekanan diastole 4 mmHg, secara uji analisa membuktikan ada efektifitas massage kaki dengan minyak esensial lavender dan hidroterapi rendam hangat kaki dengan nilai p value 0,00 <nilai alpha
HUBUNGAN MOTIVASI DENGAN KEPATUHAN PASIEN BERBEKAM DI PUSAT PENGOBATAN HOMEOPATI AL JAWAD PEKANBARU Parmanda, Kiki
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN UNIVERSITAS ABDURRAB PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.461 KB)

Abstract

Cupping is classic therapy method  that have been used  in many treatment and therapy of various health problem such as : blood disease / illness like hemopilia and hypertension,  rheumatic like arthritis,  sciatica/ back pain, migren, anxiety, other general illness and mental  illness (Widharto, 2007). The purpose of this research is to understand  the Relationship Between Motivation and Patience’s Cupping  Compliance in  Al Jawad Homeopati Care Center Pekanbaru. Kind of the research  is Correlation Descriptive with Cross Sectional research method. Population of the research is all patients that’s enduring cupping therapy in Al Jawad Homeopati Care Center Pekanbaru. Research was held on February 23 rd until March 13th 2015  with 118 respondences. Understanding of sample is using questioner  research instrument. The data that have been collected was processing and analizing with Ms Excell computer program and statistic program  (SPSS) version 17.0. Analyse of data including univariate analysis with find out frequency distribution and bivariate analysis with Chi square test (p<0.05). Research result showed from 118 respondences, partly of total have high motivation that 23 respondences (50,0%) but the cupping compliance have only 48 respondences (66,7%). Depends on that SPSS statistic-correlation test, have been discovered (p= 0.107> 0.05) so Ho was accepted and Ha was denied. Means there’s no a relationship between motivation with cupping obediences/loyalty of respondences in Al Jawad Homeopati Care Center Pekanbaru.
ENABLING FAKTORS YANG HUBUNGAN DENGAN PERILAKU PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN DI RSJ TAMPAN Wulandini, Putri
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 1 No 2 (2018): Vol 1 No 2 Januari 2018
Publisher : PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN UNIVERSITAS ABDURRAB PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.386 KB)

Abstract

  Pendokumentasian asuhan keperawatan adalah proses pelaksanaan pencatatan asuhan keperawatan yakni dari pengkajian saat masuk sampai pasien dinyatakan sehat, diagnosis yang diangkatberdasarkan masalah yang ditemukan, perencanaan keperawatan, tindakan yang dilakukan serta evaluasi dari proses asuhan keperawatan yang diberikan. (Nursalam, 2007) Perilaku adalah semua kegiatan atau aktivitas manusia, baik yang dapat diamati langsung, maupun yang tidak diamati secara langsung, oleh pihak luar. Green (1980) mengemukaan bahwa perilaku dipengaruhi oleh tiga faktor yakni: faktor predisposing (pengetahuan, sikap tradisi, kepercayaan, sistem nilai yang dianut), faktor pemungkin (sarana dan prasarana), faktor penguat (sikap perilaku tokoh masyarakat, petugas, undang-undang,aturan). Tujuan penelitian untuk melihat enabling faktors (fasilitas dan beban kerja) yang hubungan dengan perilaku pendokumentasian asuhan keperawatan di RSJ Tampan. Jenis penelitian analitik dengan studi penampang, dengan populasi seluruh perawat RSJ tampan 93 orang, dengan teknik total sampling. Hasil Hasil penelitian di dapatkan 100% sarana pendokumentasian baik Hasil analisis hubungan antara beban kerja dengan pendokumentasian asuhan keperawatan diperoleh perawat yang memiliki beban kerja tidak sesuai  dengan pendokumentasian kurang yakni 35 (67.3%), sedangkan perawat yang memiliki beban kerja sesuai dengan pendokumentasian  baik yakni 26 (63.4%). Hasil penelitian di dapatkan sebahagian besar beban kerja perawat di RSJ Tampan adalah tidak sesuai 52 orang (55.9%). Dari hasil penelitian di RSJ Tampan diketahui bahwa sebagian besar perawat 50(53.8%) kurang melakukan pendokumentasian asuhan keperawatan. Hasil uji statistik didapatkan  p value = 0.006 maka ada hubungan antara beban kerja dengan pendokumentasian asuhan keperawatan, OR= 3.569, artinya perawat yang memiliki beban kerja sesuai  mempunyai peluang 4 kali  untuk mendokumentasikan asuhan keperawatan dengan baik.  
PENGARUH TERAPI BERMAIN VEGETABLE EATING MOTIVATION (VEM) TERHADAP PERILAKU MAKAN SAYURAN yanti, novi; Emulyani, Emulyani; Zahyani, Malisa
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 1 No 2 (2018): Vol 1 No 2 Januari 2018
Publisher : PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN UNIVERSITAS ABDURRAB PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.318 KB)

Abstract

ABSTRAK   Konsumsi sayur diperlukan tubuh sebagai sumber vitamin, mineral dan serat dalam mencapai pola makan sehat dengan gizi seimbang untuk kesehatan yang optimal. Penanaman kebiasaan hidup sehat, temasuk kebiasaan makan yang baik seharusnya dilakukan untuk anak saat usia prasekolah. Usia prasekolah (3-5) tahun merupakan kebutuhan yang krusial untuk pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Terapi bermain merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan dengan cara bermain untuk memberikan stimulus yang dapat meningkatkan perilaku asertif pada anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi bermain Vegetable Eating Motivation (VEM) terhadap perilaku makan sayuran pada anak prasekolah. Jenis penelitian yang digunakan kuantitatif dengan desain penelitian quasi-experiment dengan pendekatan pre and post test without control yang mana peneliti akan melakukan intervensi pada satu kelompok tanpa pembanding (kontrol). Efektifitas perlakuan dinilai dengan cara membandingkan nilai pre test dengan post test. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive dan sampel penelitian berjumlah 18 orang. Analisa yang digunakan yaitu dependent T-test. Hasil uji statistik didapatkan nilai rata-rata konsumsi sayur sebelum diberikan intervensi yaitu 38,22 dengan standar deviasi (SD) 18,236 dan setelah diberikan intervensi yaitu 68,11 dengan standar deviasi (SD) 18.304. Hasil analisa diperoleh p value sebesar 0,000 < α (0,05), maka dapat disimpulkan terjadi peningkatan konsumsi sayuran pada anak prasekolah setelah diberikan terapi bermain Vegetable Eating Motivation (VEM).   Kata Kunci                           : Konsumsi sayur, prasekolah, Terapi bermain   ABSTRACT   Consumption of vegetables the body needs vitamins, minerals and fiber in achieving a healthy diet with balanced nutrition for optimal health. Planting healthy habits, including the good eating habits should be done to children during the preschool years. Preschool (3-5) in a crucial requirement for optimal growth and development. Play therapy is a series of activities carried out by way of play to give a stimulus to improve assertive behavior in children. The purpose of this study was to determine the effect of play therapy Vegetable Eating Motivation (VEM) on feeding behavior in preschool children vegetables. Type of research is quantitative with quasi-experimental research design with pre-post and post-test approach without control Which one Researchers will intervene in a comparison group without (control). Effectiveness of the treatment was assessed by comparing the value of the pre-test to post-test, Sampling was conducted using purposive and sample amounted to 18 people. The analysis used is dependent T-test. Statistical test results obtained average value of the consumption of vegetables before the given intervention is 38.22 with a standard deviation (SD) 18.236 and after a given intervention is 68.11 with a standard deviation (SD) 18 304. The results of the analysis, the p value of 0.000 <α (0.05), it can be concluded there was an increase of vegetable consumption in preschool children after therapy plays Vegetable Eating Motivation (VEM).   Keywords: Consumption of vegetables, preschooler, play therapy
KEPUASAN PASIEN PESERTA BPJS DI RUANG RAWAT INAP RSUD PEKANBARU Roza, Andalia; Wulandini, Putri
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 2 No 1 (2018): Vol 2 No.1 (Juli 2018)
Publisher : PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN UNIVERSITAS ABDURRAB PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.387 KB)

Abstract

ABSTRACT, Social Security Administering Agency (BPJS) is a social insurance provider institution so that with social security, the financial risks faced by a person, whether due to entering the productive age, experiencing illness, accidents, and even death, will be taken over by an institution that provides social security . Customer satisfaction is a major indicator of the standard of a health facility and is a measure of service quality. This study aims to determine the description of patient satisfaction BPJS participants RSUD Petala Bumi Riau Province 2016. This study uses a type of quantitative research with research design used the researcher is descriptive. This research was conducted at Inpatient Room of Petala Bumi Hospital Riau Province. The sample of this research is the participant of BPJS who visited the inpatient room of Petala Bumi Hospital Riau Province. The sample technique used was accidental sampling, with two weeks working time. The research instrument used for this research is a questionnaire. Data processing includes editing, coding, processing, cleaning, and tabulating. The data analysis is done gradually including univariate analysis. The result of the research shows that patient satisfaction of BPJS inpatients is not satisfied as much as 22 respondents (55%). It is expected that this research can provide motivation to the hospital to improve the quality of service in treating BPJS patients without discriminating. Key word : BPJS, Satisfaction ABSTRAK, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) merupakan lembaga penyelenggara jaminan sosial sehingga dengan adanya jaminan sosial, risiko keuangan yang dihadapi seseorang,baik itu karena memasuki usia produktif, mengalami sakit, mengalami kecelakaan, dan bahkan kematian, akan diambil alih oleh lembaga yang menyelenggarakan jaminan sosial. Kepuasan pelanggan adalah indikator utama dari standar suatu fasilitas kesehatan dan merupakan suatu ukuran mutu pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepuasan pasien peserta BPJS RSUD Petala Bumi Provinsi Riau Tahun 2016. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian yang digunakan peneliti yaitu deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Ruang rawat inap RSUD Petala Bumi Provinsi Riau. Sampel penelitian pada penelitian ini adalah pasien peserta BPJS yang berkunjung di ruang rawat inap RSUD Petala Bumi Provinsi Riau. Teknik sampel yang digunakan adalah accidental sampling, dengan waktu pengerjaan selama dua minggu. Instrumen penelitian yang digunakan untuk penelitian ini adalah berupa kuisioner. Pengolahan data meliputi editing, coding, processing, cleaning, dan tabulating. Analisa data dilakukan secara bertahap yang meliputi analisis univariat. Hasil penelitian didapat kan adalah kepuasan pasien peserta BPJS diruang rawat inap adalah tidak puas sebanyak 22 responden (55%). Diharapkan dengan penelitian ini dapat memberikan motivasi kepada rumah sakit agar meningkatkan kualitas pelayanan dalam merawat pasien BPJS tanpa membeda-bedakannya. Kata Kunci : BPJS, Kepuasan
HUBUNGAN PENGETAHUAN PENDERITA DIABETES MELITUS TERHADAP KEJADIAN LUKA DIABETES MELITUS DI RUANGAN PENYAKIT DALAM RSUD ARIFIN ACHMAD PEKANBARU Wulandini, Putri; Saputra, Roni
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN UNIVERSITAS ABDURRAB PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.445 KB)

Abstract

Diabetes mellitus is a heterogeneous group of disorders characterized by increased blood glucose levels, or hyperglycemia. The purpose of this study was to analyze the relationship between knowledge Diabetes Mellitus Diabetes Mellitus on the incidence of injury. The design study is an analytic correlation by using a research instrument a questionnaire and observation sheet. Total population in this study as many as 70 people. Sampling using accidental sampling, scuba 3 weeks, the number of samples in this study 29 respondents. Analyzed using chi-square test. This research is quantitative. The study was conducted at room Disease Arifin Achmad Pekanbaru. The result showed knowledge of Diabetes Mellitus high majority of 15 respondents (51.7%), with the incidence of the majority did not happen 20 respondents (69.0%). (P value 0.02 <0.05 This suggests there is a relationship between knowledge Diabetes Mellitus with injury incidence of diabetes mellitus. It is suggested to patients with diabetes mellitus, in order to always be looking for information on Diabetes Mellitus, efforts to prevent injuries Diabetes Mellitus.
GAMBARAN PENGETAHUAN PASIEN TENTANG DIET PADA PENYAKIT JANTUNG DI POLI JANTUNGRSUD ARIFIN ACHMAD PROVINSI RIAU Roza, Andalia; Ilham, Muhamad
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Keperawatan Abdurrab
Publisher : PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN UNIVERSITAS ABDURRAB PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.515 KB)

Abstract

Abstract, The heart is an organ that is composed of strong muscles and pump blood that carries oxygen throughout the body and bring food. Heart Diet is very important because heart disease is caused by faulty lifestyle and the lifestyle of one of them is nutrition. The purpose of this study to describe patients knowledge about diet on cardiovascular disease in poly heart Arifin Achmad Hospital Riau Province in 2015. The design of this type of research is descriptive quantitative research, which means outlining the current phenomenon of problem situations somewhere. The research sample included 30 people using accidental sampling technique. This research was conducted from 28 November 2015-18 December 2016. The data was collected by questionnaire. Results of the study were obtained from 30 respondents have good knowledge of 20 people (6.66%), Just 5 votes (16.67%), Less than 23 people (76.67%). From the results of this study concluded that knowledge of a patient in cardiac poly Arifin Achmad Hospital Riau province less knowledgeable. Given this research is expected to patients in order to improve the application of a healthy lifestyle in order to be solusu the right to live a healthy life. Keywords         : Knowledge, Diet, Heart References       : 25 books(2009-2015  
KONTRIBUSI KARAKTERISTIK PERAWAT YANG MEMPENGARUHI BUDAYA KESELAMATAN PASIEN DI RUMAH SAKIT KELAS C JAKARTA SELATAN Ezdha, Awaliyah Ulfah Ayudytha
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 2 No 1 (2018): Vol 2 No.1 (Juli 2018)
Publisher : PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN UNIVERSITAS ABDURRAB PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.314 KB)

Abstract

Karakteristik perawat merupakan ciri perawat yang ada pada diri perawat. Ciri ini dapat mempengaruhi dalam proses belajar dan bekerja termasuk dalam menciptakan budaya keselamatan pasien di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi karakteristik perawat yang mempengaruhi budaya keselamatan pasien. Penelitian deskritif ini dilakukan melalui pendekatan kuantitatif dengan populasi yaitu seluruh perawat yang ada di Rumah Sakit kelas C sebanyak 77 orang dan dengan sampel sebanyak 68 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik perawat berada pada usia produktif yaitu 20-35 tahun dan lama bekerja >5 tahun. Mayoritas perawat pada penelitian ini adalah berjenis kelamin perempuan dan berlatar belakang pendidikan D3 keperawatan serta  berjabatan sebagai perawat pelaksana. Sebagian besar perawat belum pernah mengikuti pelatihan mengenai keselamatan pasien di rumah sakit. Secara statistik usia, masa kerja dan jabatan perawat memiliki hubungan dengan persepsi perawat terhadap budaya keselamatan pasien (p<0.05), sedangkan  latarbelakang pendidikan dan pelatihan keselamatan pasien yang diikuti tidak memiliki hubungan dengan persepsi perawat terhadap budaya keselamatan pasien (p>0.05).Diharapkan dengan diketahui nya karakteristik perawat yang mempengaruhi budaya keselamatan pasien, tim keselamatan pasien rumah sakit lebih optimal dalam menjalankan tugas dan fungsinya untuk meningkatkan budaya keselamatan pasien. Karakteristik perawat merupakan ciri perawat yang ada pada diri perawat. Ciri ini dapat mempengaruhi dalam proses belajar dan bekerja termasuk dalam menciptakan budaya keselamatan pasien di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi karakteristik perawat yang mempengaruhi budaya keselamatan pasien. Penelitian deskritif ini dilakukan melalui pendekatan kuantitatif dengan populasi yaitu seluruh perawat yang ada di Rumah Sakit kelas C sebanyak 77 orang dan dengan sampel sebanyak 68 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik perawat berada pada usia produktif yaitu 20-35 tahun dan lama bekerja >5 tahun. Mayoritas perawat pada penelitian ini adalah berjenis kelamin perempuan dan berlatar belakang pendidikan D3 keperawatan serta  berjabatan sebagai perawat pelaksana. Sebagian besar perawat belum pernah mengikuti pelatihan mengenai keselamatan pasien di rumah sakit. Secara statistik usia, masa kerja dan jabatan perawat memiliki hubungan dengan persepsi perawat terhadap budaya keselamatan pasien (p<0.05), sedangkan  latarbelakang pendidikan dan pelatihan keselamatan pasien yang diikuti tidak memiliki hubungan dengan persepsi perawat terhadap budaya keselamatan pasien (p>0.05).Diharapkan dengan diketahui nya karakteristik perawat yang mempengaruhi budaya keselamatan pasien, tim keselamatan pasien rumah sakit lebih optimal dalam menjalankan tugas dan fungsinya untuk meningkatkan budaya keselamatan pasien.
PERILAKU PERAWAT DALAM PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) DI IRNA MEDIKAL RSUD PEKANBARU 2016 Dini, Putri Wulan
Jurnal Keperawatan Abdurrab Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Keperawatan Abdurrab
Publisher : PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN UNIVERSITAS ABDURRAB PEKANBARU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.652 KB)

Abstract

The humanistic professional service nursing, is done based on the science and nursing trick, with the orientation on the client’s objective need.  Behavior is the entire human’s activity, it can be directly or indirectly observed by the outsiders. The self-protection equipment using is the equipment which is used by the health workersto0 protect all bodies through existence of the working accident/ dangerous for reaching the working safety. Purpose of the research was to determine the behavior (knowledge, attitude and action) of the nurse about the self-protection equipment using in overcoming the HIV/ AIDS at the medical inpatient of third class of Arifin Achmad hospital in 2016. Purpose of the research was to reduce the working accident amount. The operated maintain in the research was quantitative by analytic descriptive method to explain description of the nurse’s behavior about the self-protection equipment using. To know about

Page 2 of 21 | Total Record : 201