cover
Contact Name
Jurnal TP Unisi
Contact Email
juraltpunisi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaltepeunisi@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
Jurnal Teknologi Pertanian
ISSN : 23014083     EISSN : 25985132     DOI : -
Jurnal Teknologi Pertanian ini merupakan publikasi resmi yang diterbitkan oleh Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian, Universitas Islam Indragiri, Tembilahan. Jurnal ini pertama kali diterbitkan pada bulan Mei Tahun 2012. Namun OJS baru diterapkan pada Tahun 2018. Jurnal ini memuat tinjauan mengenai hasil-hasil penelitian dan non penelitian tentang suatu permasalahan secara komprehensif dan prospek pengembangannya, serta bertujuan memberi informasi tentang Teknologi Pertanian Jurnal ini berfokus pada teknologi pertanian seperti sains dan teknik pangan, teknologi dan manajemen industri pangan, teknik pertanian dan rekayasa bioproses.
Arjuna Subject : -
Articles 327 Documents
PENGOLAHAN NUGGET SAYUR Rujiah, Rujiah; Ninsix, Retti; Hayati, Zinatal
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.961 KB) | DOI: 10.32520/jtp.v2i1.49

Abstract

Selama ini nugget yang dijual dipasaran berasal dari bahan baku hewani seperti ikan, daging, ayam maupun udang. Dengan memodifikasi bahan dasar pengolahan nugget pada penelitian ini dengan menggunakan sayur seperti wortel diharapkan dapat menghasilkan nugget yang bergizi tinggi namun harganya lebih murah sehingga dapat dikonsumsi oleh semua kalangan masyarakat Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Formulasi Perbandingan Wortel (Daucus carota L) dan Ikan Gabus (Ophiocephalus stiatus) Terhadap Karakteristik Nugget. Dari hasil analisis diperoleh perlakuan yang terbaik yaitu perlakuan E (3:1) dengan Kadar Air (61,75%), Kada Abu (20%), Kadar Protein (8%), Kadar Lemak (13,25%), Kadar B-Karoten (5,50%), Kadar Karbohidrat (17,25%), Warna (3,50), Rasa (3,25), Aroma (3,00), dan Tekstur (3,00).
STUDI PEMBUATAN DODOL PISANG Novitasari, Rifni
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.787 KB) | DOI: 10.32520/jtp.v2i1.50

Abstract

Buah-buahan secara umum mudah mengalami kerusakan mekanis, fisiologis, kimiawi dan mikrobiologis apabila ditangani secara tidak tepat termasuk buah pisang. Akibatnya buah menjadi tidak segar dan kualitas buah itu sendiri menjadi turun yang mengakibatkan nilai jualnya menjadi rendah. Berbagai cara pengolahan buah pisang telah dikembangkan sehingga menjadikan berbagai produk dengan rasa yang bervariasi. Selain bertujuan untuk mengolah buah segar, pembuatan dodol buah pisang juga bertujuan menyelamatkan buah pisang yang cacad secara fisik dalam arti kata buah berukuran kecil dengan kulit buah yang jelek. Studi ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang bagaimana cara pengolahan dodol pisang yang tepat sehingga dihasilkan dodol pisang yang enak dengan penampilan yang menarik.
PENGARUH KONSENTRASI RAGI MERK NKL TERHADAP MUTU TAPE YANG DIHASILKAN Ninsix, Retti
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol 2 No 2 (2013)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.341 KB) | DOI: 10.32520/jtp.v2i2.51

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ragi tape terhadap perubahan komposisi kimia (gula reduksi, alkohol, asam, pH) ubi kayu selama fermentasi, mengetahui pengaruh konsentrasi ragi tape terhadap profil sensoris (ketampakan, bau, rasa, sifat tekstural) tape ubi kayu yang dihasilkan, dan menentukan konsentrasi ragi yang tepat dalam pembuatan tape ubi kayu dengan ragi merk NKL. Penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan setiap perlakuan di ulang sebanyak 3 kali, sehingga diperoleh pola perlakuan 4 x 3 dengan jumlah 12 perlakuan. Yaitu A = pemberian ragi 0,25% (0,25 gr / 100 gr bahan), B = pemberian ragi 0,50% (0,50 gr / 100 gr bahan), C = pemberian ragi 0,75% (0,75 gr / 100 gr bahan), D = pemberian ragi 1 % (1 gr / 100 gr bahan). Apabila hasil yang diperoleh berbeda nyata atau F. hitung lebih besar dari F tabel maka dilakukan uji lanjut dengan metode Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf nyata 5%. Dari semua perlakuan bahwa hasil perlakuan yang paling baik pada penelitian ini yaitu konsentrasi ragi merk NKL dengan konsentrasi ragi NKL 25 %, dengan nilai kadar alkohol yang rendah (0.48 %), kadar gula reduksi yang tinggi (28.49%), pH (5.34), total asam yang rendah (0.1467) dengan nilai organoleptik yang diterima panelis dengan nilai aroma (2.86), rasa (2.9067), tekstur (2.9500) dan warna (3.0100).
PEMBUATAN DODOL SUSU Nuroso, Agus
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol 2 No 2 (2013)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.038 KB) | DOI: 10.32520/jtp.v2i2.52

Abstract

Susu dapat diolah menjadi berbagai produk olahan, diantaranya dodol susu. Dodol susu adalah salah satu produk olahan susu dengan penambahan gula, tepung ketan, tepung tapioca, dan santan melalui proses pemanasan pada susu segar atau yang kurang segar. Jadi dodol susu merupakan salah satu solusi untuk mengatasi berlimpahnya produksi susu disuatu daerah. Proses pengolahannyapun tidak sulit dan prospek pemasarannya cukup menjanjikan, mengingat dodol disukai anak-anak maupun orang dewasa.Dodol merupakan campuran dari susu dengan tepung beras ketan, santan kelapa dan gula sehingga dihasilkan produk makanan yang kenyal dengan rasa manis denga aroma susu. Pembuatan dodol susu bertujuan untuk penganekaragaman pangan, meningkatkan nilai ekonomis, memperpanjang masa simpan, serta mempertahankan dan memperbaiki mutu gizi susu.Dodol termasuk salah satu bahan pangan, maka keamanan dan keawetan harus terjamin, dimana dodol tidak beracun, tidak mengandung bakteri dan logam yang berbahaya, serta tidak mengandung jamur.
PEMANFAATAN LIMBAH KULIT PISANG MENJADI PANGANAN OLAHAN KRIPIK PEDAS Novitasari, Rifni
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol 2 No 2 (2013)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.251 KB) | DOI: 10.32520/jtp.v2i2.53

Abstract

Pisang merupakan salah satu komoditi buah tropis yang cukup berpotensi di Indonesia termasuk di Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau. Selama ini masyarakat hanya meman-faatkan buah dan jantung pisang sebagai olahan panganan, sedangkan kulit pisang hanya menjadi limbah olahan produk. Padahal kulit pisang tersebut mengandung karbohidrat18,5%, air 68,90% , sejumlah vitamin C, beragam vitamin B kompleks diantaranya B6, lemak, lutein, anti oksidan, kalsium, minyak nabati, serat, serotonin dan protein yang cukup. Dengan teknologi pengolahan pangan yang sederhana, kulit pisang ini dapat diolah menjadi kripik kulit pisang pedas yang dapat menjadi makanan cemilan keluarga yang memiliki nilai gizi dan otomatis dapat mengurani limbah organik serta mendatangkan pendapatan tersendiri bagi keluarga.
PANGAN HALAL DAN CARA MEMILIH PRODUK KEMASAN YANG AMAN DAN HALAL Mardesci, Hermiza
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol 2 No 2 (2013)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.318 KB) | DOI: 10.32520/jtp.v2i2.54

Abstract

Jaminan pangan halal dan keamanan pangan sangat dibutuhkan oleh konsumen. Oleh sebab itu, pengetahuan mengenai pangan halal dan keamanan pangan perlu ditingkatkan. Pangan yang baik dapat diartikan sebagai pangan yang memiliki cita rasa baik, sanitasi higine baik dan kandungan gizinya yang baik. Konsumsi makanan halal merupakan kewajiban bagi setiap Muslim. Ketentuan halal dan haramnya suatu bahan pangan berasal dari Allah SWT. Ketentuan ini tercantum di dalam Al-Quran dan Hadis.
SI “KUNING” TEMULAWAK (Curcuma xanthoriza Roxb.) DENGAN “SEGUDANG” KHASIAT Sari Putri, R. Marwita
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol 2 No 2 (2013)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.179 KB) | DOI: 10.32520/jtp.v2i2.55

Abstract

Temulawak adalah tanaman obat-obatan yang tergolong dalam suku temu-temuan. Minyak atsiri temulawak mengandung limonina yang mengharumkan, sedangkan kandungan flavonoidanya berkhasiat menyembuhkan radang. Minyak atsiri juga bisa membunuh mikroba. Rimpang temulawak segar berdasarkan analisis proksimat banyak mengandung karbohidrat 12,87%. Kandungan zat yang cukup besar terdapat pada rimpang temulawak yaitu pati yang berkisar antara 48%-54%. Sedangkan kandungan kurkumin 1-2%, dan minyak atsiri antara 6-10%.
PENGOLAHAN KELAPA PARUT KERING (DESICCATED COCONUT) DI PT. KOKONAKO INDONESIA PULAU PALAS INDRAGIRI HILIR RIAU Nuroso, Agus
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol 2 No 2 (2013)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.501 KB) | DOI: 10.32520/jtp.v2i2.56

Abstract

PT. KOKONAKO INDONESIA Pulau Palas adalah perusahaan yang bergerak di bidang industri pertanian salah satu produknya adalah kelapa parut kering (Desiccated Coconut). Untuk menghasilkan mutu yang baik dari kelapa parut kering perlu mengetahui proses pengolahan secara tepat. Proses Pengolahan kelapa parut kering di PT.Kokonako Indonesia adalah sebagai berikut penerimaan bahan baku, pengupasan tempurung, Pengupasan kulit ari, pencucian, penyortiran, pemarutan, sterilisasi, pengeringan, pengemasan, yang di proses dengan tingkat ke higienisan yang tinggi.
PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG TERIGU DENGAN TEPUNG PISANG KEPOK (Musa paradisiacal formatypica) TERHADAP KARAKTERISTIK MIE KERING YANG DIHASILKAN Yuliana, Yuliana; Novitasari, Rifni
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.185 KB) | DOI: 10.32520/jtp.v3i1.57

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui substitusi yang tepat pada pembuatan mie kering dengan substitusi tepung terigu dan tepung pisang kepok hasil penelitian pendahuluan dan mengetahui formulasi terbaik dari kombinasi perlakuan terhadap karakteristik mie kering. Tepung pisang kepok dibuat dengan dua perlakuan yaitu dengan metode blanching dan non blanching, dari analisa fisik yang dilakukan tepung pisang dengan metode blanching memiliki warna yang lebih putih. Analisa dilakukan untuk penentuan kadar air, kadar abu, kadar protein, dan swelling index serta dilakukan uji organoleptik mutu hedonik terhadap warna dan tekstur mie kering, serta rasa dan kekenyalan mie goreng.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan perbandingan tepung pisang 20 % : terigu 80 % menghasilkan mie kering dengan kualitas terbaik ditunjukkan dengan kadar air 8,33 %, kadar abu 2,067 %, kadar protein 38,76 %, dan swelling index 121,28%. Skor uji mutu hedonik terhadap perlakuan A2 tersebut adalah: 2,4% warna, 3,25% tekstur, 3,35% rasa dan 3,4% kekenyalan.
FORMULASI TEPUNG CAMPURAN SIAP PAKAI BERBAHAN DASAR TAPIOKA-MOCAF DENGAN PENAMBAHAN MALTODEKTRIN SEBAGAI TEPUNG PELAPIS KERIPIK BAYAM Razak, Abdul; Apriyanto, Mulono
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.704 KB) | DOI: 10.32520/jtp.v3i1.58

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Menentukan proporsi tepung mocaf dan tapioka yang tepat supaya menghasilkan TCSP untuk produk gorengan dengan kualitas terbaik yaitu tekstur renyah, kenampakan menarik dan kandungan minyak rendah. 2) Menentukan penambahan maltodekstrin yang tepat supaya menghasilkan TCSP untuk produk gorengan dengan kualitas terbaik yaitu tekstur renyah, kenampakan menarik dan kandungan minyak rendah. 3) Menentukan kombinasi perlakuan terbaik antara proporsi tepung mocaf dan tapioka serta penambahan maltodekstrin supaya menghasilkan TCSP untuk produk gorengan dengan kualitas terbaik yaitu tekstur renyah, kenampakan menarik dan kandungan minyak rendah.Proporsi tapioka : tepung mocaf = 60 : 40 % mampu menghasilkan keripik bayam dengan tekstur renyah (3,17); tepung pelapis agak rata (1,61); warna putih kecokelatan (3,39) dan kadar lemak 27,35 %bk. Penambahan maltodekstrin 0,2 % mampu menghasilkan keripik bayam dengan tekstur renyah (2,73); tepung pelapis agak rata (2,37); warna putih kecokelatan (2,86) dan kadar lemak 31,14 %bk. Hasil perlakuan terbaik berdasarkan uji indeks efektivitas diperoleh dari kombinasi perlakuan proporsi tapioka : tepung mocaf = 60 : 40 dan penambahan maltodekstrin 0,2 % (T4M2). Hasil perlakuan ini memiliki kadar air TCSP 12,48 %bb; kadar abu TCSP 2,26 %bk; viskositas TCSP 165 cp; kapasitas penyerapan minyak TCSP 179,09 %bk; kadar air keripik bayam 2,49 %bb; tingkat penyerapan.

Page 10 of 33 | Total Record : 327