cover
Contact Name
Danan Satriyo Wibowo
Contact Email
insight@unmuhjember.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
insight@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi
ISSN : 18584063     EISSN : 25030949     DOI : -
Core Subject : Health,
Sejak Tanggal 9 Juli 2018 berdasarkan KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENGUATAN RISET DAN PENGEMBANGAN KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI NOMOR 21/E/KPT/2018 TENTANG PERINGKAT AKREDITASI JURNAL ILMIAH PERIODE I TAHUN 2018.
Arjuna Subject : -
Articles 353 Documents
Rumination Antara Usia Remaja Dan Dewasa Faizah Faizah; Nisrina Purnomo
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 15, No 2 (2019): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v15i2.1721

Abstract

The aim of  this research to understanding rumination between adolescents and adults. This study refers to the dimensions of rumination such as brooding and reflection presented by Treynor, Gonzales, and Nolen-Hoeksema.  The subjects in this study are divided into two groups, The first group is the age of adolescents with 101 subjects and the second group is the age of adults with 105 subjects. Determination of subjects using incidental sampling. Data collection techniques are carried out with questionnaires named Ruminative Responses Scale (RRS). The collected data were analyzed using independent sample t test. The results showed that there were differences of ruminations between adolescents and adults. The results also showed that the adolescents group had higher rumination than the adults group. 
Efektivitas Pendidikan Seksual Dalam Meminimalisir Perilaku Seksual Pranikah Pada Remaja Ditinjau Dari Jenis Kelamin Dan Lokasi Sekolah Prita Yulia Maharani; Suroso Suroso; Tatik Meiyuntariningsih
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 15, No 1 (2019): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v15i1.1978

Abstract

Lack of knowledge about education and information about sex makes young people vulnerable to accessing information about pornography, easily affected by the environment and premarital sexual intercourse which is higher for teenage boys compared to girls. The purpose of this study is to see whether sexual education is effective in minimizing premarital sexual behavior in adolescents in terms of gender and school location. The subjects of this study were high school students in Surabaya. Test analysis in this study using Test T. The results of the calculation of hypothesis 1 indicate that sexual education training has effectiveness in minimizing sexual behavior. Hypothesis 2 shows that premarital sexual behavior in male students is higher than female students after being given sexual education. Hypothesis 3 shows that the distant location of schools with localization of premarital sexual behavior is higher than the location of schools that are close to localization after being given sexual education. the implications of this research can be used as a reference for the school in order to minimize sexual behavior.
PERSEPSI SISWA TENTANG FUNGSI BIMBINGAN KONSELING DI SEKOLAH Eny Marlinda Halim; Iin Iin Ervina
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 10, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v10i2.296

Abstract

Bimbingan konseling (BK) di sekolah sangat penting bagi perkembangansiswa baik secara fisik maupun psikologis. Fungsi BK di sekolah ada 4 (emapat)yaitu fungsi pemahaman, fungsi pencegahan, fungsi pengentasan, serta fungsipemeliharaan dan pengembangan. Fungsi BK ini diterapkan dalam bentukprogram-program yang disesuaikan dengan spesifikasi dari 4 (empat) fungsi BKtersebut.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi siswa tentangfungsi bimbingan konseling (BK) di sekolah. Penelitian ini mengambil populasikelas 1 SMA Negeri 3 Jember. Sampel dari penelitian ini 25% dari jumlahpopulasi yaitu 60 orang dengan menggunakan teknik purposive random sampling.Pengambilan data pada penelitian ini menggunakan skala persepsi siswa tentangfungsi BK di sekolah.Berdasarkan analisis deskriptif dengan menggunakan bantuan SPSS 15.0For Windows menunjukkan bahwa sebagian besar siswa (60.83%) memberikanpersepsi positif terhadap fungsi BK di sekolah dan fungsi BK yang dipersepsikanpositif adalah fungsi BK yang manfaatnya dapat dirasakan siswa secara langsungseperti fungsi pengentasan serta fungsi pemeliharaan dan pengembangan.Berdasarkan dari penelitian ini, sekolah dapat mengembangkan sosialisasifungsi BK dengan menggunakan media yang sesuai sehingga siswa dapatmemanfaatkan layanan BK dengan lebih optimal.
Penyusunan Rancangan Progam Pengembangan Behavioural Competencies untuk Menunjang Kualitas Kehidupan Kerja Pegawai di PT. X Vanessa Khiat; L. Verina Halim S.; V. Heru Hariyanto
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 17, No 1 (2021): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v17i1.2063

Abstract

This study aims to develop a program for developing behavioral competencies that are suitable to support the quality of work life of employees at PT. X, especially by increasing the dimensions of competency development. The definition and dimensions of work life quality that will be used in this study refer to the definition put forward by the European Foundation for Improvement of Living and Working Condition (EWON). The quality of work life has five dimensions, namely health and well-being, job security, job satisfaction, competency development, and work and non-work life balance. This study uses research and development design with an explanatory sequential mixed methods approach consisting of three stages. First, the pre-assessment stage is carried out to determine the condition of the quality of work life at PT. X in general, as well as the five-dimensional conditions. Secondly, the assessment phase was conducted to find out the competency development tools owned by PT. X, as well as obstacles, needs, or expectations that want to be overcome or fulfilled by PT. X is related to competency development. Third, at the intervention stage compiled competency development tools that are in accordance with the needs of PT. X, such as competency models, guidance on behavioral based interviews, competency excavation questionnaires and critical incident forms, competency assessment recap form, and examples of strategic orientation competency interventions.
ANALISIS PENGEMBANGAN ORGANISASI MAHASISWA IKATAN MAHASISWA MUHAMMADIYAH (IMM) DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER MENGGUNAKAN MODEL WEISBORD Bintar Wana Dwi Saputra; Danan Satriyo Wibowo
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 12, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v12i2.333

Abstract

Adanya kesenjangan yang terjadi di tubuh organisasi Ikatan MahasiswaMuhammadiyah UM Jember membutuhkan sebuah langkah pengembanganorganisasi agar organisasi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah UM Jember mampumenghadapi berbagai tantangan internal maupun eksternal yang ada, sehinggaperubahan yang terjadi dalam tubuh organisasi dapat berjalan sesuai yangdiharapkan dan organisasi dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui gambaran kondisi organisasi mahasiswa IkatanMahasiswa Muhammadiyah di UM Jember meliputi aspek tujuan, struktur, tatahubungan, penghargaan, kepemimpinan dan mekanisme tata kerja kerja yangdianalisis menggunakan model Weisbord’s.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif untukmenggambarkan kondisi organisasi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di UMJember. Subjek penelitian adalah mahasiswa dan mahasiswi yang menjabatsebagai pimpinan komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di UM Jember.Sampel yang digunakan sebanyak 96 orang berasal dari pimpinan komisariatIkatan Mahasiswa Muhammadiyah di UM Jember yang masih menjabat danpenentuan sampel penelitian menggunakan tekhnik Sampling Jenuh. Penelitian inimenggunakan skala Weisbord’s six box model yang disebarkan secara menyeluruhkepada seluruh responden.Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, menunjukan bahwasecara umum kondisi organisasi berada pada kategori sedang dengan tingkatprosentase 71.9 % atau setara dengan 69 subjek. Katergori sedang dapat diartikanbahwa kondisi organisasi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah di UM Jembersecara umum telah berjalan namun ketercapaian organisasi terhadap enam aspekantara lain tujuan, struktur, tata hubungan, penghargaan, kepemimpinan danmekanisme tata kerja belum optimal dan belum sesuai dengan standart capaianorganisasi yang telah ditetapkan.
Perbedaan Kualitas Hidup Antara Wanita Menopause Yang Masih Bersuami Dan Janda Di Kelurahan Banyuanyar, Surakarta Rini Setyowati; Tara Kartika Sunarto; Suci Murti Karini
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 14, No 2 (2018): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v14i2.1384

Abstract

Menopause merupakan fase alami bagi wanita. Berbagai perubahan yang terjadi pada fase ini dapat mempengaruhi kualitas hidup wanita menopause.  Perbedaan status perkawinan menjadi salah satu faktor penting yang berpengaruh pada kualitas hidup tersebut. Tujuan penelitian  ini adalah  untuk  mengetahui apakah terdapat perbedaan kualitas hidup antara wanita menopause yang bersuami dan janda di Kelurahan Banyuanyar, Surakarta.Populasi penelitian ini adalah wanita yang mengalami menopause alami minimal 1 tahun, tinggal di Kelurahan Banyuanyar, Surakarta dan berusia 50-65 tahun baik yang masih bersuami maupun yang janda. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel yang digunakan berjumlah 60 orang yang terdiri dari 30 wanita menopause yang bersuami dan 30 wanita menopause yang janda. Pengumpulan data menggunakan skala kualitas hidup (r =  0,865) dan data diri responden.Hasil analisis data menggunakan uji independent sample t-test menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan kualitas hidup yang signifikan antara wanita menopause yang bersuami dan janda (thitung = - 0,203 ttabel = 2,002, p 0,05). Hasil yang tidak signifikan ini diakibatkan adanya kovariat lain yang memengaruhi variabel kualitas hidup, seperti : status bekerja, pendidikan, usia, jumlah tanggungan anak dan lamanya menopause.Simpulan penelitian ini adalah tidak terdapat perbedaan kualitas hidup yang signifikan antara wanita menopause yang masih bersuami dan janda di Kelurahan Banyuanyar, Surakarta.
Pemaknaan Dan Konsekuensi Budaya Tato Pada Suku Dayak Elok Feni Sia; Taufik Akbar Rizky Yunanto
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 15, No 2 (2019): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v15i2.1849

Abstract

Dayak Tribe were originally from immigrants from the Yunnan region of southern China and traveled on the island of Borneo. Dayak tribe itself has a culture of signs or symbols where each motif and placement of tattoo have different meanings and can also be done carelessly. According to the belief that black tattoo will turn into a pathway to eternity after they die, the tattoo is a spiritual aspect and inheritance that is in accordance with the Dayak tribe and tattoo can also symbolize high identity and social status. This goal is to find out the meaning and understanding of tattoo culture in Dayak tribe. According to Throndike, behavioristic learning theory emphasizes consideration in terms of (Readiness Law), (Exercise Law), (Influence Law). A pleasant consequence would be to improve tattooing behavior, if the individual is ready to meet the procedures and prerequisites for tattooing the individual will continue to train him then receive the pleasant and acceptable because he can tattoo.
HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI KARYAWAN TERHADAP BUDAYA ORGANISASI DENGAN KECENDERUNGAN MUNCULNYA ORGANIZATION CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) DI STASIUN BESAR B JEMBER PT. KERETA API INDONESIA (PERSERO) DAOP IX JEMBER Ari Widayanti; Lilla Noervita
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 9, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v9i2.287

Abstract

Persepsi karyawan terhadap budaya organisasi adalah suatu proses yangdilakukan individu untuk menafsirkan dan memberikan makna atau kesannyaterhadap serangkaian nilai-nilai, norma, dan kebiasaan yang dianut olehorganisasi. Individu dalam organisasi memungkinkan untuk memiliki 2 macampersepsi yaitu persepsi positif dan persepsi negatif. Organization CitizenshipBehavior (OCB) merupakan kontribusi yang mendalam dari individu yangmelebihi tuntutan peran di tempat kerja. Organization Citizenship Behavior(OCB) melibatkan perilaku meliputi perilaku menolong orang lain, menjadivolunteer untuk tugas-tugas ekstra, patuh terhadap aturan dan prosedur di tempatkerja.Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui hubunganantara persepsi karyawan terhadap budaya organisasi dengan kecenderunganmunculnya OCB pada PT. KAI (Persero) DAOP IX Stasiun B Jember. Jumlahpopulasi sebanyak 60 karyawan, sebanyak 30 sampel digunakan dalam proses ujicoba, dan sisanya sebanyak 30 sampel digunakan untuk pengambilan datapenelitian.Berdasarkan analisis korelasi dengan menggunakan bantuan SPSS 16.0for windows menunjukkan bahwa koefisien korelasi (rxy) = 0,393 dan p = 0,032,berarti hipotesis alternatif yang menyatakan bahwa “ada hubungan yangsignifikan antara persepsi budaya organisasi dengan kecenderungan munculnyaOCB” dapat diterima. Hasil analisis korelasi r = 0,393 dapat diartikan bahwaterdapat hubungan yang agak rendah antara persepsi budaya organisasi dengankecenderungan munculnya OCB.
Dinamika Cinta pada Pasangan Lesbian Aisyatin Kamila; Casmini Casmini
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 16, No 2 (2020): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v16i2.3014

Abstract

This study aimed to describe the dynamics of lesbian love using descriptive qualitative method. The participants consisted of two obtained by purposive sampling and are willing to be. The criteria of the participants are characteristics according to the lesbi individual which leads to lesbi behavior and has an impact on the dynamics of love experienced by lesbi. Techniques of data retrieval is done using in-depth interviews, observation, and study the documents. Results of the study are presented in two major themes, the first of which the past leads to lesbian behavior, then the second is to bring together the admiration of love, romance until the conflict experienced by lesbian couples.
GAMBARAN FORGIVENESS PADA ORANG BERCERAI DI KECAMATAN KUNIR KABUPATEN LUMAJANG Rini Kusnia; Erna Ipak Rahmanawati
INSIGHT: JURNAL PEMIKIRAN DAN PENELITIAN PSIKOLOGI Vol 11, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ins.v11i2.320

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui gambaran forgiveness pada orangbercerai. Sebanyak 51 orang bercerai didapatkan dengan teknik insidentalsampling. Skala forgiveness terdiri dari 18 aitem (α= 0,932).Terdapat 39 orang (76,47%) memiliki forgiveness tinggi, 12 orang(23,52%) rendah. Perempuan menunjukkan forgiveness (43,13%) dibandingkanlaki-laki (33,33%). Orang berpendidikan SD memiliki forgiveness tinggi(31,37%) dibandingkan tingkat pendidikan SMP (29,41%) dan SMA (15,68%).Suku Jawa memiliki forgiveness tinggi (60,78%) dibandingkan suku Madura(15,68%). Lama pernikahan 1-10 tahun (58,82%) lebih menunjukkan forgivenessdibandingkan dengan 10-21 tahun (17,64%). Lama perceraian 1-6 tahun (68,62%)dapat menunjukkan forgiveness dibandingkan 7-12 tahun (7,84%). Usia pertamakali menikah 21-27 tahun (39,21%) dapat menunjukkan forgivenessdibandingkan usia 16-20 tahun (37,25%). Ibu rumah tangga mampu memaafkansetinggi (29,41%) dibandingkan wiraswasta (11,76%). Perceraian karena faktorekonomi memiliki forgiveness tinggi 33,33% dibandingkan karena perselingkuhan(31,37%). Forgiving another person dan forgiving of a situasion termasukkategori tinggi (68,62%), sedangkan forgiving one self termasuk kategori rendah(33,33%).

Filter by Year

2009 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 19, No 2 (2023): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 19, No 1 (2023): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 18, No 1 (2022): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 17, No 2 (2021): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 17, No 1 (2021): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 16, No 2 (2020): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 16, No 1 (2020): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 15, No 2 (2019): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 15, No 1 (2019): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 15, No 1 (2019): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 14, No 2 (2018): Insigth : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 14, No 2 (2018): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 14, No 2 (2018): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 14, No 1 (2018): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 14, No 1 (2018): Insight : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 13, No 2 (2017) Vol 13, No 2 (2017) Vol 13, No 1 (2017) Vol 13, No 1 (2017) Vol 12, No 2 (2016) Vol 12, No 2 (2016) Vol 12, No 1 (2016) Vol 12, No 1 (2016) Vol 11, No 2 (2015) Vol 11, No 2 (2015) Vol 11, No 1 (2015) Vol 11, No 1 (2015) Vol 10, No 2 (2014) Vol 10, No 2 (2014) Vol 10, No 1 (2014) Vol 10, No 1 (2014) Vol 9, No 2 (2013) Vol 9, No 2 (2013) Vol 9, No 1 (2013) Vol 9, No 1 (2013) Vol 5, No 1 (2009): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol 5, No 1 (2009): Insight: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi More Issue