Wacana: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi
Wacana, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi merupakan wujud karya ilmiah tentang kajian ilmu komunikasi yang melingkupi hasil penelitian dengan tema atau topik yang dibahasa dalam jurnal Wacana meliputi kajian ilmu komunikasi baik Komunikasi Politik atau pun Komunikasi Lintas Budaya; Strategic Communication meliputi Kehumasan, Periklanan, IMC, maupun Branding; Analisis Teks, Semiotika; dan juga Media Studies.
Articles
973 Documents
URAIAN INVESTIGASTIF (INVESTIGATIVE REPORTING)
Wahjudi, JB
WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 2, No 6 (2003)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Memasuki Era reformasi yang dimulai dengan dilikuidasinya  Departemen Penerangan RI (2 6/10-999) oleh Presiden K.H Abdurrahman Wahid/Gus Dur, para wartawan (Pers Nasional) mulai berani menerapkan dan menyajikan  Uraian Investigasi (InvestigativeReporting). Sebelumnya, di Era Rezim Orde Baru/Orba (1969 - 1998) yang sangat otoriter, penyajian Uraian lnvestigasi dinilai tabu, akibatnya beberapa wartawan lalu mengakalinya dengan menyajikan  Uraian Jurnalistik Baru (New  Jour- nalism), yang membungkus fakta dan atau pendapat ke dalam karya Sastra. Apa dan bagaimana Uraian Investigasi  itu, dan bagaimana  cara merencanakan, mengemas, dan menyajikannya?  Mengapa wartawan masih merasa takut untuk menyajikan uraian Investigasi ?
KERINDUAN PADA NARATIF Pola Retorika Komunikasi Politik Capres dan Cawapres THE YEARNING FOR NARATIVE The Pattern of Political Communication Rhetorics of President Candidates and Vice President Candidates
Prisgunanto, ilham
WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 8, No 27 (2009)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Have  you  been  boring  with  pattern   of  rhetorics  political   Communications presidents  candidate  and vice presidents  candidate  in this election campaign?  It  . is  true  that political  communications   rhetorics  presidens   candidate  and  vice presidents  candidate  only majoring  element  of argumentatif  not narrative.  As a result  that Election  of Pilpres  20()9fully  of falsehood,  deception  and betrayal  to voter. Exactly  voter fully  hope patterns  of narrative  in political  communications rhetorics  with a  which  big  swcy.  Its proof  of  Voter swayed  by buttonhole  of Celebrities  in legislative  election  then which assumed  can  make their better  life. This condition  show political  life pattern  Indonesia move  to instan models.
PENGARUH KEMAJUAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI TERHADAP PERILAKU SOSIAL ANGGOTA MASYARAKAT
Winarso, Bambang
WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 9, No 30 (2010)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
PENGARUH KEMAJUAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI TERHADAP PERILAKU SOSIAL ANGGOTA MASYARAKAT
KONSTRUKSI BUDAYA DALAM IKLAN
Priyadi, Catur
WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 3, No 10 (2004)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dalam konteks pemasaran, iklan merupakan  elemen pemasaran yang sangat penting dan merupakan ujung tombak dalam menunjang keberhasilan pemasaran. Melalui iklan para konsumen mengetahui keadaan suatu produk. Tidak mengherankan iklan merupakan salah satu jembatan komunikasi yang menghubungkan antara produsen dengan konsumen.
Analisa Iklan Rokok Jarum 76 versi Jin Pingin Ganteng dalam Seni Ta ta Busana Jawa (Solo)
Jaelani, Muhammad Reza
WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 13, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
In Ads DJarum 76 jin wanted a handsome version of cultural approaches to advertise their products . By usingand utilizing the cultural approach is closely related to Indonesian society that is multicultural and very condensedcultural elements in their daily lives . Indonesia consists of 34 provinces and each province has its ownlanguage and a different culture . Therefore culture is very attached to the people of Indonesia . By using this Javanesecultural approach manufacturers expect their products acceptable in the midst of the people of Indonesiaare heterogeneous .In this study the authors chose the title â Semiotics Analysis Ads Djarum 76 Version Jin Pingin Gant in dressmakingArt Java (Solo ) . â Author will analyze Cigarette Ads Djarum 76 versions Jin wants Handsome Art dressmakingin Java (Solo ) by using semiotic analysis Roland Barthes . General Semiotics is the study of meaning 2 stages,denotation and connotation to the myth in a message communication , and which will be used as an interpretationin a semiotic analysis is contained in the meaning of images , signs , symbols , colors and shapes in a communicationmessage delivered
KOMUNIKASI ANTAR PRIBADI
Sugijono, Sugijono
WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 4, No 13 (2005)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
fulisan      ini  diharapkan  mampu   mengupas  dan  mempelaiariI Rintangan  Komunikasi  : mempelaiari  konsepsi  " MendengarSecara Aktif  " ; mempelajari  konsepsi  " Pengungkapan  Pendapat secara  Tegas I Asertip ( assertivencess), Pengungkapan Pendapat Secara  Tidak I Non Asertip  ( non assertip) dan konsep agresip ( agresiveness) ; me/akukan latihan "Ketrampi/an Asertip (assertivenesssklll
STUDI EVALUATIF MEDIA RELATIONS HUMAS KEMENAKERTRANS RI
Fauzi, Ridwan
WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 11, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
In building a relationship with the mass media, it is important to pay attention to how the concept or design of media relations activity is carried out, to determine what to do. This study aims to determine how activities are ex- ecuted media relations PR RI Manpower in maintaining good relations with the media. This study uses the theory of Human Relations. Through the paradigm of constructivism, phenomenology study uses descriptive qualitative method to collect data through in-depth interviews, observation, and study of Librarianship and related docu- ments. Researchers found that PR RI Manpower has been quite good in conducting media relations although not all media relations activities can be ful lled.Â
ALUR BEHAVIORISM PAVLOV DAN SKINNER SAMPAI DENGAN TRADITIONAL EFFECTS OF MASS COMMUNICATION
Basuki, Maryono
WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 10, No 3 (2011)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
ALUR BEHAVIORISM PAVLOV DAN SKINNER SAMPAI DENGAN TRADITIONAL EFFECTS OF MASS COMMUNICATION
SELERA BUDAYA DAN PRAKTIK KONSUMSI DALAM BINGKAI PEMIKIRA PIERRE BOURDIEU
Murwani, Endah
WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 7, No 25 (2008)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
KonsumsI muncul sebagai perhatia budaya dalam perdebatan mengenai perkembangan masyarakat konsumen. Analisis budaya perihal konsumsi berawal  dari  perhatian politik Marxisme yang mencoba memahami  perbedaan  ant_ara formasi  social kapitalis dan pra-kapitalis.  Selanjutnya konsumsi menjadi isu penting bagi para pemikir  dan peneliti,  diantaranya  adalah Herbert  Marcuse, Thorstein Veblen, Pierre  Bourdieu,   Jean  Baudrillard,   Jacques -   Lacan,  dan sebagainya.   Para pemikir   dan  peneliti tersebut mencoba melihat konsumsi dengan kacamata yang berbeda.Tulisan   ini   akan   memfokuskan     masalah   konsumsi   dari pemikiran Pierre  Bourdieu.  Mengapa  mengenai  perihal  konsumsi  ini yang  diangkat   adalah  pemikiran   Bourdieu ?   Salah  satu  alasannya pemikiran   Bourdieu  menggeser  argument   dari  apa  yang  dilakukan konsumsi   terhadap    kita  menjadi   bagaimana   kita   menggunakan konsumsi  untuk  tujuan  pembedaan  social. Untuk  itu  dalam  tulisan  ini pertama    akan   dipaparkan     tentang     perkembangan     masyarakat konsumen,  proses konsumsi  dalam  pemikiran  Bourdieu.
STRATEGI PERIKLANAN DALAM PROMOSI PROGRAM BOLLYSTAR VAGANZA DI ANTV
Restiyanti, Marissa
WACANA, Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 15, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (513.425 KB)
Bolly Star Vaganza merupakan program andalan stasiun ANTV yang mengkombinasikan budaya India danIndonesia yang dikemas dalam bentuk tarian â tarian khas India, lagu, dan mengadakan kontes nyanyi untukmasyarakat yang ingin terkenal. Dikarenakan Bolly Star Vaganza sebagai program andalan ANTV, makadibutuhkan strategi periklanan yang tepat untuk mendapatkan klien (pengiklan) agar bersedia memasang iklandi program Bolly Star Vaganza. Berdasarkan uraian tersebut, tujuan penelitian ini untuk mengetahui StrategiPromosi Program Bolly Star Vaganza Dalam Memasukan Iklan.Paradigma yang digunakan dalam penelitian post-positivisme. Pendekatan penelitian kualitatif. Metodepenelitiannya studi kasus. Subjek penelitian yang digunakan sebanyak dua orang. Teknik pengumpulan datanyamenggunakan wawancara mendalam dan kajian pustaka. Teknik analisis data secara kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, tujuan objektif mendapatkan pemasukan iklan sebanyak 50 iklanproduk. Kedua: target segmentasi : wanita, berusia 18 â 25 Tahun dan ibu rumah tangga berusia di atas 35 Tahun,status sosial ekonomi B â C+. Ketiga: strategi posisi, meyakinkan kepada klien (pengiklan) dengan memperlihatkanhasil riset Band-IT pada Bulan Maret sampai April pada dua acara andalan ANTV diperbincangkan di SosmedTwitter sebanyak 41% untuk Bolly Star Vaganza dan 13% untuk The New Eat Bulaga dari seluruh total obrolanacara-acara ANTV. Keempat: strategi apropriasi: setiap jenis iklan memiliki penawaran harga yang berbeda-beda.Kelima: Strategi Media: memfokuskan pada media televisi. Keenam: strategi pesan: menawarkan tayangan iklanprime time. Ketujuh: Key informan dan informan berkoordinasi dengan tim manajemen kreatif media ANTV dantim produksi di lapangan dalam mengatur tampilan iklan.