cover
Contact Name
Jurnal Media Analis Kesehatan
Contact Email
mediaanalis@poltekkes-mks.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
mediaanalis@poltekkes-mks.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Media Analis Kesehatan
ISSN : 20871333     EISSN : 26219557     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Media Analis Kesehatan merupakan jurnal ilmiah berkalah yang diterbitkan oleh Politeknik Kesehatan Kemenkes Makassar Jurusan Analis Kesehatan dengan pISSN : 2087-1333, dan e-ISSN : 2621-9557. Media Analis Kesehatan merupakan merupakan jurnal ilmiah yang memuat tulisan ilmiah yang berkaitan dengan bidang ilmu analis kesehatan atau teknologi laboratorium medik. Keberadaan jurnal ini memberikan ruang bagi para tenaga analis kesehatan dan tenaga teknologi laboratorium medis untuk mempublikasikan tulisan ilmiahnya dalam jurnal yang lebih spesifik dengan mudah dan berkelanjutan. Sirkulasi media analis kesehatan poltekkes Makassar terbit setiap dua kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 128 Documents
UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK DAUN MIANA (Coleus atropurpureus) TERHADAP Escherichia coli Anita Anita; Mujahidah Basarang; Rahmawati Rahmawati
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 10, No 1 (2019): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.898 KB) | DOI: 10.32382/mak.v10i1.1040

Abstract

Indonesia memiliki banyak jenis tanaman yang dapat dibudidayakan karena bermanfaat dan kegunaannya besar bagi manusia dalam hal pengobatan.Tanaman memiliki komponen kimia yang dapat digunakan sebagai obat. Pada saat ini, banyak orang yang menggunakan bahan alam yang dalam pelaksanaannya membiasakan hidup dengan menghindari bahan kimia sintesis dan lebih mengutamakan bahan alami. Salah satu tumbuhan yang mengandung senyawa obat yaitu Miana. Daun miana memiliki senyawa antibakteri berupa flavonoid, tanin, dan saponin yang berfungsi untuk menghambat pertumbuhan bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas ekstrak daun miana dalam menghambat pertumbuhan Escherichia coli. Sampel dalam penelitian ini adalah ekstrak daun miana dengan menggunakan lima konsentrasi yaitu konsentrasi 250 mg/ml, 125 mg/ml, 62,5 mg/ml, 31,25 mg/ml, dan 15,62 mg/ml. Pada penelitian ini digunakan tetrasiklin sebagai kontrol positif dan akuabides sebagai kontrol negatif dengan masa inkubasi selama 24 jam pada suhu 37°C menggunakan metode difusi agar. Hasil penelitian pada konsentrasi 250 mg/ml memiliki zona hambat 18 mm, konsentrasi 125 mg/ml memiliki zona hambat 15 mm, konsentrasi 62,5 mg/ml memiliki zona hambat 11,3 mm, konsentrasi 31,25 mg/ml memiliki zona hambat 9 mm, dan konsentrasi 15,62 mg/ml memiliki zona hambat 7 mm. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun miana mampu menghambat pertumbuhan Escherichia coli. Hal ini terbukti dengan terbentuknya diameter zona hambat disekitar paper disk dan Semakin tinggi konsentrasi ekstrak daun miana maka semakin besar diameter zona hambat yang terbentuk. Kata Kunci : Ekstrak Daun Miana (Coleus atropurpureus), Escherichia coli, Metode Difusi Agar
Uji Efek Antiplasmodium Ekstrak Etanol Rumput Teki (Cyperus rotundus L.) Pada Mencit Jantan Jangga Jangga
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 8, No 2 (2017): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.926 KB) | DOI: 10.32382/mak.v8i2.841

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi ekstrak etanol Rumput teki yang dapat memberikan efek antiplasmodium terhadap mencit jantan.Jenis penelitian adalah penelitian eksperimental laboratorium yang menggunakan hewan uji mencit jantan sebanyak 12 ekor yang dimaksudkan untuk mengetahui efek antiplasmodium ekstrak etanol Rumput Teki. Pelaksanaan penelitian dilakukan di laboratorium Biofarmasi Fakultas Farmasi Universitas Indonesia Timur tanggal 27 Agustus sampai dengan 29 September  2017.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol Rumput Teki dengan konsentrasi 2% b/v, 4% b/v, dan 6% b/v dapat menghambat perkembangan parasitemia dalam sel darah merah mencit jantan yang terinfeksi Plasmodium berghei. Ekstrak etanol Rumput Teki dengan konsentrasi 6% b/v menunjukkan penurunan persentase parasitemia lebih besar.Kata Kunci : Antiplasmodium, Rumput Teki
ANALISIS JUMLAH PEMERIKSAAN LIMFOSIT PADA PENDERITA HUMAN IMMUNODEFISIENCY VIRUS (HIV) prawansa amran; Andi Wais Al Qarni
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 10, No 1 (2019): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.596 KB) | DOI: 10.32382/mak.v10i1.982

Abstract

Virus HIV merupakan Virus yang menyerang system kekebalan tubuh, sedangkan sistem kekebalan tubuh bertugas untuk melindungi tubuh dari penyakit apa pun yang setiap hari menyerang tubuh kita. Virus HIV Menyerang Sel darah putih yaitu Limfosit T sehingga terjadi penurunan  Limfosit T dalam sirkulasi darah, Limfosit dibagi menjadi dua yaitu limfosit T dan Limfosit B sehingga peneliti ingin membuktikan hal tersebut dengan menghitung limfosit total pada sediaan apus darah dari penderita Virus HIV. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah limfosit pada penderita HIV. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 21 juni – 7 juli 2018 menggunakan jenis penelitian Observasi laboratorium. Dalam penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 15 sampel yang diperoleh dari populasi penderita HIV menggunakan teknik total sampling. Analisa data dalam penelitian ini data yang diperoleh dari hasil penelitian Analisis Jumlah pemeriksaan  Limfosit pada penderita HIV akan   disajikan dalam bentuk tabel dan dianalisis scara deskriptif kemudian dinarasikan. Setelah dilakukan analisa data dapat disimpulkan bahwa didapatkan hasil 26.66% yang menunjukkan jumlah Limfosit yang Normal dan 73.33% yang menunjukkan jumlah Limfosit dibawah normal. Saran dari peneliti untuk peneliti selanjutnya dalam penentuan sampel sebaiknya memperhatikan lama menderita Virus HIV
ANALISIS KADAR TIMBAL (Pb) PADA AIR YANG MELALUI SALURAN PIPA PENYALUR PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) MAKASSAR Herman Herman
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 8, No 2 (2017): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.608 KB) | DOI: 10.32382/mak.v8i2.848

Abstract

Penelitian ini berlatar belakang dimana air merupakan kebutuhan pokok dalam kehidupan. Masyarakat kota Makassar pada khususnya menggunakan air PDAM sebagai sumber air minum dan kebutuhan lainnya. Air yang berasal dari PDAM menggunakan saluran pipa agar air dapat digunakan dalam kebutuhan rumah tangga. Banyak faktor yang mempengaruhi kualitas air pada sistem perpipaan, diantaranya adalah akibat logam berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan logam berat timbal (Pb) pada air yang melalui saluran pipa penyalur Perusahaan Daerah Air Minum Kota(PDAM) Makassar.Jenis penelitian yang digunakan adalah Observasi Laboratorik.Jumlah populasi dalam peneliian ini adalah  air dari saluran pipa penyalur PDAM kota Makassar, dan teknik pengambilan sampel dilakukan secara accidental sampling yaitu 5 air dari lokasi yang berbeda. Analisis sampel menggunakan metode Spektrofotometer Serapan Atom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Semua air yang diambil sebagai sampel mengandung timbal.Kadar yang diperoleh sangat kecil atau di bawah batas deteksi metode (<0,01 mg/l). Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Menteri Kesehatan RI NO 492/MENKES/PER/2010 dimana kandungan Timbal dalam air yang diperbolehkan yakni 0,1 mg/l  sehingga semua sampel yang diperiksa memenuhi syarat standar. Disarankan penelitian selanjutnya sebaiknya menggunakan juga air sumur atau bor untuk dibandingkan.Kata Kunci : Air Saluran Pipa PDAM, Timbal (Pb) 
ANALISIS KADAR MERKURI PADA KRIM PEMUTIH YANG DI PERJUAL BELIKAN SECARA ONLINE DI KOTA MAKASSAR nuradi nuradi
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 8, No 2 (2017): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.593 KB) | DOI: 10.32382/mak.v8i2.849

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah merkuri merupakan salah satu bahan berbahaya yang terkadang masih di temukan di dalam kandungan sebuah Krim pemutih. Tujuan penelitian untuk mengetahui ada tidaknya merkuri dan menentukan kadar merkuri pada krim pemutih yang dipejual belikan secara online. Penelitian ini bersifat destriptif dan dilaksanakan di Balai besar laboratorium kesehatan Makassar pada tanggal 4 agustus – 11 agustus 2016 dengan jumlah sampel 7 yang di beli di berbagai toko online di kota makassar secara Accidental sampling. Hasil penelitian  ditemukan adanya logam merkuri (Hg) dengan jumlah kadar 0,1429-1531.5713 ug/g. Berdasarkan keputusan BPOM No. HK. 03. 1.23.08.11.07517 tahun 2011 bahwa raksa dilarang digunakan dalam kosmetik maka Krim Pemutih yang beredar yang di perjual belikan secara online di Kota Makassar tersebut tidak memenuhi persyaratan yang telah di tetapkan.Disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk meneliti logam berat lainnya pada krim pemutih yang beredar di pasar.Kata kunci : Merkuri, Spektrofotometri Serapan Atom, Krim Pemutih
HUBUNGAN ANTARA NILAI HEMATOKRIT DENGAN TROMBOSIT TERHADAP HASIL PEMERIKSAAN NS1 DAN SEROLOGI IgM DAN IgG PADA PASIEN DEMAM BERDARAH DENGUE NURDIN ALI; Uleng Bahrun; Irfan Idris
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 8, No 2 (2017): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.337 KB) | DOI: 10.32382/mak.v8i2.838

Abstract

Demam berdarah dengue  adalah penyakit yang ditandai dengan demam dan perdarahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  hubungan nilai hematokrit dan trombosit terhadap hasil pemeriksaan NS1  dan serologi (DHF IgM IgG). Desain penelitian adalah cross sectional dengan jumlah sampel 61 pasien  yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data secara deskriptif dan Analisis multivariat digunakan untuk melihat korelasi antara trombosit dengan hematokrit terhadap 3 kelompok hasil pemeriksaan. Hasil penelitian terdiri dari perempuan sebanyak 26 (42,6%) dan laki-laki sebanyak 35 (57,4 %) dengan usia termuda 11 bulan dan tertua 71 tahun, yang terbanyak umur antara range 11-20 tahun 18 orang (29,5%), Trombositopenia (<150.000/ɥL) sebanyak 33 sampel (50,7%) dengan rerata±S.D yaitu 151.016, 4 ± 90.352,9. Nilai Hematokrit juga mengalami penurunan dari nilai normal (laki-laki : 40-54 % ; perempuan : 38-47%) sebanyak 25 sampel (41,0%) dengan rerata ± S.D yaitu 39,2 ± 4,2 (p<0,016). Untuk laki-laki nilai rerata hemaokrit diperoleh 39,9 ± 4,7 sedangkan perempuan ditemukan 38,2 ± 3,2. Penelitian ini tidak ditemukan hemokosentrasi atau peningkatan nilai hematokrit ≥ 20 %. Analisis multivariat uji korelasi pearson (p > 0,04) antara hematokrit dengan trombosit pada penderita DBD. Uji korelasi antara hematokrit dengan trombosit terhadap hasil pemeriksaan NS1 positif (p<0,018). Sedangkan hubungan antara hematokrit dengan trombosit pada masing-masing hasil pemeriksaan DHF IgM positif ada korelasi antara nilai trombosit dengan hematokrit pada ketiga kelompok (NS1 positif, DHF IgM positif IgG negatif, DHF IgM positif IgG positif) dan korelasi terjadi juga antara nilai trombosit dengan hematokrit pada hasil pemeriksaan NS1 positif. Sedangkan uji korelasi antara nilai hematokrit dengan trombosit pada DHF IgM positif IgG negatif, DHF IgM positif IgG positif tidak ditemukan korelasi yang bermakna. Kata kunci : Hematokrit, Trombosit, pemeriksaan NS1 dan serologi, DBD
PENGARUH LAMA PEMANASAN TERHADAP NILAI KESADAHAN KALSIUM PADA AIR SUMUR GALI ASAL DESA BANTI MURUNG KABUPATEN MAROS Rahman Rahman; kalma kalma
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 10, No 1 (2019): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.163 KB) | DOI: 10.32382/mak.v10i1.1032

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terjadinya endapan billa air dibiarkan dalam beberapa hari dan timbulnya lapisan kerak pada wadah pemanas air apabila air dipanaskan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemanasan terhadap nilai kesadahan kalsium pada air sumur gali asal Desa Bantimurung Kabupaten Maros.  Jenis penelitian ini bersifat eksperimen semu yang dilaksanakan secara laboratorik dimana jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 3 sampel dengan menggunakan teknik pengambilan sampel secara acak sederhana. Metode yang digunakan didalam penentuan nilai kesadahan kalsium adalah metode Kompleksometri dengan menggunakan Larutan baku K2EDTA 0,01 M. Dari hasil penelitian dengan menggunakan uji anova maka didapatkan hasil bahwa Fhitung (19,07) >  FTabel (3,48), berarti Hα diterima, artinya terdapat pengaruh yang signifikan terhadap nilai kesadahan kalsium pada air sumur gali dengan variasi waktu pemanasan (pendidihan) 0 menit, 2 menit, 4 menit, 6 menit, dan 8 menit. Kata Kunci : Kesadahan kalsium, Pemanasan,   Air Sumur Gali, Bantimurung
PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP KADAR PROTEIN DAN GLUKOSA URINE PADA IBU HAMIL TRIMESTER II DI PUSKESMAS PANAMBUNGAN hasnawati hasnawati
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 8, No 2 (2017): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.545 KB) | DOI: 10.32382/mak.v8i2.844

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi tentang pengawasan kesehatan pada ibu hamil karena  sebagian dari ibu hamil tidak pernah memeriksakan kehamilannya dengan berbagai alasan. Hal ini dapat menyebabkan gangguan selama kehamilan berjalan. Salah satunya adalah  mencegah terjadinya preeklampsiadan diabetes gestasional. Maka dari itu perlu dilakukan penyuluhan bagi ibu hamil untuk memberikan pengetahuan mengenai kehamilan  terutama tentang preklamsia dan diabetes gestasional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap kadar protein dan glukosa urine pada ibu hamil trimester II di Puskesmas Panambungan. Penelitian ini bersifat observasional yang ditunjang dengan pemeriksaan laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan kadar protein dan glukosa urin setelah dilakukan penyuluhan dimana 34 (97,1%) ibu hamil memiliki kadar protein  urin   normal  dan 1 (2,9%)  yang tidak normal. Sedangkan kadar glukosa urin  ibu hamil 35 (100%)  normal,namun nilai signifikansi kadar protein urin adalah (asymp sig) > (0.555>0.05)  dan nilai signifikansi glukosa urin  adalah  p >  ( 0.151 > 0.05) menunjukkan tidak ada pengaruh penyuluhan terhadap kadar protein dan glukosa urin ibu hamil trimester II di Puskesmas Panambungan.  Disarankan untuk mencari metode penyuluhan yang efektif dan sesuai dengan ibu hamil  dengan mempertimbangkan kriteria yang lebih spesifik dalam menentukan derajat kesehatan pada ibu hamil Kata Kunci : Penyuluhan, protein urin, glukosa urin
ANALISIS KADAR SERUM GLUTAMIC PYRUVIC TRANSAMINASE (SGPT) DAN SERUM GLUTAMIC OXALOACETIC TRANSAMINASE (SGOT) PADA PETANI YANG MENGGUNAKAN PESTISIDA Widarti Widarti; Nurqaidah Nurqaidah
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 10, No 1 (2019): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.695 KB) | DOI: 10.32382/mak.v10i1.984

Abstract

SGPT dan SGOT merupakan enzim yang keberadaan dan kadarnya dalam darah dijadikan penanda terjadinya gangguan fungsi hati. Enzim tersebut normalnya berada pada sel-sel hati. Kerusakan pada hati akan menyebabkan enzim-enzim hati tersebut lepas ke dalam aliran darah sehingga kadarnya dalam darah meningkat dan menandakan adanya gangguan fungsi hati. Hati merupakan salah satu organ target pestisida. Akumulasipenggunaan pestisida jika masuk kedalam hati tidak dapat diuraikan serta dieksresikan dan tersimpan dalam hati akan menyebabkangangguan sel atau organel hati. Hal ini mengakibatkan kerusakan padaparenkim hati atau gangguan permeabilitas membran sel hati sehingga enzim bebas keluar sel.Sebagai respon terhadap kerusakan pada hati maka konsentrasi enzim dalam darah akan meningkat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis gambaran kadar SGPT pada petani yang menggunakan pestisida, dan untuk menganalisis gambaran kadar SGOT pada petani yang menggunakan pestisida. Penelitian ini dilakukan di RSUD Pangkep pada tanggal 22 Februari s/d 10 April 2018 dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 10 subjek. Hasil analisa data presentase pada pemeriksaan SGPT dan SGOT didapatkan hasil yaitu kadar SGPT normal sebesar 100% dan tidak normal sebesar 0%, kadar SGOT normal sebesar 90% dan tidak normal sebesar 10%
PENGARUH KADAR RHEUMATOID FACTORS TERHADAP KADAR C-REAKTIF PROTEIN DAN NILAI LAJU ENDAP DARAH PADA PENDERITA ARTRITIS REUMATOID syamsul bakhri
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 8, No 2 (2017): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.645 KB) | DOI: 10.32382/mak.v8i2.834

Abstract

ABSTRAK           Penelitian ini dilatarbelakangi penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa 20-30% penderita AR menunjukkan seronegatif untuk RF. Keadaan ini tentu dapat menghambat proses pengobatan pada penderita. Untuk itu perlu adanya pemeriksaan penunjang terkait penyakit Artritis Reumatoid, yakni pemeriksaan kadar CRP dan nilai LED.Tujuan penelitian untuk mengetahui dan menentukanpengaruh kadar RF terhadap kadar CRP dan nilai LED pada penderita Artritis Reumatoid. Penelitian ini termasuk jenis penelitian observasi analitik melalui pendekatan studi regresi dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, dengan sampel yang diperiksa sebanyak 12 orang. Subyek penelitian ini adalah penderita Artritis Reumatoid yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yang berada di daerah Limbung, Kab. Gowa. Pada subyek, diperiksa kadar RF, CRP, dan LED nya.Dari hasil penelitian, 8 subyek yang masuk sebagai kriteria AR, diteliti menunjukkan seronegatif untuk RF. Sehingga RF tidak dapat dijadikan standar dalam penegakan diagnosa AR. Adapun untuk CRP dan LED tidak dapat dilihat pengaruhnya terhadap RF karena data yang diperoleh tidak berdistribusi normal. Namun nilai LED masih dapat digunakan sebab menunjukkan peningkatan yang signifikan terhadap gejala AR.Kata Kunci : RHEUMATOID FACTORS, C-REAKTIF PROTEIN, LAJU ENDAP DARAH

Page 4 of 13 | Total Record : 128