cover
Contact Name
Jurnal Media Analis Kesehatan
Contact Email
mediaanalis@poltekkes-mks.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
mediaanalis@poltekkes-mks.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Media Analis Kesehatan
ISSN : 20871333     EISSN : 26219557     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Media Analis Kesehatan merupakan jurnal ilmiah berkalah yang diterbitkan oleh Politeknik Kesehatan Kemenkes Makassar Jurusan Analis Kesehatan dengan pISSN : 2087-1333, dan e-ISSN : 2621-9557. Media Analis Kesehatan merupakan merupakan jurnal ilmiah yang memuat tulisan ilmiah yang berkaitan dengan bidang ilmu analis kesehatan atau teknologi laboratorium medik. Keberadaan jurnal ini memberikan ruang bagi para tenaga analis kesehatan dan tenaga teknologi laboratorium medis untuk mempublikasikan tulisan ilmiahnya dalam jurnal yang lebih spesifik dengan mudah dan berkelanjutan. Sirkulasi media analis kesehatan poltekkes Makassar terbit setiap dua kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 128 Documents
OPTIMASI METODE FLOTASI SENTRIFUS MENGGUNAKAN LARUTAN ZnSO₄, MgSO₄, DAN NaCl BERDASARKAN KONSENTRASI LARUTAN DAN LAMA PENGAPUNGAN Alma Tiara Rahayu; Aldi Pratama; M. Wahyu Setiawan; Ma'rifatussolihat Ma'rifatussolihat; Nurul Azmah Nikmatullah
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 14, No 1 (2023): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mak.v14i1.3283

Abstract

In Indonesia, helminth infection is one of the diseases with a fairly large number. Soil Transmitted Helminth (STH) is the transmission of helminth infection through the soil. Examination of feces is carried out to diagnose helminth infections by finding infective eggs or larvae. Deworming analysis can be done quantitatively or qualitatively. The flotation, sedimentation and native (direct slide) method is a qualitative worm infection examination method to detect intestinal parasites, while the Kato-Katz method is a quantitative method of detecting helminth infections. Purpose: to find out the optimal concentration and duration of flotation in the flotation method using solutions of ZnSO, MgSO and NaCl. The method used is the centrifugal flotation method. The samples were screened and 12 positive samples were obtained. Results: found egg type of worm Ascaris lumbricoides with fertile, infertile and decorticated forms. At a concentration of 33% 10 minutes, a solution of ZnSO 53 eggs was obtained, MgSO 16 eggs, NaCl 10 eggs while 20 minutes ZnSO 29 eggs, MgSO 39 eggs, NaCl 19 eggs were obtained. At a concentration of 43% time 10 minutes, ZnSO 29 eggs were obtained, MgSO 17 eggs, NaCl 11 eggs while a time of 20 minutes was obtained ZnSO 34 eggs, MgSO 26 eggs, NaCl 1 egg. Conclusion: the optimal concentration and flotation time in ZnSO solution is a concentration of 33% with a time of 10 minutes, mgSO solution with a concentration of 33% for 20 minutes, and a NaCl solution with a concentration of 33% for 20 minutes. 
PERBANDINGAN KADAR ANTIOKSIDAN KISMIS KUNING DAN KISMIS HITAM SEBAGAI PENINGKAT IMUN DENGAN METODE DPPH Ratnasari Dewi; Ismail Ibrahim; Rafika Rafika; Sania Umar; Zulaiha Zulaiha
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 14, No 1 (2023): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mak.v14i1.3240

Abstract

Telah dilakukan penelitian perbandingan kadar antioksidan dengan metode DPPH pada jajanan kaya nutrisi seperti kismis hitam dan kuning sebagai alternatif penguat imun alami. Antioksidan merupakan zat yang bekerja untuk menghentikan dan memperbaiki kerusakan sel dalam tubuh, terutama yang disebabkan oleh paparan radikal bebas. Selain mengedukasi masyarakat tentang jajanan sehat tanpa bahan pengawet dan dapat dimanfaatkan sebagai salah satu makanan untuk memperkuat daya tahan tubuh, penelitian ini membandingkan kadar antioksidan pada kismis kuning dan kismis hitam sebagai alternatif jajanan kaya nutrisi yang sangat baik untuk kesehatan. Hasil penelitian ini harus menginformasikan praktisi dan bisnis tentang kandungan antioksidan yang dapat digunakan sebagai penguat kekebalan alami alternatif. Pendekatan DPPH yang digunakan dalam penelitian ini didasarkan pada kemampuan antioksidan untuk mencegah radikal bebas dengan mendonorkan atom hidrogen. Aktivitas bahan kimia antioksidan dinilai dengan mengamati perubahan rona dari DPPH ungu menjadi ungu kemerahan. Dengan nilai 19,22 dan 30,21, diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa yellowcurrant memiliki potensi aktivitas antioksidan yang lebih besar daripada blackcurrant.
VARIASI HASIL PEMERIKSAAN SEDIMEN URIN PADA PASIEN SUSPEK INFEKSI SALURAN KEMIH Yaumil Fachni Tandjungbulu; Herman Herman; Nurdin Nurdin; Alfin Resya Virgiawan; M. Askar; Besse Nurfadillah
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 14, No 1 (2023): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mak.v14i1.3263

Abstract

Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan invasi mikroorganisme yang menyerang pada salah satu atau beberapa bagian organ saluran kemih yang dapat disebabkan oleh bakteri, jamur, dan virus. ISK dapat menyebabkan manifestasi klinis yang sangat bervariasi, dapat menyerang organ perkemihan seperti uretra (urethritis), kandung kemih (cystisis), ureter (ureteritis), bahkan dapat menyerang organ ginjal yang dapat menyebabkan kerusakan pada fungsi ginjal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui variasi hasil pemeriksaan sedimen urin pada pasien suspek ISK. Jenis penelitian bersifat observasional laboratorik dengan rancangan cross section. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Sakit Perguruan Tinggi Negeri Universitas Hasanuddin (RSPTN-UH) Makassar pada tanggal 31 Mei-13 Juni 2022. Sampel dalam penelitian berjumlah 67 orang pasien suspek ISK, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan karakteristik subjek penelitian jenis kelamin laki-laki sebanyak 31 orang (46,3%) dan perempuan sebanyak 36 orang (53,7%), untuk klasifikasi umur terbanyak yaitu umur 45-54 tahun sebanyak 18 orang (26,9%) dan yang paling sedikit yaitu pasien dengan umur 25-34 tahun sebanyak 3 orang (4,5%). Untuk variasi hasil pemeriksaan sedimen urin pasien dengan keadaan eritrosit normal sebanyak 55 orang (82,1%) dan abnormal sebanyak 12 orang (17,9%), sedangkan pasien dengan keadaan leukosit normal sebanyak 56 orang (83,6%) dan abnormal sebanyak 11 orang (16,4%). Pemeriksaan sel epitel normal sebanyak 63 orang (94,0%) dan abnormal sebanyak 4 orang (6,0%), pemeriksaan kristal normal sebanyak 63 orang (94,0%) dan abnormal sebanyak 4 orang (6,0%), dari 67 sampel penelitian tidak ditemukan adanya silinder dan bakteri pada urin pasien suspek ISK (0%). Berdasarkan hasil dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat lebih banyak sel normal dibandingkan abnormal pada urin pasien suspek ISK. Hal ini dapat disebabkan karena peneliti tidak mengontrol beberapa hal yang dapat mempengaruhi hasil pemeriksaan sedimen urin salah satunya penggunaan terapi pengobatan antibiotik pada subjek penelitian, sehingga subjek yang telah mengonsumsi antibiotik tersebut tidak ditemukan adanya bakteri di dalam urinnya karena zat atau kandungan yang terdapat pada antibiotik dapat menghambat perkembangbiakan dan menghentikan penyebaran serta pertumbuhan bakteri pada urin pasien suspek dan penderita ISK. Sehingga disarankan dalam penegakan diagnosa ISK dapat menggunakan marker pemeriksaan tambahan yang lebih spesifik seperti kultur urin dan pemeriksaan urin rutin untuk mendeteksi adanya infeksi pada saluran perkemihan, dan memperhatikan persiapan pasien sebelum pemeriksaan dilakukan. 
FAKTOR KORELASI KEJADIAN MIKROALBUMINURIA PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI KLINIK PRATAMA KIMIA FARMA MAKASSAR Syahida Djasang; Artati Artati; Budirman Budirman; Kalma Kalma; Zulfikar Ali Hasan
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 14, No 1 (2023): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mak.v14i1.3247

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan penyakit metabolik akut dengan tingginya kadar glukosa darah. DM ini juga menghasilkan beberapa komplikasi penyakit seperti nefropati diabetes ditandai dengan albuminuria persisten dan disertai berbagai faktor risiko. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor korelasi dengan kejadian mikroalbuminuria pada penderita DM tipe 2. Penelitian ini merupakan penelitian uji korelasi dengan sampel sebanyak 50 orang menggunakan tehnik purposive sampling. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Klinik Kimia Farma Makassar pada tanggal 25 Maret – 20 April 2022. Pengumpulan data yakni karakteristik responden dan pengambilan sampel urine untuk mendiagnosis kadar albumin pasien. Analisis data menggunakan pendekatan bivariat dengan uji statistik Korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar sampel memiliki kadar mikroalbumin >20 mg/L sebesar 86%, berusia >45 tahun sebesar 86%, mengkonsumsi obat >3 tahun sebesar 70%, memiliki lama diabetes >3 tahun sebesar 74%, dan mengonsumsi jenis obat dosis tinggi sebesar 84%. Kemudian, hasil bivariat menunjukkan terdapat hubungan faktor usia, lama minum obat, lama diabetes, dan jenis obat dengan kejadian Mikroalbumin pada pasien DM tipe 2 dengan masing-masing nilai p value 0,017, 0,000, 0,003 dan 0,037 (p<0,05). Diharapkan kepada masyarakat untuk senantiasa menerapkan pola hidup sehat agar kualitas kehidupan semakin terjamin kedepannya dan diharapkan hasil penelitian ini menjadi bahan rekomendasi dalam pengembangan penelitian selanjutnya.
GAMBARAN PEMERIKSAAN KADAR BILIRUBIN TOTAL PADA PENGONSUMSI MINUMAN BERALKOHOL Rahma Wati; Waode Rustiah; Darmawaty Rauf; Kasturi Rais
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 14, No 1 (2023): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mak.v14i1.3198

Abstract

Minuman beralkohol merupakan minuman yang mengandung etanol dan zat adiktif atau bahan yang bila dikonsumsi dapat menurunkan tingkat kesadaran konsumen dan membuat seseorang ketergantungan. Dampak dari mengonsumsi alkohol secara berlebihan dalam waktu yang lama dapat merusak fungsi hati salah satunya bilirubin total. Bilirubin merupakan pigmen oranye-kuning yang berasal dari sel retikuloendotelial yang memecah hemoglobin dalam sel darah merah dan terbentuk melalui reaksi oksidasi reduksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kadar bilirubin total pada pengonsumsi minuman beralkohol. Jenis penelitian bersifat observasi laboratorik dengan metode pengambilan sampel secara purposive sampling yang menggunakan instrumen spektrofotometri. Sampel yang digunakan adalah sampel darah pengonsumsi minuman beralkohol di Desa Lampa Kecamatan Duampanua Kabupaten Pinrang sebanyak 10 sampel. Dari hasil penelitian, didapatkan kadar bilirubin total meningkat sebanyak 5 orang dan hasil normal sebanyak 5 orang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dari 10 sampel yang diperiksa, 50% kadar bilirubin total meningkat dan 50 % kadar bilirubin total normal. 
AKTIVITAS PERTUMBUHAN Mycobacterium tuberculosis PADA MEDIA COCO BLOOD MALACHITE GREEN SEBAGAI ALTERNATIF PENGGANTI MEDIA LOWENSTEIN JENSEN Zulfian Armah; Rafika Rafika; Rahman Rahman; Arwin Arwin; Herdiana Herdiana; Nurul Syafika
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 14, No 1 (2023): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mak.v14i1.3329

Abstract

Kultur merupakan Gold Standard untuk menegakkan diagonis Tuberculosis. Media kultur Mycobacterium tuberculosis relatif mahal dan membutuhkan waktu yang lama untuk pertumbuhannya, maka diupayakan media alternatif yang relatif lebih murah dan  waktu pertumbuhan yang lebih cepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu tumbuh dan kesuburan pertumbuhan Mycobacterium tuberculosis pada media Coco Blood Malachite Green dan media Lowenstein Jensen. Penelitian ini merupakan penelitian yang dilakukan secara eksperimental dengan desain penelitian Post- test Only Control Group design. Media Coco Blood Malachite Green yang mengandung air kelapa tua, base agar darah dan darah sisa transfusi dapat mendukung pertumbuhan Mycobacterium tuberculosis. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Tuberkulosis Balai Besar Laboratorium Kesehatan Makassar. Penelitian ini menggunakan strain murni Mycobacterium tuberculosis H37RV  dengan hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan koloni Mycobacterium tuberculosis tampak pada minggu kedua . Didapatkan pertumbuhan koloni tumbuh namun tidak subur pada media Coco Blood Malachite Green (CMB). Sedangkan, pada media Lowenstein Jensen didapatkan pertumbuhan yang subur.  Data dianalisis menggunakan Mann Whitney Test, hasil yang didapatkan ada perbedaan dari pertumbuhan pada media Coco Blood Malachite Green dan media Lowenstein Jensen dalam pertumbuhan Mycobacterium tuberculosis dengan nilai probabilitas nilai sig. (0,025). Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa media Lowenstein Jensen lebih baik dibanding media Coco Blood Malachite Green dalam menumbuhkan Mycobacterium tuberculosis. 
DETEKSI CANDIDURIA PADA PASIEN INFEKSI SALURAN KEMIH YANG MENGGUNAKAN KATETER DI RUMAH SAKIT LABUANG BAJI MAKASSAR Widarti widarti; Mursalim Mursalim; St. Hadijah; Hasnawati Hasnawati; Mawar Mawar; Harlinda Harlinda
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 14, No 1 (2023): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mak.v14i1.3259

Abstract

Candiduria adalah ditemukannya Candida sp. pada urin. Ditemukannya Candida sp. dalam urin dapat menunjukkan adanya kontaminasi, kolonisasi, atau infeksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil deteksi candiduria pada pasien infeksi saluran kemih yang menggunakan kateter di Rumah Sakit Labuang Baji Makassar. Jenis penelitian ini berupa penelitian deskriptif dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling, serta jumlah sampel sebanyak 12 sampel. Penelitian ini dilakukan di laboratorium Mikrobiologi kampus Jurusan Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Makassar pada tanggal 13 Mei sampai 3 Juni 2022. Metode pemeriksaan yang dilakukan adalah kultur urin, perhitungan koloni (angka lempeng total), dan pemeriksaan mikroskopis koloni jamur. Dari 12 sampel, 6 diantaranya positif terdapat pertumbuhan jamur Candida spp dengan ciri koloni bulat, halus, dan berwarna putih. Presentasi angka kejadian candiduria sebesar 50% dengan jumlah koloni yakni 5,4x103, 4,4x104, 2,3x104, 4,4x105, 7,6x106 dan 8,4x106 CFU/mL. Candiduria lebih banyak terjadi pada perempuan (66,3%) dibanding laki-laki (33,3%). Hasil pemeriksaan mikroskopis di temukan pseudohifa dan blastospora. Dari hasil penelitian ini dapat di simpulkan bahwa angka kejadian candiduria periode Mei 2022 di RS Labuang Baji Makassar pada pasien infeksi saluran kemih yang menggunakan kateter cukup tinggi yaitu sebanyak 50%, dan spesies jamur yang ditemukan yakni Candida spp.
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KECACINGAN PADA SISWA SDN 1 PAHANDUT SEBERANG KOTA PALANGKA RAYA Agnes Immanuela Toemon; Arini Ratnasari; Desi Rahma Maulia; Friska Merilia Dwi Kristiani; Indria Augustina; Arif Rahman Jabal; Ni Nyoman Sri Yuliani
Jurnal Media Analis Kesehatan Vol 14, No 1 (2023): JURNAL MEDIA ANALIS KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pakassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mak.v14i1.3254

Abstract

Parasitic worm infections can affect the concentration of elementary school students in receiving lessons at school. This study aimed to determine the relationship between nutritional status and helminthiasis infecting elementary school children in grades 1-3 at SDN 1 Pahandut Seberang. Examining the presence of worm eggs includes measuring body weight and height, fecal sampling, feces processing using the Kato-Katz method, and identification of worm eggs. The results of this study are the highest characteristics of elementary school children, namely those with poor nutritional status. The distribution of parasitic worm species found were Ascaris lumbricoides and Trichuris trichiura. The highest prevalence of parasitic worms, namely Ascaris lumbricoides, was 71.7%. The intensity of worms most commonly found was Ascaris lumbricoides at 57.8%. The nutritional status of elementary school children with an undernutrition status of 36.0% is closely related to the prevalence and intensity of worms at SDN 1 Pahandut Seberang.

Page 13 of 13 | Total Record : 128