cover
Contact Name
Benny Hidayat, PhD
Contact Email
bennyhidayat@ft.unand.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
bennyhidayat@ft.unand.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Sipil
Published by Universitas Andalas
ISSN : 18582133     EISSN : 24773484     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Rekayasa Sipil' translated as Civil Engineering Journal, is a scholarly periodical that published by Civil Engineering Departement, Faculty of Engineering, Andalas University (Unand), Padang, West Sumatra, Indonesia. The journal, abbreviated as JRS-Unand, covers recent topics in civil engineering as stated in its focus and scope. JRS-Unand publishes 6-10 articles in each edition with 8-14 pages long for each article. One volume of JRS-Unand divided into two editions, which published in February and October each year. Articles are written in Bahasa Indonesia (Indonesian language) or can be in English.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 2 (2015)" : 7 Documents clear
STUDI PERENCANAAN DESAIN TURAP BAJA DENGAN METODE FINITE ELEMENT DI BANTARAN SUNGAI JELARAI TANJUNG SELOR Yasinta Yati Nur Anbya; Eko Andi Suryo; As'ad Munawir
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol 11, No 2 (2015)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3710.443 KB) | DOI: 10.25077/jrs.11.2.97-106.2015

Abstract

Bencana alam merupakan suatu kejadian yang diakibatkan oleh alam dan diperburuk oleh kurangnya perhatian dari manusia yang menghuni di bumi tentang kesadaran akan bencana, khususnya di Indonesia. Bencana alam pertama yang paling sering terjadi di Indonesia adalah banjir dan disusul oleh tanah longsor. Geoteknik merupakan dasar dari ilmu pengetahuan tentang tanah dan segala macam seluk beluk tanah beserta sifat sifat mekanik dan fisik dari tanah tersebut. Dengan diterapkannya geoteknik secara luas di masyarakat Indonesia, pastinya akan mengurangi dampak yang diakibatkan oleh tanah longsor yang merupakan salah satu bencana paling sering terjadi di Indonesia.Kegagalan struktur sheet pile di bantaran sungai sering kali terjadi karena lemahnya lapisan erosi yang melindungi struktur sheet pile tersebut. Semakin vertikal posisi sebuah struktur penahan tanah, harus dicatat bahwa arus sungai akan semakin tinggi dan mengerosi kaki bantaran sungai semakin cepat pula. Penelitian kali ini dilaksanakan karena bantaran sungai Jelarai Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara mengalami kegagalan sheet pile, sehingga diperlukan perbaikanmenyeluruh sepanjang bantaran sungai tersebut. Profil tanah yang didapatkan dari intrepetasi data CPT menyatakan bahwa rata-rata tanah di bantaran sungai Jelarai adalah pasir dan pasir berlanau dengan lapisan pasir berlanau sekitar 5-10m dari permukaan tanah dilanjutkan dengan pasir. Ditambah dengan arus sungaiyang setiap hari pasang surut dengan kecepatan yang tinggi, maka kaki bantaran sungai menjadi mudah tererosi. Dalam desain perkuatan sheet pile terdahulu, bantaran sungai hanya diperkuat dengan sheet pile dan tidak dilindungi oleh lapisan kontrol erosi, sehingga tanah pasir yang dominan pada bantaran sungai Jelarailebih mudah tergerus arus sungai. Dalam penelitian kali ini pula dibahas perencanaan struktur sheet pile yang memenuhi syarat kekuatan (strength) dan berkelanjutan (sustainable). Untuk syarat kekuatan, diperlukan kontrol faktor keamanan, perpindahan tanah, lendutan sheet pile, tegangan tanah rata-rata, dan momen lentursheet pile. Sedangkan untuk syarat berkelanjutan diperlukan kontrol penanaman vegetasi dan penggunaan material-material yang ramah lingkungan. Perbaikan bantaran yang direncanakan meliputi pemasangan sheet pile, pemasangan lapisan kontrol erosi yaitu riprap, dan penanaman tanaman yang sesuai dengan komoditi yang mudah ditemukan di Kabupaten Bulungan. Pada penelitian kali ini, perangkat lunak yang digunakan adalah Plaxis yang terkenal sebagai perangkat lunak yang mampu memberikan output visual yang mudah sehingga analisa selanjutnya bisa terlaksana dengan mudah pula. Dalam beberapa literatur terdahulu tentang analisa stabilitas sheet pile, kebanyakan analisa hanya menggunakan cara perhitungan manual sehingga membutuhkan waktu yang lama untuk trial-error metode-metode yang telah lama dipergunakan untuk analisa stabilitas sheet pile. Sehungga dengan dipergunakannya dua perangkat lunak terbaru kali ini akan mendapatkan hasil analisa yang akurat.Kata kunci : Intrepetasi CPT, Sheet pile, FEM, Plaxis, Riprap.
ALTERNATIVE THEORETICAL FRAMEWORKS FOR HYBRID SANDWICH PANEL WITH INTERMEDIATE LAYER Jauhar Fajrin
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol 11, No 2 (2015)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.497 KB) | DOI: 10.25077/jrs.11.2.59-70.2015

Abstract

A concept of hybrid sandwich panel with intermediate layer has been introduced previously that capable of improving load carrying capacity of composite sandwich panel. While the previous work employed numerical and experimental investigation, the current paper more focuses on developing the theoretical frameworks of the hybrid sandwich panel by using analytical model. The vocal point of the concept is introducing a new layer in between the skin and the core of a standard sandwich panel structure to form a hybrid structure. The paper begins with elaborating the basic concept of sandwich panel which includes the elastic and shear stresses in sandwich panel and followed by the deflection of sandwich panel. The next stage comprehensively highlights the theoretical concept of the hybrid sandwich panel. It was clearly shown through the developed theoretical frameworks that the incorporation of intermediate layer can substantially increase the flexural rigidity and stiffnesses which finally enhances the load carrying capacity of the new developed sandwich panel.Keywords : sandwich panel, hybrid concept, intermediate layer, analytical model.
KAJIAN EKSPERIMENTAL KUAT LENTUR BALOK PADA SAMBUNGAN BALOK KOLOM BETON BERTULANG Aidil Abrar; Rendy Thamrin; Jafril Tanjung
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol 11, No 2 (2015)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2859.161 KB) | DOI: 10.25077/jrs.11.2.107-116.2015

Abstract

Pada umumnya kegagalan struktur saat terjadi gempa banyak disebabkan pada sambungan balokkolom. Sambungan balok-kolom merupakan bagian penting pada struktur bangunan gedung bertingkat. Pada proses perencanaaan struktur akibat beban, haruslah dijamin bahwa sambungan balok kolom tidak mengalami kerusakan akibat beban yang besar. Kerusakan sambungan balok kolom biasanya disebabkan oleh kurangnya kemampuan sambungan menahan gaya geser dan rendahnya daktalitas yang diakibatkan oleh kurangnya jumlah tulangan geser yang dipasang serta kurangnya kemampuan menahan beban lentur dan aksial. Oleh karena itu untuk mengetahui perilaku balok pada sambungan balok-kolom dilakukan kajian eksperimental di Laboratorium Material dan Struktur Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Andalas Padang, dengan tiga benda uji balok kolom eksterior, balok ukuran 180 mm x 250 mm, dengan rasio tulangan tarik dan tekan masing masing ρ1= 0,0059, ρ2 = 0,0087 , ρ3= 0,0147 tulangan ulir diameter 13 mm, dan kolom 180 mm x 300 mm dengan tulangan ulir 19 mm. Compressive strength (f’c) = 27 MPa, yield strength (fy) tulangan balok = 417,434 MPa, yield strength (fy) tulangan kolom = 462,960 MPa, serta yield strength (fy) tulangan sengkang = 368,507 MPa. Dari hasil penelitian ini dapat kesimpulan setelah regangan leleh εy = fy/E pada leleh pertama terlampui, pembebanan (P) masih bisa bertambah sampai balok mengalami perpindahan (δ) semakin besar sampai balok runtuh. Perbedaan kelenturan dan perpindahan balok pada sambungan balok kolom dari masing-masing benda uji dipengaruhi dari variasi tulangan longitudinal balok.Kata kunci : Sambungan balok kolom, rasio tulangan, lentur balok, daktalitas.
KAJIAN DAS BATANG BAYANG DAN TAMBAHAN DEBIT ALIRAN DARI BATANG SIKABAU UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN AIR DAERAH IRIGASI BATANG BAYANG Darwizal Daoed; Bujang Rusman; Bambang Istijono; Rudy Ferial
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol 11, No 2 (2015)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.07 KB) | DOI: 10.25077/jrs.11.2.71-80.2015

Abstract

Bukit Barisan dengan hutan yang masih asli dan curah hujan yang cukup tinggi menjadikan provinsi Sumatera Barat umumnya dan Pasaman Barat khususnya mempunyai banyak daerah aliran sungai (DAS) yang dapat mengalirkan air melalui sungai/batang hingga bermuara di lautan Indonesia. Akan tetapi perubahan fungsi hutan dan iklim menyebabkan debit air yang diprediksi mampu mengairi areal pertanian seluas 10.000 ha di daerah irigasi Batang Bayang pada kenyataannya tidak dapat terpenuhi. Pada makalah ini akan dikaji kemampuan DAS Batang Bayang dan Batang Sikabau masing-masingnya. Kemudian kedua DASini diintegrasikan, sehingga debit andalan yang terjadiakan lebih besar. Untuk menggabungkan debit air dari dua DAS dilakukan dengan metode suplesi, yakni membuat saluran yang menghubungkan Batang Sikabau ke saluran induk di DI Batang Bayang. Hasil kajian menunjukan bahwa areal irigasi Batang Bayang dapat diairi lebih dari 5.140,20ha untuk tanaman padi dan lebih dari 41.956,36 hauntuk palawija. Diharapkan dampak secara tidak langsung dari saluran suplesi akan mengurangi debit banjir di Batang Sikabau bagian hilir.Kata kunci : Integrasi, Batang, Bayang, Sikabau, Suplesi.
Cover for Vol.11(2) JRS-Unand Editors
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol 11, No 2 (2015)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (823.231 KB) | DOI: 10.25077/jrs.11.2.i-ii.2015

Abstract

Ini adalah halaman muka (cover) dan halaman dalam untuk Jurnal JRS Unand edisi volume 11(2) Oktober 2015
PENGUJIAN SIFAT MEKANIK KAYU MERBAU DARI DAERAH BOGOR JAWA BARAT Fengky S. Yoresta
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol 11, No 2 (2015)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (862.143 KB) | DOI: 10.25077/jrs.11.2.81-84.2015

Abstract

Penelitian ini bertujuan menentukan MOE, MOR, dan kuat tekan sejajar serat kayu Merbau. Penelitian dilakukan mengacu pada standar ASTM D 143-94 menggunakan mesin Instron berkapasitas 5 ton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MOE, MOR, dan kuat tekan sejajar serat kayu Merbau berturut-turut adalah 162728.43 kg/cm², 1090.64 kg/cm², dan 605.42 kg/cm². Berdasarkan hasil penelitian, kayu Merbau dapat digolongkan kedalam kayu kelas kuat I PKKI 1961, sehingga dapat direkomendasikan untuk digunakan pada konstruksi berat seperti jembatan, serta balok dan kolom pada bangunan.Kata kunci : MOE, MOR, kuat tekan sejajar serat, kayu Merbau
STUDI EKSPERIMENTAL PENGARUH DINDING BATA TERHADAP KETAHANAN KOLOM STRUKTUR PORTAL SEDERHANA Ulya Saputra; Harry Syafriandi Eka Putra; Jafril Tanjung; Rendy Thamrin
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol 11, No 2 (2015)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.422 KB) | DOI: 10.25077/jrs.11.2.85-96.2015

Abstract

Indonesia merupakan daerah rawan gempa. Berdasarkan fakta yang dilihat, setelah terjadinya gempa banyak bangunan yang rusak. Komponen yang vital adalah dinding bata. Berdasarkan gempa Padang 2009 memperlihatkan bahwa bangunan bertingkat yang memiliki pasangan dinding bata yang lebih banyak pada lantai dasar dapat bertahan terhadap beban gempa dari pada yang tanpa pakai dinding bata. Berdasarkan SNI 03-2847-2002 dinding bata hanya difungsikan sebagai komponen non struktural yang hanya memberikan beban terhadap struktur. Sedangkan interaksi dinding bata dengan portal yang mengelilinginya serta sumbangan terhadap kekuatan dan kekakuan struktur seringkali diabaikan. Padahal apabila struktur dengan dinding bata tersebut diberi beban gempa yang cukup kuat, maka dinding bata tersebut akan cendrung berinteraksi dengan portal yang mengelilinginya. Berdasarkan investigasi tersebut maka dilakukanlah penelitian yang bertujuan untuk mengetahui seberapa besar konstribusi dari dinding bata terhadap ketahanan struktur beton sederhana saat diberikan beban lateral yaitu representasi dari beban gempa. Penelitian dilakukan dengan lima jenis benda uji yaitu struktur portal sederhana tanpa dinding bata, struktur portal sederhana dengan dinding bata tanpa plesteran, dan struktur portal sederhana dengan dinding bata dengan plesteran. Bata yang digunakan adalah bata normal yang ada dipasaran dan bata skala.Penelitian dilakukan secara eksperimental dan numerik.Penelitian secara numerik dilakukan dengan menggunakan bantuan software ATENA 2D V.4.2 Demo.Hasil pengujian menunjukakan bahwa dinding bata mempunyai konstribusi terhadap struktur bangunan. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya kapasitas dan kekakuan struktur beton bertulang.Kata kunci : Dinding Bata, Ketahanan Struktur Beton Bertulang, Beban Lateral

Page 1 of 1 | Total Record : 7