cover
Contact Name
Khaeroni
Contact Email
khaeroni@uinbanten.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
gut.windarsih@uinbanten.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Primary : Jurnal Keilmuan dan Kependidikan Dasar
ISSN : 20861362     EISSN : 26232685     DOI : -
Core Subject : Education,
ISSN: 2086-1362 diterbitkan enam bulan sekali oleh Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, berdasarkan SK. Dekan No.: In.10/F.I/HK.00.5/0951/2014 tanggal 11 April 2014.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 2 (2015): Desember 2015" : 10 Documents clear
Penerapan Permainan Tradisional Sebagai Salah Satu Penguatan Pengembangan Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar Idah Faridah Laily
Jurnal keilmuan dan Kependidikan dasar Vol 7 No 2 (2015): Desember 2015
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/primary.v7i2.6420

Abstract

Tidak bisa dipungkiri, kemajuan zaman telah membuat permainan tradisional sudah mulai dilupakan. Tak banyak lagi kita temukan anakanak yang berkumpul untuk memainkan permainan tradisional. Anakanak lebih memilih jenis permainan modern yang bersifat instant dan digital. Games online adalah salah satu contohnya. Ditambah lagi koleksi gadget yang dijual di pasaran dengan aneka permainan dan penggunaanya yang praktis, membuat anak-anak semakin menyukainya. Saat ini permainan modern seperti ini yang digemari anak-anak. Pada dasarnya dunia anak-anak adalah dunia bermain. bermain adalah kegiatan yang sangat penting dan menyenangkan dalam proses belajar anak, melalui bermain anak akan didorong untuk bereksperimen dan tumbuh dengan baik dalam kehidupannya. Permainan modern mampu membuat anak berpikir kreatif karena game yang ada sangat beragam. Dampak negatifnya interaksi sosial anak sangat kurang, bahkan terkadang dalam game modern termuat unsur kekerasan. Sedangkan permainan tradisional memberikan dampak positif dalam berbagai hal terutama dalam hal mengasah kemampuan motorik. Dan permainan tradisional lebih aman daripada permainan modern karena kandungan hal negatif sangat jarang. Permainan tradisional juga mampu membentuk karakter dan mental pada anak.
Analisis Efektivitas Penggunaan E-Learning Berbasis Efront untuk Meningkatkan Kompetensi Belajar Mahasiswa Eko Wahyu Wibowo
Jurnal keilmuan dan Kependidikan dasar Vol 7 No 2 (2015): Desember 2015
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/primary.v7i2.6421

Abstract

Penelitian ini menjawab rumusan permasalahan penelitian, yaitu “Apa-kah e-Learning berbasis e-Front efektif digunakan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa semester II jurusan PAI dalam perkuliahan Dasar-dasar Matematika di IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten?”. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuasi eksperimen dengan desain penelitian two-group posttest only design. Bentuk instru-men yang digunakan adalah tes obyektif pilihan ganda (multiple choice). Populasi penelitian adalah 6 kelas PAI semester II yang melaksanakan perkuliahan Dasar-dasar Matematika, dengan sampel peneli-tian kelas PAI D dan PAI F, yang masing-masing berperan sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitian diperoleh bahwa efek-tivitas penggunaan e-Learning berbasis eFront dalam meningkatkan kompetensi belajar mahasiswa lebih tinggi dibandingkan dengan pembelajaran konvensional.
Penggunaan Media Animasi dalam Model Pembelajaran Langsung untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Terpadu Nurmansyah Nurmansyah
Jurnal keilmuan dan Kependidikan dasar Vol 7 No 2 (2015): Desember 2015
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/primary.v7i2.6416

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penggunaan media animasi dalam pembelajaran langsung. Hasil analisis data tersebut adalah sebagai berikut: (1) Persentase hasil belajar IPA terpadu setelah dikelompokkan menjadi 5 kategori pada siklus I yaitu baik sekali 29, 03%, baik 32,26%, cukup 29,03% dan kurang 9,68%, dengan nilai rata-rata 70,32, skor tertinggi 85,71, nilai terendah 51,43, standar deviasi 10,32, dan ketuntasan kelas 70,96%. (2) Persentase hasil belajar IPA terpadu setelah dikelompokkan menjadi 5 kategori pada siklus II yaitu baik sekali 53,125%, baik , cukup 25,00%, dengan nilai rata-rata 76,34, skor tertinggi 94,29, skor terendah 60,00, standar deviasi 8,746, dan ketuntasan kelas 90,625%. (3) Aktivitas siswa yang bersifat positif seperti mendengarkan penjelasan guru, bertanya, menjawab atau menanggapi pertanyaan, menulis materi penting, bekerjasama dalam kelompok, membaca buku paket atau materi, mengalami peningkatan persentase dari setiap siklus. Aktivitas yang bersifat negatif seperti belajar pelajaran lain, mengganggu teman, dan keluar masuk kelas, mengalami penurunan persentase dari setiap siklus. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan media animasi dalam model pembelajaran langsung meningkatkan hasil belajar IPA terpadu siswa kelas VIII B SMP Negeri 2 Jaya, dari nilai rata-rata 70,32 menjadi 76,34.
Implementasi pendidikan HAM dalam Pembelajaran di SD/MI Oman Farhurohman
Jurnal keilmuan dan Kependidikan dasar Vol 7 No 2 (2015): Desember 2015
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/primary.v7i2.6422

Abstract

Hak asasi manusia (HAM) merupakan hak dasar yang dibawa manusia sejak lahir, sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa. HAM tidak dapat diganggu gugat atau dicabut oleh siapapun juga sebab tanpa hak dasar itu manusia akan kehilangan harkat dan martabat kemanusiaannya. Jadi dapat diungkapkan bahwa HAM sebagai eksistensi keberadaan manusia yang wajib dihormati, dijunjung tinggi, dan dilindungi oleh negara, hukum, pemerintah, dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia. Hal ini sejalan dengan falsafah bangsa Indonesia yang tertuang dalam rumusan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 bahwa “Kemerdekaan adalah hak segala bangsa, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan perikeadilan.” Oleh sebab itu, perlunya pendidikan HAM dalam pembelajaran di SD dimaksudkan untuk mengenalkan dasardasar HAM pada anak SD sehingga diharapkan kelak menjadi manusia yang dapat menjunjung tinggi HAM.
Aplikasi Pendekatan Realistic Mathematics Education untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa Terhadap Konsep FPB dan KPK Yayah Tawiyah
Jurnal keilmuan dan Kependidikan dasar Vol 7 No 2 (2015): Desember 2015
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/primary.v7i2.6417

Abstract

Konsep KPK dan FPB bagi siswa kelas VI SD merupakan materi yang pernah dipelajari pada kelas V. Hanya saja KPK dan FPB di kelas VI dipelajari dengan teknik yang berbeda. Akan tetapi, walaupun sudah dipelajari ternyata siswa kelas VI SDN Cilayang I masih belum memahami mengenai keterkaitan antara KPK dan FPB dengan konteks kehidupan sehari-hari. Hal inilah yang melatarbelakangi penelitian tindakan kelas pada pembelajaran matematika konsep KPK dan FPB dengan menggunakan pendekatan RME. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan ke arah yang lebih baik dilihat dari aspek proses pembelajaran dan juga dari aspek hasil belajar siswa. Pada saat pembelajaran siswa berperan sebagai pebelajar aktif karena guru memfasilitasi siswa dengan lembar kegiatan siswa yang mengarahkan siswa memahami konsep KPK dan FPB berdasarkan permasalahan yang ada daam kehidupan sehari-hari. Pemahaman siswa terhadap konsep KPK dan FPB setelah siswa mempelajarinya dengan pendekatan RME pun terlihat ada peningkatan. Pada siklus I persentase ketuntasan mencapai 73,68% dan siklus II menjadi 100%
Pengaruh Model Coopertive Learning Tipe Think-Talk-Write terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Rofiah Rofiah; Mohammad Rifqi Rijal
Jurnal keilmuan dan Kependidikan dasar Vol 7 No 2 (2015): Desember 2015
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/primary.v7i2.6423

Abstract

Salah satu faktor rendahnya kualitas hasil belajar yang kurang optimal adalah kemampuan membaca dan menulis siswa. Ini dikarenakan dalam proses pembelajaran masih sering menggunakan sistem baca dan tulis, sehingga minat dan semangat siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran bahasa Indonesia rendah. Salah satu upaya untuk mengatasi masalah tersebut maka diterapkan pendekatan model cooperative learning tipe think talk write. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model cooperative learning tipe think talk write terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia, hal ini dapat dibuktikan dari hasil perhitungan dengan menggunakan Uji –t data normal dan homogeny. Hasil belajar Bahasa Indonesia siswa pada kelas eksperimen lebih baik dari pada hasil belajar Bahasa Indonesia siswa pada kelas kontrol.
Ragam Permasalahan dalam Pembelajaran Operasi Hitung Bilangan Bulat di SD/MI Khaeroni Khaeroni
Jurnal keilmuan dan Kependidikan dasar Vol 7 No 2 (2015): Desember 2015
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/primary.v7i2.6418

Abstract

Masalah yang sering dihadapi dalam pembelajaran matematika adalah kesulitan siswa memahami suatu konsep bukan karena siswa tidak mengerti konsep tersebut tetapi lebih kepada ketidakmampuan siswa menyelesaikan soal yang menggunakan operasi bilangan bulat. Tulisan ini mencoba mendeskripsikan beberapa ragam permasalahan dalam pembelajaran operasi hitung bilangan bulat dan memberikan beberapa upaya alternatif yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut.
Pengaruh Penggunaan Pendekatan Realistic Mathematics Education terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Yeyen Septiyeni; Mansur Mansur
Jurnal keilmuan dan Kependidikan dasar Vol 7 No 2 (2015): Desember 2015
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/primary.v7i2.6424

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui ada tidaknya pengaruh pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa dan mengetahui sikap siswa terhadap pembelajaran matematika yang menggunakan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematik siswa SDIT Madani Cilegon kelas 5 yang menggunakan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) mempunyai pengaruh dan lebih baik dari yang tanpa menggunakan pendekatan tersebut, hal ini berdasarkan hasil dari pretes kelas eksperimen 55,45 dan postes kelas eksperimen 69,9 serta hasil pretes kelas kontrol 54 dan postes kelas kontrol 63,5, begitupun dari hasil angket siswa yang rata-rata persentasenya diatas 80% menunjukkan sikap positif terhadap pembelajaran matematika
Model Pembelajaran Learning Cycle 5E dalam Pembelajaran IPA Juhji Juhji
Jurnal keilmuan dan Kependidikan dasar Vol 7 No 2 (2015): Desember 2015
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/primary.v7i2.6419

Abstract

Guru memegang peranan yang sangat penting dalam mengkondisikan suasana pembelajaran, sehingga guru dan siswa dapat secara bersama-sama dalam proses belajar mengajar yang kondusif sehingga tujuan dari pembelajaran dapat tercapai. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) adalah ilmu yang mempelajari tentang benda-benda yang ada di sekitar kita atau fenomena alam dan gejala yang menyertainya. Dalam proses pembelajaran IPA dari dulu sampai sekarang dipandang menjadi sesuatu yang sulit, padahal IPA mempelajari hal-hal yang dapat dilihat, dirasakan dan dipikirkan. Kesulitan siswa dalam mempelajari IPA paling tidak ditentukan oleh dua faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Tulisan ini bertujuan membantu guru dalam menentukan sebuah model pembelajaran IPA sehingga kesulitan belajar siswa dalam mempelajari IPA dapat diatasi. Salah satu model pembelajaran yang bisa dijadikan rujukan adalah model pembelajaran Learning Cycle 5E yaitu suatu model pembelajaran yang memungkinkan siswa menemukan konsep sendiri atau memantapkan konsep yang dipelajari, mencegah terjadinya kesalahan konsep, dan memberikan peluang kepada siswa untuk menerapkan konsep-konsep yang telah dipelajari pada situasi baru. Learning Cycle 5E meliputi 5 tahapan, yaitu engagement, exploration, explanation, elaboration, dan evaluation.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar IPS pada Materi Kondisi Geografis Lingkungan Sekitar Melalui Media Peta dan Kompas Nursevi Antika; Akrom Akrom
Jurnal keilmuan dan Kependidikan dasar Vol 7 No 2 (2015): Desember 2015
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/primary.v7i2.6425

Abstract

Permasalahan pembelajaran IPS di SDN Kubang Puji I adalah kurangnya minat belajar siswa dalam mengikuti proses belajar mengajar dan siswa mudah jenuh di saat proses belajar mengajar berlangsung oleh karena itu hasil belajar siswa kurang maksimal. Hal tersebut disebabkan penggunaan media yang kurang optimal dan proses pembelajaran yang monoton sehingga siswa merasa jenuh dalam mengikuti proses kegiatan belajar mengajar. Dari permasalahan tersebut peneliti ingin memecahkan masalah tentang kurangnya media pembelajaran sebagai pendukung pada proses belajar mengajar dengan menggunakan media pembelajaran siswa dapat mengoptimalkan media pembelajaran yang ada karena media juga sangat berpengaruh pada proses belajar mengajar sehingga diharapkan dengan menggunakan media pembelajaran secara optimal dapat meningkatkan terhadap aktivitas belajar siswa dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa aktivitas pembelajaran guru pada siklus I sebesar (76%), pada siklus II sebesar (90%), dan terjadi peningkatan sebesar (14%), antara siklus I sampai siklus II. Aktivitas pembelajaran siswa pada siklus I sebesar (75,25%), pada siklus II sebesar (85%), dan terjadi peningkatan sebesar (9,75%), hasil belajar siswa pada siklus I sebesar (16,91%), pada siklus II sebesar (21,33%), dan terjadi peningkatan sebesar (44,2%) antara siklus I dan siklus II. Hasil penelitian menunjukan peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kondisi geografis lingkungan sekitar, menggunakan media pembelajaran peta dan kompas. Dengan demikian media pembelajaran peta dan kompas dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar IPS pada materi kondisi geografis lingkungan sekitar.

Page 1 of 1 | Total Record : 10