cover
Contact Name
Nyoman Suadnyana Pasek
Contact Email
suadnyanapasek83@gmail.com
Phone
+6281339412282
Journal Mail Official
suadnyanapasek83@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana no 11 Singaraja Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha
ISSN : 26141949     EISSN : 26141930     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
IMAT ( Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi ) Undiksha provides a medium for disseminating novel articles related to economy and business among international academics, practitioners, regulators, and public. JIMAT accepts articles any research methodology that meet the standards established for publication in the journal. In addition, JIMAT focuses on research articles and review article for specific topics that are relevant to the economic and accounting, business, and banking issues, related to three important disciplines as follows: Economics And Accounting: Public Economics , International Economics, Banking and Financial InstitutionDevelopment Economics, Monetary Economics, Financial Economics. Accounting: Public Sector Accounting, Taxation, Financial Accounting, Management Accounting, Auditing, and Information Systems Business and banking management:Finance and wealth management, Marketing, Human Resource Management, Strategic Management, Operations, Entrepreneurship, Banking Ethics, Banking Operation and Management.
Articles 3,177 Documents
Pengaruh Self Efficacy dan Tekanan Anggaran Waktu Terhadap Audit Judgment dengan Profesionalimse Sebagai Variabel Moderasi (Studi Empiris Pada Kantor Akuntan Publik di Provinsi Bali) Desak Nyoman Ritayani .; Dr. Edy Sujana, S.E., M.Si.Ak. .; I Gusti Ayu Purnamawati, S.E., M.Si. Ak. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.13137

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self efficacy dan tekanan anggaran waktu terhadap audit judgment dengan profesionalisme sebagai variabel moderasi. Penelitian dilakukan dengan mengambil sampel yaitu auditor yang bekerja pada Kantor Akuntan Publik di Provinsi Bali sebanyak 45 auditor. Pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan metode nonprobability sampling yaitu teknik sampling jenuh. Data diperoleh melalui kuesioner yang dibagikan secara langsung kepada auditor yang bekerja pada Kantor Akuntan Publik di Provinsi Bali yang terdaftar dalam Direktori yang diterbitkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI). Data yang diperoleh selanjutnya diolah dengan menggunakan beberapa uji statistik, yaitu uji analisis statistik deskriptif, uji kualitas data, uji asumsi klasik dan uji hipotesis dengan menggunakan aplikasi SPSS 24.0 for Windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa self efficacy tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap audit judgment, tekanan anggaran waktu berpengaruh negatif dan signifikan terhadap audit judgment, profesionalisme berpengaruh positif dan signifikan terhadap audit judgment serta profesionalisme mampu memoderasi pengaruh self efficacy dan tekanan anggaran waktu terhadap audit judgment pada Kantor Akuntan Publik di Provinsi Bali.Kata Kunci : audit judgment, self efficacy, profesionalisme. The study aimed at finding out the effect of self efficacy and time budget pressure on audit judgment with professionalism as moderated variable. The sample of the study consisted of 45 auditors working at the Auditor offices located around Bali. The selection process of the samples were made in accordance with nonprobability sampling method, that is a saturated sampling technique. The data were collected by using questionnaire directly distributed to the auditors working at the Auditor offices located around Bali listed in the Directory published by the Institute of Public Accountancy Indonesia (IAPI). All the obtained data were analyzed by using some statistic testing, involving statistic descriptive analysis testing, data quality testing, classic assumption testing, hypothesis testing supported by SPSS 24.0 for Windows. The results of the study indicated that self efficacy did not give significant positive effect on the audit judgment, time budget pressure had a significant negative effect on the audit judgment, while professionalism had a significant positive effect on audit judgment and professionalism had managed to moderate the effect of self efficacy and pressure of time budget on the audit judgment at the Public Accountancy Offices in Bali.keyword : audit judgment, self efficacy, professionalism.
PENGELOLAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL SEKOLAH (BOS) DI SEKOLAH DASAR (STUDI KASUS PADA SEKOLAH DASAR NEGERI 2 BENGKALA YANG MENERAPKAN SISTEM PENDIDIKAN INKLUSI) Ida Bagus Made Sutra Isvara Permas .; Dr. Anantawikrama Tungga Atmadja, S.E., .; Made Aristia Prayudi, S.A., M.Sc., Ak. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.13138

Abstract

Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) merupakan salah satu bentuk pendanaan pendidikan dasar yang bersumber dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sehingga membutuhkan pengelolaan yang transparan dan akuntabel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Bagaimana pengelolaan dana BOS di SD Negeri 2 Bengkala yang menerapkan sistem pendidikan inklusi; 2) Apa saja faktor orang tua tidak dilibatkan dalam pengelolaan dana BOS di SD Negeri 2 Bengkala; 3) Saran tindak apa yang diberikan agar tata kelola dana BOS di SD Negeri 2 Bengkala tidak menyalahi peraturan perundang-undangan. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dengan sumber data primer dan sekunder. Data diperoleh dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengelolaan data yang terkumpul melalui tiga tahap yaitu tahap reduksi data, tahap penyajian data, dan tahap penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, 1) pengelolaan dana BOS di SD Negeri 2 Bengkala kurang berjalan secara optimal karena tidak adanya partisipasi orang tua dalam proses pengelolaan dana BOS. Selain itu, transparansi juga tidak berjalan secara optimal karena laporan pertanggungjawaban dana BOS hanya disampaikan melalui papan pengumuman; 2) Tidak diikutsertakannya orang tua dalam pengelolaan dana BOS lebih kepada faktor kurangnya kesadaran dari orang tua siswa dan keterbatasan waktu yang dimilki orang tua siswa; 3) Dengan adanya kekurangan dalam pengelolaan yang dilakukan oleh pihak sekolah, maka pihak sekolah harus membuat rapat khusus terkait dengan dana BOS sehingga fungsi orang tua sebagai pengawas didalam pengelolaan dana BOS dapat dikembalikan dan sesuai dengan Permendikbud No. 8 Tahun 2017.Kata Kunci : Akuntabilitas dan Transparansi, Pengelolaan Keuangan, Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). The Fund of School Operational Assistance (BOS) is one of the funding forms of elemntary education which sourced from the State Budget (APBN) so it required transparent and accountable management. This study aimed at determining: 1) How the management of BOS funds in SDN 2 Bengkala implemented inclusive education system; 2) What factors make parents not involved in managing BOS funds in SDN 2 Bengkala; 3) What action suggestions were given so that the management of BOS fund in SDN 2 Bengkala did not violate the law and regulation. This research was conducted by qualitative method with primary and secondary data source. Data were obtained from observation, interview and documentation. Data analysis were collected through three stages: data reduction, data presentation, and conclusion or verification. The results of this study indicated that, 1) the management of BOS fund in SDN 2 Bengkala was less optimal due to the absence of parent participation in the process of managing BOS fund. In addition, transparency was also not running optimally because the accountability report of BOS fund was only delivered through announcement board; 2) the absence of parent in the management of BOS fund was more to the factor of lack of awareness of student parent and the time constraint owned by student parent; 3) With the lack of management done by the school, then the school must make a special meeting related to BOS fund so that the parent function as supervisor in the management of BOS fund could be returned and in accordance with Educational Regulation (Permendikbud.) No. 8 Year 2017.keyword : Accountability and Transparency, Financial Management, Fund of School Operational Assistance (BOS).
PEMANFAATAN AWIG-AWIG UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL DALAM UPAYA MENEKAN TINGKAT KREDIT MACET PADA LPD DESA ADAT PANJI Kadek Utari Kirana Sari .; Dr. Anantawikrama Tungga Atmadja, S.E., .; I Putu Julianto, SE., M.Si., Ak. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.13139

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui (1) alasan yang melatarbelakangi Desa Adat Panji memanfaatkan awig-awig untuk meningkatkan kualitas sistem pengendalian internal pada LPD Desa Adat Panji; (2) prosedur pengajuan kredit yang diterapkan pada LPD Desa Adat Panji sesuai dengan awig-awig Desa Adat Panji; (3) latar belakang dapat berkurangnya tingkat kredit macet pada LPD Desa adat Panji setelah penerapan awig-awig sebagai penguat sistem pengendalian internalnya. Metode yang digunakan dalam penulisan penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif.Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi dan studi dokumen yang selanjutnya dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, analisis data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa permasalahan kredit macet pada LPD Desa Adat Panji mengalami penurunan setelah diterapkannya awig-awig sebagai penguat kualitas sistem pengendalian internal LPD Desa Adat Panji, selain itu menurunya tingkat kredit macet pada LPD Desa Adat Panji juga didukung oleh sanksi yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat di Desa Adat Panji serta modal sosial yang berkembang di dalamnya.Kata Kunci : Lembaga Perkreditan Desa (LPD), Kredit Macet, Awig-Awig This research was conducted to find out (1) the reason causing Panji Customary Village used awig-awig to improve the quality of internal control system on LPD of Panji Customary Village; (2) the procedure of credit proposal applied on LPD in Panji Customary Village in accordance with Awig-Awig of Panji Customary Village; (3) the background may decrease the level of bad credit on LPD of Panji Customary Village after the application of awig-awig as an reinforcement of its internal control system. The method used in this research was descriptive qualitative method. Data type used in this research was primary data and secondary data. Data were obtained through in-depth interview, observation, and document study and then they were analyzed by data reduction, data presentation, data analysis and conclusion. The results showed that the problem of bad credit on LPD in Panji Customary Village decreased after the application of awig-awig as a reinforcement of internal control system on LPD of Panji Customary Village. In addition, the decreasing of bad credit on LPD of Panji Customary Village was also supported by sanctions prevailing in the community of Panji Customary Village and the social capital that developed in it.keyword : Village Finance Institution (LPD), Bad Credit, Awig-Awig
ANALISIS PELAKSANAAN PEDOMAN PERKREDITAN DALAM PROSES PEMBERIAN DAN PENAGIHAN KREDIT SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS KREDIT PADA LPD DESA PAKRAMAN BONTIHING I Made Juli Arta Yasa .; Dr. Anantawikrama Tungga Atmadja, S.E., .; Made Arie Wahyuni, S.E., M.Si. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.13140

Abstract

Lembaga Perkreditan Desa (LPD) merupakan salah satu bentuk lembaga ekonomi milik Desa Pekraman yang menjalankan fungsinya dalam bentuk usaha-usaha kearah peningkatan taraf hidup masyarakat desa. Keberadaan LPD dapat memberikan dampak sosial ekonomi yang besar bagi masyarakat/krama di pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pelaksanaan pedoman perkreditan dalam proses pemberian dan penagihan kredit pada LPD Desa Pakraman Bontihing, (2) upaya atau saran tindak untuk meningkatkan kualitas kredit pada LPD Desa Pakraman Bontihing. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pelaksanaan pedoman perkreditan di LPD Desa Pakraman Bontihing belum maksimal, banyak hal di dalam pelaksanaannya tidak sesuai dengan pedoman yang ada mengakibatkan kualitas kredit yang rendah, hal tersebut dipengaruhi oleh modal sosial, pengawasan kurang efektif, kurangnya kesadaran krama desa, dan pembiaran pembayaran kredit (2) saran tindak atau upaya yang dilakukan yaitu pelaksanaan pedoman perkreditan lebih maksimal, perekrutan ketua pecalang, pengawasan lebih optimal, dan penyitaan jaminan. Kata Kunci : pedoman, pemberian kredit, penagihan kredit, kualitas kredit Lembaga Perkreditan Desa (Village Credit Insitution) is a customary village-owned economic institution which runs its businesses to improve the quality of life of the villagers. The existance of this village credit institution is able to give substantial social economic effects for the villagers. This study aimed at finding out (1) the implementation of credit guidelines in the process of credit application and collection at the village credit institution of the customary village of Bontihing, (2) the efforts or advice of actions to improve the credit quality of the village credit institution of the customary village of Bontihing. This study applied qualitative approach with primary and secondary data sources. The techniques of data collection applied were observation, interview, and documentation. The results of the analysis showed that (1) the implementation of credit guidelines at the village credit institution of the customary village of Bontihing was not maximum yet. There were many things in the implementation that are not in accordance with the guidelines. As a result, the quality of the credit was low. This was effected by the social capital, ineffective supervision, lack of awareness of the villagers and no penalty was given to non-performing loan, (2) the efforts or advice of actions done were maximizing the implementation of credit guidelines, rectruiting head of pecalang (traditional security guard), optimizing supervision, and executing foreclosure warranties. keyword : guidelines, credit application, credit collection, credit quality
PENGARUH MINAT, POTENSI DIRI, DUKUNGAN ORANG TUA, DAN KESEMPATAN KERJA TERHADAP KEPUTUSAN MAHASISWA MEMILIH JURUSAN AKUNTANSI PROGRAM S1 UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA Ni Luh Gede Anggarayani Sulistyawati .; Nyoman Trisna Herawati, S.E.Ak., M.Pd. .; I Putu Julianto, SE., M.Si., Ak. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.13145

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel minat, potensi diri, dukungan orangtua, dan kesempatan kerja terhadap keputusan mahasiswa memilih jurusan Akuntansi Program S1 Universitas Pendidikan Ganesha. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan data primer yang diperoleh dari data kuesioner yang diukur menggunakan skala likert. Penelitian ini dilakukan pada Jurusan Akuntansi Program S1 dengan responden sebanyak 278 mahasiswa. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang kemudian diolah dengan menggunakan uji regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS 17. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa variabel minat (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan memilih jurusan akuntansi dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000, variabel potensi diri (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan memilih jurusan akuntansi dengan tingkat signifikansi sebesar 0,002, variabel dukungan orangtua (X3) berpengaruh terhadap keputusan memilih jurusan akuntansi dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000, dan variabel kesempatan kerja (X4) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan memilih jurusan akuntansi dengan tingkat signifikansi sebesar 0,025. Kata Kunci : Keputusan Memilih Jurusan, Minat, Potensi Diri, Dukungan OrangTua, Kesempatan Kerja. This study aimedat determining the effect of variables of interest, self-potency, parentsupport, and working opportunityon the studentdecision inchoosing Undergraduate Program of Accounting Department of Ganesha University of Education. The research method used was quantitative research method with primary data obtained from the questionnaire and measured by using Likert scale. This study was conducted at Undergraduate Program of Accounting Department with respondents as many as 278 students. The data of this study were collected by using questionnaires which were then processed by using multiple linear regression test with the help of SPSS 17 program. The results of this study indicated that the interest variable (X1) had a positive and significant effect on the decision in choosing the accounting department with a significance level of 0.000, the self-potency variable (X2) had a positive and significant effect on the decision in choosing accounting department with significance level of 0.002, parent support variable ( X3) had effect on the decision in choosing accounting department with a significance level of 0,000, and the working opportunity variable (X4) had a positive and significant effect on the decision in choosing accounting department with a significance level of 0.025. keyword : Decision inchoosing department, interest, self-potency, parent support, working opportunity.
PENGARUH PENGALAMAN KERJA, PROFESIONALISME, TINGKAT KOMPENSASI, DAN TINGKAT PENDIDIKAN BADAN PENGAWAS TERHADAP EFEKTIVITAS SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL PADA LEMBAGA PERKREDITAN DESA SE-KECAMATAN BANJAR I KADEK JONH STIAWAN .; Dr. Edy Sujana, S.E., M.Si.Ak. .; I Nyoman Putra Yasa, S.E., M.Si. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.13146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel pengalaman kerja, profesionalisme, tingkat kompensasi, dan tingkat pendidikan badan pengawas terhadap efektivitas sistem pengendalian internal pada Lembaga Perkreditan Desa se-Kecamatan Banjar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan data primer yang diperoleh dari data kuesioner yang diukur menggunakan skala likert. Penelitian ini dilakukan pada LPD di Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh badan pengawas LPD di Kecamatan Banjar yang berjumlah 37 badan pengawas. Metode penarikan sampel dilakukan dengan metode sensus, sehingga jumlah sampel sama dengan populasi, yaitu 37 badan pengawas. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang kemudian diolah dengan menggunakan uji regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS 17. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa variabel pengalaman kerja (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas sistem pengendalian internal, variabel profesionalisme (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas sistem pengendalian internal, variabel tingkat kompensasi (X3) berpengaruh terhadap efektivitas sistem pengendalian internal dengan, dan variabel tingkat pendidikan (X4) berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas sistem pengendalian internal. Kata Kunci : Efektivitas Sistem Pengendalian Internal, Pengalaman Kerja, Profesionalisme, Tingkat Kompensasi, Tingkat Pendidikan. This study aimedat determining the effect of variables of work experience, professionalism, compensation level, and the education level of supervisory board on the effectiveness of internal control system at Village FinanceInstitution (LPD) of Banjar Subdistrict. The research method used was quantitative research method with primary data were obtained from the questionnaire and measured by using Likert scale. This research was conducted at LPD in Banjar Sub-district, Buleleng Regency. The population in this study wasall supervisory board staffsof LPD in Banjar Subdistrictwhich amounts 37boards. The sampling method was done by census method, so the number of samples was the same as the population, which was 37 boards. The data of this study were collected by using questionnaires which were then processed by using multiple linear regression test with the help of SPSS 17 program. The results of this study indicated that the working experience variable (X1) had a positive and significant effect on the effectiveness of the internal control system, the professionalism variable (X2) had a positive and significant effect on the effectiveness of the internal control system, the compensation level variable (X3) had an effect on the effectiveness of the internal control system with, and education level variable (X4) hada positive and significant effecton effectiveness of internal control system. keyword : Effectiveness of internal control system, workingexperience, professionalism, compensation level, education level
PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN BERDASARKAN SAK ETAP PADA KELOMPOK WANITA TANI SARI TUNJUNG BANJAR DINAS WITAJATI, DESA SELAT, KECAMATAN SUKASADA, KABUPATEN BULELENG I Putu Redi Suriadianto .; Ni Kadek Sinarwati, S.E., M.Si., Ak. .; I Gusti Ayu Purnamawati, S.E., M.Si. Ak. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.13147

Abstract

Kelompok wanita tani “Sari Tunjung” merupakan kumpulan daripada ibu-ibu petani yang membuat usaha simpan pinjam yang bertujuan untuk mempermudah anggota kelompok mendapatkan modal usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) laporan keuangan yang selama ini disusun oleh kelompok wanita tani “Sari Tunjung”, (2) laporan keuangan yang seharusnya dibuat oleh kelompok wanita tani “Sari Tunjung” berdasarkan SAK ETAP, (3) kendala apa saja yang dialami oleh kelompok wanita tani “Sari Tunjung” dalam menyusun laporan keuangan berdasarkan SAK ETAP. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode observasi, metode wawancara, dan metode studi dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Pencatatan akuntansi yang dilakukan oleh kelompok wanita tani “Sari Tunjung” masih sederhana dan secara manual. Kelompok ini hanya membuat laporan operasional dan laporan neraca berdasarkan catatan jumlah pinjaman anggota, buku pendapatan dan pengeluaran kas. (2) Penyusunan Laporan keuangan kelompok wanita tani “Sari Tunjung” yang dilakukan peneliti telah sesuai dengan SAK ETAP. Implikasi penerapan SAK ETAP terhadap laporan keuangan kelompok wanita tani “Sari Tunjung” tahun 2016 menyebabkan terjadinya perubahan akun dan nominal pada laporan laba rugi dan laporan neraca. (3) kendala yang dialami oleh kelompok wanita tani “Sari Tunjung” dalam menyusun laporan keuangan berdasarkan SAK ETAP yaitu: tidak mengetahui tentang pencatatan keuangan berbasis SAK ETAP, faktor kekurangan SDM (Sumber Daya Manusia), dan faktor ketidakpahaman manfaat dan ketidaktahuan tata cara melaksanakan pencatatan dan jumlah transaksi yang kecil. Kata Kunci : Laporan keuangan, SAK ETAP "Sari Tunjung" women farmer group (Kelompok Wanita Tani) is a collection of female farmers who make savings and loan business that aims to facilitate group members get business capital. This study aims to find out (1) financial reports that have been prepared by "Sari Tunjung" women farmer group,(2) financial report that should be made by "Sari Tunjung" women farmer group based on SAK ETAP, (3) any constraints that experienced by "Sari Tunjung" women farmer group in preparing financial report based on SAK ETAP. The type of this research is qualitative descriptive research. The type of data used in this study is primary data and secondary data. The Methods of data collection in this research is observation method, interview method, and document study method. The results of this study indicate (1) Accounting records conducted by "Sari Tunjung" women farmer group is still simple and manually. This group only makes operational reports and balance sheet reports based on records of member loans, income books and cash disbursements. (2) Preparation of financial report in "Sari Tunjung" women farmer group conducted by researcher has been based on with SAK ETAP. Implications of the application of SAK ETAP to the 2016 financial report of "Sari Tunjung" women farmer group causing account and nominal changes in profit and loss report and balance sheet report. (3) Obstacles experienced by "Sari Tunjung" women farmer group in preparing financial report based on SAK ETAP is: not knowing about financial records based SAK ETAP, factors of human resources (HR), and factors of incomprehension of benefits and ignorance of the procedure of carrying out the recording and the number of small transactions.keyword : Financial report, SAK ETAP
Analisis Modal Sosial Dalam Berdirinya Kembali Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Pakraman Tusan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung. Ni Wayan Wahyuni .; Dr. Anantawikrama Tungga Atmadja, S.E., .; Putu Sukma Kurniawan, S.T., M.A. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.13148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui bagaimana motivasi krama desa dalam membentuk kembali LPD Desa Pakraman Tusan. (2) mengetahui bagaimana proses pembentukan kembali LPD Desa Pakraman Tusan. (3) mengetahui bagaimana modal sosial membuat LPD Desa Pakraman Tusan lebih maju dan disiplin. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi dan studi dokumen yang selanjutnya dilakukan analisis data dengan model analisis interaktif melalui tiga tahapan yaitu (1) reduksi data, (2) penyajian data, (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Didirikannya kembali LPD Desa Pakraman Tusan pada Tahun 2016 oleh krama desa yaitu karena adanya motivasi internal yaitu krama desa merasakan kehilangan LPD dan dengan melihat Desa Pakraman yang lain memiliki LPD (2) Terbentuknya kembali LPD merupakan kesepakatan seluruh krama desa dalam sangkep, dan dalam pemilihan pengurus LPD seluruh krama desa memiiki hak suara (3) Adanya modal sosial berupa kepercayaan, jaringan sosial dan norma dalam berdirinya kembali LPD sehingga membuat LPD lebih maju dan disiplin dalam pengelolaan keuangannya. Kata Kunci : Lembaga Perkreditan Desa (LPD), Desa Pakraman, Modal Sosial This study aimed at: (1) finding out how the motivation of krama desa ‘village people’ in re-forming LPD of Tusan pakraman village was. (2) knowing how the re-establishment process of LPD of Tusan pakraman village was. (3) knowing how the social capital made LPD of Tusan pakraman village became more developed and disciplined. This research was conducted through a qualitative method. The data were collected through in-depth interview, observation, and document study which were then analyzed through interactive analysis model that consist of three stages: (1) data reduction, (2) data presentation, (3) conclusion drawing. The results of the research showed that (1) the re-establishment of LPD of Tusan pakraman village in year 2016 by krama desa ‘village people’ was because of the internal motivation that village krama ‘people’ felt the loss of LPD and by seeing other pakraman village that had LPD (2) The re-establishment of LPD was an agreement of all village krama ‘people’ in a village meeting, and in the election of LPD officials every village krama ‘people’ had a voice (3) The existence of social capital in the form of trust, social network, and norm in the re-establishment of LPD, thus made the LPD more developed and disciplined in the management of its finance. keyword : Village Credit Institution (LPD), Desa Pakraman, Social Capital
PENGARUH PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH, KOMITMEN ORGANISASI, DAN KOMPENSASI TERHADAP KINERJA APARATUR PEMERINTAH DAERAH (Studi Kasus Pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Buleleng) Gede Agus Suryana .; Dr. Edy Sujana, S.E., M.Si.Ak. .; I Putu Julianto, SE., M.Si., Ak. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.13149

Abstract

Kinerja merupakan pengukuran yang dapat dicapai oleh organisasi yang mencerminkan kondisi kesehatan ukuran waktu tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengelolaan keuangan daerah, komitmen organisasi, dan kompensasi terhadap kinerja aparatur pemerintah daerah. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif yang didukung dengan data survey. Populasi dalam penelitian ini adalah aparatur Pemerintahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah di Kabupaten Buleleng berjumlah 65 orang. Penentuan jumlah sampel pada penelitian ini digunakan total sampling atau sampel keseluruhan, dengan demikian sampel dalam penelitian ini sebesar 65 orang aparatur pemerintahan yang ada pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Buleleng. Teknik analisis data yang menggunakan analisis regresi linear berganda dengan menggunakan program SPSS 20.0 for Windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1)Pengelolaan keuangan daerah berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja pemerintah daerah,(2)Komitmen organisasi berpengaruh secara positif signifikan terhadap kinerja aparatur pemerintah daerah,(3) Kompensasi berpengaruh secara positif signifikan terhadap kinerja aparatur pemerintah daerah, (4)Secara simultan dapat diketahui bahwa pengelolaan keuangan daerah, komitmen organisasi dan kompensasi berpengaruh terhadap kinerja aparatur pemerintah daerah pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Buleleng. Kata Kunci : Kinerja, Komitmen organisasi, Kompensasi, Pengelolaan Keuangan Daerah The performance of the measurement that can be attained by an organization that reflects the health condition of certain a measure of time.This study aims to in order to review the influence of regional financial management, commitment organization, and compensation of the performance of regional government officials.Descriptive design was used in the study is supported with survey data.The population of the research is government apparatus Badan Penanggulangan Becana Daerah in Buleleng regency were 65 people.Determination of the quantity of sample to this research used the total sampling method or the a whole sampling method,thus sample in this research of 65 people of the government on Badan Penanggulangan Bencana Daerah of the buleleng regency.Analysis technique of the data that uses linear regression analysis of the multiple by the use of the program SPPS 20.0 for windows. This research result indicates that (1)Regional financial management influence positive and significant impact on regional government performance,(2)Commitment organization influential positively impact on performance regional government officials,(3)Compensation significant positive influence on the performance of local government apparatus,(4)Simultaneously it can be seen that regional financial management, commitment organization and compensation impact on performance government official an area on Badan Penanggulangan Becana Daerah of the Buleleng regency. keyword : commitment organization, compensation, performance, Regional financial management
PENGELOLAAN DAN PELAPORAN AKTIVA BIOLOGIS DENGAN SISTEM NGADAS (Studi Kasus Pada BUM Desa "Banwa Bahru" Desa Bebetin) Ida Bagus Putu Purwita .; Dr. Anantawikrama Tungga Atmadja, S.E., .; Putu Sukma Kurniawan, S.T., M.A. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.13150

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui alasan pemilih sistem ngadas untuk pengelolaan unit penggemukan ternak sapi, pelaporan arus asset biologis dan dampak sistem ngadas pada perkembangan usaha BUM Desa dan perkembangan kesejahteraan masyarakat petani ternak Desa Bebetin. Penelitian ini menggunakan motode penelitin kualitatif. Lokasi penelitian di BUM Desa “Banwa Bahru” Desa Bebetin, kecamatan sawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pemilihan sistem ngadas karena adanya saling menguntungkan antara pemilik ternak sapi dengan Penggaduh (pengadas). (2) Pelaporan arus aset biologis dengan sistem ngadas (penggaduhan), dapat dilihat dari prosesnya penyerahkan ternak sapi senilai harga belinya. Nilai sapi sebagai aset biologis dilaporkan oleh pengelola penggemukan ternak sapi senilai biaya pembelian. Pada saat penjualan dilakukan nilai sapi ditentukan dengan nilai wajar. (3) Dampak penggunaan sistem ngadas bagi BUMDes “Banwa Bahru” yaitu dapat pengembangan usaha penggemukan ternak sapi lebih besar, Bagi para penggaduh memiliki kegiatan usaha untuk menambah penghasilan sebagai kegiatan usaha sambilan.Kata Kunci : aktiva biologis, sistem ngadas This study was conducted to find out the reasons of choice ngadas system for cattle fattening unit management, biological asset flow reporting and impact of ngadas system on BUM Desa business development and welfare development of livestock farmer community of Bebetin Village. This research uses qualitative research method. Research location at BUM Desa "Banwa Bahru" Bebetin Village, sub district sawan. The results showed that: (1) selection of ngadas system because of mutual benefit between cattle owners and Penggaduh (pengadas). (2) Reporting the flow of biological assets with ngadas system (penggaduhan), can be seen from the process of handover of cattle worth the purchase price. The value of a cow as a biological asset is reported by cattle fattening management at the cost of purchasing. At the time of sale, the cattle value is determined at fair value. (3) The impact of the use of system ngadas for BUMDes "Banwa Bahru" that can be the development of cattle fattening business is greater, For the penggaduh have business activities to increase income as a sideline business.keyword : biological asset, ngadas system

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 03 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 04 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 03 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 04 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 03 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 02 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 04 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 03 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 02 (2022) Vol 13, No 01 (2022) Vol. 13 No. 01 (2022) Vol 12, No 3 (2021) Vol. 12 No. 3 (2021) Vol 12, No 2 (2021) Vol. 12 No. 2 (2021) Vol. 12 No. 1 (2021) Vol 12, No 1 (2021) Vol 11, No 3 (2020) Vol. 11 No. 3 (2020) Vol 11, No 2 (2020) Vol. 11 No. 2 (2020) Vol. 11 No. 1 (2020) Vol 11, No 1 (2020) Vol. 10 No. 3 (2019) Vol 10, No 3 (2019) Vol 10, No 2 (2019) Vol. 10 No. 2 (2019) Vol. 10 No. 1 (2019) Vol 10, No 1 (2019) Vol. 9 No. 3 (2018) Vol 9, No 3 (2018) Vol 9, No 2 (2018) Vol. 9 No. 2 (2018) Vol 9, No 1 (2018) Vol. 9 No. 1 (2018) Vol. 8 No. 2 (2017) Vol 8, No 2 (2017): Vol 7, No 1 (2017): Vol. 7 No. 1 (2017) Vol 6, No 3 (2016): Vol. 6 No. 3 (2016) Vol. 5 No. 2 (2016) Vol 5, No 2 (2016): Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol 2, No 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue