cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Journal Analytica Islamica
ISSN : 14114380     EISSN : 25415263     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Journal Analytica Islamica: Journal of Islamic Sciences is a journal that includes the study of Islamic Thought, Islamic law, the Quran, the Hadis, Islamic Education, Islamic Economics and Islamic Communication.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2017): ANALYTICA ISLAMICA" : 8 Documents clear
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KHUSUS PADA SEKOLAH BERBASISI ISLAM DI SUMATERA UTARA Suhendri Suhendri
Journal Analytica Islamica Vol 6, No 2 (2017): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.844 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pendidikan khusus pada sekolah berbasisIslam di Sumatera Utara yang berkaitan tentang: a) model-model pelaksanaan pendidikan khusus, b)karakteristik guru pendidikan khusus, dan c) faktor pendukung dan penghambat pendidikan khusus padasekolah berbasis Islam di Sumatera Utara.Temuan penelitian ini menginformasikan bahwa: (1) Model pelaksanaanpendidikan khusus pada sekolah berbasis Islam di Sumatera Utara dapat disimpulkan bahwa model pendidikankhusus yang dilaksanakan untuk melayani peserta didik berkebutuhan khusus adalah model pendidikan segregasidengan mengintegrasikan antarjenis kebutuhan khusus peserta didik (tunanetra, tunarungu, tunagrahita, tunadaksadan autis) dan mengintegrasikan antar jenjang pendidikan dalam bentuk Sekolah Luar Biasa (SLB) satu atap,yakni satu lembaga penyelenggara mengelola jenjang Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB), Sekolah MenengahPertama Luar Biasa (SMPLB) dan Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB) dengan seorang KepalaSekolah; (2) Karakteristik guru pendidikan khusus pada sekolah berbasis Islam di Sumatera Utara adalahbahwa guru pendidikan khusus di sekolah berbasis Islam memiliki tiga karakteristik, (3) Faktor pendukung danpenghambat pelaksanaan pendidikan khusus pada sekolah berbasis Islam di Sumatera Utara dikelompokkanmenjadi 2 (dua) faktor, yaitu: faktor internal dan eksternal sekolah.Kata Kunci: Implementasi, Pendidikan Khusus dan Sekolah Berbasis Islam
POLITIK PENCITRAAN DALAM PERSPEKTIF KOMUNIKASI ISLAM Azhar, Anang Anas
Journal Analytica Islamica Vol 6, No 2 (2017): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.108 KB) | DOI: 10.30829/jai.v6i2.1278

Abstract

Abstrak: Disadari atau tidak, politik pencitraan menjadi pragmentasi yang sering dilakoni partai politikpeserta pemilu. Pragmentasi itu menguat seiring dengan berubahnya wajah perpolitikan Indonesia kepadasistem politik multi partai. Di tengah-tengah masyarakat yang masih lekat pengetahuannya pada partailama, partai-partai baru yang bermunculan berupaya meaih simpatisme masyarakat dengan membangunpolitik pencitraan agar mereka dapat diterima masyarakat dengan baik. Partai-partai baru tak terkecualipartai politik berbasis Islam, menampilkan berbagai macam wajah, yang kesannya sebagai katalisatorpositif untuk politik pencitraan. Komunikasi dalam perspektif Islam, harus dilaksanakan dengan mengedepankanprinsip-prinsip kebaikan, kejujuran dan kebenaran. Dalam literatur komunikasi Islam, ada beberapa prinsipkomunikasi Islam yang lazim dipahami, yaitu:1. Qaulan sadida; 2. Qaulan baligha; 3. Qaulan ma’rufa; 4.Qaulan karima; 5. Qaulan layinan; 6. Qaulan maysura. Dua dari 6 prinsip komunikasi yang dilakukan,menjadi hal utama yang harus diperhatikan dalam proses politik pencitraan politik. Pertama,qawlan Sadida(berkata dengan benar dan jujur). Pencitraan dari perpektif terminologi ini, harus dilakukan dengan menjunjungtinggi kejujuran dan kebenaran. Islam memandang komunikasi harus dilakukan denggan benar, faktual,dan tidak mengandung unsur rekayasa atau memanipulasi fakta. Kedua,qawlan ma’rufan (perkataan yangbaik). Qawlan ma’rufan sebagaimana dijelaskan Ilaihi dapat diartikan sebagai ungkapan atau ucapanyang pantas dan baik. Politik pencitraan dari perspektif komunikasi Islam harus dilakukan sesuai denganprinsip-prinsip komunikasi Islam, yaitu memberikan pesan sesuai dengan fakta dan tidak dimanipulasi.Politik pencitraan dalam pandangan Islam menekankan pada unsur pesan (message), yakni risalah ataunilai-nilai yang disampaikan harus sesuai dengan ajaran Islam, cara (how) penyampaiannya juga mengandungkejujuran, gaya bicara yang digunakan harus santun dan menjunjung etika.Kata Kunci: politik, pencitraan, komunikasi Islam
IMPLEMENTASI PROFESIONALITAS GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PASKA SERTIFIKASI GURU DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI KOTA BINJAI Nurkholisah, Nurkholisah
Journal Analytica Islamica Vol 6, No 2 (2017): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.72 KB) | DOI: 10.30829/jai.v6i2.1274

Abstract

Abstrak: Hasil penelitian menunjukkan Profesionalitas guru Pendidikan Agama Islam paska sertifikasi diMadrasah Tsanawiyah Negeri Binjai meliputi kompetensi pedagogik telah memenuhi kriteria pemahamanterhadap peserta didik, memahami teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik, memahamipengembangan kurikulum, merancang perencanaan pembelajaran, memanfaatkan teknologi informasi, memfasilitasipengembangan potensi peserta didik, dan menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.Kompetensi kepribadian telah memenuhi kriteria berakhlak mulia, berkepribadian matang dan sehat, memilikietos kerja, menjunjung tinggi kode etik guru dan patut menjadi teladan. Kompetensi sosial telah memenuhikriteria mampu berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan sesama pendidik, tenaga kependidikan,orang tua dan masyarakat, mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja. Kompetensi profesional telah memenuhikriteria menguasai materi pelajaran secara luas dan mendalam sesuai dengan standar isi mata pelajaran yangdiampu, menyusun pengelolaan kelas, menguasai penggunaan media pembelajaran, menguasai konsep danmengaplikasikan metode pembelajaran, serta memiliki kemampuan meningkatkan koprefesionalan diri. Beberapakendala yang dihadapi dalam upaya meningkatkan keprofesionalan guru Pendidikan Agama Islam paskasertifikasi adalah masih rendahnya frekuensi pelatihan guru PAI yang dilaksanakan instansi terkait. Sehinggabelum merata dirasakan oleh semua guru. Selain itu beban tugas administrasi guru yang semakin lama semakinmeningkat juga menjadi kendala. Terutama dengan kehadiran Kurikulum 2013. Sehingga guru PendidikanAgama Islam memiliki peluang sempit untuk meng-update dirinya. Sehari-hari disibukkan dengan bebanadministrasi guru yang tak terhingga
HUKUMAN CAMBUK TERHADAP NON MUSLIM PELAKU JARIMAH DI NANGGROE ACEH DARUSSALAM (Studi Putusan No. 01/JN/2016/MS. TKN) Suparmin, Sudirman
Journal Analytica Islamica Vol 6, No 2 (2017): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.002 KB) | DOI: 10.30829/jai.v6i2.1279

Abstract

Abstrak: Hukuman cambuk terhadap non muslim pelaku jarimah yang berada di wilayah NangroAceh Darussalam. Sebuah ketentuan yang berlaku dalam wilayah yang mendapat keistimewaanuntuk memberlakukan Syariat Islam, Qanun Jarimah akan mengikat bagi yang berdomisili didaerah istimewah Aceh Darussalam baik muslim sendiri maupun bagi non muslim. Qanun Acehtahun 2014 yang mengatur tentang pelaksanaanya. Ada sepuluh jenis-jenis Jarimah yang diberlakukandi daerah istimewah aceh darussalam yang masuk dalam Qanun Hukum Jinayat dan kitab UndangundangHukum Pidana. Pemberlakuan Qanun Jinayah meskipun terhadap non muslim tentunyahal ini sesuai dengan kemashlahatan bersama dan untuk menciptakan ketentraman masyarakatanya,sehingga tujuan dalam penerapan qanun jinayat dapat akan terlaksana dengan bai dan sempurna.Kata Kunci: Hukuman, Cambuk, Jarimah, Nangro Aceh Darussalam.
IMPLEMENTASI PEMIKIRAN A. MUKTI ALI TERHADAP PROBLEM HUBUNGAN ANTAR UMAT BERAGAMA DI INDONESIA Rambe, Toguan
Journal Analytica Islamica Vol 6, No 2 (2017): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.501 KB) | DOI: 10.30829/jai.v6i2.1275

Abstract

Abstrak: Bagi Indonesia pluralitas adalah ciri utama negeri ini, kemajemukan ummat manusia suatukenyataan yang tidak dapat dihindarkan (sunnatullah), kehidupan manusia yang begitu dinamis mengalamiperkembangan sehingga melahirkan multi etnis, bahasa, dan samapi-sampai perbedaan dalam keyakinandan Agama. Untuk mengarahkan seluruh potensi keragaman ke arah yang positif, tentunya diperlukansuatu usaha serius yang dapat menumbuhkan bahkan mempertahankan kondisi masyarakat yang mengedepankannilai-nilai keserasian dan sikap toleransi antarumat beragama di Indonesia. Mengimplementasikan pemikiranA.Mukti Ali terhadap problem pluralitas keagamaan di Indonesia merupakan hal yang tepat. Mukti Ali dikenalsebagai seorang pemikir Islam yang gigih muwujudkan dan memperjuangkan kehidupan yang damai masyarakatplural. Karena kegigihannya itu pula Mukti Ali dikenal sebagai bapak kerukunan di Indonesia. Butir-butirpemikiran Mukti Ali dalam wacana harmonitas meliputi Ilmu Perbandingan Agama, konsepagree in disagreement,serta dialog antaragama. Seluruhnya dilandaskan kepada doktrin Islamrahmatallil’alamîn,Kata Kunci: Pemikiran, Umat Beragama
PENDIDIKAN NILAI DALAM PENDIDIKAN NASIONAL YM, Khairuddin
Journal Analytica Islamica Vol 6, No 2 (2017): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.364 KB) | DOI: 10.30829/jai.v6i2.1280

Abstract

Abstrak: Pendidikan nilai berperanan penting dalam upaya mewujudkan manusia Indonesia yang utuh.Pembinaan nilai sebagai bagian yang tak terpisahkan dari pendidikan dapat menjadi sarana ampuhdalam menangkal pengaruh-pengaruh negatif, baik pengaruh yang berasal dari dalam negeri maupunluar negeri. Sejalan dengan derap laju pembangunan dan laju perkembangan ilmu pengetahuan, teknologidan seni (IPTEKS), serta arus reformasi sekarang ini, pembinaan nilai semakin dirasa penting sebagaisalah satu alat pengendali bagi tercapainya tujuan pendidikan nasional secara utuh. Namun, sekarang initampak ada gejala di kalangan anak muda, bahkan orang tua yang menunjukkan bahwa mereka mengabaikannilai dan moral dalam tata krama pergaulan yang sangat diperlukan dalam suatu masyarakat yang beradab(civil society). Dalam era reformasi sekarang ini seolah-olah orang bebas berbuat apa saja sesuai dengankehendaknya. Misalnya, perkelahian massal, penjarahan, pemerkosaan, pembajakan kendaraan umum,penghujatan, perusakan tempat ibadah, lembaga pendidikan, kantor-kantor pemerintahan dan sebagainya,yang menimbulkan korban jiwa dan korban kemanusiaan.Kata Kunci: Pendidikan Nilai dan Pendidikan Nasional
KEBIJAKAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI GURU PAI PADA KURIKULUM 2013 KABUPATEN DELI SERDANG Agustina, Agustina
Journal Analytica Islamica Vol 6, No 2 (2017): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.609 KB) | DOI: 10.30829/jai.v6i2.1276

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk program kegiatan meningkatkan kompetensi guru PAI, pelaksanaankegiatan pengembangan kompetensi guru PAI pada pelaksanaan Kurikulum 2013, kendala pengembangankompetensi guru PAI dalam pelaksanaan Kurikulum 2013, dan upaya yang dilaksanakan mengatasikendala pengembangan kompetensi guru PAI dalam pelaksanaan Kurikulum 2013 di SMP Negeri LubukPakam Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, lokasinya di SMP NegeriLubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi,wawancara, studi dokumentasi. Pengelolaan data terdiri dari reduksi data, display data/penyajian data,analisis data, teknik menjamin keabsahan hasil penelitian. Hasil penelitian dikemukakan bahwa programpeningkatan kompetensi guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di Kabupaten Deli Serdangadalah peningkatan Kualifikasi Pendidikan, penyetaraan dan sertifikasi, pendidikan dan pelatihan kompetensi,supervisi pendidikan. Pelaksanaan kegiatan pengembangan kompetensi Guru Pendidikan Agama Islamdan Budi Pekerti pada pelaksanaan kurikukum 2013 di Kabupaten Deli Serdang adalah melakukanpelatihan terkait dengan konsep Kurikulum 2013, analisis bahan ajar, model rancangan pembelajaran,dan praktik pembelajaran terbimbing. Kendala pengembangan kompetensi guru Pendidikan Agama Islamdan Budi Pekerti dalam Pelaksanaan Kurikulum 2013 di SMP Negeri Lubuk Pakam Kabupaten DeliSerdang adalah sikap guru masih setengah hati sehingga dalam menjalankan Kurikulum 2013, perubahanproses pembelajaran yang masih sulit dilaksanakan guru terutama dariteacher centered kestudent centered,guru masih mengalami kendala dalam melakukan penilaian hasil belajar siswa, dan tidak semuaguru mampu memanfaatkan IT sebagai media untuk dapat mempermudah atau meringankan pekerjaan,baik untuk melengkapi administrasi pembelajaran maupun sebagai media pembelajaran.Kata Kunci : Kebijakan, Pengembangan Kompetensi Guru PAI, Kurikulum 2013
MANAJEMEN KURIKULUM DALAM PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN (Studi Kasus Pondok Pesantren Ulumul Qur’an Stabat) Azhari, Muhammad
Journal Analytica Islamica Vol 6, No 2 (2017): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.27 KB) | DOI: 10.30829/jai.v6i2.1277

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan tujuan kurikulum, mengetahui pengembanganmateri kurikulum, mengetahui proses pembelajaran kurikulum, dan mengetahui sistem evaluasi kurikulumdalam meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, lokasi penelitian dipondok pesantren Ulumul Qur’an Stabat. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara,studi dokumentasi. Teknik analisis data terdiri dari alur reduksi data, alur penyajian data, alur penarikankesimpulan. Teknik keabsahan data dalam penelitian dilakukan pemeriksaan yang didasarkan pada empatkriteria, yaitu; derajat kepercayaan, keteralihan, dan kepastian, dengan menggunakan teknik-teknik, antaralain; memperpanjang kehadiran peneliti, ketekunan pengamatan, pemeriksaan teman sejawat, analisis kasusnegatif, cek ulang, dan triangulasi. Hasil penelitian dikemukakan bahwa manajemen kurikulum dalam meningkatkanmutu pendidikan adalah penerapan kurikulum sesuai kebutuhan dan keberhasilan mencapai tujuan pembelajaran,terutama dalam mewujudkan tujuan pendidikan di pesantren. Karena dalam manajemen kurikulum dilakukanpengembangan tujuan kurikulum, pengembangan materi kurikulum, proses kurikulum dan sistem evaluasikurikulum, yang dilaksanakan di pesantren guna meningkatkan mutu pendidikan. Pengembangan tujuankurikulum dalam meningkatkan mutu pendidikan adalah untuk meningkatan kecerdasan, pengetahuan,kepribadian, akhlaq mulia, serta keterampilan untuk hidup mengembangkan kemandirian dan dapat mengikutipendidikan lebih lanjut.

Page 1 of 1 | Total Record : 8