cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Attazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 202 Documents
MERAWAT KE-INDONESIAAN MELALUI PENGUATAN DAN PENGEMBANGAN ISU KEPANCASILAAN: TINJAUAN ANALISIS BIBLIOMETRIK TERHADAP PUBLIKASI PENELITIAN TAHUN 2020-2025 Huda, Ali Anhar Syi’bul; Hamdi, Hamdi; Nurhuda, Abid; Faresi, Gilang Muhamad Fajri; Alam, Zidan Syamsul
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 9, No 2 (2025): At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v9i2.26831

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan penguatan nilai-nilai Pancasila di tengah tantangan ideologis bangsa Indonesia. Tujuan penelitian ialah menganalisis tren, sumber, dan tema publikasi ilmiah mengenai isu kepancasilaan pada 2020–2025 serta merumuskan strategi pengembangan berdasarkan temuan bibliometrik. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode bibliometrik riset. Data utama berupa 902 publikasi dari database Crossref dianalisis menggunakan aplikasi Publish or Perish, VOSviewer, dan Microsoft Word yang kemudian dianalisis kembali menjadi hanya 667 publikasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan tren publikasi mengalami fluktuasi dengan puncaknya pada 2021 sebanyak 168. Sumber publikasi paling dominan adalah e-journal sebanyak 385 sumber (58%). Peneliti aktif berasal dari Universitas Buana Perjuangan Karawang dan Universitas Lampung yakni Muhammad Mona Adha (4 publikasi), Yudi Firmansyah (5 publikasi), Aris Riswandi (3 publikasi,) dan Nadya Putri Saylendra (5 publikasi). Tema dominan meliputi nilai Pancasila, pendidikan karakter, dan profil pelajar Pancasila. Potensi isu terbarukan yang dapat dikembangkan di masa depan antara lain pancasila ideology, human rights, pendidikan pancasila, dan metode pembelajaran kreatif. Kesimpulan menunjukkan pentingnya integrasi nilai Pancasila dalam kurikulum inovatif, pemanfaatan media digital, penguatan kolaborasi riset, serta peningkatan kapasitas peneliti. Keterbatasan studi ini meliputi cakupan database yang terbatas pada Crossref. Rekomendasi ke depan adalah pemanfaatan data dari Scopus atau WoS serta penggabungan metode bibliometrik dengan pendekatan bibliografi lanjutan lainnya.
PERAN MASJID AR-RAHMAN TUAN SYEKH SILAU LAUT SEBAGAI PUSAT PERADABAN ISLAM LOKAL DI ASAHAN Firmansyah, Firmansyah; Naldi, Anri; Aulia, Dina
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 10, No 1 (2026): AT-TAZAKKI: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v10i1.28640

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Masjid Ar-Rahman Tuan Syekh Silau Laut sebagai pusat peradaban Islam lokal di Desa Silau Laut, Kabupaten Asahan, khususnya dalam perkembangan dakwah, pendidikan Islam, serta penyebaran Tarekat Syattariyah. Masjid Ar-Rahman tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat aktivitas sosial-keagamaan yang membentuk identitas religius masyarakat setempat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode sejarah sosial, yang meliputi tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Data diperoleh melalui studi dokumentasi, observasi lapangan, serta wawancara dengan tokoh agama dan masyarakat sekitar yang memiliki keterkaitan dengan sejarah masjid dan jaringan tarekat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masjid Ar-Rahman memainkan peran strategis dalam pembinaan keagamaan masyarakat melalui kegiatan pengajian, pembelajaran kitab-kitab klasik, serta pendidikan madrasah yang berkontribusi terhadap penguatan literasi Islam lokal. Selain itu, keberadaan Tuan Syekh Abdurrahman sebagai tokoh sentral memperkuat fungsi masjid sebagai pusat penyebaran Tarekat Syattariyah, yang kemudian membentuk pola keberagamaan masyarakat dengan corak sufistik yang moderat. Masjid ini juga menjadi ruang integrasi sosial yang mempertemukan berbagai lapisan masyarakat serta melahirkan tradisi keagamaan yang terus diwariskan hingga kini. Dengan demikian, Masjid Ar-Rahman dapat dipahami sebagai institusi penting dalam pembentukan peradaban Islam lokal yang tidak hanya berorientasi pada ritual, tetapi juga pada penguatan pendidikan dan transformasi sosial masyarakat Asahan.Kata kunci: Masjid Ar-Rahman, Tuan Syekh Silau Laut, sejarah sosial, dakwah, pendidikan Islam, Tarekat Syattariyah, Asahan.