cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Attazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 201 Documents
ANALISIS KEBIJAKAN PEMERINTAH TERKAIT PROSES PEMBELAJARAN ONLINE PADA MASA PANDEMI COVID-19 TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA/I SDN 112273 DI KABUPATEN LABUHAN BATU UTARA Ummi Khoiriah Nasution, Fahrul Azmi,
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 7, No 2 (2023): AT-TAZAKKI: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v7i2.18893

Abstract

Abstrak: Penyebaran wabah penyakit Coronavirus Disease 2019 di Indonesia yang semakin serius menyebabkan pemerintah beserta jajarannya harus mengambil kebijakan dengan membatasi aktivitas sosial masyarakat dengan tujuan pemutusan rantai penyebaran wabah tersebut. Salah satunya masalah pembatasan sosial tentang pelaksanaan kegiatan belajar dan mengajar, hal ini juga diterapkan di daerah pemerintahan Kabupaten Labuhanbatu Utara yang menjadi titik fokus pada penelitian ini. Penerapan model pembelajaran secara daring diwilayah Kabupaten Labuhanbatu Utara terkhusus pada objek penelitian ini yakni SD Negeri 112273 Kampung Mesjid menuai beberapa kendala dan permasalahan – permasalan yang kian serius, sehingga penerapan pembelajaran secara daring tidak dapat dikatakan maksimal. Fakta ini disebabkan oleh beberapa faktor penghambat yang terjadi dikalangan masyarakat serta kondisi wilayah yang belum cakap untuk mengikuti kebijakan tersebut. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori tentang Analisis Kebijakan oleh Satori dan Komariyah. Penelitian menggunakan metodologi dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif dalam penelitian menggunakan teknik observasi, wawancara, serta dokumentasi. Penelitian ini juga terdiri dari informan utama dan informan pendukung. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk menganalisis kebijakan pemerintah terkait proses pembelajaran secara daring di wilayah Kabupaten Labuhanbatu Utara yang ternyata berdampak terhadap kondisi minat belajar Siswa/I pada objek penelitian ini dilakukan yaitu SDN 112273 Kampung Mesjid.Kata Kuci: Penyebaran Wabah Penyakit, Kebijakan Pemerintah, Minat Belajar Siswa
MANAJEMEN PENGEMBANGAN KURIKULUM SEKOLAH BERBASIS AGAMA Imron, Indah Puspitasari, Sutriani, Baraz Yoechva Alfaiz,Mohammad Yasin Al
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 8, No 2 (2024): AT-TAZAKKI: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v8i2.21352

Abstract

Abstract: The educational curriculum in Islamic boarding schools has an important role in developing an education system based on local wisdom. The development of the curriculum in Islamic boarding schools is expected to provide a distinctive feature in the dynamics of national education. This qualitative research uses a narrative literature review approach by referring to various manuscripts that discuss education, especially Islamic boarding schools. Data was collected through document review and confirmation through random observation in several sample Islamic boarding schools. The results show that the curriculum development in sekolah still retains its characteristics, although the classical education model is difficult not to be influenced by modern education. Humanistic education is also applied to help students explore their potential naturally. Curriculum reconstruction is needed so that social learning goals can be achieved, so that students are ready to face life in society. The principle of cooperation and mutual respect is emphasized in the learning process to create a conducive atmosphere.Keywords: Management, Curriculum Development, SchoolAbstrak Kurikulum pendidikan di sekolah memiliki peran penting dalam mengembangkan sistem pendidikan berbasis kearifan lokal. Pengembangan kurikulum di sekolah diharapkan memberikan ciri khas dalam dinamika pendidikan nasional. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan narrative literature review dengan mengacu pada berbagai manuskrip yang membahas pendidikan, terutama sekolah. Data dikumpulkan melalui telaah dokumen dan konfirmasi melalui observasi acak di beberapa sekolah sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kurikulum di sekolah tetap mempertahankan karakteristiknya, meskipun model pendidikan klasik sulit untuk tidak terpengaruh oleh pendidikan modern. Pendidikan humanistik juga diterapkan untuk membantu santri menggali potensi diri secara alami. Rekonstruksi kurikulum diperlukan agar tujuan pembelajaran yang bersifat sosial dapat tercapai, sehingga santri siap menghadapi kehidupan di masyarakat. Prinsip kerjasama dan saling menghargai ditekankan dalam proses pembelajaran untuk menciptakan suasana yang kondusif.Kata Kunci: Manajemen, Pengembangan Kurikulum, Sekolah
KONTRIBUSI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMPERTAHANKAN KELESTARIAN LINGKUNGAN DI ERA TANTANGAN MASYARAKAT MODERN Febri Fauzia Adami, Zahrani Alawiah, Rahma Dinda, Pepi Yusfita Harahap, Anri Naldi, Fajar Hasan Murs
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 7, No 2 (2023): AT-TAZAKKI: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v7i2.19099

Abstract

Abstrak: Dalam era masyarakat modern, kelestarian lingkungan menjadi isu krusial yang memerlukan perhatian serius dari seluruh komponen masyarakat. Pendidikan Agama Islam, dengan nilai-nilai, prinsip-prinsip, dan ajarannya, menawarkan panduan berharga dalam memahami dan menanggapi krisis lingkungan saat ini. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi kontribusi pendidikan Agama Islam dalam mempertahankan kelestarian lingkungan. Melalui analisis literatur dan kajian teologis, kami mengidentifikasi prinsip-prinsip seperti konsep "khalifah" yang mengajarkan tanggung jawab manusia sebagai penjaga alam semesta, hukum-hukum lingkungan yang menekankan pentingnya menjaga lingkungan, serta nilai-nilai etika dan moral yang membentuk sikap peduli terhadap alam. Selain itu, pendidikan Agama Islam juga mendorong kesadaran etika dan moral yang membentuk sikap dan perilaku yang menghargai alam dan makhluk lain. Dengan demikian, pendidikan Agama Islam tidak hanya memberikan kerangka kerja spiritual dan moral bagi individu Muslim, tetapi juga menawarkan solusi holistik untuk mempromosikan kesedaran, tanggung jawab, dan tindakan proaktif dalam menjaga kelestarian lingkungan di era masyarakat modern.
ASPEK SOSIAL DALAM SERIAL DRAMA “THIRTY NINE” (Analisis Isi Muatan Nilai-nilai Sosial Tayangan Serial Drama Korea “Thirty Nine”) Taufik Wal Hidayat, Kenny Melenia Br Surbakti, Abdul Haris,
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 8, No 2 (2024): AT-TAZAKKI: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v8i2.21381

Abstract

 Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi adegan-adegan dalam serial drama Thirty Nine yang mengandung nilai-nilai sosial serta menentukan jenis nilai sosial yang ditampilkan, dan mengevaluasi dampaknya terhadap penonton. Meskipun Thirty Nine terdiri dari 12 episode, peneliti hanya menganalisis sejumlah adegan yang dipilih dari seluruh episode tersebut. Adegan-adegan ini dipilih karena dianggap mampu menggambarkan secara efektif nilai-nilai sosial di Korea. Teori yang digunakan dalam penelitian ini meliputi komunikasi massa, analisis isi, nilai-nilai sosial, dan drama Korea. Metode penelitian yang diterapkan adalah analisis isi kualitatif, dengan teknik analisis yang digunakan adalah analisis isi semantik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai sosial dalam Thirty Nine meliputi nilai keindahan dalam alfabet Hangul, nilai vital, moral, religius, dan kebenaran yang muncul dalam konteks makan bersama (Hesoik), nilai kebenaran dan religius terkait kebiasaan melepas sepatu, serta nilai keindahan, moral, dan religius yang terkait dengan kebiasaan minum teh atau Darye. Selain itu, nilai material juga muncul dalam penggunaan telepon seluler. Dari analisis, juga ditemukan nilai kebenaran, keindahan, dan moral dalam konsep memberi bunga. Nilai-nilai sosial yang teridentifikasi melalui analisis pernyataan mencakup kebenaran, moral, religius, dan keindahan dalam cara menikmati hidup serta penggunaan aksara Korea.Kata Kunci: Nilai-nilai sosial, Analisis isi, Drama korea 
KAPITAL SOSIAL MODERASI BERAGAMA Siti Hawa Lubis, Febri Fauzia Adami,
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 8, No 1 (2024): AT-TAZAKKI: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v8i1.21328

Abstract

Abtrak: Penulisan ini bertujuan untuk mengkaji peran kapital sosial dalam moderasi beragama serta bagaimana kapital sosial dapat mendukung terciptanya toleransi dan kerukunan dalam masyarakat yang majemuk. Fokus utama adalah mengeksplorasi bagaimana hubungan sosial, kepercayaan, dan norma-norma budaya mempengaruhi praktik moderasi beragama dan berkontribusi pada stabilitas sosial. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah pendekatan kualitatif melalui kajian literatur dan analisis kasus. Kajian literatur mencakup studi-studi terdahulu mengenai kapital sosial, moderasi beragama, dan hubungan antar-budaya. Analisis kasus dilakukan untuk memahami penerapan moderasi beragama dalam konteks sosial yang berbeda, serta untuk menilai dampak kapital sosial terhadap praktik keagamaan yang moderat. Data dikumpulkan dari berbagai sumber, termasuk jurnal akademis, buku, dan laporan penelitian terkait. Penulisan ini menemukan bahwa kapital sosial memainkan peran penting dalam mendukung moderasi beragama dengan menyediakan jaringan hubungan, kepercayaan, dan norma sosial yang mendukung toleransi dan kerukunan. Kapital sosial berfungsi sebagai jembatan antara kelompok-kelompok yang berbeda, membantu membangun dialog dan pemahaman yang lebih baik antar kelompok. Temuan ini menunjukkan bahwa masyarakat yang memiliki kapital sosial yang kuat cenderung lebih mampu mengelola perbedaan agama secara efektif dan menjaga stabilitas sosial. Selain itu, moderasi beragama yang didukung oleh kapital sosial tidak hanya mengurangi potensi konflik, tetapi juga memperkuat kohesi sosial dan mempromosikan perdamaian di masyarakat yang plural.Kata Kunci : Kapital Sosial, Moderasi Beragama.
IMPLEMENTASI EDUCATION SUSTAINABLE DEVELOPMENT PADA LEMBAGA PENDIDIKAN Nursyam Fatimah, Wirda Auliya, Muhammad Abrar Parinduri,
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 7, No 2 (2023): AT-TAZAKKI: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v7i2.18894

Abstract

Abstrak: Implementasi Education for Sustainable Development (ESD) pada lembaga pendidikan merupakan aspek yang penting dalam menghadapi tantangan sosial, ekonomi, dan lingkungan yang dihadapi oleh dunia saat ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi ESD di lembaga pendidikan, khususnya di SMA/SMK/Aliyah di Kota Binjai. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan Interpretative Phenomenological Analysis. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan melalui Google Form kepada 3 wakil kepala sekolah bagian kesiswaan di Kota Medan. Responden penelitian ini adalah siswa yang baru menyelesaikan pendidikan SMA/SMK/Aliyah, dengan jumlah total responden sebanyak 204 orang. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini terdapat 27,17% menjawab pernah, 26,08% menjawab tidak pernah dan 46,73% mengimplementasikannya. Hal ini menunjukkan bahwa 46,73% guru memberikan ruang dan kesempatan bagi siswa untuk berpartisipasi secara aktif, sehingga mencerminkan pendekatan pendidikan yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan siswa. Selain itu, penelitian ini mendapatkan hasil untuk mengetahui apakah para siswa mendapatkan pembelajaran disekolah tentang lingkungan dengan persentase 88,58% menjawab pernah dan 11,41% menjawab tidak pernah dan diperoleh hasil 64,2% menjawab tidak pernah melakukan kunjungan yang berkaitan dengan isu keberlanjutan lingkungan.
EKSPRESI EKOLOGIS: KONTRIBUSI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMPERTAHANKAN KELESTARIAN LINGKUNGAN DI TENGAH TANTANGAN MASYARAKAT MODERN DI KOTA MEDAN Febri Fauzia Adami, Tomi Pradana, Anri Naldi, Anan Nisoh,
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 8, No 2 (2024): AT-TAZAKKI: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v8i2.21353

Abstract

Abstrak: Kota Medan, sebagai pusat pertumbuhan dan perkembangan di Sumatera Utara, menghadapi tantangan serius terkait kelestarian lingkungan akibat urbanisasi dan industrialisasi yang pesat. Dalam konteks ini, pendidikan agama Islam muncul sebagai potensi penting dalam mempromosikan kesadaran dan tindakan berkelanjutan. Studi ini bertujuan untuk menggali kontribusi pendidikan agama Islam dalam mempertahankan kelestarian lingkungan di Medan. Dengan pendekatan kualitatif dan studi kasus, penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan agama Islam di Medan telah berhasil meningkatkan kesadaran ekologis masyarakat. Konsep khalifah sebagai pengelola bumi dan tawhid sebagai keesaan Tuhan menjadi dasar pemahaman masyarakat tentang pentingnya menjaga keseimbangan alam. Sekolah dan pesantren di Medan telah aktif mengintegrasikan pendidikan ekologi berbasis Islam, menghasilkan inisiatif seperti kampanye penghijauan, pengelolaan sampah, dan promosi gaya hidup berkelanjutan. Namun, tantangan seperti kurangnya sumber daya, resistensi terhadap perubahan, dan kurangnya kerjasama lintas sektoral tetap menjadi hambatan dalam implementasi pendidikan agama yang berorientasi ekologi. Oleh karena itu, diperlukan upaya kolaboratif antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat untuk memaksimalkan potensi pendidikan agama Islam dalam mendukung kelestarian lingkungan di tengah dinamika masyarakat modern Medan. Kesimpulannya, pendidikan agama Islam memiliki peran strategis dalam mempromosikan kelestarian lingkungan di Medan. Melalui integrasi nilai-nilai Islam dengan isu-isu ekologi, diharapkan dapat tercipta harmoni antara pembangunan berkelanjutan dan pelestarian alam untuk kesejahteraan bersama.Keyword: Ekspresi Ekologis, Pendidikan Agama Islam, Kelestarian Lingkungan, Masyarakat Modern, Kontribusi Pendidikan
PERAN KONSELOR DALAM MEMFASILITASI KUNJUNGAN DAN PENGEMBANGAN ANGGOTA KELOMPOK DALAM TERAPI KLINIS Yoja, Astya Dwi; Hasibuan, Uli Makmun; Sari, Wulan; Agustia, Deva Yuni
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 8, No 1 (2024): AT-TAZAKKI: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v8i1.20767

Abstract

Terapi kelompok telah muncul sebagai metode yang menonjol dalam bidang konseling dan terapi, menawarkan lingkungan yang mengayomi bagi individu untuk mendapatkan bantuan, meningkatkan kesadaran diri, dan mengembangkan kemampuan yang diperlukan untuk pengembangan pribadi jangka panjang. Fungsi konselor dalam dinamika terapi kelompok sangat penting untuk memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan anggota kelompok. Tulisan ini berusaha untuk mengkaji secara menyeluruh fungsi konselor dalam mendorong pertumbuhan dan perkembangan anggota kelompok dalam terapi kelompok. Para peneliti melakukan telaah pustaka secara komprehensif untuk menyelidiki konsep-konsep teoritis mengenai tugas konselor dalam terapi kelompok. Mereka juga menganalisis strategi, teknik, dan pendekatan yang efisien yang digunakan oleh konselor untuk membantu anggota kelompok dalam mencapai kemampuan maksimal mereka. Fungsi konselor dalam terapi kelompok meliputi tugas-tugas mengatur, memfasilitasi, dan membimbing anggota kelompok. Konselor, dalam perannya sebagai pengatur, menciptakan suasana yang aman dan terorganisir untuk pertukaran pengalaman. Fasilitator mendorong dialog yang substantif dan keterlibatan yang produktif. Sebagai mentor, mereka menawarkan bantuan, persepsi, dan arahan yang diperlukan bagi individu untuk meningkatkan kesadaran diri mereka dan menaklukkan hambatan yang mereka hadapi. Penelitian ini menggunakan metodologi berbasis kepustakaan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang praktik konselor dalam pengaturan otentik terapi kelompok. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kemajuan teori dan praktik di bidang konseling dan terapi.
MANAJEMEN PROGRAM PENDIDIKAN KARAKTER SISWA BERBASIS ISLAMIC BOARDING SCHOOL Mujianto Solichin, Mukhlisin, Dhikrul Hakim, Laila, Uswatun Qoyyimah,
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 8, No 2 (2024): AT-TAZAKKI: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v8i2.21385

Abstract

Abstrak: Pendidikan karakter merupakan bagian integral yang sangat penting dalam satuan pendidikan Indonesia. Oleh sebab itu diperlukan manajemen pendidikan karakter yang baik secara keseluruhan. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan dan menganalisis konsep perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi manajemen program pendidikan karakter berbasis Islamic boarding school di MI Unggulan Annur Peterongan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif berjenis penelitian lapangan. Sedangkan Teknik pengumpulan data menggunakan tiga teknik yaitu observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisis data dengan empat tahapan yaitu: (1) pengumpulan data, (2) kondesasi data, 3) penyajian data, dan 4) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa perencanaan manajemen program pendidikan karakter siswa diawali dengan adanya rapat awal tahun, dan dilanjutkan dengan menetapkan visi misi madrasah, memasukan program pendidikan karakter pada visi madrasah dan kurikulum pembelajaran yang terdokumentasi dalam dokumen kurikulum madrasah, dan mensosialisasikan program pendidikan karakter kepada seluruh warga sekolah. Implementasi manajemen program pendidikan karakter di MI Unggulan Annur Peterongan adalah mengintegrasikan pendidikan karakter ke dalam mata pelajaran, mengintegrasikan pendidikan karakter pada kegiatan ekstrakurikuler, menerapkan keteladanan, dan pembiasaan rutin sehari-hari di asrama. Evaluasi manajemen program pendidikan karakter di Madrasah Ibtidaiyah Unggulan Annur Peterongan dilakukan evaluasi secara formal, evaluasi dari pihak kepala sekolah hingga guru, dan evaluasi yang terintegrasi dengan asrama dan kegiatan siswa di madrasah.Kata Kunci: Manajemen, Pendidikan Karakter, Islamic Boarding School. Abstract: The results of the research show that planning for student character education program management begins with a meeting at the beginning of the year, and continues with establishing the madrasah vision and mission, including the character education program in the madrasah vision and learning curriculum documented in the madrasah curriculum document, and socializing the character education program to all residents school. The implementation of character education program management at MI Unggulan Annur Peterongan is integrating character education into subjects, integrating character education into extracurricular activities, implementing role models, and getting used to daily routines in the dormitory. The evaluation of the management of the character education program at the Annur Peterongan Superior Madrasah Ibtidaiyah was carried out by a formal evaluation, an evaluation from the principal to the teachers, and an evaluation that was integrated with the dormitories and student activities at the madrasah.Keywords: Management, Character Education, Islamic Boarding School.
JIHAD ULAMA MENYELAMATKAN UMAT DAN NEGERI DARI BAHAYA HOAX Neng Nurcahyati Sinulingga, Zahrani Alawiah,
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 8, No 1 (2024): AT-TAZAKKI: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v8i1.21349

Abstract

Abtrak: Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk mengkaji peran ulama dalam menghadapi penyebaran hoax yang semakin meresahkan masyarakat. Di era digital saat ini, hoax telah menjadi ancaman serius bagi stabilitas sosial dan keamanan negara. Ulama sebagai pemimpin spiritual dan moral memiliki tanggung jawab penting dalam membimbing umat agar tidak terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan. Metode penulisan yang digunakan adalah studi literatur, di mana penulis menganalisis berbagai sumber yang relevan seperti kitab-kitab klasik, fatwa ulama, serta artikel ilmiah dan berita terkait hoax. Penulis juga melakukan wawancara dengan beberapa ulama untuk mendapatkan perspektif langsung mengenai bagaimana mereka melihat peran mereka dalam menangkal hoax di masyarakat. Hasil penulisan ini menunjukkan bahwa ulama memiliki peran strategis dalam menyelamatkan umat dan negeri dari bahaya hoax. Dengan pendekatan yang berbasis pada nilai-nilai agama, ulama dapat memberikan pencerahan dan pendidikan kepada masyarakat mengenai pentingnya verifikasi informasi sebelum menyebarkannya. Selain itu, ulama juga diharapkan dapat menjadi teladan dalam menyikapi informasi, serta mengedukasi umat untuk lebih kritis dan bijak dalam menggunakan media sosial.berpartisipasi sebagai warga negara yang bertanggung jawab dalam masyarakat yang plural.Kata Kunci : Jihad, Ulama, Hoax.