cover
Contact Name
AXIOM Jurnal
Contact Email
jurnalaxiom@uinsu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
rusiulfahasanah@uinsu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika
ISSN : 20878249     EISSN : 25800450     DOI : -
Core Subject : Education,
Axiom Jurnal Pendidikan dan Matematika adalah salah satu jurnal di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN-SU Medan dalam bidang pendidikan dan lebih fokus pada pendidikan matematika. Jurnal Axiom dapat memuat artikel-artikel yang berbahasa Arab, Indonesia atau Inggris.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 2 (2023)" : 12 Documents clear
ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA PADA MATERI PROGRAM LINIER Lubis, Nur Ainun; Rahmadhani, Elfi
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v12i2.18077

Abstract

Penelitian kualitatif ini bertujuan mendeskripsikan bagaimana kemampuan pemahaman konsep matematis siswa pada materi program linear. Pemilihan subjek penelitian ini menggunakan metode purposive sampling, dengan populasi penelitian berjumlah 60 orang siswa kelas XI MAN 1 Aceh Tengah. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan awal, tes kemampuan pemahaman konsep, dan lembar wawancara. Hasil data dipaparkan dan dianalisis secara kualitatif. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa hasil analisis terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis yaitu: (1) siswa berkemampuan tinggi dapat memenuhi 4 dari 5 indikator sehingga berada pada persentase 87% dengan kategori sangat baik, (2) subjek dengan kemampuan pemahaman konsep matematis sedang memenuhi ke 5 indikator pemahaman konsep berada pada persentase 87% dengan kategori sangat baik, dan (3) subjek berkemampuan rendah hanya memenuhi 2 indikator dari 5 indikator pemahaman konsep berada pada persentase 53% dengan kategori cukup. Hasil analisis tes kemampuan pemahaman konsep matematika menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan matematika tinggi memenuhi lima indikator, yaitu: (1) pengulangan konsep, (2) penyajian contoh dan non contoh, (3) mengklasifikasikan objek, (4) penyajian konsep dalam berbagai bentuk representasi matematis, dan (5) penerapan konsep dalam pemecahan masalah. AbstractThis qualitative research aims to describe students’ ability to comprehend mathematical concepts in linear programming material. The research subjects were selected using a purposive sampling method, with a research population of 60 students from class XI MAN 1 Central Aceh. Data collection techniques included initial ability tests, concept understanding ability tests, and interview sheets. The data results were presented and analyzed qualitatively. Based on the analysis that has been carried out, it is concluded that the ability to comprehend mathematical concepts is as follows: (1) students with high abilities can fulfill 4 of the 5 indicators, placing them at a percentage of 87% in the very good category, (2) subjects with moderate ability to comprehend mathematical concepts fulfill all 5 indicators of conceptual understanding, placing them at a percentage of 87% in the very good category, and (3) low ability subjects only fulfill 2 indicators of the 5 indicators of conceptual understanding, placing them at a percentage of 53% in the sufficient category. The results of the analysis of tests on the ability to comprehend mathematical concepts show that students with high mathematical abilities meet five indicators, namely: (1) repetition of concepts, (2) presentation of examples and non-examples, (3) classification of objects, (4) presentation of concepts in various forms of mathematical representation, and (5) application of concepts in problem solving.
ANALISIS KESALAHAN PESERTA DIDIK MENYELESAIKAN SOAL PROGRAM LINEAR BERDASARKAN NEWMAN Darsono Simbolon; Maimunah Maimunah; Yenita Roza; Nahor Murani Hutapea
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v12i2.15839

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis kesalahan peserta didik dalam menyelesaikan soal matematika pada materi program linear. Penelitian ini termasuk penelitian dengan pendekatan kualitatif. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 30 peserta didik yang berasal dari peserta didik kelas XI SMA Santa Maria Pekanbaru. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes yang terdiri dari 3 soal uraian yang telah valid. Kesalahan akan dijustifikasi berdasarkan Newman’s Errors Categories. Hasil penelitian bahwa jenis kesalahan terbanyak yang dilakukan peserta didik adalah kesalahan dalam transformasi dengan persentase sebesar 55,71 % dan kesalahan paling sedikit yang dilakukan peserta didik adalah kesalahan dalam membaca sebesar 3,57%. Dapat disimpulkan bahwa peserta didik telah mampu membaca soal dengan benar tetapi kurang mampu dalam mentrasformasikan hal yang diketahui dan ditanya pada soal untuk menentukan hasil penyelesaian dari soal yang ditanyakan.  AbstractThis study aims to describe the types of error that students make in solving mathematics problems on liniear program problems. This study follows a qualitative research approach. The sample of this study consisted of 30 students from the eleventh grade of Santa Maria High School in Pekanbaru. The instrument was a test consisting of 3 valid descriptive questions. Errors are analyzed based on Newman's Error categories. The results indicate that the most common type of error made by students is an error in transformation with a percentage of 55.71%, and the least common error made by students is an error in reading at 3.57%. It can be concluded that students are able to read the problem correctly, but are less capable in transforming what is known and asked in the problem to determine the solution of the problem asked.  
ESTIMASI BAYESIAN PADA PARAMETER HUKUM MOTALITA GOMPERTZ MENGGUNAKAN ALGORITMA METROPOLIS-HASTINGS Eliskar, Yulinda; Rustam, Rustam; Fitriyati, Nina; Saleh, Khaerudin
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v12i2.18061

Abstract

Tingkat mortalitas merupakan salah satu hal penting untuk menentukan nilai premi pada suatu produk asuransi. Pada umumnya, perusahaan asuransi menggunakan tabel mortalitas deterministik yang dibangun dari data kematian masa lalu. Namun pada kenyataannya, tingkat mortalitas dipengaruhi oleh faktor-faktor ketidakpastian yang menyebabkan tingkat mortalitas tersebut berubah secara stokastik. Pada penelitian ini, akan dikaji pengaruh mortalitas stokastik dalam mengestimasi parameter hukum mortalitas Gompertz menggunakan pendekatan analisis Bayesian sehingga parameter-parameter pada hukum mortalitas Gompertz tidak lagi berbentuk konstanta, namun memiliki distribusi. Estimasi Bayesian dilakukan dengan asumsi distribusi prior adalah normal. Pelibatan unsur stokasik dilakukan dengan menambahkan gangguan mortalitas  yang dinyatakan dalam persentase dari force of mortality  dengan rentang . Simulasi numerik dilakukan menggunakan Markov Chain Monte Carlo (MCMC) dengan Algoritma Mettopolis-Hastings. Hasil simulasi menunjukkan bahwa dengan l0 = 100000 dan l111 = 0, diperoleh nilai m* berdistribusi normal dengan mean 0.001665164 dan variansi 9,525 × 10-9 dan C* berdistribusi normal dengan mean 1.081264461 dan variansi 6,312134 × 10-7. Hasil ini dapat digunakan sebagai kerangka kerja yang lebih akurat untuk menganalisis keandalan, ketahanan, dan pembiayaan dalam dunia aktuaria, serta memberikan dasar yang lebih baik untuk pengelolaan risiko perusahaan.  AbstractThe mortality rate is a crucial factor in determining the premium value for an insurance product. Typically, insurance companies use deterministic mortality tables that are built from past death data. However, in reality, the mortality rate is influenced by various uncertainty factors that cause it to change stochastically. In this research, we will study the influence of stochastic mortality in estimating the parameters of the Gompertz mortality law using a Bayesian analysis approach. This will enable us to model the parameters in the Gompertz mortality law as a distribution rather than a constant value. Bayesian estimation is carried out assuming the prior distribution is normal. The involvement of stochastic elements is carried out by adding mortality disturbance ∈  which is expressed as a percentage of the force of mortality  with a range of . Numerical simulations were carried out using Markov Chain Monte Carlo (MCMC) with the Mettopolis-Hastings Algorithm. The simulation results show that with l0 = 100000 and l111 = 0, the m* value is normally distributed with a mean of 0.001665164 dan and a variance of 9,525 × 10-9 and C* is normally distributed with a mean of 1.081264461 and a variance of 6,312134 × 10-7. These results can be used as a more accurate framework for analyzing reliability, resilience and financing in the actuarial world, as well as providing a better basis for enterprise risk management.
DAFTAR ISI VOL 12 NO 2 Axiom, Admin
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v12i2.19286

Abstract

DESAIN BAHAN AJAR KALKULUS INTEGRAL BERBANTUAN APLIKASI MAPLE Zulyanty, Marni; Mardia, Ainun; Sunarto, Sunarto; Asiani, Rosi Widia
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v12i2.13015

Abstract

Desain bahan ajar kalkulus integral berbantuan aplikasi Maple memiliki tujuan utama untuk menghasilkan rancangan bahan ajar kalkulus integral yang menggunakan aplikasi matematika yang dapat membantu pengguna bahan ajar memahami penyelesaian masalah terkait kalkulus integral. Adapun model pengembangan ini merupakan bagian dari bentuk pengembangan 4D. Tahap pertama adalah tahap pendefinisian (define) yaitu analisis awal-akhir, analisis terkait mahasiswa, analisis terkait konsep, analisis terkait tugas, dan spesifikasi terkait tujuan pada pembelajaran, yang seluruhnya didasarkan pada kurikulum. Selanjutnya adalah tahap perancangan (design), dalam merancang desain bahan ajar kalkulus integral berbantuan Maple ini didahului dengan pembuatan template bahan ajar. Adapun template bahan ajar terdiri dari tujuan pembelajaran tiap materi/konten kalkulus integral, namun materi/konten disajikan secara to the point, contoh soal dan penyelesaiannya, contoh soal dan penyelesaiannya dengan menggunakan Maple, dan soal evaluasi akhir. Di dalam bahan ajar ini terdapat draft pengetikan dan video Maple. Draft yang dihasilkan terdiri dari 22 sub materi/konten kalkulus integral. Video ini berisi penjelasan tutorial secara audiovisual untuk menyelesaikan soal dengan menggunakan aplikasi Maple. Dari kegiatan ini dihasilkan 20 video Maple penyelesaian soal dari materi/konten kalkulus integral.AbstractThe aim of designing integral calculus teaching materials assisted by the Maple application is to create materials that use mathematical applications to help users solve problems related to integral calculus. The 4D development model consists of several stages, with the first stage being the definition stage. This stage involves beginning-to-end analysis, student-related analysis, concept-related analysis, task-related analysis, and specifications related to learning objectives, all of which are based on the curriculum. The design stage of the 4-D development model involves creating a teaching material template, followed by designing Maple-assisted integral calculus teaching material. The teaching material template includes learning objectives for each integral calculus material/content. The material/content is presented concisely, with example questions and their solutions, example questions and their solutions using Maple, and final evaluation questions. The teaching materials consist of typing drafts and Maple videos, which are used to create a final draft consisting of 22 sub-materials/content related to integral calculus. This video contains an audiovisual tutorial explaining how to solve problems using the Maple application. As a result of this activity, 20 Maple videos were produced, each of which demonstrates how to solve problems related to integral calculus material/content
PERSPEKTIF FILSAFAT PENDIDIKAN MATEMATIKA TOKOH MASYARAKAT ACEH UTARA DALAM PRAKTIK PERHITUNGAN FARAID Lisa, Lisa; Dewi, Izwita; Simamora, Elmanani
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v12i2.17549

Abstract

Pembelajaran matematika perlu menjadi jembatan untuk memberikan pengetahuan di kelas agar matematika dapat eksis dalam kehidupan sosial budaya sehari-hari Hal ini dilakukan untuk membantu siswa dan masyarakat lebih memahami pentingnya belajar matematika karena pembelajaran matematika erat kaitannya dengan aktivitas kehidupan bermasyarakat. Faraid merupakan ilmu pembagian harta warisan. Dalam menghitung faraid, ilmu matematika memegang peranan paling penting dalam menyelesaikan kasus pembagian harta warisan antar ahli waris. Hingga saat ini masih banyak masyarakat yang salah dalam membagi harta warisan sehingga timbul konflik antar keluarga karena menganggap pembagian harta warisan tidak adil. Hal ini terjadi dikarenakan pengetahuan masyarakat sangat terbatas terhadap matematika sehingga masih salah dalam hal pembagian warisan. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pandangan tokoh masyarakat di Aceh Utara terhadap praktik perhitungan Faraid secara filsafat pendidikan matematika. Kualitatif deskriptif merupakan pendekatan penelitian ini dengan metode   etnografi. Hasi penelitian menunjukkan bahwa (1) persfektif perhitungan Faraid yang dilakukan oleh tokoh masyarakat Aceh Utara hampir sama untuk semua desa yaitu menggunakan metode pembagian ridha-meuridha atau tameu jeut-jeut; (2) keterkaitan filsafat pendidikan matematika dengan perhitungan Faraid dapat dilihat secara ontologi, epistemologi, dan aksiologi terkait praktik perhitungan Faraid; dan (3) perhitungan Faraid pada pembagian harta waris secara tidak langsung telah menerapkan konsep perhitungan matematika berupa konsep bilangan yaitu kelipatan persekutuan terkecil, sifat bilangan rasional, penjumlahan dan pengurangan bilangan, bilangan bulat positif dan perkalian pecahan dengan bilangan bulat. AbstractMathematics learning should be a bridge to provide knowledge in the classroom, so that mathematics can be applied in everyday socio-cultural life. This helps students and society better understand the importance of learning mathematics, as it is closely related to social life activities. Faraid is the science of dividing inheritance, where mathematics plays the most important role in resolving cases of dividing inheritance between heirs. However, many people still make mistakes in dividing inheritance, resulting in conflicts between families because they think the distribution of inheritance is unfair. This happens because people’s knowledge of mathematics is very limited, and they still make mistakes when it comes to dividing inheritance. The aim of this research is to describe the views of community leaders in North Aceh regarding the practice of Faraid calculations from the philosophy of mathematics education. The research uses descriptive qualitative approach and ethnographic methods. The results show that (1) the Faraid calculation perspective carried out by North Aceh community leaders is almost the same for all villages, namely using the ridha-meuridha or tameu jeut-jeut distribution method; (2) the relationship between the philosophy of mathematics education and Faraid calculations can be seen in terms of ontology, epistemology, and axiology related to the practice of Faraid calculations; and (3) Faraid’s calculations for the distribution of inheritance indirectly apply the concept of mathematical calculations in the form of number concepts, such as the least common multiple, the nature of rational numbers, addition and subtraction of numbers, positive integers, and multiplication of fractions with whole numbers.
COVER VOL 12 NO 2 Axiom, Admin
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v12i2.19287

Abstract

APLIKASI METODE ARIMA DAN METODE DES DALAM MERAMALKAN JUMLAH KUNJUNGAN PASIEN RAWAT JALAN POLI UMUM Zahara, Zahara; Fairus, Fairus; Muliani, Fitra
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v12i2.15118

Abstract

Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Rantau Selamat merupakan instansi yang menyediakan layanan kunjungan berupa pasien rawat jalan. Data jumlah kunjungan pasien rawat jalan poli umum di UPTD Puskesmas Rantau Selamat merupakan data model time series. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan model peramalan terbaik dalam meramalkan jumlah kunjungan pasien rawat jalan poli umum di UPTD Puskesmas Rantau Selamat yang diperoleh dari perbandingan dua metode, yaitu metode ARIMA dan metode Double Exponential Smoothing. Peramalan dengan metode ARIMA menghasilkan model arima (3,1,3) dimana MSE senilai 0,000011767 sedangkan metode Double Exponential Smoothing Holt menghasilkan MSE senilai 100647. Hasil analisis menunjukkan bahwa ARIMA (3,1,3) merupakan model terbaik dalam meramalkan jumlah kunjungan pasien rawat jalan poli umum di UPTD Puskesmas Rantau Selamat berdasarkan pada nilai forecast error yaitu MSE senilai 0,000011767. AbstractThe Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) in Rantau Selamat is an agency that provides visiting services for outpatients. The data on the number of outpatient visits in the medical ward at the UPTD in Rantau Selamat is in the form of time series model data. The objective of this study is to identify the most effective forecasting model for predicting the number of outpatient visits in the medical ward of the Public Health Center in Rantau Selamat UPTD. The data was obtained by comparing two methods: the ARIMA method and the Double Exponential Smoothing method. According to the analysis results, the ARIMA method is the best model for predicting the number of outpatient visits in the medical ward at UPTD of the Public Health Center in Rantau Selamat based on the forecast error value (0.000011767). The ARIMA method produces an Arima (3,1,3) model with an MSE of 0.000011767, while the Double Exponential Smoothing Holt method produces an MSE of 100647.
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA SISWA PADA PENYELESAIAN SOAL CERITA ALJABAR DITINJAU DARI GAYA BELAJAR Clove, Rick; Sukayasa, Sukayasa; Pathuddin, Pathuddin; Bakri, Bakri
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v12i2.15971

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan deskripsi tentang kemampuan literasi matematika siswa melalui penyelesaian soal cerita aljabar di kelas VII ditinjau dari gaya belajar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Desain penelitian terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan penyelesaian. Subjek penelitian sebanyak 3 orang siswa kelas VIII dengan gaya belajar yang berbeda yaitu siswa dengan gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik. Data diperoleh melalui tes tertulis dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa subjek dengan gaya belajar visual (GV) dapat menyelesaikan enam dari tujuh indikator literasi matematika, yaitu tahap: komunikasi; matematis; representasi; merancang strategi pemecahan masalah; pengunaan simbol, bahasa formal, dan teknis serta penggunaan operasi; dan pengunaan alat matematika. Subjek dengan gaya belajar auditori (GA) dapat menyelesaikan ketujuh indikator literasi matematika, yaitu tahap: komunikasi; matematis; representasi; penalaran dan argumen; merancang strategi pemecahan masalah; pengunaan simbol, bahasa formal, dan teknis serta penggunaan operasi; dan pengunaan alat matematika. Subjek dengan gaya belajar kinestetik (GK) dapat menyelesaikan enam dari tujuh indikator literasi matematika, yaitu tahap: komunikasi; matematis; representasi; merancang strategi pemecahan masalah; pengunaan simbol, bahasa formal, dan teknis serta penggunaan operasi;s dan pengunaan alat matematika. Melalui artikel penelitian ini diharapkan dapat menjadi rekomendasi bagi penelitian selanjutnya dalam meneliti kemampuan literasi matematika siswa. AbstractThe objective of this research is to describe the mathematical literacy abilities of class VII students by solving algebra story problems, with a focus on learning styles. The research methodology employed is qualitative research, which includes planning, implementation, and completion stages. The research subjects were three class VIII students with different learning styles: visual, auditory, and kinesthetic. Data was collected through written tests and interviews. The results of this research indicate that students with a visual learning style (GV) can complete six of the seven indicators of mathematical literacy, including communication, mathematical representation, designing problem-solving strategies, use of symbols, formal and technical language, and use of operations and mathematical tools. Students with an auditory learning style (GA) can complete all seven indicators of mathematical literacy, including communication, mathematical representation, reasoning and argument, designing problem-solving strategies, use of symbols, formal and technical language, and use of operations and mathematical tools. Students with a kinesthetic learning style (GK) can complete six of the seven indicators of mathematical literacy, including communication, mathematical representation, designing problem-solving strategies, use of symbols, formal and technical language, use of operations, and use of mathematical tools. This research article is expected to provide recommendations for further research on students’ mathematical literacy abilities.
EFEKTIVITAS PENDEKATAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK TERHADAP KEMAMPUAN COMPUTATIONAL THINKING SISWA Kharomah, Laelatul; Fitri, Anisa; Cindarbumi, Festian
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/axiom.v12i2.17411

Abstract

Kemampuan computational thinking merupakan salah satu keterampilan penting untuk membantu siswa dalam memahami konsep matematika. Namun kemampuan computational thinking siswa Indonesia masih rendah sehingga perlu adanya perencanaan pembelajaran yang relevan dan mampu meningkatkan kemampuan computational thinking siswa. Salah satunya dengan menerapkan pendekatan pembelajaran matematika realisik. Dengan pendekatan pembelajaran matematika realisik ini siswa akan terlibat dalam membangun sendiri konsep dan model yang dipakai melalui pemecahan masalah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengkaji kembali kefektifan penggunaan pendekatan pembelajaran matematika realitik dalam meningkatkan kemampuan computational thinking siswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pre-eksperimen pretest-posttest one group design.  Populasi yang terlibat adalah 148 siswa kelas VII SMP Negeri 4 Bojonegoro dengan sampel 28 siswa  pada kelas VII A tahun akademik 2022/2023. Teknik pengumpulan data berupa tes dan dokumentasi dengan instrumen penelitian berupa perangkat pembelajaran dan soal tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran matematika realistik efektif meningkatkan kemampuan computational thinking. Hal tersebut didasarkan pada hasil analisis statistika deskripsif yang menunjukkan rata-rata pretest dan posttest yaitu 31,89 (kategori rendah) menjadi 74,62 (kategori sedang). Selanjutnya rata-rata peningkatan kemampuan computational thinking dengan uji Normalized Gain menunjukkan nilai 0,65 (kategori sedang). Selain itu, berdasarkan hasil analisis statistika inferensial dengan uji-t menggunakan paired sample t-test menunjukkan nilai signifikan kurang dari 0,05 (0,000 < 0,005) yang artinya terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan sebelum dan sesudah penerapan pendekatan pembelajaran matematika realistik. Dan dari hasil perhitungan effect size sebesar 7,76 menunjukkan kategori berefek tinggi.AbstractAlthough computational thinking is an essential skill for students to comprehend mathematical concepts, Indonesian students’ computational thinking abilities remain low. Therefore, relevant learning plans are necessary to enhance their computational thinking abilities. One such plan is to apply a realistic mathematics learning approach, which involves students in constructing their own concepts and models through problem-solving. The aim of this research is to determine and review the effectiveness of using a realistic mathematics learning approach in improving students' computational thinking abilities. This study employed a pre-experimental method with a one-group pretest-posttest design. The sample consisted of 28 seventh-grade students, while the population involved 148 seventh-grade students from SMP Negeri 4 Bojonegoro during the 2022/2023 academic year. Data collection techniques, such as tests and documentation, employ research instruments in the form of learning tools and test questions. The research results indicate that the realistic mathematics learning approach is effective in enhancing computational thinking abilities. This is based on the results of descriptive statistical analysis which shows the average pretest and posttest is 31.89 (low category) to 74.62 (medium category). Furthermore, the average increase in computational thinking abilities with the Normalized Gain test shows a value of 0.65 (medium category). Apart from that, based on the results of inferential statistical analysis with a t-test using a paired sample t-test, it shows a significant value of less than 0.05 (0.000 < 0.005), which means there is a significant average difference before and after implementing the realistic mathematics learning approach, and from the calculation results the effect size is 7.76, indicating a high effect category.

Page 1 of 2 | Total Record : 12