cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Edu Riligia: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan
ISSN : 25810251     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 3 (2022): Juli-September" : 7 Documents clear
Peradaban Pra Islam dan Pengaruhnya Terhadap Pendidikan Islam Hasibuan, Darma Syahputra
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 6, No 3 (2022): Juli-September
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v6i3.13175

Abstract

Pesatnya perkembangan peradaban Islam sepanjang sejarah, akibat sikap umat Islam yang terbuka, toleran dan akomodatif terhadap hegemoni pemikiran dan peradaban asing, kecintaan terhadap ilmu pengetahuan, budaya akademik, permasalahan yang dihadapi umat Islam dari waktu ke waktu semakin kompleks dan menuntut solusi Semua bidang keilmuan dijadikan objek kajian oleh para pemikir Islam, baik ilmu agama maupun ilmu umum. Peradaban Islam ini ditandai dengan berkembangnya lembaga pendidikan, pada masa dinasti Umayyah dan Abbasiyah serta didukung oleh dinasti lain seperti Cordoba, Andalusia, Afrika Utara, Turki, dan India Islam. Hal ini memberikan dampak yang signifikan bagi kehidupan umat Islam dan memiliki pengaruh yang kuat terhadap kemajuan peradaban internasional pada umumnya, dari masa klasik hingga era modern. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi (content analysis). Analisis isi adalah teknik penelitian untuk menarik kesimpulan (inferensi) yang dapat ditiru (replicable) dan dengan data yang valid, dengan memperhatikan konteks. Metode ini bertujuan untuk menganalisis keseluruhan pembahasan tentang sejarah peradaban pra-Islam dan pengaruhnya terhadap pendidikan Islam. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengkaji mengenai pengaruh peradaban pra-Islam terhadap pendidikan Islam
Pandangan Al-Ghazali Mengenai Ilmu Annis Jamil
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 6, No 3 (2022): Juli-September
Publisher : Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v6i3.6508

Abstract

AbstrakDalam kehidupan sehari-hari dan bermasyarakat, akan bermunculan berbagai persoalan. Yang akan menimbulkan perbedaan dalam menyikapi serta menilai suatu perbuatan yang menjadi gejolak dalam bertetangga. Maka dalam menyikapi permasalahan tersebut diperlukan dasar argumen yang bertujuan untuk menguatkan suatu pendapat. Untuk mengungkapkan pendapat-pendapat tersebut maka diperlukannya dasar yang mempunyai kekuatan logika serta rasional yaitu ilmu. Dalam pandangan Islam, ilmu dibagi menjadi beberapa macam diantaranya ilmu fiqh dan ilmu kalam. Al-Ghazali merupakan salah satu tokoh filsuf yang mempelajari beberapa macam ilmu, menurutnya dalam mempelajari ilmu dibutuhkan etika, yang bertujuan agar seseorang yang sedang dalam taraf belajar mempunyai sifat yang terpuji dan bisa menghargai ilmu, dan selalu menjaganya.
SEJARAH PEMIKIRAN DAN PERADABAN ISLAM MASA KENABIAN Habibah, Nor
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 6, No 3 (2022): Juli-September
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v6i3.13231

Abstract

Perkembangan pemikiran Islam memberikan pengaruh pada perkembangan peradaban Islam di seluruh penjuru dunia Islam, begitu juga sebaliknya. Hal ini menunjukkan adanya keterkaitan hubungan antara pemikiran dan peradaban Islam.Sebagai generasi penerus peradaban yang berkecipung dalam dunia pendidikan, maka sudah seharusnya kita mengkaji dan memahami bagaimana sejarah pemikiran dan peradaban Islam dari masa-kemasa.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana sejarah pemikiran dan peradaban Islam pada masa kenabian, yang menjadi titik awal pemikiran dan peradaban umat Islam pada masa-masa berikutnya.Penelitian ini merupakan jenis penelitian kepustakaan (library research), yaitu penelitian yang dilakukan melalui pengkajian kritis dan mendalam pada bahan-bahan pustaka yang dianggap relevan dengan topik penelitian. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif dan juga metode sejarahkarenadalam pembahasan penelitian ini berkaitan dengan kejadian masa lampau. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pada sejarah pemikiran dan peradaban Islam masa kenabian, kita dapat mengetahui sejarah pemikiran Islam pada masa kenabian, yang pada masa itu pemikiran Islam berpusat pada Nabi Muhammad Saw. Karena umat Islam selalu mengembaliakn semua permasalahan yang dihadapi kepada Nabi Muhammad Saw. dengan berpedoman kepada wahyu yang diturunkan dan umat Islam mendapatkan penjelasan langsung dari Nabi atas persoalan dan pemecahan masalah pada masa itu. Kemudian sejarah peradaban Islam pada masa kenabian diawali dengan masa pra Islam, periode Mekah, sampai periode Madinah.
Religious Moderation in Indonesia Imron Bima Saputra; Fachruddin Azmi
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 6, No 3 (2022): Juli-September
Publisher : Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v6i3.10887

Abstract

Moderation is a core tenet of Islam. Moderate Islam is a religious understanding that is very relevant in the context of diversity in all aspects, both religion, customs, ethnicity and the nation itself. Educational institutions have a strategic role to break the chain of violence in the name of religion. An educational approach for all students that can be implemented in peace education which is integrated with the school curriculum. Thus, religious moderation is very necessary to be instilled in students in order to create a harmonious relationship between teachers, students, the community and the surrounding environment so as to create a peaceful and safe environment. of various threats to a peaceful Indonesia. This research is a research that uses qualitative research methods, where the research method describes and describes matters relating to Religious Moderation in Indonesia. Researchers describe and describe the data from the opinions of experts. It is hoped that this qualitative method will allow the research to comprehensively explain the facts regarding Religious Moderation in Indonesia.
Tanggung Jawab Pendidik dalam Pendidikan Islam Della Latifah Amanda
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 6, No 3 (2022): Juli-September
Publisher : Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v6i3.13170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tanggung jawab pendidik dalam pendidikan Islam. Pendidik adalah orang yang bertanggung jawab atas perkembangan anak didiknya, berusaha mengembangkan seluruh potensi afektif, kognitif, maupun psikomotor. Para siswa menjalani pendidikannya di tiga lingkungan, yaitu lingkungan keluarga dan yang bertanggung jawab adalah orang tua, di lingkungan sekolah adalah para guru, dan di lingkungan masyarakat adalah tokoh masyarakat dan seluruh masyarakat. Oleh karena itu, orang tua beserta guru dan juga pendidik di masyarakat harus selaras, bekerja sama dan selalu terkait dalam proses pendidikan. Jadi fokus kajian dalam tulisan ini adalah mengenai tanggung jawab orang tua dalam pendidikan keluarga, apa tanggung jawab guru dalam pendidikan di sekolah, dan apa tanggung jawab tokoh masyarakat dalam pendidikan di masyarakat. Studi ini menemukan bahwa ketia elemen di atas harus bersama-sama saling berbagi tanggung jawab dalam pendidikan. Tidak benar anggapan yang menyatakan bahwa semua tanggung jawab hanya berada di pundak salah satu dari ketiga pihak tersebut.
Telaah Spirit Islam dalam Tasawuf Ahmad Ridwan
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 6, No 3 (2022): Juli-September
Publisher : Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v6i3.13262

Abstract

Tidak dapat diragukan bahwa Rasullah Saw. bersama para sahabatnya adalah “father” kaum sufi yang di dalam hidupnya hidup kekuatan jasmani dan ruhani dengan seimbang, namum demikian pada perkembangannya mengapa semua penganut ajaran tersebut dijuluki sufi bukan muhsin (pelaku kebaikan), zuhud (kaum asketis) atau ‘ubad (ahli Ibadah)? darimanakah istilah tersebut muncul dan semenjak kapankan ia menjadi identitas bagi komunitas penganut gerakan spritual dalam Islam? pertanyaan-pertanyaan inilah yang selalu muncul ketika para penulis ilmu tasawuf merunut akar kesejarahan ilmu tasawuf dalam Islam. metode yang digunakan dalam research ini bagian dari penelitian literatur, maka untuk mengumpulkan data diperoleh dengan cara menganalisi data kemudian ditarik suatu kesimpulan sehingga akan dapat hasil yang bersifat literatur. hasil penelitian ini mengungkap tentang spirit Islam dalam tasawuf, melalui pengenalan tasawuf dengan pendekatan historis praktek tasawuf yang di amalkan Rasullah Saw. Bersama sahabat, penelitian ini sekaligus mengungkan dan membantah tuduhan negatif terhadap kaum sufi yang mengamalkan ajarannya dengan tekun dan penuh dengan keunikan sampai akhir zaman.
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU SEKOLAH: STUDI KASUS DI MTS 1 KERINCI Aria, Sri Sudewi; Fadhlan, Muhammad; Fikri, Ahmad; Harisah, Harisah
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 6, No 3 (2022): Juli-September
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v6i3.21962

Abstract

Kegagalan lembaga pendidikan dalam mempertahankan mutu pendidikan di Sekolah dasar disebebkan kurangnya peran kepala sekolah dalam mempertahakan Eksistensi Pendidikan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan diskriptif.  Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mendeskripsikan peran kepala sekolah dalam perancangan, peroganasasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi, 2) Menjelaskan dampak peran kepala sekolah. Instrument penelitian ini terdiri dari dua Istrumen yaitu Instrumen kunci dan Instrumen pendukung. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini meliputi 3 cara yaitu: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data pada penelitian ini meliputi 4 cara yaitu: Pengumpulan data, penyajian data, kondenisasi data, dan memberi kesimpulan pada data. Hasil temuan pada penelitian ini meliputi: 1) pembentukan visi dan misi sekolah serta penentuan kegiatan intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan pengadaan rapat merupakan suatu rancangan yang dilakukan untuk mempertahankan eksistensi pendidikan di sekolah, 2) pengadaan koordinator dengan guru-guru mata pelajaran dan guru pembimbing kegiatan ekstrakurikuler 3) pemberian reward dan motivasi kepada guru, 4) pengadaan evalusi mingguan, triwulan, dan semesteran dalam mempertahankan eksistensi pendidikan dan keberhasilan peserta didik disekolah. 

Page 1 of 1 | Total Record : 7