cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
amirhsb84@gmail.com
Editorial Address
S2 Fakultas Ilmu tarbiyah dan Keguruan UINSU Prodi Manajemen Pendidikan Islam
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Benchmarking: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam
ISSN : 26151499     EISSN : 27163776     DOI : 10.30829
Benchmarking journals places that can receive article writers from various universities and professions around the world to share concepts, theories and innovations in the management of Islamic education, education management, supervision, managerial, resource management in the field of education and multidisciplinary use by management.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2017): BENCHMARKING" : 10 Documents clear
BUDAYA KERJA DI MADRASAH ALIYAH NEGERI SIDIKALANG Muhammad iqbal
Benchmarking: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 1, No 1 (2017): BENCHMARKING
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.368 KB) | DOI: 10.30821/benchmarking.v1i1.1116

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Budaya Kerja yang diimplementasikan, sikap kerja, etos kerja dan kendala serta solusi yang ditemukan di sekolah Madrasah Aliyah Negeri Sidikalang”. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif naturalistic, untuk mencari, menganalisis dan menginterpretasi data yang ditemukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Data yang telah dikumpulkan diperiksa keabsahannya melalui standar keabsahan data berupa: kreadibilitas, keteralihan, ketergantungan, menganalisis dan mengkomfirmasi pada data yang diteliti, dan ketegasan. Temuan penelitian ini sebagai berikut : (1) Budaya Kerja yang diimplementasikan di Sekolah Madrasah Aliyah Negeri Sidikalang adalah mengucapkan salam, sholat berjamaah, disiplin, ekstrakurikuler kesenian, PHBI, demokrasi, apel setiap pagi dengan berpidato menggunakan bahasa asing, tahfidh qur’an. (2) Sikap kerja warga sekolah Madrasah Aliyah Negeri Sidikalang tergolong sudah cukup baik dimana pengimplementasian dari nilai budaya kerja seperti adanya keselarasan antara hati, pikiran, perkataan, danperbuatan yang baik dan benar; bekerja secara professional, mampu membuat kreasi hhal-hal yang baru dan bertanggung jawab serta mampu menjadi teladan yang warga sekolah yang dicintohkan oleh kepala sekolah dan guru-guru Madrasah Aliyah Negeri Sidikalang. (3) Etos kerja yang menjadi bagian dari budaya kerja di Madrasah Aliyah Negeri Sidikalang diimplementasikan dengan cukup baik oleh warga sekolah secara bersama-sama membangun citra yang baik dengan menunjukkan keunggulan dan kemampuan secara bersama hingga menjadi sekolah yang berakreditas A. (4) Kendala yang timbul dalam pengimplementasian budaya kerja adanya pro dan kontra sesama antar warga sekolah serta kurangnya fasilitas-fasilitas kegiatan belajar mengajar dan ektrakurikuler.
HUBUNGAN KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH TERHADAP KINERJA GURU DI MTS PONDOK PESANTREN MAWARIDUSSALAM BATANG KUIS DELI SERDANG Nanang Ferioko
Benchmarking: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 1, No 1 (2017): BENCHMARKING
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.405 KB) | DOI: 10.30821/benchmarking.v1i1.1111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Untuk mengetahui kepemimpinan kepala madrasah di MTs Pondok Pesantren Mawaridussalam, (2) Untuk mengetahui seberapa besar kinerja guru di MTs Pondok Pesantren Mawaridussalam, (3) Untuk mengetahui Hubungan yang signifikan dari kepemimpinan kepala madrasah di MTs Pondok Pesantren Mawaridussalam. Populasi adalah keseluruhan objek penelitian yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru yang ada di Pondok Pesantren Mawaridussalam, yang berjumlah 34 orang guru.Sehingga penelitian ini disebut dengan penelitian total populasi. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan angket yang disusun berdasarkan skala likert. Selanjutnya untuk menganalisis data ini dilakukan dengan menggunakan statistik deskriptif, terutama untuk mendeskripsikan variabel penelitian, sedangkan untuk mengetahui derajat hubungan kedua variabel digunakan uji koefisien korelasi product moment (rxy) dan untuk menguji keberartian signifikan hubungan digunakan uji t. Hasil analisis menunjukkan bahwa hubungan kepemimpinan kepala madrasah dengan kinerja guru di MTs Pondok Pesantren Mawaridussalam Batang Kuis signifikan dengan nilai korelasi sebesar 0,788, dengan nilai thitung lebih besar dari ttabel yakin 11,726 ≥ 2,042. Kontribusi kepemimpinan kepala madrasah terhadap kinerja guru sebesar 62,09% sedangkan sisanya sebesar 37,91% disebabkan oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
HUBUNGAN ANTARA PEMBERIAN REWARD DENGAN KINERJA GURU DI SD HIKMATUL FADHILLAH MEDAN Asril Saad
Benchmarking: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 1, No 1 (2017): BENCHMARKING
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.291 KB) | DOI: 10.30821/benchmarking.v1i1.1120

Abstract

Guru merupakan komponen yang penting dalam proses belajar mengajar, karena mutu hasil pendidikan sangat tergantung dari kemampuan kerja guru dalam melaksanakan proses pembelajaran. Upaya untuk meningkatkan kinerja guru dapat dilakukan dengan memberikan sebuah reward atau penghargaan dengan guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Pemberian reward dengan kinerja guru di SD Hikmatul Fadhillah Medan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh guru yang ada di SD Hikmatul Fadhillah Medan yang berjumlah 50 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan angket. Uji validitas instrumen menggunakan teknik analisis product moment. Sedangkan uji reliabilitas menggunakan koefisien Alpha cronbach. Uji hipotesisi menggunakan analisis regresi sederhana yakni dengan menggunakan teknik analisis product moment. Sebelum menganalisis data terlebih dahulu dilakukan uji persyaratan analisis meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji linieritas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antara pemberian reward dengan kinerja guru SD Hikmatul Fadhillah Medan mempunyai hubungan yang positif dan signifikan. Hal ini ditunjukkan dari besarnya nilai tℎitung = 2,09 >= 1,679. Sedangkan koefisien korelasi sebesar rhitung = 0, 289 > rtabel = 0,279. Dengan demikian, besarnya pengaruh variabel pemberian reward dengan kinerja guru adalah sebesar 8,4%.
MANAJEMEN HUMAS DALAM MENINGKATKAN HUBUNGAN KERJASAMA SEKOLAH DENGAN MASYARAKAT DI SMP NAHDATUL ULAMA MEDAN Diky Hidayat
Benchmarking: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 1, No 1 (2017): BENCHMARKING
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.162 KB) | DOI: 10.30821/benchmarking.v1i1.1115

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk membahas mengenai Manajemen Humas Dalam Meningkatkan Hubungan Kerjasama Sekolah Dengan Masyarakat di SMP Nahdatul Ulama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif naturalistik. Metode pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi, sedangkan untuk mengabsahkan datanya menggunakan 1. Kredibilitas (keterpercayaan) 2. Transferabilitas, 3. Dependabilitas, dan 4. Konfirmabilitas Hasil penelitian ini yaitu 1. Perencanaan humas di SMP Nahdatul Ulama, pihak sekolah selalu menggunakan musyawarah dengan melibatkan seluruh guru-guru yang ada di dalam sekolah, selain itu pihak sekolah juga melibatkan salah seorang dari masyarakat atau komite sekolah yang digunakan sebagai sasaran informasi untuk sekolah dalam mengambil keputusan dalam pelaksanaan kegiatan humas. Selain itu juga pihak sekolah pada tahap perencanaan telah membicarakan 5W + 1H yaitu: 1. Who (Siapa), 2. When (Kapan), 3. Why (Mengapa), 4. Where (Dimana), 5. What (Apa), dan 6. How (Bagaimana). 2. Pelaksanaan kegiatan humas di SMP Nahdatul Ulama Kegaitan yang dilakukan sekolah dalam hal hubungan masyarakat ini pada dasarnya menekankan akan terjadinya komunikasi yang baik serta terciptanya rasa persaudaraan antara pihak sekolah dengan masyarakat hal ini dilakukan dengan mengadakan temu ramah dengan masyarakat agar adanya jalinan persaudaraan, serta adanya sifat keterbukaan, kegaitan-kegiatan ini dapat dilakukan dengan berbagai hal terkait juga dengan kegiatan humas seperti, home visit, promosi sekolah, kegiatan islami seperti, PHBI, yang didalamnya melibatkan masyarakat, kunjungan ke sekolah, dan lainnya. 3. Faktor pendukung dan penghambat dalam menjalankan kegiatan humas adalah, Faktor pendukungnya yaitu masyarakat selalu aktif dalam berbagai kegiatan humas, seperti ikut membantu dalam acara perlombaan yang dibuat untuk mempromosikan sekolah, selain itu juga masyarakat juga ikut serta dalam kegiatan-kegiatan lain yang di buat sekolah, seprti PHBI, serta kegiatan sekolah lainnya. Akan tetapi faktor penghambat dalam kegiatan humas juga ada seperti masyarakat cepat dalam bertindak, namun lambat dalam berfikir, kami berharap masyarakat dapat membantu kami dalam pemikiran untuk mengembangkan kegiatan humas, akan tetapi masyarakat sangat jarang sekali memberikan masukan, hanya diam saja. 4. Masyarakat sangat membantu dalam pencapaian tujuan di SMP Nahdatul ulama ini. Karena dengan adanya masyarakat yang antusias dalam berkerjasama dengan pihak sekolah, akan meningkatkan publisitas sekolah itu sendiri. Dan juga akan membantu dalam pencapaian tujuan seperti dalam peringatan PHBI masyarakat juga membantu dalam pencapaian kegiatan tersebut. Saran-saran dan penilaian yang diberikan masyarakat terhadap suatu kegiatan juga merupakan bentuk bantuan masyarat dalam mencapai tujuan pendidikan di SMP Nahdatul Ulama Medan, karena dengan saran tersebut dalam membantu dalam perencanaan berikutnya.
UPAYA KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU DI MTS NEGERI 2 MEDAN Masythah Nur Nst
Benchmarking: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 1, No 1 (2017): BENCHMARKING
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.202 KB) | DOI: 10.30821/benchmarking.v1i1.1119

Abstract

Adapun jenis penelitian ini adalah menggunakan penelitian kualitatif berjenis deskriptif analisis. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Latar belakang penelitian ini adalah masih banyaknya di temukan secara faktual bahwa masih ada guru-guru yang belum mampu menguasai seluruh kompetensi yang seharusnya dimiliki oleh guru termasuk kompetensi profesional. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kepala MTs Negeri 2 Medan melakukan langkah tindak lanjut untuk meningkatkan kemampuan profesional guru dengan adanya kebijakan MGMP, GERMANING, apel pagi dan siang, mengirim guru-guru untuk mengikuti Workshop, dan melaksanakan monitoring yang tiada henti, mengkoreksi seluruh bahan ajar guru, termasuk PROTA, PROSEM, RPP, dan Silabus, dan memberikan motivasi secara terus menerus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat kemampuan profesionalisme guru dan bagaimana upaya serta proses pelaksanaan peningkatan profesional guru yang dilakukan oleh kepala madrasah MTs Negeri 2 Medan. Adapun kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah upaya yang dilakukan kepala madrasah dalam meningkatkan profesionalisme guru salah satunya adalah dengan pembinaan, penataran, seminar, MGMP, GERMANING, dan melaksanakan monitoring tiada henti, serta terus memberikan motivasi kepada semua guru
HUBUNGAN ANTARA KOMUNIKASI INTERPERSONAL KEPALA SEKOLAHDENGAN KINERJA GURU DI SMA SWASTA UISU MEDAN Lilik Iriono
Benchmarking: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 1, No 1 (2017): BENCHMARKING
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.497 KB) | DOI: 10.30821/benchmarking.v1i1.1114

Abstract

Guru merupakan komponen yang penting dalam proses belajar mengajar, karena mutu hasil pendidikan sangat tergantung dari kemampuan kerja guru dalam melaksanakan proses pembelajaran. Upaya untuk meningkatkan kinerja guru dapat dilakukan dengan menjalin komunikasi interpersonal kepala sekolah dengan guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara komunikasi interpersonal kepala sekolah dengan kinerja guru di SMA Swasta UISU Medan.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh guru SMA Swasta UISU Medan yang berjumlah 29 orang. pengumpulan data dilakukan dengan angket. Uji validitas instrumen menggunakan teknik analisis product moment. Sedangkan uji reliabilitas menggunakan koefisien Alpha cronbach. Uji hipotesisi menggunakan analisis regresi sederhana yakni dengan menggunakan teknik analisis product moment. Sebelum menganalisis data terlebih dahulu dilakukan uji persyaratan analisis meliputi uji normalitas, uji homogenitas dan uji linieritas.Hasil penelitian menunjukkan bahwa antara Komunikasi interpersonal kepala sekolah dengan kinerja guru SMA Swasta UISU Medan mempunyai hubungan yang positif dan signifikan. Hal ini ditunjukkan dari besarnya nilai = 3,09 > =1,70. Sedangkan koefisien korelasi sebesar rhitung =0,5121 >rtabel =0,367. Besarnya pengaruh variabel komunikasi interpersonal kepala sekolah terhadap kinerja guru adalah sebesar 26,23%.
GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN MUTU MADRASAH DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 MEDAN Icmi Humairah
Benchmarking: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 1, No 1 (2017): BENCHMARKING
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.311 KB) | DOI: 10.30821/benchmarking.v1i1.1118

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan gaya kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatkan mutu madrasah di Madrasah Aliyah Negeri 1 Medan, dengan pendekatan penelitian kualitatif. Pengumpulan data diperoleh dengan teknik naturalistik melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi.Temuan penelitian ini bertujuan untuk sebagai berikut: (1) Untuk mengetahui perencanaan kepala madrasah dalam meningkatkan mutu madrasah di Madrasah Aliyah Negeri 1 Medan. (2) Untuk mengetahui pelaksanaan perencanaan kepala madrasah dalam meningkatkan mutu madrasah di Madrasah Aliyah Negeri 1 Medan. (3) Untuk mengetahui gaya kepemimpinan kepala madrasah Madrasah Aliyah Negeri 1 Medan dalam meningkatkan mutu madrasah.Hasil penelitian tentang gaya kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatkan mutu madrasah di Madrasah Aliyah Negeri 1 Medan ini menunjukkan bahwa kepala madrasah sebagai pemimpin di sekolah/ madrasah memiliki perencanaan dan pelaksanaan dalam meningkatkan mutu madrasah serta gaya kepemimpinan yang diterapkan kepala madrasah adalah gaya demokratis, terlihat dari sikap kepala madrasah yang tegas, menerima kritikan dan saran dari para bawahan, membuka kesempatan untuk menerima pendapat orang lain, keputusan dan kebijakan dibuat bersama antara kepala madrasah dengan bawahan, memotivasi, dan berpartisipasi dengan para siswa dan guru-guru. Upaya dari kepala madrasah untuk meningkatkan mutu madrasah, yaitu mengikut sertakan semua personil anggota madrasah dalam setiap perencanaan yang dibuat, serta kepala madrasah membentuk musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) dan selalu diawasi oleh kepala madrasah, selain itu kepala madrasah juga meningkatkan rasa kekeluargaan dan rasa toleransi yang tinggi kepada semua personil dan warga sekolah/madrasah.
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI SMP NEGERI 1 KOTANOPAN Ramayan Putra
Benchmarking: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 1, No 1 (2017): BENCHMARKING
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.678 KB) | DOI: 10.30821/benchmarking.v1i1.1113

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Kepemimpinan kepala sekolah di SMP Negeri 1 Kotanopan, 2) Kinerja guru di SMP Negeri 1 Kotanopan, 3) Kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SMP Negeri 1 Kotanopan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan tekhnik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan studi dokumentasi dengan menitik beratkan sumber data informan yaitu: Kepala sekolah, guru, dan siswa untuk mengokohkan keabsahan data yang diperoleh. Dari hasil observasi, wawancara dan studi dokumentasi diperoleh hasil bahwa kepala sekolah selalu memberdayakan sumber daya manusia dalam pengambilan keputusan. Kinerja guru di SMP Negeri 1 Kotanopan sudah cukup baik, dimana dalam proses belajar mengajar guru sudah mengikuti standar pendidikan yaitu KTSP. Kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru dengan melakukan pengawasan dan pengendalian, mengikut sertakan para guru dalam pelatihan-pelatihan dan kepala sekolah juga memberikan penghargaan kepada guru, penghargaan yang diberikan kepala sekolah tidak berupa materi akan tetapi berupa dukungan mental dan pujian untuk terus mengembangkan potensi yang dimilikinya.
PERILAKU KEPEMIMPINAN KEPALA MADRSAH DAN KEPUASAN KERJA GURU DENGAN KINERJA DI MTS NEGERI 2 MEDAN Yasir Yasir
Benchmarking: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 1, No 1 (2017): BENCHMARKING
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.125 KB) | DOI: 10.30821/benchmarking.v1i1.1117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku kepemimpinam kepala madrasah, kepuasan kerja, dengan kinerja guru yang ada di MTS Negeri 2 Medan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif. Informasi yang menyangkut variabel dalam penelitian diperoleh dari responden yang ditransfer dalam bentuk angka-angka kemudian dianalisis dengan cara manual maupun dengan mengggunakan program SPSS versi 16.0 for windows. Variabel penelitian ini menggunkan dua variabel bebas (variabel independen) dan satu variabel terikat (variabel dependen). Diduga ada hubungan yang signifikan antara perilaku kepemimpinan kepala madrasah dengan kinerja guru MTS Negeri 2 Medan dan ada hubungan antara kepuasan kerja dengan kinerja guru di MTS Negeri 2 Medan, dan ada hubungan secara bersama-sama antara perilaku kepemimpinan Kepala Madrssah dan kepuasan kerja dengan kinerja guru dapat meningkatkan kualitas dari MTS Negeri 2 Medan. Dan identifikasi masalah terdapat banyak faktor yang mempengaruhi di antara faktor internal dan eksternal guru sebagai berikut kinerja guru yang masih rendah dapat dilihat dari hasil belajar siswa, kinerja guru yang masih rendah terlihat dari pelaksanaan pembelajaran, penyusunan pembelajaran dan pelaksanaan penilaian sesuai rencana, kinerja guru masih rendah dapat dilihat dari kepemimpinan Kepala Madrasah, kepuasan kerja guru ditandai dengan kualitas kerja guru dan pengelolaan pembelajaran yang tepat dan berdampak pada terbentuknya kinerja guru yang masih tinggi, kepuasan kerja guru akan meningkat menjadi kinerja yang tinggi jika imbalanya dengan sesuai, kepuasan kerja guru akan meningkat menjadi kinerja yang tinggi, jika fasilitas dalam pembelajaran tersedia sesuai dengan kebutuhan guru. Karena itu perilaku kepemimpinan kepala madrasah yang baik akan meningkatkan kepuasan kerja dan kinerja guru di MTS Negeri 2 menjadi lebih baik.
STRATEGI KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DI SMA SWASTA UISU MEDAN Arba' atun
Benchmarking: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 1, No 1 (2017): BENCHMARKING
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.882 KB) | DOI: 10.30821/benchmarking.v1i1.1112

Abstract

Masalah penelitian ini adalah: 1) Bagaimanakah kepemimpinan kepala sekolah di SMA Swasta UISU Medan, 2) Bagaimanakah efektivitas penyelenggaraan pembelajaran, dan 3) Apakah strategi kepala sekolah dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran.Tujuan penelitian ini mengungkap bagaimana kepala sekolah dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik triangulasi. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi ke lapangan. Kepemimpinan kepala sekolah adalah cara atau usaha kepala sekolah dalam mempengaruhi, mendorong, membimbing dan mengarahkan guru, staf, siswa atau orang tua siswa dan pihak yang terkait untuk melakukan suatu tindakan dengan sukarela dalam situasi tertentu untuk mencapai tujuan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kepemimpinan yang diterapkan oleh kepala sekolah adalah kepemimpinan demokratis.Ia selalu bermusyawarah terlebih dahulu apabila hendak mengambil suatu keputusan agar tidak terjadi konflik antara atasan dengan bawahan. Efektivitas pembelajaran dan strategi yang dilakukan kepala sekolah dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran di antaranya adalah memotivasi guru untuk kreatif dan inovatif, mengikuti pelatihan, workshop maupun seminar guru, dan melakukan supervisi terhadap efektivitas pembelajaran.

Page 1 of 1 | Total Record : 10