cover
Contact Name
Sih Ageng Lumadi
Contact Email
lumadi@ymail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jnc@stikesmaharani.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Nursing Care and Biomolecular
Published by STIKES Maharani Malang
ISSN : -     EISSN : 25486802     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue " Vol 1, No 1 (2016)" : 10 Documents clear
A LITERATURE REVIEW: BIBLIOTHERAPY: A COGNITIVE BEHAVIOR THERAPY APPROACH TO PROMOTE PYSCHOLOGICAL WELL-BEING Fitria, Yeni
Journal Nursing Care and Biomolecular Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : STIKes Maharani Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (43.725 KB) | DOI: 10.32700/jnc.v1i1.8

Abstract

Buku bukan hanya sebagai media untuk mendapatkan pengetahuan, informasi, dan hiburan, tetapi juga dapat dijadikan media terapi untuk pasien dengan masalah psikologis. Penggunaan buku sebagai media terapi disebut biblioterapi. Biblioterapi dikenal sejak masa Yunani. Tujuan dari studi ini adalah untuk mendeskripsikan tentang biblioterapi dan keefektifannya untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis.Metode: Metode yang digunakan dalam studi ini adalah dengan menganalisis artikel penelitian terkait biblioterapi. Artikel yang digunakan diperoleh melalui database elektronik ProQuest dan ScienceDirect dari tahun 2010 – 2015.Hasil:Biblioterapi merupakan bentuk terapi yang dapat dilakukan sendiri, dengan menggunakan media bacaan yang valid dan spesifik. Namun biasanya difasilitasioleh tenaga kesehatan professional untuk menangani orang dengan masalah mental, fisik, emosional, dan sosial. Informasi yang diperoleh dari buku menjadi masukan untuk mengatasi masalah yang dihadapi. Dengan membaca, individu dapat menginterpretasikan makna bacaan, seperti rasa haru, simpati, dan lainnya. Perasaan tersebut dapat meningkatkan individu untuk berperilaku secara adaptif. Banyak penelitian tentang biblioterapi yang menunjukkan keefektifannya dalam mengatasi masalah psikologis pasien baik anak – anak maupun dewasa. Ada lima tahap dalam pelaksanaaan biblioterapi, yaitu: a). Motivasi; b). Waktu untuk membaca; c). Inkubasi; d). Follow-Up; e). Evaluasi.Discussion: Biblioterapi merupakan intervensi yang efektif untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis, dan dapat diaplikasikan pada berbagai usia. Biblioterapi juga dapat diaplikasikan pada keluarga dengan anggota yang mengalami masalah kesehatan jiwa.
TATA LAKSANA KERACUNAN MINUMAN KERAS OPLOSAN (METANOL DAN ETHYLENE GLYCOL) DENGAN FOMEPIZOLE, ETANOL, DAN HEMODIALISIS Mumpuni, Risna Yekti
Journal Nursing Care and Biomolecular Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : STIKes Maharani Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.769 KB) | DOI: 10.32700/jnc.v1i1.3

Abstract

Saat ini, pembicaraan mengenai bahaya mengkonsumsi miras oplosan menjadi topik yang hangat dibicarakan masyarakat Indonesia. Zat yang digunakan dalam campuran miras adalah metanol dan ethylene glycol. Metanol dan ethylene glycol adalah zat kimia yang tidak layak dikonsumsi. Didalam tubuh metanol mudah terabsorbsi dan dengan cepat akan terdistribusi kedalam cairan tubuh. Keracunan metanol dapat menimbulkan gangguan kesadaran (inebriation). Metanol sendiri sebenarnya tidak berbahaya, yang berbahaya adalah metabolitnya dan dapat menyebabkan asidosis metabolik, kebutaan yang permanen serta kematian dapat terjadi setelah periode laten selama 6-30 jam. Tujuan dari studi ini adalah menyediakan protokol bagi keracunan metano dan ethylene glycol. Metode yang digunakan adalah studi literatur. Keracunan metanol dan ethylene glycol dapat ditangani dengan pemberian fomepizole dengan menghambat proses pembentukam enzim alkohol dehidrogenase yang akan menyebabkan terjadinya asidosis metabolik. Namun penggunaan fomepizole ini tidak memenuhi standar cost effective dan sulit untuk didapatkan pada fasilitas pelayanan kesehatan. Sementara itu, penggunaan etanol masih belum mendapatkan rekomendasi dari FDA.
SEKSUALITAS PADA WANITA SETELAH TOTAL ABDOMINAL HISTEREKTOMI (TAH) (The Sexuality of Women After Total Abdominal Histerektomy (TAH) Wulandari, Barkah; Rachman, Irwan Taufiqur; Nisman, Wenny Artanty
Journal Nursing Care and Biomolecular Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : STIKes Maharani Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.016 KB) | DOI: 10.32700/jnc.v1i1.9

Abstract

Total Abdominal Histerektomi merupakan tindakan pengangkatan uterus dan serviks, hal tersebut secara tidak langsung mempengaruhi seksualitas wanita setelah TAH, Keluhan yang sering dirasakan pada wanita setelah TAH adalah keringnya vagina, berkurangnya hasrat seksual, anorgasmia dan berkurangnya kepuasan seksual. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran seksualitas pada wanita setelah menjalani tindakan TAH. Hal ini termasuk untuk mengetahui fungsi seksual dan kepuasan seksual setelah TAH. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Tahap 1 menggunakan kuantitatif deskriptif. Tahap kedua metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Sampel penelitian berjumlah 14 responden dari pasien post TAH atas indikasi benign dari RSUP Dr Sardjito Yogyakarta dan wawancara mendalam dilakukan terhadap 5 responden yang merupakan sampel kualitatif. Terdapat gambaran peningkatan seksualitas pada wanita setelah TAH. Hal ini dikarenakan sebelum TAH merasakan gangguan aktivitas seksual. Mayoritas fungsi seksual wanita setelah TAH dikategorikan dalam fungsi seksual baik. Terdapat gambaran peningkatan kepuasan seksual pada wanita setelah  menjalani TAH. Hal tersebut berhubungan dengan hilangnya keluhan utama, hilangnya kecemasan terhadap penyakit dan sikap serta perhatian pasangan
GAMBARAN SPIRITUALITAS PADA ANAK KANKER YOGYAKARTA (Spirituality of Children With Cancer In Yogyakarta) Pratiwi, Etik
Journal Nursing Care and Biomolecular Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : STIKes Maharani Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.557 KB) | DOI: 10.32700/jnc.v1i1.4

Abstract

Di Indonesia, prevalensi kanker mencapai 1,4 per 1000 penduduk. Salah satu penyakit kanker adalah leukemia limfosit akut (LLA). Spiritualitas merupakan suatu elemen yang semakin meningkat dan dikenali oleh banyak pasien yang mengalami penyakit pada stadium lanjut. Penilaian terhadap spiritualitas pada anak LLA yang pernah dilakukan dalam penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa spiritualitas memberikan pengaruh positif terhadap koping dan pencapaian adaptasi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan jumlah sampel 7 anak yang berusia  usia 12-18 tahun. Penelitian dilakukan di Instalasi Kesehatan Anak  RS Dr.Sardjito pada bulan Agustus-September 2014. Gambaran spiritualitas dijabarkan dalam 6 kategori  dari wawancara mendalam yakni doa sebagai penyembuh sakit, kegembiraan dan syukur,  interaksi sumber kebahagiaan,  kesepian sumber kesedihan,  bersosialisasi dengan lingkungan sekitar, dan mencari bantuan dalam mengatasi kesulitan. Pembinaan spiritualitas dibutuhkan oleh anak dengan kanker sebagai sarana motivasi.
PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ALBUMIN IKAN GABUS (Channa striata) TOPIKAL TERHADAP PERCEPATAN KONTRAKSI LUKA INSISI PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) STRAIN WISTAR THE EFFECT OF ALBUMIN EXTRACT CHANNA STRIATA TOPICAL ADMINISTRATION TOWARD THE ACCELERATION Putri, Rhista Christanti Susanto; Agustina, Wiwik
Journal Nursing Care and Biomolecular Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : STIKes Maharani Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.267 KB) | DOI: 10.32700/jnc.v1i1.10

Abstract

Luka insisi adalah luka yang diakibatkan oleh cedera atau pembedahan. Ekstrak Albumin ikan gabus digunakan untuk merawat luka insisi karena peran utama albumin di dalam tubuh sangat penting, yaitu membantu pembentukan jaringan sel baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak ikan gabus (Channa striata) terhadap percepatan kontraksi luka insisi pada tikus putih (Rattus norvegicus) Strain Wistar. Penelitian ini menggunakan true experimental pada 20 ekor tikus Wistar yang dibagi secara random ke dalam 4 kelompok yang telah diinsisi. Kelompok 1 merupakan kontrol yang dirawat lukanya menggunakan Normal Salin 0,9%, sedangkan kelompok 2 sampai 4 adalah kelompok yang diberi perawatan dengan ekstrak albumin ikan gabus dengan dosis yang berbeda (100 mg, 200 mg dan 400 mg) secara topikal selama 14 hari. Hasil  One Way ANOVA test p=0,00; α=0,05 dimana terdapat perbedaan yang signifikan terhadap percepatan kontraksi luka insisi antar kelompok, uji Regresi Linier menunjukkan bahwa seluruh dosis ekstrak albumin ikan gabus yang digunakan berpengaruh pada percepatan kontraksi luka insisi dengan presentase R-square 47% dan nilai koefisien korelasi yang kuat (R=0,688).  Dengan demikian terdapat pengaruh pemberian ekstrak albumin ikan gabus (Channa striata) terhadap percepatan kontraksi luka insisi pada dosis optimum 200 mg. Saran dari penelitian ini adalah perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan sediaan dosis ekstrak albumin murni.
HUBUNGAN ANTARA KOMUNIKASI TERAPEUTIK DENGAN TINGKAT KECEMASAN KELUARGA PASIEN DI RUANG INTENSIVE CARE UNIT The Relationship Between Therapeutic Communication and Family Patient’ Anxiety in The Intensive Care Unit Rahayu, Kun Ika Nur
Journal Nursing Care and Biomolecular Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : STIKes Maharani Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.908 KB) | DOI: 10.32700/jnc.v1i1.5

Abstract

Banyak faktor penyebab terjadinya kecemasan dalam diri pasien dan keluarganya selama dirawat di ruang ICU. Salah satunya faktor komunikasi terapeutik perawat. Komunikasi terapeutik dilakukan dengan tujuan membantu pasien dan keluarganya mengurangi beban perasaan dan pikiran serta dapat mengambil tindakan yang efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa hubungan antara komunikasi terapeutik dengan tingkat kecemasan keluarga pasien di Ruang Intensive Care Unit RSUD Pare Kab Kediri tahun 2013. Penelitian ini merupakan penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua keluarga pasien di Ruang Intensive Care Unit RSUD Pare Kab Kediri dengan jumlah sampelnya 30 orang yang dipilih dengan teknik quota sampling. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini komunikasi terapeutik telah diberikan perawat dengan baik, yaitu sebanyak 29 (96,7 %) responden dan hanya 1 (3,3 %) responden yang merasa komunikasi terapeutik diberikan dengan cukup. Dari tingkat kecemasan keluarga diketahui 10 (33,3 %) keluarga mengalami kecemasan ringan dan berat (panic). Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji statistik Rank Spearman dengan nilai signifikan sebesar 0,233 yang berarti lebih besar dari pada α (0,05), artinya tidak ada hubungan antara komunikasi terapeutik dengan tingkat kecemasan keluarga pasien di Ruang Intensive Care Unit RSUD Pare Kab Kediri tahun 2013.
PERAN ORANGTUA BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN SCHOOL PHOBIA PADA ANAK USIA PRASEKOLAH (Parents Role Correlated with School Phobia Incidence in Pre School Children ) Rosyida, Kumala; Handian, Feriana Ira
Journal Nursing Care and Biomolecular Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : STIKes Maharani Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.91 KB) | DOI: 10.32700/jnc.v1i1.11

Abstract

School phobia disebabkan karena ketakutan yang bervariasi diantaranya takut berpisah dengan orangtua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara peran orangtua terhadap kejadian school phobia pada anak usia prasekolah di TK Puspita Mojolangu Malang. Metode dalam penelitian korelasi dengan pendekatan case control. Teknik pengambilan sampel yang digunakan total sampling dengan jumlah responden sebanyak 49 yang merupakan orangtua murid. Instrumen penelitian yang digunakan kuesioner dan analisi data menggunakan korelasi Spearman rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orangtua mempunyai peranan cukup yaitu 28 orangtua (57%) dan sebagian besar anak tidak mengalami school phobia yaitu 25 anak (51%). Hasil analisis korelasi Spearman menunjukkan p 0,01 atau lebih kecil dari α 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara peran orangtua dengan kejadian school phobia pada anak usia prasekolah di TK Puspita Mojolangu Malang. Sehingga disarankan bagi orang tua untuk lebih  memperhatikan kondisi fisik dan psikis anak selama masa prasekolah
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEMANDIRIAN ADL (ACTIVITY DAILY LIVING) PADA LANSIA THE CORRELATION BETWEEN FAMILY SUPPORT AND ELDERLY DAILY LIVING ACTIVITIES INDEPENDENCES Yunalia, Endang Mei
Journal Nursing Care and Biomolecular Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : STIKes Maharani Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.731 KB) | DOI: 10.32700/jnc.v1i1.6

Abstract

Usia lanjut merupakan tahap akhir dari siklus hidup manusia, yaitu bagian dari proses kehidupan yang akan dialami oleh setiap individu. Lansia mengalami berbagai macam  perubahan diantaranya perubahan fisik dan psikologis. Hal tersebut membuat lansia mengalami penurunan kemampuan dalam melakukan aktivitas sehari – hari sehingga dukungan keluarga sangat dibutuhkan lansia. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui  adakah  hubungan antara dukungan keluarga dengan kemandirian ADL  pada lansia. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar kuesioner dukungan keluarga dan kuesioner kemandirian ADL (Indeks Barthel). Berdasarkan uji korelasi Spearman Rank (Rho) diperoleh p value 0,018, sehingga p < α (0,05), sehingga  dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kemandirian ADL (activity daily living) pada  lansia. Dari penelitian ini diharapkan keluarga lebih berperan aktif dalam mendukung aktivitas sehari – hari pada lansia sehingga lansia lebih mandiri dalam menjalankan kelangsungan hidupnya sehari – hari.
RUANG PRIVASI MENGAMBARKAN PERILAKU AGRESIF PADA REMAJA PRIVATE ROOM DESCRIBE AGGRESSIVE BEHAVIOR IN ADOLESCENCE Purnomo, Agus Eko; Priyanto, Dwiyan Dwi; Agustina, Wiwik
Journal Nursing Care and Biomolecular Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : STIKes Maharani Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.293 KB) | DOI: 10.32700/jnc.v1i1.12

Abstract

Tindakan kekerasan yang dilakukan remaja semakin meningkat, penyebab agresif meliputi keadaan homestatis, biologis, lingkungan, dan sosial. Penelitian ini merupakan penelitian korelatif, yang bertujuan untuk menganalisa hubungan antara ruang privasi dengan perilaku agresif remaja dengan 47 responden  sesuai dengan kriteria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruh responden memiliki ruang privasi kategori baik yaitu 36 orang (75,59%), sebagian besar responden yaitu 25 orang (53,19%) berperilaku agresif ringan. Pada analisis Spearman, menunjukan tidak ada hubungan signifikan antara ruang privasi dengan perilaku agresif remaja, hasil tersebut dimungkinkan karena ada faktor lain yang lebih mendukung seperti pola asuh, kekerabatan, tuna wisma, yatim piatu, pendidikan rendah, media komunikasi masal dan sebagainya. Saran penelitian ini bagi orang tua agar memperhatikan kebutuhan seorang remaja yang mencari ideal diri dengan memberikan ruang yang memenuhi kebutuhan meskipun dalam kondisi yang standar.
MENGUBAH PERILAKU JAJAN SEMBARANGAN PADA SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI PENYULUHAN KESEHATAN (Changing the Behaviour Street Food Consumption for School Children at Elementary School Klurak Candi Sidoarjo by Health Education) Aini, Nur
Journal Nursing Care and Biomolecular Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : STIKes Maharani Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.448 KB) | DOI: 10.32700/jnc.v1i1.7

Abstract

Latar Belakang : Penggunaan substansi berbahaya dalam makanan semakin meningkat. Rendahnya tingkat keamanan pangan jajanan anak sekolah (PJAS) masih menjadi isu kritis. Survey BPOM (Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan), 45 % PJAS tidak memenuhi syarat karena mengandung bahan-bahan kimia berbahaya. Kelompok terbesar yang sering mengalami keracunan PJAS adalah siswa sekolah dasar. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perbedaan perilaku jajan sembarangan setelah diberikan penyuluhan kesehatan. Metode : Quasy eksperimental dengan desain pre-test post-test control group. Populasi sejumlah 60 siswa, terbagi menjadi 30 siswa untuk masing-masing kelompok. Variabel independent adalah penyuluhan kesehatan, variabel dependen perilaku jajan sembarangan. Intervensi diberikan selama 3 kali. Data dikumpulkan dengan kuisioner dan observas. Data dianalis dengan uji mann whitney dan chi square dengan α=0.05. Hasil :  Pada kelompok perlakuan , siswa yang memiliki pengetahuan baik 28 orang (93,3 %), sikap positif 18 orang (60%), praktik baik 26 orang (87 %), analisis secara statistik menunjukkan ada perbedaan signifikan. Diskusi : Penyuluhan kesehatan dapat memperbaiki perilaku jajan sembarangan yang meliputi perubahan pengetahuan, sikap dan praktik. Saran untuk sekolah dan orangtua adalah mendorong siswa untuk mengkonsumsi jajanan yang sehat dan menggiatkan kembali UKS (usaha kesehatan sekolah) sehingga program PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat) dan gerakan PJAS bisa tercapai

Page 1 of 1 | Total Record : 10